MINATBACA.com – Banyaknya pabrik dan unit usaha yang membuka operasional di wilayah Desa Sukorejo, Kecamatan Kebomas, Gresik, coba dimanfaatkan oleh Pemerintah Desa (Pemdes) setempat untuk membantu warga dalam mendapat pekerjaan.
Kepala Desa Sukorejo Fatkhur Rokhman menyampaikan, untuk dapat membantu mewujudkan lapangan pekerjaan bagi warga, Pemdes Sukorejo menggandeng Dinas Tenaga kerja (Disnaker) Gresik, mengajak perusahaan atau industri di kawasan tersebut memanfaatkan tenaga kerja lokal untuk membantu mengatasi masalah pengangguran.
Salah satu langkah yang dilakukan untuk mengakomodir hal tersebut adalah, membuat forum bertajuk ‘silaturahmi dan koordinasi antara Pemdes Sukorejo, Disnaker Kabupaten Gresik dan perusahaan sekitar.’ Kegiatan berlangsung 12 September 2024, bertempat di balai desa setempat dengan dihadiri oleh Kepala Disnaker Gresik, perwakilan pihak perusahaan, perangkat dan Kepala Desa Sukorejo, juga tokoh masyarakat setempat.
“Forum yang kita buat, sebagai wadah aspirasi masyarakat kepada perusahaan yang ada di sekitar Desa Sukorejo,” kata Fatkhur.
“Kita harapkan perusahaan yang ada di sekitar desa terus bersinergi, terutama membantu penyerapan tenaga kerja lokal minimal 60 persen,” jelasnya.
Fatkhur lantas menerangkan, jika selama ini perusahaan yang berada di sekitar wilayah Desa Sukorejo telah banyak membantu dengan melakukan pembangunan fasilitas umum, dengan dirinya tidak lupa untuk mengapresiasi atas sinergitas tersebut.
“Itu sudah menjadi kewajiban pihak perusahaan untuk mengakomodir, karena dampak lingkungannya ke masyarakat sekitar,” tegasnya.
Fatkhur juga menyampaikan, jika forum yang dibuat tersebut sebagai bentuk tanggung jawab kepada masyarakat untuk mengatasi pengangguran warga Desa Sukorejo. Dengan terdapat tiga agenda utama yang menjadi bahasan.
Selain terkait penyerapan tenaga kerja, dirinya juga meminta kepada pihak perusahaan untuk turut membantu mensosialisasikan bahaya narkoba melalui kegiatan penyuluhan.
“Karena Gresik darurat narkoba, kami dalam forum silaturahmi dan koordinasi juga minta penyuluhan tentang bahaya narkoba. Supaya masyarakat kami terhindar dari narkoba,” pungkasnya.

