Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Bupati Lamongan Jelaskan Pentingnya Keberadaan TPST

      14 Oktober 2026

      Tambahan Cabor Baru Bakal Perkuat Kabupaten Lamongan di Porprov 2027

      14 Oktober 2026

      Sebanyak 45 Ruas Jalan di Kabupaten Lamongan Sudah Tuntas Diperbaiki

      14 Oktober 2026

      Tujuh Fraksi DPRD Sampaikan Pandangan Umum Menanggapi RAPBD Lamongan 2027

      14 Oktober 2026

      Hadirkan Anggota DPR RI, PKK Lamongan Gelar Sosialisasi Empat Pilar MPR RI

      13 Oktober 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Ekonomi»Strategi Pengamanan Bahan Baku Diperkuat Petrokimia Gresik Guna Menghadapi Gejolak Global
    Ekonomi

    Strategi Pengamanan Bahan Baku Diperkuat Petrokimia Gresik Guna Menghadapi Gejolak Global

    RedaksiBy Redaksi1 April 20263 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Di tengah gejolak yang terjadi di Timur Tengah, Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia, memperkuat strategi pengamanan pasokan sulfur sebagai komoditas strategis bagi industri pupuk dan kimia nasional.

    Upaya tersebut merupakan bagian dari komitmen pihak perusahaan dalam menjaga ketahanan pangan nasional, serta mendukung kemandirian industri dalam negeri. Seperti yang disampaikan Direktur Utama Petrokimia Gresik Daconi Khotob, pada saat menjadi pembicara dalam konferensi internasional Argus Fertilizer Asia Conference 2026 di Bali, Selasa (31/3/2026).

    “Sekitar 33 persen perdagangan sulfur dunia atau 20 juta ton per tahun berasal dari kawasan Teluk Persia, dan Indonesia masih mengimpor lebih dari 75 persen kebutuhan sulfur dari kawasan Timur Tengah. Konflik geopolitik dan gangguan jalur logistik global, dapat mempengaruhi harga dan pasokan sulfur dunia,” ujar Daconi.

    Baca Juga :  Petrokimia Gresik Dapat Pasokan Gas Dari Kangean Untuk Produksi Pupuk

    Di sisi lain, kebutuhan asam sulfat nasional terus meningkat dan saat ini mencapai sekitar 19 juta ton per tahun, dengan kontribusi terbesar berasal dari sektor pupuk dan industri hilirisasi mineral, khususnya nikel. Kondisi ini menjadikan Indonesia sebagai salah satu pusat permintaan sulfur dunia, sehingga sulfur menjadi komoditas strategis dalam mendukung ketahanan pangan dan juga ketahanan industri nasional.

    Daconi menjelaskan, Petrokimia Gresik bukan hanya bagian dari rantai pasok sulfur, tetapi juga bagian dari solusi bagi industri nasional. Petrokimia Gresik memiliki pabrik asam sulfat dengan kapasitas produksi mencapai 1,8 juta ton per tahun, yang terintegrasi dengan proses produksi pupuk dan produk kimia lain.

    “Kami memiliki fasilitas pengolahan sulfur menjadi asam sulfat, yang terintegrasi dengan proses produksi pupuk dan produk kimia. Melalui fasilitas ini, Petrokimia Gresik juga berkontribusi pada penguatan pasokan bahan baku industri dalam negeri,” terangnya.

    Baca Juga :  Demi Wujudkan Tata Kelola Perusahaan Makin Baik, Petrokimia Gresik Kembali Sinergi dengan Kejari

    Menurut Daconi, dinamika geopolitik global yang terjadi turut mempengaruhi pasokan dan harga sulfur dunia, sehingga menuntut pihak perusahaan untuk memperkuat strategi pengamanan pasokan bahan baku, melalui penguatan supply chain dan optimalisasi kapasitas produksi domestik.

    Untuk itu, Petrokimia Gresik melakukan sejumlah langkah strategis di antaranya, diversifikasi sumber pasokan sulfur, penguatan kontrak jangka panjang untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga, serta penguatan infrastruktur penyimpanan dan distribusi bahan baku.

    “Langkah ini penting untuk menjaga ketahanan industri pupuk dan kimia nasional, mengingat sulfur dan asam sulfat merupakan bahan baku utama dalam produksi pupuk fosfat dan NPK, serta digunakan dalam berbagai industri seperti pengolahan logam, pengolahan air, dan industri kimia lainnya,” kata Daconi.

    Baca Juga :  Petrokimia Gresik Meraih 2 Penghargaan Best CEO dan Corporate Anugerah BUMN 2026

    Dia menambahkan, saat ini Indonesia menjadi pusat permintaan global untuk sulfur yang didorong oleh kebijakan hilirisasi mineral, ekspansi rantai pasok baterai nikel seiring pertumbuhan produksi baterai kendaraan listrik (EV) yang meningkatkan kebutuhan sulfur, terutama untuk proses high-pressure acid leaching (HPAL) yang menggunakan asam sulfat dalam jumlah besar, serta penerapan regulasi lingkungan semakin ketat yang turut meningkatkan kebutuhan pengolahan berbasis sulfur.

    “Kami terus melakukan upaya optimal dalam menjaga keberlangsungan produksi melalui penguatan supply chain dan kapasitas domestik, sehingga kebutuhan pupuk nasional dapat tetap terpenuhi dengan baik sebagai bagian dari ketahanan pangan nasional,” tutur Daconi.

    Direktur Utama Petrokimia Gresik Daconi Khotob NPK Petrokimia Gresik pupuk Swasembada Pangan Nasional
    Previous ArticleBuka Musrenbang, Bupati Lamongan Ingin Program Lebih Manfaat dan Berdampak Untuk Masyarakat
    Next Article Wabup Gresik Dorong Pelaku Usaha Kecantikan Adaptif dan Inovatif

    Berita Terkait

    Petrokimia Gresik Siapkan 443.436 Ton Pupuk Bersubsidi Hadapi Musim Tanam Oktober-Maret

    13 Oktober 2026

    RSPG Hadirkan Layanan Operasi Laparoskopi Minim Sayatan, Didukung Tiga Dokter Spesialis Bedah

    10 Oktober 2026

    Petrokimia Gresik Berhasil Raih Tujuh Penghargaan di Ajang Anugerah Humas Indonesia 2026

    9 Oktober 2026

    Melalui Nasi Layur, Petrokimia Gresik Bantu Nelayan Rp100 Juta untuk Revitalisasi Fasilitas

    8 Oktober 2026

    Berkat Pendampingan Petrokimia Gresik, Batik Bangsawan Kini Menjangkau Pasaran Internasional

    3 Oktober 2026

    Perkuat Layanan Kesehatan, Petro Graha Medika Jalin Kerja Sama dengan IHH Healthcare Singapore

    2 Oktober 2026
    Search
    Terkini

    Bupati Lamongan Jelaskan Pentingnya Keberadaan TPST

    Tambahan Cabor Baru Bakal Perkuat Kabupaten Lamongan di Porprov 2027

    Sebanyak 45 Ruas Jalan di Kabupaten Lamongan Sudah Tuntas Diperbaiki

    Tujuh Fraksi DPRD Sampaikan Pandangan Umum Menanggapi RAPBD Lamongan 2027

    Hadirkan Anggota DPR RI, PKK Lamongan Gelar Sosialisasi Empat Pilar MPR RI

    Load More
    Berita Lainnya
    Budaya

    Kades Sekarputih dan Istri Naik Bentor Ikut Karnaval Memperingati HUT RI

    2 September 2024

    MINATBACA.com – Karnaval budaya dalam rangka memperingati HUT ke-79 kemerdekaan RI dilaksanakan di Dusun Jedong,…

    Upaya Pemkab Lamongan Dalam Mitigasi Bencana

    Penguatan Tanggul Kali Plalangan, Kiat Pemkab Lamongan Guna Percepat Pengendalian Banjir

    Rumah di Gresik Terbakar Saat Ditinggal Pemilik ke Gereja, Kerugian Ditaksir Rp100 Juta

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.