Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Pak Yes Buka MTQ ke-28 Tingkat Kabupaten Lamongan

      15 April 2026

      Pembukaan Rangkaian Peringatan HJL ke-457 dan Sukseskan MTQ ke-XXVIII Melalui Khotmil Quran

      15 April 2026

      Warga Diminta Waspada Penipuan, Pemkab Gresik Tegaskan Tidak Ada Rekrutmen CPNS 2026

      14 April 2026

      Pemkab Gresik Perketat Verifikasi Hibah Guna Menghindari Salah Sasaran Penyaluran Bantuan

      14 April 2026

      Melalui Grand Final Duta Genre 2026, Pemkab Gresik Dorong Terwujudnya Generasi Muda Berkualitas

      14 April 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Ekonomi»Petrokimia Gresik Beri Bantuan Pupuk Untuk Para Petani 12 Desa di Bawean
    Ekonomi

    Petrokimia Gresik Beri Bantuan Pupuk Untuk Para Petani 12 Desa di Bawean

    RedaksiBy Redaksi3 November 20243 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Program pipanisasi lahan pertanian di Pulau Bawean yang dilakukan Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Darat (AD) bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik, Petrokimia Gresik perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia, memberi dukungan.

    Dukungan tersebut, diberikan dalam bentuk bantuan pupuk non subsidi NPK Phonska Plus dan Urea, untuk satu musim tanam (Oktober 2024 hingga Maret 2025). Bantuan diberikan kepada petani di beberapa desa yang berada di Pulau Bawean, Gresik, Jumat (1/11/2024).

    Direktur Keuangan dan Umum Petrokimia Gresik Robby Setiabudi Madjid menyampaikan, pipanisasi yang dilakukan oleh TNI AD bersama Pemkab Gresik merupakan bentuk kolaborasi, dalam rangka percepatan swasembada pangan yang terus didorong Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.

    Sementara Petrokimia Gresik, sebagai bagian dari BUMN yang bertugas memproduksi dan menyalurkan pupuk ke seluruh Indonesia, turut mengambil peran dengan memberikan bantuan pupuk NPK Phonska Plus dan Urea untuk petani. Bantuan tersebut disalurkan kepada para petani di 12 desa, di Kecamatan Tambak.

    “Sebelum ada pipanisasi, petani di Kecamatan Tambak hanya bisa menanam satu kali dalam setahun. Alhamdulillah, dengan adanya saluran irigasi baru, di mana airnya diambil dari area sekitar Danau Kastoba, petani bisa menanam padi dua hingga tiga kali dalam setahun,” ujar Robby.

    “Tentu agar hasil dari program lebih optimal, dibutuhkan ketersediaan pupuk yang cukup dan berkualitas,” lanjut Robby usai peresmian pipanisasi di Desa Kalumpang Gubug, Kecamatan Tambak, Pulau Bawean, Gresik.

    Robby berharap, adanya pipanisasi yang telah dilakukan membuat petani di Pulau Bawean dapat segera menebus pupuk bersubsidi. Dengan alokasi Urea bersubsidi untuk petani di Kecamatan Tambak tahun ini sebanyak 611 ton, sedang alokasi NPK sebesar 382,5 ton.

    “Alokasi pupuk bersubsidi saat ini cukup, stoknya juga ada dan irigasinya juga sudah lancar,” ucap Robby.

    “Petani terdaftar di Bawean, khususnya di Kecamatan Tambak, kami harap segera menebus alokasi pupuk bersubsidinya, agar produktivitasnya semakin optimal,” sambungnya.

    Robby menjelaskan, penebusan pupuk bersubsidi saat ini semakin mudah. Di mana petani terdaftar, cukup membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP) ke kios resmi untuk melakukan penebusan pupuk. Adapun petani yang berhak mendapat pupuk bersubsidi, harus memenuhi kriteria yang tertuang dalam Permentan nomor 1 tahun 2024.

    Yakni, wajib tergabung dalam kelompok tani, terdaftar dalam Sistem Informasi Manajemen Penyuluh Pertanian (SIMLUHTAN) dan menggarap lahan maksimal dua hektar. Sementara untuk komoditas strategis yang berhak menerima pupuk subsidi, hanya dibatasi untuk tanaman padi, jagung, kedelai, cabai, bawang merah dan putih, kopi, tebu, juga kakao.

    “Bagi petani yang tidak tercatat sebagai penerima pupuk bersubsidi, Petrokimia Gresik sudah menyiapkan solusinya, melalui pupuk nonsubsidi yang juga bisa didapatkan di kios-kios,” tutur Robby.

    “Kami berharap, stok pupuk yang ada, bisa diserap petani dengan optimal. Sehingga, produktivitas dan kesejahteraannya dapat terus ditingkatkan,” harapnya.

    Sementara Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, saat meresmikan program pipanisasi mengatakan, pihaknya akan terus memperluas program, sehingga menjadi solusi bagi tantangan yang ada dalam pertanian. Salah satunya, terkait sawah tadah hujan.

    “Jika pemerintah pusat memiliki program mencetak jutaan hektare lahan sawah, kita akan mendukung dengan program-program yang mampu meningkatkan produktivitas pertanian. Dengan pipanisasi, petani bisa budidaya tanpa harus menunggu musim hujan,” beber Maruli.

    Bawean Petrokimia Gresik pupuk
    Previous ArticleBu Min Dampingi KSAD Launching Pipanisasi TNI AD Manunggal Air
    Next Article SIG Tangkap Peluang Pertumbuhan Dari Program 3 Juta Rumah

    Berita Terkait

    Melalui Pestani Melon Pantura, Petrokimia Gresik Tingkatkan Produktivitas Petani Melon Hingga 10 Persen

    8 April 2026

    Produktivitas Lahan Tebu Meningkat, Kerja Sama Petrokimia Gresik Dengan SGN dan ID Food Diperluas

    3 April 2026

    Strategi Pengamanan Bahan Baku Diperkuat Petrokimia Gresik Guna Menghadapi Gejolak Global

    1 April 2026

    Petrokimia Gresik Berangkatkan 200 Pemudik Gratis Menuju 5 Rute di Jawa Timur

    19 Maret 2026

    Safari Ramadhan, Pupuk Indonesia dan Petrokimia Gresik Salurkan Bantuan Kepada Ribuan Masyarakat

    15 Maret 2026

    Posko Terpadu Monitoring Angkutan Laut Lebaran Hingga Mudik Gratis Diselenggarakan KSOP Gresik

    13 Maret 2026
    Search
    Terkini

    Pak Yes Buka MTQ ke-28 Tingkat Kabupaten Lamongan

    Pembukaan Rangkaian Peringatan HJL ke-457 dan Sukseskan MTQ ke-XXVIII Melalui Khotmil Quran

    Warga Diminta Waspada Penipuan, Pemkab Gresik Tegaskan Tidak Ada Rekrutmen CPNS 2026

    Pemkab Gresik Perketat Verifikasi Hibah Guna Menghindari Salah Sasaran Penyaluran Bantuan

    Melalui Grand Final Duta Genre 2026, Pemkab Gresik Dorong Terwujudnya Generasi Muda Berkualitas

    Load More
    Berita Lainnya
    Ekonomi

    Ketahanan Ekonomi Desa, Pemkab Gresik Perkenalkan Koperasi Merah Putih

    17 April 2025

    MINATBACA.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik memperkenalkan program inovatif ‘Koperasi Merah Putih’ sebagai skema baru…

    Didorong Sektor Pendidikan, Inflasi Kabupaten Gresik Capai 0,30 Persen

    Pemkab Gresik Bantu Pemulangan Santri dari Sejumlah Ponpes di Jatim

    Upaya Pemdes Sedagaran Mendorong Warganya Menjadi Lebih Produktif

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.