Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Perubahan Perda Nomor 10 Tahun 2023, Fraksi DPRD Lamongan Sampaikan Pandangan Umum

      5 September 2026

      Jaring Atlet Renang Potensial, Swimming Competition Bupati Cup V Lamongan 2026 Digelar

      5 September 2026

      Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW, Pak Yes Ajak Masyarakat Teladani Akhlak Rasulullah

      5 September 2026

      Benjeng dan Balongpanggang Disebut Bupati Gresik Jadi Salah Satu Prioritas untuk Pembangunan JPD

      4 September 2026

      Melalui School Lab Farming, Petrokimia Gresik Buktikan Pertanian Modern Bisa Memikat Generasi Z

      4 September 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Ekonomi»Sentra IKM Logam Gresik Diresmikan, Jadi Fasilitas Produksi Sekaligus Tempat Magang Siswa SMK
    Ekonomi

    Sentra IKM Logam Gresik Diresmikan, Jadi Fasilitas Produksi Sekaligus Tempat Magang Siswa SMK

    RedaksiBy Redaksi22 Juli 20264 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Bertempat di Desa Hulaan, Kecamatan Menganti, Gresik, Sentra Industri Kecil dan Menengah (IKM) Logam diresmikan.

    Peresmian dilakukan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, di dampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman, dengan turut dihadiri jajaran Forkopimda, perangkat daerah, perwakilan perguruan tinggi, dunia industri, serta para pelaku IKM, Selasa (21/7/2026).

    Sentra tersebut menjadi fasilitas produksi bersama, yang dapat dimanfaatkan oleh para pelaku IKM untuk mengakses peralatan dan teknologi permesinan, sekaligus disiapkan sebagai tempat magang bagi siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang ada di Kabupaten Gresik.

    “Alhamdulillah, pada 21 Juli 2026 ini Sentra IKM Logam di Kabupaten Gresik, Kecamatan Menganti, Desa Hulaan, resmi kita buka,” ujar Gus Yani-sapaan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani saat peresmian.

    Dia menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Perindustrian, atas dukungan pembangunan Sentra IKM Logam tersebut. Sebab menurutnya, Kabupaten Gresik tidak hanya memiliki kawasan industri besar, namun juga terdapat kekuatan manufaktur skala mikro yang berkembang dari rumah-rumah warga, seperti yang ada di Desa Pelemwatu dan Laban, di Kecamatan Menganti.

    “Di dua desa ini, masyarakatnya bergerak di home industry manufacturing. Masing-masing di rumah membuat karya yang berkaitan dengan manufaktur, khususnya logam,” terang Gus Yani.

    Baca Juga :  Hadiri Harkopnas ke-79, Wabup Gresik Tegaskan Bukan Sekadar Peringatan Tahunan

    Berbagai produk dihasilkan oleh pelaku IKM di dua desa tersebut. Mulai alat-alat pertanian, konstruksi, hingga peralatan penunjang kebutuhan peternakan. Sementara salah satu kendala yang dihadapi pelaku IKM adalah, keterbatasan mesin dan peralatan produksi. Sejumlah proses produksi membutuhkan mesin dengan spesifikasi tertentu, yang belum mampu dimiliki secara mandiri oleh pelaku usaha.

    “Banyak mesin besar, yang mungkin tidak terjangkau oleh para pelaku usaha IKM di dua desa tersebut. Sekarang, fasilitas itu bisa dimanfaatkan melalui Sentra IKM ini,” jelasnya.

    Tidak hanya itu, Gus Yani juga turut mendorong penguatan kolaborasi antara pelaku IKM dengan industri besar yang ada di Kabupaten Gresik. Dengan menyebut, kawasan industri seperti Java Integrated Industrial and Ports Estate (JIIPE) dan Kawasan Industri Gresik (KIG) memiliki potensi untuk ikut memperkuat ekosistem IKM lokal.

    “Kami berupaya berkoordinasi dengan kawasan industri yang ada di Kabupaten Gresik, khususnya JIIPE dan KIG, untuk ikut berperan serta dalam menyukseskan usaha mikro dan IKM di Kabupaten Gresik,” kata Gus Yani.

    Baca Juga :  Faktor yang Menjadikan Pengalangan Masuk Desa Berdaya Provinsi Jawa Timur

    Kolaborasi tersebut, lanjut Gus Yani, dapat dibangun melalui berbagai bentuk. Mulai dari pemenuhan kebutuhan bahan baku, pemanfaatan material yang masih dapat digunakan, hingga pemasaran produk.

    “Bisa jadi ada bahan baku yang dibutuhkan oleh teman-teman IKM, atau ada produk yang bisa dipasarkan. Banyak hal yang bisa dikolaborasikan,” tutur Gus Yani.

    Produk yang dihasilkan pelaku IKM juga cukup beragam. Selain berbagai peralatan berbasis logam, terdapat produk untuk kebutuhan pertanian dan konstruksi, termasuk mesin molen manual. Selain mendukung pelaku usaha, Sentra IKM Logam juga disiapkan sebagai tempat magang bagi siswa SMK.

    “Sentra IKM ini juga akan menjadi tempat magang bagi anak-anak SMK kita,” ucapnya.

    Menurutnya, kegiatan magang tersebut dapat mempertemukan antara dunia pendidikan dengan industri secara lebih nyata. Siswa tidak hanya belajar teori di ruang kelas, tetapi juga dapat mengenal proses produksi, penggunaan peralatan, standar kerja, hingga proses menghasilkan produk manufaktur secara langsung.

    Washil menambahkan, pembangunan Sentra IKM Logam tersebut dilatarbelakangi potensi yang tersebar di sejumlah wilayah Kabupaten Gresik, terutama Kecamatan Menganti dan sekitarnya. Namun potensi tersebut masih menghadapi sejumlah tantangan, mulai dari keterbatasan sarana produksi, akses teknologi, mutu produk, hingga keterhubungan dengan industri besar.

    Baca Juga :  Bupati Gresik Komitmen Perluas Perbaikan RTLH dan Tuntaskan Infrastruktur Pendidikan

    “Sentra IKM Logam ini diharapkan menjadi pusat layanan bersama, pusat produksi, sekaligus pusat pembinaan yang mampu meningkatkan daya saing IKM logam secara signifikan,” ungkap Washil.

    Fasilitas yang dibangun mencakup ruang workshop atau permesinan, ruang maintenance, kamar mandi, instalasi listrik, CCTV, penerangan, drainase, sanitasi, akses jalan lingkungan, serta area parkir. Proses pembangunan berlangsung selama 150 hari sesuai kontrak dan jadwal DAK tahun anggaran 2025, dengan seluruh pekerjaan telah selesai 100 persen sesuai spesifikasi teknis.

    Selain pembangunan fisik, dukungan DAK Perindustrian tahun anggaran 2025 juga digunakan untuk pengadaan peralatan, sesuai alokasi anggaran yang ditetapkan Kementerian Perindustrian. Di mana peralatan dapat dimanfaatkan secara bersama oleh pelaku IKM, untuk meningkatkan kemampuan produksi dan kualitas produk. Kehadiran fasilitas bersama juga diharapkan dapat menekan biaya produksi, serta membuka akses teknologi bagi pelaku usaha yang sebelumnya terkendala dan belum memiliki peralatan modern.

    Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani gresik Kabupaten Gresik pemkab gresik Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman
    Previous ArticleBupati Gresik Cup 2026 Resmi Dibuka, Panggung Atlet Muda Gresik Menuju Prestasi
    Next Article Penghargaan Pembina Koperasi Andalan Jawa Timur 2026 Berhasil Diraih Bupati Lamongan

    Berita Terkait

    Benjeng dan Balongpanggang Disebut Bupati Gresik Jadi Salah Satu Prioritas untuk Pembangunan JPD

    4 September 2026

    Wabup Gresik Minta OPD Segera Menanggapi dan Tindaklanjuti Pengaduan Masyarakat

    1 September 2026

    Pemkab Gresik Bersama Sejumlah Elemen Bantu Korban Gempa Bumi di NTT Senilai Rp250 Juta

    28 Agustus 2026

    Jambore Ranting Gerakan Pramuka Kecamatan Balongpanggang, Berikut Pesan Wabup Gresik

    28 Agustus 2026

    Bupati Gresik Ajak Masyarakat Tak Ragu Sampaikan Aspirasi Saat Salurkan BLT DBHCHT di Wringinanom

    27 Agustus 2026

    Cara BRI Semarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Desa Doudo Kecamatan Panceng

    27 Agustus 2026
    Search
    Terkini

    Perubahan Perda Nomor 10 Tahun 2023, Fraksi DPRD Lamongan Sampaikan Pandangan Umum

    Jaring Atlet Renang Potensial, Swimming Competition Bupati Cup V Lamongan 2026 Digelar

    Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW, Pak Yes Ajak Masyarakat Teladani Akhlak Rasulullah

    Benjeng dan Balongpanggang Disebut Bupati Gresik Jadi Salah Satu Prioritas untuk Pembangunan JPD

    Melalui School Lab Farming, Petrokimia Gresik Buktikan Pertanian Modern Bisa Memikat Generasi Z

    Load More
    Berita Lainnya
    Budaya

    Pak Yes Buka MTQ ke-28 Tingkat Kabupaten Lamongan

    15 April 2026

    MINATBACA.com – Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-28 Tingkat Kabupaten Lamongan tahun 2026, dibuka Bupati Lamongan…

    Tidak Hanya Sektor Wisata, Desa Dalegan Juga Fokus Cetak SDM Unggul

    Pemdes Ngabetan Optimistis Koperasi Merah Putih Perkuat Ekonomi Lokal

    Pemacu Inovasi dan Kemajuan UMKM, Ketua DPRD Gresik Dukung Giri Pancasuar Awards 2026

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.