Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Hadirkan Infrastruktur Jalan Berkualitas, Pemkab Lamongan Kembali Laksanakan Program Jamula

      14 Mei 2026

      Tidak Hanya Ibu, Cakupan SOTH di Lamongan Bakal Diperluas Untuk Siapapun yang Mengasuh Balita

      13 Mei 2026

      Semen Gresik Grissee Running Festival 2026, Ada Sebanyak 1.111 Peserta Ambil Bagian

      13 Mei 2026

      Petrokimia Gresik Tetap Siapkan 219.000 Ton Pupuk Bersubsidi, Meski Terjadi Dinamika Global

      13 Mei 2026

      Bupati Apresiasi Kejari dan Polres Gresik Tuntaskan 281 Perkara, yang Terjadi Sejak Awal Tahun 2026

      13 Mei 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Budaya»Sedekah Bumi Desa Tambak Beras, Ada Tumpeng Raksasa Dari Ikan Bandeng
    Budaya

    Sedekah Bumi Desa Tambak Beras, Ada Tumpeng Raksasa Dari Ikan Bandeng

    RedaksiBy Redaksi7 September 20243 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Pemandangan menarik terlihat pada agenda sedekah bumi yang dilaksanakan Pemerintah Desa (Pemdes) Tambak Beras di Kecamatan Cerme, Gresik. Di mana terdapat tumpeng raksasa, dengan bahan berasal dari ikan bandeng.

    Ada sebanyak 2.500 ekor ikan bandeng yang sudah lebih dulu dibakar, yang disajikan dalam tumpeng raksasa, dalam kegiatan sedekah bumi di Desa Tambak Beras yang berlangsung dengan meriah, Sabtu (7/9/2024).

    Ikan bandeng tersebut merupakan hasil patungan warga, dengan setiap kepala keluarga (kk) dikenakan enam ekor ikan bandeng sudah dalam bentuk dibakar. Oleh panitia, ikan bandeng yang telah dibakar tersebut kemudian dijadikan sebagai tumpeng raksasa.

    “Ikan-ikan itu kita dibagikan kepada para pengunjung yang datang dari luar warga Tambak Beras. Sebab, banyak warga luar desa yang datang,” tutur Kepala Desa Tambak Beras, Wahyudi.

    Sebelum dibagikan kepada para pengunjung, biasanya tumpeng raksasa ditandu dan dikirab keliling kampung terlebih dahulu. Namun dalam sedekah bumi kali ini tidak dilakukan, mengingat banyak kegiatan yang telah dilakukan oleh warga dalam rangka memeriahkan HUT ke-79 Republik Indonesia (RI).

    “Jadi untuk sekarang tidak pakai kita kirab, panitia minta cukup digelar di GOR serbaguna,” jelas Wahyudi.

    Wahyudi menambahkan, sedekah bumi yang dilaksanakan sebagai ungkapan bentuk rasa syukur kepada Allah SWT atas hasil panen warga. Meski hasil panen yang didapat warga Tambak Beras menurun, namun sedekah bumi harus tetap digelar.

    “Sebagai warisan budaya peninggalan leluhur, harus tetap kita jaga, meski hasil panen menurun,” tambahnya.

    Menurut Wahyudi, penurunan hasil panen warga desa yang dipimpin olehnya, kemungkinan bisa disebabkan oleh faktor alam juga kelangkaan dan mahalnya harga pupuk. Karena dari sekitar 80 persen warga, merupakan petani tambak yang butuh cukup banyak pupuk.

    Kendati demikian, sedekah bumi kali ini terbilang lebih meriah jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Sebab jika tahun sebelumnya setiap warga hanya patungan lima ekor, sekarang menjadi enam ekor ikan bandeng. Sehingga tumpeng raksasa yang pada tahun sebelumnya hanya ‘dihuni’ 1.000 ekor ikan bandeng, sekarang 2.500 ekor.

    Dalam rangkaian sedekah bumi, juga dilaksanakan istighosah kubro dan sholawat dengan menghadirkan Habib Muhammad Alhadad, serta pagelaran seni wayang kulit Trajubgweni dengan Ki Dalang Puguh Prasetyo.

    Camat Cerme Umar Hasyim mengakui, acara sedekah bumi yang digelar warga Tambak Beras cukup istimewa. Sebab selain menghadirkan tumpeng raksasa berisi ribuan ikan bandeng bakar, juga dilaksanakan istigosah dan sholawat, serta gelaran seni wayang kulit.

    “Jarang-jarang ini dilakukan oleh desa lain. Ini membuktikan bahwa semuanya kompak, termasuk BPD-nya,” tutur Umar.

    Sementara Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Pemkab Gresik Abu Hasan mengatakan, Desa Tambak Beras merupakan desa unggulan yang sudah berstatus desa mandiri. Di mana Abu juga memiliki saran, terkait agenda tumpeng raksasa yang dilaksanakan.

    Abu menyarankan, supaya kegiatan tumpeng raksasa dengan bahan ikan bandeng tersebut didaftarkan ke Museum Rekor Indonesia (MURI), dengan tujuan supaya Desa Tambak Beras bisa semakin dikenal orang.

    cerme sedekah bumi tambak beras
    Previous ArticleSpesial, Acara Wisuda Mahasiswa UMG Dihadiri Ketum PP Muhammadiyah
    Next Article Pemdes Kandangan Gelar Sosialisasi Bahaya Judi Online dan Narkoba

    Berita Terkait

    Mengenang Tokoh Pendiri Desa, Selama 3 Hari Desa Banyuwangi Manyar Gelar Sedekah Bumi

    5 Mei 2026

    Demi Layanan Terbaik Untuk Pelanggan, Kini Ada Kampung PLN Mobile di Desa Cerme Kidul Gresik

    8 Januari 2026

    Pembangunan Kios Pasar Desa Tambak Beras Cerme Sesuai Prosedur

    28 Juli 2025

    Saat Bupati Lamongan Hadiri Sedekah Bumi Dusun Graman Desa Sambangrejo

    22 Juli 2025

    Warga Cagakagung Gresik Menggelar Tradisi Kirab Lima Tumpeng Raksasa

    14 Juli 2025

    Geliatkan Ekonomi Warga, Pemdes Pandu Bentuk Kopdes Merah Putih

    22 Juni 2025
    Search
    Terkini

    Hadirkan Infrastruktur Jalan Berkualitas, Pemkab Lamongan Kembali Laksanakan Program Jamula

    Tidak Hanya Ibu, Cakupan SOTH di Lamongan Bakal Diperluas Untuk Siapapun yang Mengasuh Balita

    Semen Gresik Grissee Running Festival 2026, Ada Sebanyak 1.111 Peserta Ambil Bagian

    Petrokimia Gresik Tetap Siapkan 219.000 Ton Pupuk Bersubsidi, Meski Terjadi Dinamika Global

    Bupati Apresiasi Kejari dan Polres Gresik Tuntaskan 281 Perkara, yang Terjadi Sejak Awal Tahun 2026

    Load More
    Berita Lainnya
    Ekonomi

    Dikukuhkan, Hipmi Gresik Bertekad Bantu Kurangi Angka Pengangguran

    28 Juli 2024

    MINATBACA.com – Badan Pengurus Cabang (BPC) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Gresik periode 2024-2027 akhirnya…

    Grand Opening Store Custom Jersey, CEO Allegiant Berbagi Visi dan Harapan

    Wabup Lamongan Ajak Masyarakat Rayakan Kemerdekaan Dengan Meneruskan Pembangunan

    Rokok Ilegal dan MMEA di Gresik yang Merugikan Negara Rp9 Miliar Lebih Dimusnahkan

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.