Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Resmikan Gedung TK Kartika Usai Direnovasi, Pak Yes Apresiasi Kodim 0812 Lamongan

      6 November 2026

      Optimalkan Aset Menjadi Unit Usaha Produktif, Yayasan Petrokimia Gresik Resmi Hadirkan GCC

      5 November 2026

      Wabup Gresik Tekankan Pengawasan Perubahan Data SIPD, dalam Penyusunan APBD 2027

      5 November 2026

      Apel Kesiapsiagaan Bencana Hidrometeorologi Kabupaten Lamongan Tahun 2026-2027

      5 November 2026

      Pemkab Gresik Dukung Kanwil Kemenag Jatim, Saat Lakukan Penilaian SRC di UPT SMPN 2 Gresik

      5 November 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Budaya»Sedekah Bumi Desa Tambak Beras, Ada Tumpeng Raksasa Dari Ikan Bandeng
    Budaya

    Sedekah Bumi Desa Tambak Beras, Ada Tumpeng Raksasa Dari Ikan Bandeng

    RedaksiBy Redaksi7 September 20243 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Pemandangan menarik terlihat pada agenda sedekah bumi yang dilaksanakan Pemerintah Desa (Pemdes) Tambak Beras di Kecamatan Cerme, Gresik. Di mana terdapat tumpeng raksasa, dengan bahan berasal dari ikan bandeng.

    Ada sebanyak 2.500 ekor ikan bandeng yang sudah lebih dulu dibakar, yang disajikan dalam tumpeng raksasa, dalam kegiatan sedekah bumi di Desa Tambak Beras yang berlangsung dengan meriah, Sabtu (7/9/2024).

    Ikan bandeng tersebut merupakan hasil patungan warga, dengan setiap kepala keluarga (kk) dikenakan enam ekor ikan bandeng sudah dalam bentuk dibakar. Oleh panitia, ikan bandeng yang telah dibakar tersebut kemudian dijadikan sebagai tumpeng raksasa.

    “Ikan-ikan itu kita dibagikan kepada para pengunjung yang datang dari luar warga Tambak Beras. Sebab, banyak warga luar desa yang datang,” tutur Kepala Desa Tambak Beras, Wahyudi.

    Baca Juga :  Pemdes Kandangan Gelar Sosialisasi Bahaya Judi Online dan Narkoba

    Sebelum dibagikan kepada para pengunjung, biasanya tumpeng raksasa ditandu dan dikirab keliling kampung terlebih dahulu. Namun dalam sedekah bumi kali ini tidak dilakukan, mengingat banyak kegiatan yang telah dilakukan oleh warga dalam rangka memeriahkan HUT ke-79 Republik Indonesia (RI).

    “Jadi untuk sekarang tidak pakai kita kirab, panitia minta cukup digelar di GOR serbaguna,” jelas Wahyudi.

    Wahyudi menambahkan, sedekah bumi yang dilaksanakan sebagai ungkapan bentuk rasa syukur kepada Allah SWT atas hasil panen warga. Meski hasil panen yang didapat warga Tambak Beras menurun, namun sedekah bumi harus tetap digelar.

    “Sebagai warisan budaya peninggalan leluhur, harus tetap kita jaga, meski hasil panen menurun,” tambahnya.

    Baca Juga :  Bentuk Rasa Syukur, Kepala Desa Tanjung Sebut Tradisi Sedekah Bumi Penting untuk Dilestarikan

    Menurut Wahyudi, penurunan hasil panen warga desa yang dipimpin olehnya, kemungkinan bisa disebabkan oleh faktor alam juga kelangkaan dan mahalnya harga pupuk. Karena dari sekitar 80 persen warga, merupakan petani tambak yang butuh cukup banyak pupuk.

    Kendati demikian, sedekah bumi kali ini terbilang lebih meriah jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Sebab jika tahun sebelumnya setiap warga hanya patungan lima ekor, sekarang menjadi enam ekor ikan bandeng. Sehingga tumpeng raksasa yang pada tahun sebelumnya hanya ‘dihuni’ 1.000 ekor ikan bandeng, sekarang 2.500 ekor.

    Dalam rangkaian sedekah bumi, juga dilaksanakan istighosah kubro dan sholawat dengan menghadirkan Habib Muhammad Alhadad, serta pagelaran seni wayang kulit Trajubgweni dengan Ki Dalang Puguh Prasetyo.

    Camat Cerme Umar Hasyim mengakui, acara sedekah bumi yang digelar warga Tambak Beras cukup istimewa. Sebab selain menghadirkan tumpeng raksasa berisi ribuan ikan bandeng bakar, juga dilaksanakan istigosah dan sholawat, serta gelaran seni wayang kulit.

    Baca Juga :  Pemdes Tambak Beras-Polsek Cerme Gelar Sosialisasi Bahaya Narkoba

    “Jarang-jarang ini dilakukan oleh desa lain. Ini membuktikan bahwa semuanya kompak, termasuk BPD-nya,” tutur Umar.

    Sementara Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Pemkab Gresik Abu Hasan mengatakan, Desa Tambak Beras merupakan desa unggulan yang sudah berstatus desa mandiri. Di mana Abu juga memiliki saran, terkait agenda tumpeng raksasa yang dilaksanakan.

    Abu menyarankan, supaya kegiatan tumpeng raksasa dengan bahan ikan bandeng tersebut didaftarkan ke Museum Rekor Indonesia (MURI), dengan tujuan supaya Desa Tambak Beras bisa semakin dikenal orang.

    cerme sedekah bumi tambak beras
    Previous ArticleSpesial, Acara Wisuda Mahasiswa UMG Dihadiri Ketum PP Muhammadiyah
    Next Article Pemdes Kandangan Gelar Sosialisasi Bahaya Judi Online dan Narkoba

    Berita Terkait

    Pemdes Menganti Bantah Memaksa Warga Harus Bayar Iuran untuk Acara Sound Horeg

    2 November 2026

    Warga Antusias Ikuti Tradisi Ngubek Srumbung yang Diadakan Pemdes Bulangan

    17 Agustus 2026

    Bentuk Rasa Syukur, Kepala Desa Tanjung Sebut Tradisi Sedekah Bumi Penting untuk Dilestarikan

    17 Juli 2026

    Rangkaian Sedekah Bumi di Desa Tumapel, Ribuan Jamaah Padati Pengajian Akbar dan Sholawatan

    9 Juli 2026

    Mengenang Tokoh Pendiri Desa, Selama 3 Hari Desa Banyuwangi Manyar Gelar Sedekah Bumi

    5 Mei 2026

    Demi Layanan Terbaik Untuk Pelanggan, Kini Ada Kampung PLN Mobile di Desa Cerme Kidul Gresik

    8 Januari 2026
    Search
    Terkini

    Resmikan Gedung TK Kartika Usai Direnovasi, Pak Yes Apresiasi Kodim 0812 Lamongan

    Optimalkan Aset Menjadi Unit Usaha Produktif, Yayasan Petrokimia Gresik Resmi Hadirkan GCC

    Wabup Gresik Tekankan Pengawasan Perubahan Data SIPD, dalam Penyusunan APBD 2027

    Apel Kesiapsiagaan Bencana Hidrometeorologi Kabupaten Lamongan Tahun 2026-2027

    Pemkab Gresik Dukung Kanwil Kemenag Jatim, Saat Lakukan Penilaian SRC di UPT SMPN 2 Gresik

    Load More
    Berita Lainnya
    Pemerintahan

    Peringatan Hari Jadi Lamongan ke-456 Diawali dengan Khotmil Al Quran

    28 April 2025

    MINATBACA.com – Rangkaian Hari Jadi Lamongan (HJL) ke-456 diawali dengan agenda Khotmil Al Quran, serentak…

    Pemkab Lamongan Mendukung dan Beri Apresiasi Untuk Pemanfaatan Energi Terbarukan

    SIG Salurkan Bantuan Sarana Pendidikan dan Sosial, Untuk Santri dan Komunitas Anak Muda

    Ada Wisata Edukasi di Pengadilan Negeri Lamongan

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.