Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Bupati Lamongan; Menaikkan Target PAD Ini, Bukan Berarti Menaikkan Beban Masyarakat

      17 September 2026

      Data Pencari Kerja dan Lowongan di Kabupaten Lamongan Terus Terpantau

      17 September 2026

      Antisipasi Dampak Musim Kemarau, Pemkab Gresik Perkuat Kolaborasi dengan PMI dan Berbagai Unsur

      17 September 2026

      Pak Yes Melantik Pengurus Perwosi Lamongan Periode 2025-2029

      16 September 2026

      Optimistis Produksi Garam di Kabupaten Lamongan Akan Terus Meningkat

      16 September 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Pemerintahan»Lewat Pelatihan dan Sertifikasi BNSP, Pemkab Gresik Perkuat Kualitas SDM Pengelola Wisata
    Pemerintahan

    Lewat Pelatihan dan Sertifikasi BNSP, Pemkab Gresik Perkuat Kualitas SDM Pengelola Wisata

    RedaksiBy Redaksi8 April 20263 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik terus memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) sektor pariwisata.

    Upaya terbaru yang dilakukan dalam menunjang hal tersebut adalah, melalui pelatihan dan sertifikasi kompetensi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) bagi pengelola produk destinasi wisata, yang diadakan di Hotel Horison Gresik, pada Rabu dan Kamis (8-9/4/2026).

    Kegiatan tersebut diinisiasi oleh Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga (Disparekrafbudpora), dengan dibuka oleh Wakil Bupati (Wabup) Gresik Asluchul Alif.

    Pelaksanaan kegiatan tersebut juga berlandaskan sejumlah regulasi di antaranya, Undang Undang tentang Kepariwisataan, Peraturan Pemerintah terkait pengelolaan keuangan daerah, serta Peraturan Daerah Kabupaten Gresik tentang APBD tahun anggaran 2026.

    Dengan pelatihan dan sertifikasi yang dilaksanakan, bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pengelola wisata sesuai Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) sektor pariwisata. Sekaligus bentuk pembinaan Pemkab Gresik bagi pengelola wisata yang dikelola oleh pemerintah daerah, desa, maupun masyarakat, dan juga sebagai bagian dari penguatan program pemasaran pariwisata.

    Baca Juga :  Peletakan Batu Pertama Pembangunan Mapolsek Tambak di Pulau Bawean

    Sebanyak 20 peserta mengikuti kegiatan tersebut, yang berasal dari berbagai pengelola destinasi wisata di Kabupaten Gresik. Mulai dari pengelola wisata GUS di Balongpanggang, Museum Sunan Giri, Museum Kanjeng Sepuh Sidayu, kelompok sadar wisata (Pokdarwis), hingga desa wisata.

    Wabup Gresik Asluchul Alif saat memberi arahan menekankan, pentingnya keseriusan peserta dalam mengikuti seluruh rangkaian agenda pelatihan yang dilaksanakan. Sembari mengingatkan, sertifikasi kompetensi bukan sekadar formalitas, melainkan investasi jangka panjang bagi pengembangan karir di sektor pariwisata.

    “Serap ilmu selama dua hari ini sebaik-baiknya. Sertifikat ini bukan hanya berguna untuk hari ini, tetapi bisa membuka peluang lebih besar di masa depan,” ujar dokter Alif-sapaan Wabup Gresik Asluchul Alif.

    Baca Juga :  Gus Yani Jabat Ketua Bidang Perlindungan Pekerja Migran Apkasi

    Pada kesempatan yang sama, dokter Alif menyoroti bahwa kunci utama keberhasilan dalam pengelolaan destinasi wisata tidak hanya terletak pada kemampuan teknis, tetapi juga pada kemampuan manajemen diri. Sebab menurutnya, pengelola wisata harus mampu menjaga integritas yang baik, profesionalitas, serta memahami bahwa destinasi yang dikelola merupakan aset bersama. Baik milik pemerintah daerah, desa, maupun masyarakat.

    “Kalau manajemen diri tidak kuat, maka potensi wisata yang sudah baik bisa runtuh. Tantangan terbesar bukan hanya mengelola destinasi, tetapi mengelola diri sendiri,” tegasnya.

    Dia juga menambahkan, sertifikasi kompetensi menjadi nilai tambah penting dalam dunia kerja. Di tengah persaingan yang semakin ketat, tenaga kerja yang memiliki sertifikat akan memiliki peluang lebih besar untuk berkembang, termasuk menduduki posisi strategis dalam pengelolaan destinasi wisata.

    Baca Juga :  BKPSDM Gresik Melatih 474 CPNS Lewat Kegiatan PBB dan Tes Fisik

    Selain itu, dokter Alif juga mendorong peserta untuk terus belajar dan melakukan peningkatan kapasitas secara berkelanjutan. Termasuk, tidak segan dalam membandingkan praktik pengelolaan dengan yang ada di berbagai destinasi lain.

    “Setelah memahami teori dan praktik di tempat sendiri, ke depan harus berani belajar dari tempat lain. Dari situ kita bisa menemukan solusi atas berbagai persoalan di lapangan,” tutur dokter Alif.

    gresik Kabupaten Gresik pemkab gresik Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif wisata gresik
    Previous ArticleMelalui Pestani Melon Pantura, Petrokimia Gresik Tingkatkan Produktivitas Petani Melon Hingga 10 Persen
    Next Article Bupati Lamongan Pimpin Leaders Brief, Samakan Persepsi Hadapi Perubahan Pola Kerja

    Berita Terkait

    Antisipasi Dampak Musim Kemarau, Pemkab Gresik Perkuat Kolaborasi dengan PMI dan Berbagai Unsur

    17 September 2026

    Ketua PKK Gresik Resmikan Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal di Balai Desa Kedungsumber

    16 September 2026

    Pemkab Gresik Matangkan Pengadaan Tanah Jalan Menganti-Lakarsantri Sepanjang 5 Kilometer

    14 September 2026

    Penyaluran Bansos di Desa Tanjung Kedamean Dipastikan Tepat Sasaran

    12 September 2026

    Wabup Gresik Apresiasi Tim Robot Bawah Air UMG yang Bakal Berlaga di Final Kontes Kapal Indonesia

    11 September 2026

    Sinergi Pendidikan dan Dunia Industri Dinilai Bupati Gresik Penting untuk Menekan Angka Pengangguran

    8 September 2026
    Search
    Terkini

    Bupati Lamongan; Menaikkan Target PAD Ini, Bukan Berarti Menaikkan Beban Masyarakat

    Data Pencari Kerja dan Lowongan di Kabupaten Lamongan Terus Terpantau

    Antisipasi Dampak Musim Kemarau, Pemkab Gresik Perkuat Kolaborasi dengan PMI dan Berbagai Unsur

    Pak Yes Melantik Pengurus Perwosi Lamongan Periode 2025-2029

    Optimistis Produksi Garam di Kabupaten Lamongan Akan Terus Meningkat

    Load More
    Berita Lainnya
    Ekonomi

    Ekspansi SIG di IKN Melalui Kepemilikan Saham PT KLN

    28 Juni 2024

    MINATBACA.com – Pembangunan IKN yang mayoritas porsinya konstruksi, menjadi incaran PT Semen Indonesia (Persero) Tbk…

    Canangkan Gemapatas di Gresik, Kakanwil BPN Singgung 5,2 Juta Bidang Tanah di Jatim Belum Bersertifikat

    Akhirnya.. Sebanyak 35 Warga Pulopancikan Gresik Tempati Rumah Layak Huni

    Mendukung Kreativitas Hingga Sektor Pariwisata, Lamongan Night Carnival Digelar

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.