Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Gelar RUPST 2026, SIG Tetapkan Seluruh Laba Tahun 2025 Sebagai Dividen

      8 Mei 2026

      Jaga Ketahanan Pangan, Pemkab Lamongan Turut Salurkan Bantuan Pangan Untuk Masyarakat

      8 Mei 2026

      Buka Muswil IDI Jatim Tahun 2026, Bupati Jelaskan Komitmen Pemkab Gresik Pada Layanan Kesehatan

      8 Mei 2026

      SIG Coba Perkuat Mesin Pertumbuhan Baru, Strategi Ekspor dan Transformasi Jadi Penopang Kinerja

      8 Mei 2026

      Modernisasi Pertanian, 3 Poktan di Kabupaten Lamongan Menerima Bantuan Kombi

      8 Mei 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Kesehatan»Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik, Bupati Lamongan Meninjau TPA Ngipik di Gresik
    Kesehatan

    Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik, Bupati Lamongan Meninjau TPA Ngipik di Gresik

    RedaksiBy Redaksi8 April 20263 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menerima kunjungan kerja Bupati Lamongan Yuhronur Efendi beserta rombongan, yang meninjau Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Ngipik.

    Kunjungan kerja pada Selasa (7/4/2026) tersebut, merupakan upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik dan Lamongan untuk berkolaborasi dalam pengelolaan sampah berbasis Waste to Energy (WtE) atau sampah menjadi energi listrik.

    Di mana Gresik dan Kabupaten Lamongan menjadi bagian dari sepuluh daerah yang ditunjuk Presiden RI Prabowo Subianto, berpartisipasi mensukseskan program Kementerian Lingkungan Hidup (LH) dalam mempercepat penanganan sampah dan mencapai Zero Waste Energy. Yakni, melalui Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) aglomerasi Surabaya Raya pada tahun 2026.

    Pak Yes-sapaan Bupati Lamongan Yuhronur Efendi, di dampingi Gus Yani-sapaan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, meninjau langsung proses landfill mining, teknologi yang menjadi andalan TPA Ngipik dalam mereduksi sampah. Dia memberi apresiasi tinggi kepada Pemkab Gresik beserta seluruh jajaran Dinas Lingkungan Hidup, terkait keberhasilan mengelola sampah secara modern dan efektif.

    “Saya mengapresiasi Pemkab Gresik atas langkah-langkah dalam pengelolaan pemusnahan sampah, yang dilakukan secara modern. Kami akan belajar banyak dari tempat ini, terutama kelebihan dari landfill mining yang belum kita laksanakan,” ujar Pak Yes.

    Menurut Pak Yes, pembakaran Refuse-Derived Fuel (RDF) beserta produk inovatif terbaru di TPA Ngipik seperti sisa makanan MBG untuk dibuat menjadi varian produk makanan ternak, makanan burung, dan ikan, juga menginspirasi untuk diterapkan dalam pengembangan TPA di Lamongan.

    “Untuk menyelesaikan problem masalah sampah baik di Kabupaten Lamongan dan Gresik, nanti kita akan membuat kerja sama atau MoU. Pengelolaan sampah merupakan gerakan bersama, demi masa depan lingkungan yang lebih baik,” ucapnya.

    Sementara Gus Yani menyampaikan, Pemkab Gresik siap berkolaborasi dalam upaya untuk penanganan sampah secara berkelanjutan melalui pemanfaatan teknologi modern. Kerja sama PSEL di kawasan Surabaya Raya, melibatkan Kota Surabaya, Gresik, Kabupaten Sidoarjo, dan Lamongan.

    Dalam skema kerja sama tersebut, sampah yang telah diolah menjadi energi listrik, nantinya akan dibeli oleh PLN sebagai bagian dari program nasional pengembangan energi baru terbarukan.

    “Untuk Kabupaten Gresik, potensi sampah yang akan dikirim ke lokasi PSEL mencapai sekitar 250 ton per hari. Kemudian untuk Kabupaten Lamongan, 100 ton per hari,” kata Gus Yani.

    Kolaborasi lintas Pemkab diharapkan, pengelolaan sampah dapat berjalan lebih efektif, sekaligus mendorong terwujudnya lingkungan bersih, sehat, dan berkelanjutan.

    “Setelah ini kami akan berkunjung ke Kabupaten Lamongan, untuk mencari titik pertemuan TPST Kabupaten Gresik dan Lamongan. Mudah-mudahan langkah baik ini segera terealisasi,” harapnya.

    Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Gresik Sri Subaidah menegaskan, dukungan terhadap pelaksanaan program nasional tersebut. Dengan dia menilai, kolaborasi antar daerah dapat menjadi kunci terwujudnya sistem pengelolaan sampah yang modern dan terintegrasi.

    Sri Subaidah juga menjelaskan, pengelolaan sampah di Provinsi Jawa Timur saat ini telah mencapai 52,7 persen atau tertinggi secara nasional. Capaian yang turut memotivasi Kabupaten Gresik, untuk terus meningkatkan kinerja pengelolaan lingkungan.

    “Melalui kolaborasi lintas pemerintah ini, diharapkan pengelolaan sampah dapat berjalan lebih efektif, sekaligus mendorong terwujudnya lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan,” ungkapnya.

    Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani Bupati Lamongan Yuhronur Efendi gresik Kabupaten Gresik pemkab gresik
    Previous ArticleKetua MKKS SMP Negeri Kabupaten Gresik Sebut TKA Gelombang Pertama Berlangsung Lancar
    Next Article Melalui Pestani Melon Pantura, Petrokimia Gresik Tingkatkan Produktivitas Petani Melon Hingga 10 Persen

    Berita Terkait

    Jaga Ketahanan Pangan, Pemkab Lamongan Turut Salurkan Bantuan Pangan Untuk Masyarakat

    8 Mei 2026

    Buka Muswil IDI Jatim Tahun 2026, Bupati Jelaskan Komitmen Pemkab Gresik Pada Layanan Kesehatan

    8 Mei 2026

    Modernisasi Pertanian, 3 Poktan di Kabupaten Lamongan Menerima Bantuan Kombi

    8 Mei 2026

    Hadiri Groundbreaking Nitrate Complex, Bupati Bangga Gresik Jadi Magnet Investasi Strategis

    8 Mei 2026

    Pesan Bupati Saat Melantik 34 Pejabat di Lingkup Pemkab Lamongan

    8 Mei 2026

    Dinas KBPPPA Gresik Lakukan Penjangkauan dan Pendampingan Psikososial Anak Ponpes Al Amin

    8 Mei 2026
    Search
    Terkini

    Gelar RUPST 2026, SIG Tetapkan Seluruh Laba Tahun 2025 Sebagai Dividen

    Jaga Ketahanan Pangan, Pemkab Lamongan Turut Salurkan Bantuan Pangan Untuk Masyarakat

    Buka Muswil IDI Jatim Tahun 2026, Bupati Jelaskan Komitmen Pemkab Gresik Pada Layanan Kesehatan

    SIG Coba Perkuat Mesin Pertumbuhan Baru, Strategi Ekspor dan Transformasi Jadi Penopang Kinerja

    Modernisasi Pertanian, 3 Poktan di Kabupaten Lamongan Menerima Bantuan Kombi

    Load More
    Berita Lainnya
    Ekonomi

    Keseruan Pelatihan Membuat Kue Kering Bagi UMKM di Desa Randuagung

    26 Oktober 2024

    MINATBACA.com – Keseruan tampak dari raut wajah ibu-ibu pegiat Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM),…

    Plt Bupati Lamongan Ajak Jadikan Hari Pahlawan Untuk Perangi Masalah Sosial

    PTB Peringati Satu Tahun Pencapaian Bersama Warga Sekitar

    Bupati Apresiasi Petrokimia Gresik Pada Program ‘Nawakarsa Award Pesona Gresik 2025’

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.