Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Petrokimia Gresik Berpotensi Cetak Sejarah Sebagai Pionir Penerapan Carbon Capture and Utilization di Indonesia

      16 Oktober 2026

      Mensos Jelaskan Keuntungan Belanja di KDKMP, Saat Mengunjungi KDKMP di Kabupaten Lamongan

      15 Oktober 2026

      PMI Bersama Pemkab Gresik Beri Apresiasi kepada Pendonor Sebanyak 50 Kali

      15 Oktober 2026

      Program Klunting Sukses Turunkan Angka Stunting di Kabupaten Lamongan

      15 Oktober 2026

      Bupati Lamongan Dampingi Anggota DPR RI Tinjau Ruas PISEW yang Menguatkan Program Jamula

      15 Oktober 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Pemerintahan»Lewat Pelatihan dan Sertifikasi BNSP, Pemkab Gresik Perkuat Kualitas SDM Pengelola Wisata
    Pemerintahan

    Lewat Pelatihan dan Sertifikasi BNSP, Pemkab Gresik Perkuat Kualitas SDM Pengelola Wisata

    RedaksiBy Redaksi8 April 20263 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik terus memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) sektor pariwisata.

    Upaya terbaru yang dilakukan dalam menunjang hal tersebut adalah, melalui pelatihan dan sertifikasi kompetensi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) bagi pengelola produk destinasi wisata, yang diadakan di Hotel Horison Gresik, pada Rabu dan Kamis (8-9/4/2026).

    Kegiatan tersebut diinisiasi oleh Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga (Disparekrafbudpora), dengan dibuka oleh Wakil Bupati (Wabup) Gresik Asluchul Alif.

    Pelaksanaan kegiatan tersebut juga berlandaskan sejumlah regulasi di antaranya, Undang Undang tentang Kepariwisataan, Peraturan Pemerintah terkait pengelolaan keuangan daerah, serta Peraturan Daerah Kabupaten Gresik tentang APBD tahun anggaran 2026.

    Dengan pelatihan dan sertifikasi yang dilaksanakan, bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pengelola wisata sesuai Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) sektor pariwisata. Sekaligus bentuk pembinaan Pemkab Gresik bagi pengelola wisata yang dikelola oleh pemerintah daerah, desa, maupun masyarakat, dan juga sebagai bagian dari penguatan program pemasaran pariwisata.

    Baca Juga :  Menjaga Ketahanan Pangan, Wabup Gresik Ajak Petani Kolaborasi

    Sebanyak 20 peserta mengikuti kegiatan tersebut, yang berasal dari berbagai pengelola destinasi wisata di Kabupaten Gresik. Mulai dari pengelola wisata GUS di Balongpanggang, Museum Sunan Giri, Museum Kanjeng Sepuh Sidayu, kelompok sadar wisata (Pokdarwis), hingga desa wisata.

    Wabup Gresik Asluchul Alif saat memberi arahan menekankan, pentingnya keseriusan peserta dalam mengikuti seluruh rangkaian agenda pelatihan yang dilaksanakan. Sembari mengingatkan, sertifikasi kompetensi bukan sekadar formalitas, melainkan investasi jangka panjang bagi pengembangan karir di sektor pariwisata.

    “Serap ilmu selama dua hari ini sebaik-baiknya. Sertifikat ini bukan hanya berguna untuk hari ini, tetapi bisa membuka peluang lebih besar di masa depan,” ujar dokter Alif-sapaan Wabup Gresik Asluchul Alif.

    Baca Juga :  Pemkab Gresik Mulai Susun RKPD 2027 Berbasis Good Government dan Kepentingan Masyarakat

    Pada kesempatan yang sama, dokter Alif menyoroti bahwa kunci utama keberhasilan dalam pengelolaan destinasi wisata tidak hanya terletak pada kemampuan teknis, tetapi juga pada kemampuan manajemen diri. Sebab menurutnya, pengelola wisata harus mampu menjaga integritas yang baik, profesionalitas, serta memahami bahwa destinasi yang dikelola merupakan aset bersama. Baik milik pemerintah daerah, desa, maupun masyarakat.

    “Kalau manajemen diri tidak kuat, maka potensi wisata yang sudah baik bisa runtuh. Tantangan terbesar bukan hanya mengelola destinasi, tetapi mengelola diri sendiri,” tegasnya.

    Dia juga menambahkan, sertifikasi kompetensi menjadi nilai tambah penting dalam dunia kerja. Di tengah persaingan yang semakin ketat, tenaga kerja yang memiliki sertifikat akan memiliki peluang lebih besar untuk berkembang, termasuk menduduki posisi strategis dalam pengelolaan destinasi wisata.

    Baca Juga :  Pesan Bupati Gresik Saat Menerima 200 Mahasiswa KKN BBK Unair

    Selain itu, dokter Alif juga mendorong peserta untuk terus belajar dan melakukan peningkatan kapasitas secara berkelanjutan. Termasuk, tidak segan dalam membandingkan praktik pengelolaan dengan yang ada di berbagai destinasi lain.

    “Setelah memahami teori dan praktik di tempat sendiri, ke depan harus berani belajar dari tempat lain. Dari situ kita bisa menemukan solusi atas berbagai persoalan di lapangan,” tutur dokter Alif.

    gresik Kabupaten Gresik pemkab gresik Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif wisata gresik
    Previous ArticleMelalui Pestani Melon Pantura, Petrokimia Gresik Tingkatkan Produktivitas Petani Melon Hingga 10 Persen
    Next Article Bupati Lamongan Pimpin Leaders Brief, Samakan Persepsi Hadapi Perubahan Pola Kerja

    Berita Terkait

    Petrokimia Gresik Berpotensi Cetak Sejarah Sebagai Pionir Penerapan Carbon Capture and Utilization di Indonesia

    16 Oktober 2026

    PMI Bersama Pemkab Gresik Beri Apresiasi kepada Pendonor Sebanyak 50 Kali

    15 Oktober 2026

    Peringatan Hari Jadi ke-81 Jawa Timur di Gresik Dirangkai Penyerahan SK PPPK Paruh Waktu

    12 Oktober 2026

    RSPG Hadirkan Layanan Operasi Laparoskopi Minim Sayatan, Didukung Tiga Dokter Spesialis Bedah

    10 Oktober 2026

    Petrokimia Gresik Berhasil Raih Tujuh Penghargaan di Ajang Anugerah Humas Indonesia 2026

    9 Oktober 2026

    Bantuan Pendidikan dan Pemberdayaan Ratusan Juta Disalurkan Baznas Bersama Pemkab Gresik

    8 Oktober 2026
    Search
    Terkini

    Petrokimia Gresik Berpotensi Cetak Sejarah Sebagai Pionir Penerapan Carbon Capture and Utilization di Indonesia

    Mensos Jelaskan Keuntungan Belanja di KDKMP, Saat Mengunjungi KDKMP di Kabupaten Lamongan

    PMI Bersama Pemkab Gresik Beri Apresiasi kepada Pendonor Sebanyak 50 Kali

    Program Klunting Sukses Turunkan Angka Stunting di Kabupaten Lamongan

    Bupati Lamongan Dampingi Anggota DPR RI Tinjau Ruas PISEW yang Menguatkan Program Jamula

    Load More
    Berita Lainnya
    Ekonomi

    Petrokimia Gresik Beri Bantuan 139 Tempat Ibadah dan Lembaga Sosial

    5 Maret 2025

    MINATBACA.com – Dalam rangka menyemarakkan Bulan Suci Ramadan 1446 Hijriyah, Petrokimia Gresik perusahaan Solusi Agroindustri…

    Dukung Optimalisasi Peran Pesantren Berdayakan Masyarakat Melalui Program Lamongan Nyantri

    Kepala Kantor Kemenhaj dan Perwakilan Pemkab Lamongan Sambut Kedatangan Para Jemaah Haji

    Rangkaian Sedekah Bumi di Desa Tumapel, Ribuan Jamaah Padati Pengajian Akbar dan Sholawatan

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.