Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      INTERCEM Asia 2026, SIG Buka Peluang Kolaborasi Global Untuk Inovasi Bahan Bangunan

      21 April 2026

      Wakil Bupati Gresik Dipercaya Pimpin Ikatan Alumni Universitas Hang Tuah Surabaya

      21 April 2026

      Strategi Pemkab Lamongan Antisipasi Kekeringan, Sekaligus Jaga Predikat Lumbung Pangan Nasional

      21 April 2026

      Direktur Operasi SIG Reni Wulandari Ajak Perempuan Tunjukkan Kinerja dan Profesionalisme

      20 April 2026

      Kecamatan Bungah Juara Umum MTQ ke-32 Gresik

      20 April 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Pemerintahan»Lamongan Siap Terapkan Langkah Antisipasi Bencana Kemarau Untuk Swasembada Pangan
    Pemerintahan

    Lamongan Siap Terapkan Langkah Antisipasi Bencana Kemarau Untuk Swasembada Pangan

    RedaksiBy Redaksi7 April 20262 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Langkah strategi mulai disusun pemerintah pusat, provinsi, dan daerah, untuk mengantisipasi bencana musim kemarau 2026.

    Hal tersebut dalam rangka menjaga swasembada pangan, serta memperkuat penanganan dampak hidrometeorologi. Dengan Bupati Lamongan Yuhronur Efendi, turut andil dalam ‘Rapat Koordinasi Penanganan Dampak Hidrometeorologi dan Potensi Bencana Musim Kemarau Jawa Timur Tahun 2026,’ yang berlangsung di Dyandra Convention Center, Surabaya, Selasa (7/4/2026).

    Forum strategis yang ditujukan untuk menyatukan langkah lintas sektor dalam menghadapi potensi kemarau, yang diprediksi berdampak signifikan terhadap sektor pertanian dan ketersediaan air.

    Dalam rapat tersebut disampaikan, fenomena El Nino berpotensi menyebabkan penurunan curah hujan 20 sampai 40 persen, dengan puncak kekeringan diperkirakan terjadi pada Bulan Agustus hingga September 2026. Kondisi ini, mendorong perlunya langkah antisipatif yang terukur dan terintegrasi sejak dini.

    Sejumlah strategi utama mulai disusun, di antaranya pemetaan wilayah rawan kekeringan dan penguatan sistem peringatan dini, optimalisasi pengelolaan sumber daya air melalui rehabilitasi jaringan irigasi, embung, dan sumur air, serta pemanfaatan pompanisasi dan irigasi perpompaan. Selain itu, percepatan masa tanam dilakukan untuk mengejar sisa air hujan, disertai dengan penggunaan varietas tanaman tahan kekeringan.

    Tidak hanya itu, peningkatan ketersediaan alat dan mesin pertanian (alsintan) juga menjadi fokus, guna mendukung percepatan tanam dan efisiensi produksi. Pemerintah daerah bersama instansi terkait juga memperkuat koordinasi lintas sektor, termasuk dalam pengaturan distribusi air irigasi dan dukungan sarana produksi pertanian.

    Di sisi penanganan bencana, sinergi antar lembaga diperkuat melalui kesiapan operasi modifikasi cuaca, dukungan sarana operasi udara untuk pencegahan dan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), serta penyiapan sistem pompanisasi untuk mengairi lahan terdampak kekeringan.

    Pak Yes-sapaan Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menegaskan, langkah-langkah tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas produksi pangan di tengah tantangan perubahan iklim. Langkah tersebut akan diterapkan di Kabupaten Lamongan, sebagai salah satu daerah lumbung pangan nasional.

    “Upaya ini tidak hanya untuk mitigasi bencana, tetapi juga memastikan produksi pertanian tetap optimal sehingga swasembada pangan dapat terjaga secara berkelanjutan,” ungkap Pak Yes.

    Melalui penyusunan strategi terintegrasi diharapkan seluruh daerah, termasuk Kabupaten Lamongan, mampu meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau 2026. Sekaligus memperkuat ketahanan pangan dan perlindungan terhadap masyarakat, dari risiko bencana hidrometeorologi.

    Bupati Lamongan Yuhronur Efendi hidrometeorologi Kabupaten Lamongan lamongan Pemkab Lamongan
    Previous ArticleBocah Laki-laki di Gresik Jadi Korban Pencabulan Pria Paruh Baya, Polisi Ungkap Modus Pelaku
    Next Article Ketua MKKS SMP Negeri Kabupaten Gresik Sebut TKA Gelombang Pertama Berlangsung Lancar

    Berita Terkait

    Strategi Pemkab Lamongan Antisipasi Kekeringan, Sekaligus Jaga Predikat Lumbung Pangan Nasional

    21 April 2026

    Atasi Persoalan Sampah, Pemkab Lamongan Usung Strategi Komprehensif dan Terintegrasi

    16 April 2026

    MTQ ke-XXVIII Tingkat Kabupaten Lamongan Resmi Ditutup Pak Yes

    16 April 2026

    Pak Yes Buka MTQ ke-28 Tingkat Kabupaten Lamongan

    15 April 2026

    Pembukaan Rangkaian Peringatan HJL ke-457 dan Sukseskan MTQ ke-XXVIII Melalui Khotmil Quran

    15 April 2026

    Bupati Lamongan Raih Penghargaan Top Pembina BUMD 2026

    13 April 2026
    Search
    Terkini

    INTERCEM Asia 2026, SIG Buka Peluang Kolaborasi Global Untuk Inovasi Bahan Bangunan

    Wakil Bupati Gresik Dipercaya Pimpin Ikatan Alumni Universitas Hang Tuah Surabaya

    Strategi Pemkab Lamongan Antisipasi Kekeringan, Sekaligus Jaga Predikat Lumbung Pangan Nasional

    Direktur Operasi SIG Reni Wulandari Ajak Perempuan Tunjukkan Kinerja dan Profesionalisme

    Kecamatan Bungah Juara Umum MTQ ke-32 Gresik

    Load More
    Berita Lainnya
    Sport

    Gresik Open Karate Championship 2025 Resmi Dibuka Plt Bupati

    10 Mei 2025

    MINATBACA.com – Kabupaten Gresik kembali menjadi tuan rumah ajang olahraga bergengsi tingkat provinsi. Kali ini…

    Bupati Gresik Melantik 55 Kepala Sekolah dan 21 Pejabat Fungsional

    Safari Ramadhan, Dirut Petrokimia Gresik Kunjungi Masjid Sekitar Perusahaan Sembari Beri Bantuan

    Menjadi Juara Umum MTQ Jawa Timur, Bupati Beri Penghargaan Kafilah Gresik Rp813 Juta

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.