MINATBACA.com – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani melakukan kunjungan ke kantor Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Gresik, Selasa (11/2/2026).
Dalam kunjungan yang dilakukan, Gus Yani-sapaan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, berkesempatan menyapa langsung para pencari kerja yang tengah mengikuti proses rekrutmen dan wawancara kerja.
Agenda tersebut juga merupakan wujud komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik, dalam memperkuat peran Disnaker sebagai pusat layanan ketenagakerjaan dan penghubung antara dunia usaha dengan tenaga kerja lokal.
Tampak ratusan pelamar cukup antusias mengikuti tahapan seleksi tiga perusahaan, yang membuka lowongan kerja melalui Disnaker Gresik. Yakni, PT Geabh Joint Technologi sebanyak 239 pelamar, PT Keramik Diamond Indonesia 178 pelamar, serta Mitra Tata Kerja 73 pelamar. Dengan secara keseluruhan, tersedia sekitar 300 lowongan kerja dengan beragam posisi. Mulai dari operator, teknisi, mekanik, hingga level pengawas dan kepala unit.
Seluruh pelamar yang hadir, sebelumnya mendaftar secara daring melalui website Gresik Kerja. Platform layanan ketenagakerjaan yang dikembangkan, untuk mempermudah akses informasi lowongan kerja bagi masyarakat, serta memastikan proses rekrutmen berjalan terbuka dan terfasilitasi dengan baik.
Di sela kunjungan, Gus Yani juga menyempatkan diri untuk berdialog langsung dengan para pencari kerja. Kepada para pelamar yang berada di lokasi, dia tidak lupa memberi dukungan semangat, tetap optimistis dan percaya diri dalam mengikuti setiap tahapan.
Sementara kepada perwakilan perusahaan yang hadir, Gus Yani menyampaikan, apresiasi dan terima kasih atas kepercayaan serta komitmen membuka kesempatan kerja bagi masyarakat Gresik melalui fasilitasi Disnaker. Sekaligus menegaskan, Pemkab Gresik akan terus hadir dan berperan aktif dalam memfasilitasi penyerapan tenaga kerja lokal.
“Pemkab Gresik akan terus memfasilitasi masyarakat. Mulai dari penyediaan informasi lowongan kerja yang transparan dan mudah diakses, hingga berbagai pelatihan kerja yang relevan dengan kebutuhan industri. Harapannya, masyarakat Gresik semakin siap dan percaya diri menghadapi dunia kerja,” tutur Gus Yani.
Salah seorang pelamar kerja Ahmad Siroj At Tamami (23) warga Desa Sukomulyo mengaku, baru pertama kali mengikuti proses wawancara kerja yang difasilitasi oleh Disnaker Gresik. Sembari menyampaikan, apresiasi terhadap layanan digital yang disediakan.
“Saya pertama kali ikut interview di Disnaker. Daftarnya lewat website Gresik Kerja, sama sekali tidak ada kesulitan dan sangat usable,” ucapnya.
Dalam kesempatan yang sama, Gus Yani juga menyerahkan santunan jaminan kematian BPJS Ketenagakerjaan, kepada dua ahli waris pekerja rentan Kabupaten Gresik yang dibiayai melalui APBD 2025. Santunan sebesar Rp42.000.000 diserahkan kepada ahli waris almarhum Arif Widodo, dan almarhumah Sri Indayani.
Penyerahan santunan tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemkab Gresik dalam memberi perlindungan sosial bagi pekerja rentan. Sekaligus penegasan mengenai kebijakan ketenagakerjaan tidak hanya berfokus pada penyerapan kerja, tetapi juga pada jaminan perlindungan bagi masyarakat.

