Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Pak Yes Buka MTQ ke-28 Tingkat Kabupaten Lamongan

      15 April 2026

      Pembukaan Rangkaian Peringatan HJL ke-457 dan Sukseskan MTQ ke-XXVIII Melalui Khotmil Quran

      15 April 2026

      Warga Diminta Waspada Penipuan, Pemkab Gresik Tegaskan Tidak Ada Rekrutmen CPNS 2026

      14 April 2026

      Pemkab Gresik Perketat Verifikasi Hibah Guna Menghindari Salah Sasaran Penyaluran Bantuan

      14 April 2026

      Melalui Grand Final Duta Genre 2026, Pemkab Gresik Dorong Terwujudnya Generasi Muda Berkualitas

      14 April 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Ekonomi»Komitmen Petrokimia Gresik Dalam Penuhi Alokasi Pupuk Organik Bersubsidi Bagi Petani di Indonesia
    Ekonomi

    Komitmen Petrokimia Gresik Dalam Penuhi Alokasi Pupuk Organik Bersubsidi Bagi Petani di Indonesia

    RedaksiBy Redaksi21 Januari 20263 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Petrokimia Gresik perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia, menggandeng sebanyak 78 mitra produksi Petroganik, untuk mendukung kelancaran penyaluran pupuk organik bersubsidi tahun 2026.

    Kegiatan penandatangan kerja sama produksi Pupuk Petroganik tersebut, dilaksanakan oleh Direktur Keuangan dan Umum Petrokimia Gresik Adityo Wibowo bersama Mitra Petroganik, beberapa waktu lalu di Gresik.

    Adit-sapaan Adityo Wibowo menyampaikan, tahun 2026, Pemerintah mengalokasikan pupuk organik bersubsidi untuk sektor pertanian dan perikanan. Dengan pemenuhan kebutuhan pupuk organik bersubsidi kedua sektor tersebut, sebagian besar menjadi tanggung jawab Petrokimia Gresik.

    “Untuk memenuhi target tersebut, di tahun 2026 ini, Petrokimia Gresik bekerja sama dengan 78 mitra produksi pupuk organik Petroganik yang tersebar di Jawa Timur, Jawa Tengah, dan luar Jawa. Kami berkomitmen, penyaluran pupuk organik bersubsidi berjalan sesuai dengan amanah Pemerintah,” ungkap Adit.

    Dia menambahkan, untuk tahun ini Pemerintah telah mengalokasikan sekitar 9,8 juta ton pupuk bersubsidi nasional, untuk sektor pertanian dan perikanan. Sebanyak 642.107 ton di antaranya adalah, alokasi untuk pupuk organik bersubsidi. Dengan alokasi pupuk organik bersubsidi yang menjadi tanggung jawab Petrokimia Gresik sebesar 627.497 ton, terbagi atas 548.201 ton untuk sektor pertanian, dan 79.296 ton perikanan.

    “Kebutuhan pupuk organik subsidi diperkirakan akan semakin besar, seiring semakin tingginya kesadaran para petani dalam mewujudkan pertanian berkelanjutan melalui pemulihan kesuburan tanah,” kata Adit.

    “Dengan demikian, swasembada beras yang berhasil diraih Indonesia di tahun 2025 kemarin, bisa terus dijaga dan ditingkatkan di tahun-tahun berikutnya,” sambungnya.

    Adit menjelaskan, pertanian berkelanjutan memang membutuhkan penggunaan pupuk yang seimbang, antara pupuk kimia dan organik. Di mana pupuk organik berperan penting dalam meningkatkan kemampuan tanah menyediakan nutrisi dari pupuk anorganik, sehingga penyerapan hara oleh tanaman menjadi lebih optimal dan berdampak pada peningkatan produktivitas panen.

    Selain itu, penggunaan pupuk organik juga membantu memperbaiki struktur dan kesuburan tanah, sejalan dengan komitmen Petrokimia Gresik dalam membangun ekosistem pertanian yang ramah lingkungan.

    Atas dasar tersebut, Petrokimia Gresik bersama 78 mitra produksi senantiasa berkomitmen menjaga mutu dan kualitas pupuk organik Petroganik yang disubsidi Pemerintah. Dengan Adit memastikan, produk yang dihasilkan oleh mitra telah memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI).

    “Kami pun secara intensif melakukan pendampingan dan pembinaan kepada mitra, mulai dari pengelolaan bahan baku hingga produk akhir. Perubahan SNI pada tahun 2024 menjadi langkah strategis, untuk melindungi petani dari produk yang tidak sesuai dengan kebutuhan kesuburan tanah,” ujar Adit.

    Adit juga menerangkan, kerja sama produksi dengan mitra yang tersebar di beberapa wilayah tersebut memberi dampak tidak hanya kepada para petani, tapi juga pada lingkungan dan sosial-ekonomi masyarakat yang ada di sekitar mitra. Dari sisi lingkungan, pemanfaatan limbah pertanian, peternakan, dan limbah organik menjadi produk bernilai tambah, serta mengurangi pencemaran.

    Sementara dari sisi sosial-ekonomi, kerja sama tersebut menciptakan lapangan kerja baru, baik di lini produksi, penjualan, maupun logistik. Sehingga mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal, meningkatkan perputaran ekonomi di daerah, serta penguatan usaha kecil dan menengah.

    “Petrokimia Gresik pun akan terus memperkuat tata kelola, transparansi, dan pengendalian internal, agar skema kerja sama kemitraan berjalan sesuai prinsip good corporate governance, dan regulasi yang berlaku,” tutur Adit.

    gresik Petroganik Petrokimia Gresik Pupuk Indonesia pupuk subsidi
    Previous ArticleBerkunjung dan Silaturrahmi ke Balai KWG, Kapolres Gresik Ajak Insan Jurnalis Cerdaskan Masyarakat
    Next Article Peringati Bulan K3 Nasional, PLN NP Gresik Serius Wujudkan Zero Accident

    Berita Terkait

    Warga Diminta Waspada Penipuan, Pemkab Gresik Tegaskan Tidak Ada Rekrutmen CPNS 2026

    14 April 2026

    Pemkab Gresik Perketat Verifikasi Hibah Guna Menghindari Salah Sasaran Penyaluran Bantuan

    14 April 2026

    Melalui Grand Final Duta Genre 2026, Pemkab Gresik Dorong Terwujudnya Generasi Muda Berkualitas

    14 April 2026

    Bupati dan Wabup Gresik Dampingi Mendag Budi Santoso Resmikan Pasar Tematik Industri Sidayu

    10 April 2026

    Pemkab Gresik Bakal Dampingi Korban Penipuan Rekrutmen ASN

    9 April 2026

    Dari Cerdas Cermat hingga Tahfidz, Bupati Gresik Coba Hidupkan Semangat Kompetisi Pelajar

    9 April 2026
    Search
    Terkini

    Pak Yes Buka MTQ ke-28 Tingkat Kabupaten Lamongan

    Pembukaan Rangkaian Peringatan HJL ke-457 dan Sukseskan MTQ ke-XXVIII Melalui Khotmil Quran

    Warga Diminta Waspada Penipuan, Pemkab Gresik Tegaskan Tidak Ada Rekrutmen CPNS 2026

    Pemkab Gresik Perketat Verifikasi Hibah Guna Menghindari Salah Sasaran Penyaluran Bantuan

    Melalui Grand Final Duta Genre 2026, Pemkab Gresik Dorong Terwujudnya Generasi Muda Berkualitas

    Load More
    Berita Lainnya
    Pemerintahan

    Safari Ramadhan di Lamongan, Dekatkan Pelayanan dan Pastikan Pemerataan Realisasi Program Prioritas

    26 Februari 2026

    MINATBACA.com – Bupati Lamongan Yuhronur Efendi beserta jajaran Forkopimda, melaksanakan Safari Ramadhan di Masjid Jami…

    Inovasi, Petrokimia Gresik Ciptakan Nilai Tambah Hingga Rp381 Miliar

    Ratusan Kasus Tindak Pidana di Gresik Berhasil Diungkap Sepanjang 2023

    Upaya Pemdes Dapet Balongpanggang Dongkrak Perekonomian Warga

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.