Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      TMMD ke-128 Resmi Ditutup, Tinggalkan Warisan Pembangunan di Desa Slempit Kedamean

      21 Mei 2026

      Ada 3 Unit Layanan Baru yang Hadir Melengkapi Fasilitas RSUD Ngimbang Lamongan

      21 Mei 2026

      Memperingati Hari Posyandu Nasional, Desa Pranti Perkuat Layanan Kesehatan Masyarakat

      20 Mei 2026

      Pengelolaan JDIH Buat Kabupaten Gresik Kembali Mendapat Penghargaan Dari Gubernur Jawa Timur

      20 Mei 2026

      Pendidikan Anak Usia Dini, Bupati Gresik Berharap Orangtua Bisa Memberi Contoh Baik

      20 Mei 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Kesehatan»Enam Warga Terserang DB, Pemdes Sekarkurung Lakukan Fogging Serentak
    Kesehatan

    Enam Warga Terserang DB, Pemdes Sekarkurung Lakukan Fogging Serentak

    RedaksiBy Redaksi22 Juni 20252 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Pemerintah Desa (Pemdes) Sekarkurung, Kecamatan Kebomas, Gresik, melakukan fogging serentak dan sosialisasi menguras jamban serta penampungan bak maupun kaleng bekas yang berpotensi digenangi air.

    Sebab curah hujan yang masih cukup tergolong tinggi, berpotensi tumbuhnya jentik nyamuk aedes aegypti. Sehingga sejumlah aparatur desa mengawal petugas fogging di wilayah Dusun Karangtanjung, tepatnya di Perumahan Green Hill RW 04. Mereka berkeliling,sembari membuat seruan supaya warga membuang atau mengosongkan genangan air di bak maupun kaleng bekas, karena tempat tersebut favorit nyamuk aedes aegypti.

    “Kita mengawal fogging dan sekaligus sosialisasi, agar warga mengeringkan bak maupun kaleng bekas yang digenangi air. Karena saat ini masih musim hujan,” ungkap Eka, salah seorang aparatur Desa Sekarkurung.

    Dikatakan Eka, fogging dan sosialisasi menguras jamban adalah dua kegiatan yang berbeda, tetapi saling berkaitan sebagai upaya menjaga kesehatan masyarakat. Fogging dilakukan untuk memberantas nyamuk dewasa penyebab demam berdarah, sedangkan sosialisasi menguras jamban bertujuan meningkatkan kesadaran tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, khususnya sanitasi.

    “Sebagai aparat desa, memiliki kewajiban mengingatkan warga, agar warga hidup sehat. Karena DB (demam berdarah) bukan saja menyerang anak-anak. Tetapi orang dewasa juga berpotensi kena DB, jika lingkungannya tidak sehat,” terangnya.

    Saat hujan masih ada, resistensi terhadap nyamuk dan jentik sangat tinggi. Maka dari itu, jajaran Pemdes Sekarkurung bertindak cepat supaya nyamuk bisa diatasi. Karena beberapa waktu sebelumnya, sudah ada beberapa warga yang terkena DBD.

    “Kita fokus kepada beberapa wilayah yang sudah ada korbannya. Karena dari informasi sejumlah warga, ada warga kami yang sudah terserang DB,” tambah Sekretaris Desa Sekarkurung, Tutik.

    Menurut informasi, sebelumnya ada empat anak yang terkena DBD di area Perumahan Alam Bukit Mas (ABM), tiga anak sempat opname dan satu lainnya sudah sembuh pasca lebaran. Selain di Perumahan ABM, ada pula dua anak di Perumahan Green Hill yang juga terserang penyakit serupa.

    “Alhamdulillah, kini semuanya sudah sehat kembali. Hanya saja memang warga harus aktif membersihkan lingkungan, agar terbebas dari DBD. Karena curah hujan masih ada, sehingga masih berpotensi menumbuhkan jentik nyamuk,” kata Tutik.

    gresik Kebomas
    Previous ArticleKoperasi Merah Putih Desa Dooro Optimalkan Pemanfaatan Sumber Daya Lokal
    Next Article Geliatkan Ekonomi Warga, Pemdes Pandu Bentuk Kopdes Merah Putih

    Berita Terkait

    TMMD ke-128 Resmi Ditutup, Tinggalkan Warisan Pembangunan di Desa Slempit Kedamean

    21 Mei 2026

    Memperingati Hari Posyandu Nasional, Desa Pranti Perkuat Layanan Kesehatan Masyarakat

    20 Mei 2026

    Pengelolaan JDIH Buat Kabupaten Gresik Kembali Mendapat Penghargaan Dari Gubernur Jawa Timur

    20 Mei 2026

    Pendidikan Anak Usia Dini, Bupati Gresik Berharap Orangtua Bisa Memberi Contoh Baik

    20 Mei 2026

    Penanganan Stunting Menjadi Prioritas, 5 Desa di Kecamatan Bungah Siapkan Langkah Konkret

    19 Mei 2026

    Sebanyak 126 KDKMP di Gresik Siap Beroperasi, Ikut Diresmikan Presiden Prabowo Secara Serentak

    17 Mei 2026
    Search
    Terkini

    TMMD ke-128 Resmi Ditutup, Tinggalkan Warisan Pembangunan di Desa Slempit Kedamean

    Ada 3 Unit Layanan Baru yang Hadir Melengkapi Fasilitas RSUD Ngimbang Lamongan

    Memperingati Hari Posyandu Nasional, Desa Pranti Perkuat Layanan Kesehatan Masyarakat

    Pengelolaan JDIH Buat Kabupaten Gresik Kembali Mendapat Penghargaan Dari Gubernur Jawa Timur

    Pendidikan Anak Usia Dini, Bupati Gresik Berharap Orangtua Bisa Memberi Contoh Baik

    Load More
    Berita Lainnya
    Kesehatan

    PTFI Ajak Ibu Sekitar Smelter Gresik yang Memiliki Anak Balita, Belajar Mengolah Makanan Sehat

    26 November 2025

    MINATBACA.com – Melalui program Corporate System Responsibility (CSR) di bidang kesehatan masyarakat, PT Freeport Indonesia…

    Ekspansi SIG di IKN Melalui Kepemilikan Saham PT KLN

    Polres Gresik Kawal Pengamanan Hari Pertama Pendaftaran Bakal Calon Bupati

    Kabupaten Gresik Meraih Penghargaan Kategori Madya Dalam UHC Awards 2026

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.