Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Bupati Lamongan; Menaikkan Target PAD Ini, Bukan Berarti Menaikkan Beban Masyarakat

      17 September 2026

      Data Pencari Kerja dan Lowongan di Kabupaten Lamongan Terus Terpantau

      17 September 2026

      Antisipasi Dampak Musim Kemarau, Pemkab Gresik Perkuat Kolaborasi dengan PMI dan Berbagai Unsur

      17 September 2026

      Pak Yes Melantik Pengurus Perwosi Lamongan Periode 2025-2029

      16 September 2026

      Optimistis Produksi Garam di Kabupaten Lamongan Akan Terus Meningkat

      16 September 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Ekonomi»Melalui Pestani Melon Pantura, Petrokimia Gresik Tingkatkan Produktivitas Petani Melon Hingga 10 Persen
    Ekonomi

    Melalui Pestani Melon Pantura, Petrokimia Gresik Tingkatkan Produktivitas Petani Melon Hingga 10 Persen

    RedaksiBy Redaksi8 April 20263 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Kontribusi apik untuk petani dan pertanian di Indonesia kembali ditorehkan oleh Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia.

    Yakni, berhasil meningkatkan produktivitas petani melon di wilayah Pantura Jawa Timur hingga 10 persen melalui program ‘Pestani Melon Pantura’ yang diikuti sebanyak 210 petani. Selain itu, program tersebut juga mampu mendorong peningkatan pendapatan petani, rata-rata sebesar 15 persen dalam satu siklus budidaya.

    Direktur Keuangan dan Umum Petrokimia Gresik Adityo Wibowo menyampaikan, program Pestani merupakan stimulus yang diberikan Petrokimia Gresik untuk mendorong petani meningkatkan produktivitas dan kualitas melon, serta pendapatan yang diperoleh. Sebab keberhasilan pertanian menurutnya, merupakan fondasi bagi ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat.

    “Progam ini menjadi gerakan kolaboratif antara Petrokimia Gresik dan petani. Di sini dapat kita saksikan bahwa inovasi, disiplin budidaya, dan penggunaan pupuk tepat mampu menghasilkan melon dengan ukuran besar, dan rasa manis yang optimal,” ujar Adit-sapaan Direktur Keuangan dan Umum Petrokimia Gresik Adityo Wibowo, dalam kegiatan ‘Panen Raya & Apresiasi Pestani Melon Pantura’ di Tuban, Selasa (7/4/2026).

    Baca Juga :  Petrokimia Gresik Raih Penghargaan Berkat Inovasi GladiAgro; Next-Gen Soil Revival

    Adapun Pestani Melon Pantura merupakan ajang kompetisi budidaya melon, yang melibatkan petani mulai dari tahap penanaman, perawatan, hingga panen. Lomba diikuti ratusan petani dari wilayah Kabupaten Tuban, Bojonegoro, Lamongan, Ngawi, hingga Gresik.

    Peserta mendapat dukungan paket tanam atau sarana produksi pertanian dari Petrokimia Gresik di antaranya, pupuk Phonska Lite, K-Plus, Phonska Cair, Phosgreen, ZA Plus, dan Petro Biofertil. Melalui kegiatan tersebut petani dapat membuktikan langsung, bahwa penggunaan produk Petrokimia Gresik berkontribusi terhadap peningkatan hasil panen dan kualitas komoditas.

    Dengan penilaian lomba meliputi tiga aspek utama. Yakni, berat buah, tingkat kemanisan (brix), dan dokumentasi budidaya. Peserta juga ditantang menghasilkan melon dengan bobot mendekati 5,4 kilogram, selaras dengan usia Petrokimia Gresik yang ke-54 pada tanggal 10 Juli 2026.

    Melalui kegiatan tersebut, produktivitas petani melon Pantura juga mampu meningkat dari rata-rata 18 ton menjadi 20 ton per hektare. Berimbas pada pendapatan petani yang turut meningkat dalam satu siklus budidaya, menjadi rata-rata Rp22 juta.

    Baca Juga :  Sumbangsih Petrokimia Gresik Bagi Sektor Pertanian, Melalui Pelajar dan Guru SMK Pertanian di Jatim

    “Kami berharap keberhasilan dan tata cara budidaya para peserta lomba ini dapat ditiru petani melon lainnya, sehingga manfaat dari program ini semakin luas dan berkelanjutan,” ungkapnya.

    Pestani yang digelar di Tuban tersebut, menjadi program ketiga yang telah dijalankan Petrokimia Gresik. Sebelumnya, Pestani menyasar petani komoditas kentang di Dieng Raya, serta petani semangka di wilayah Tapal Kuda Jawa Timur. Sama seperti pada Pestani Melon Pantura, program juga mampu meningkatkan produktivitas pertanian hortikultura di kedua wilayah tersebut.

    “Kami ingin menegaskan komitmen Petrokimia Gresik untuk terus menjadi mitra strategis petani, tidak hanya sebagai penyedia pupuk. Tetapi juga sebagai sahabat untuk tumbuh bersama dalam meningkatkan produktivitas, kualitas hasil panen, dan kesejahteraan petani,” ucap Adit.

    Adapun juara 1 Pestani Melon Pantura Suhartoyo mengungkapkan, lomba Pestani menjadikan petani melon yang ada di kawasan Pantura Jawa Timur semakin berwawasan dalam menghadapi tantangan. Terlebih saat budidaya untuk lomba, menghadapi tantangan cuaca cukup ekstrem.

    Baca Juga :  Ketika Pegawai Petrokimia Gresik Menginspirasi dan Berbagi Pengalaman Kepada Para Pelajar

    “Penggunaan produk-produk Petrokimia Gresik mampu meningkatkan produktivitas dan kualitas, khususnya berat buah melon. Pertumbuhannya lebih bagus dibandingkan musim sebelumnya, dengan cuaca yang sama. Pupuk dari Petrokimia Gresik, mampu menjadi solusi terbaik,” kata Suhartoyo.

    Dalam momen apresiasi lomba juga dilaksanakan panen raya melon hasil demonstration plot, penandatanganan mural sebagai simbol komitmen pengembangan budidaya melon berdaya saing, pawai tumpeng melon, serta wiwarah atau berbagi sebanyak 540 kilogram melon kepada masyarakat. Dengan melon yang dibagikan kepada masyarakat hasil budidaya peserta lomba, yang jumlahnya juga identik dengan usia Petrokimia Gresik tahun ini.

    “Kami mohon doa dan dukungan masyarakat agar Petrokimia Gresik di usia ke-54 tahun semakin lancar, serta terus memberikan manfaat yang lebih besar bagi petani dan masyarakat,” tutur Adit.

    Direktur Keuangan dan Umum Petrokimia Gresik Adityo Wibowo petani Petrokimia Gresik Program Petrokimia Gresik Pupuk Indonesia
    Previous ArticlePengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik, Bupati Lamongan Meninjau TPA Ngipik di Gresik
    Next Article Lewat Pelatihan dan Sertifikasi BNSP, Pemkab Gresik Perkuat Kualitas SDM Pengelola Wisata

    Berita Terkait

    Petrokimia Gresik Bersama MIND ID dan PTFI Bahas Rencana Peningkatan Pasokan Bahan Baku Pupuk

    11 September 2026

    Program Petrokimia Gresik Berhasil Tingkatkan Produktivitas Bawang Merah Hingga 12 Persen

    8 September 2026

    Melalui School Lab Farming, Petrokimia Gresik Buktikan Pertanian Modern Bisa Memikat Generasi Z

    4 September 2026

    Petrokimia Gresik dan Pupuk Indonesia Salurkan Bantuan untuk Masyarakat Terdampak Gempa NTT

    21 Agustus 2026

    Dalang Lintas Generasi Buat Pementasan Wayang Kulit oleh Petrokimia Gresik Semakin Meriah

    20 Agustus 2026

    Melalui Pestani Rawit Groo Festival, Petrokimia Gresik Bantu Tingkatkan Produktivitas Cabai Rawit

    15 Agustus 2026
    Search
    Terkini

    Bupati Lamongan; Menaikkan Target PAD Ini, Bukan Berarti Menaikkan Beban Masyarakat

    Data Pencari Kerja dan Lowongan di Kabupaten Lamongan Terus Terpantau

    Antisipasi Dampak Musim Kemarau, Pemkab Gresik Perkuat Kolaborasi dengan PMI dan Berbagai Unsur

    Pak Yes Melantik Pengurus Perwosi Lamongan Periode 2025-2029

    Optimistis Produksi Garam di Kabupaten Lamongan Akan Terus Meningkat

    Load More
    Berita Lainnya
    Budaya

    Sedekah Bumi Desa Tambak Beras, Ada Tumpeng Raksasa Dari Ikan Bandeng

    7 September 2024

    MINATBACA.com – Pemandangan menarik terlihat pada agenda sedekah bumi yang dilaksanakan Pemerintah Desa (Pemdes) Tambak…

    Bupati Gresik Melantik 55 Kepala Sekolah dan 21 Pejabat Fungsional

    Pemdes Pelemwatu Menganti Gelar Jalan Sehat Diiringi Sound Horeg

    Memperlancar dan Mudahkan Akses Petani, Pemdes Pucung Bangun JUT

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.