Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Bupati Lamongan Dampingi Anggota DPR RI Tinjau Ruas PISEW yang Menguatkan Program Jamula

      15 Oktober 2026

      Bupati Lamongan Jelaskan Pentingnya Keberadaan TPST

      14 Oktober 2026

      Tambahan Cabor Baru Bakal Perkuat Kabupaten Lamongan di Porprov 2027

      14 Oktober 2026

      Sebanyak 45 Ruas Jalan di Kabupaten Lamongan Sudah Tuntas Diperbaiki

      14 Oktober 2026

      Tujuh Fraksi DPRD Sampaikan Pandangan Umum Menanggapi RAPBD Lamongan 2027

      14 Oktober 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Ekonomi»Komitmen Petrokimia Gresik Dalam Penuhi Alokasi Pupuk Organik Bersubsidi Bagi Petani di Indonesia
    Ekonomi

    Komitmen Petrokimia Gresik Dalam Penuhi Alokasi Pupuk Organik Bersubsidi Bagi Petani di Indonesia

    RedaksiBy Redaksi21 Januari 20263 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Petrokimia Gresik perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia, menggandeng sebanyak 78 mitra produksi Petroganik, untuk mendukung kelancaran penyaluran pupuk organik bersubsidi tahun 2026.

    Kegiatan penandatangan kerja sama produksi Pupuk Petroganik tersebut, dilaksanakan oleh Direktur Keuangan dan Umum Petrokimia Gresik Adityo Wibowo bersama Mitra Petroganik, beberapa waktu lalu di Gresik.

    Adit-sapaan Adityo Wibowo menyampaikan, tahun 2026, Pemerintah mengalokasikan pupuk organik bersubsidi untuk sektor pertanian dan perikanan. Dengan pemenuhan kebutuhan pupuk organik bersubsidi kedua sektor tersebut, sebagian besar menjadi tanggung jawab Petrokimia Gresik.

    “Untuk memenuhi target tersebut, di tahun 2026 ini, Petrokimia Gresik bekerja sama dengan 78 mitra produksi pupuk organik Petroganik yang tersebar di Jawa Timur, Jawa Tengah, dan luar Jawa. Kami berkomitmen, penyaluran pupuk organik bersubsidi berjalan sesuai dengan amanah Pemerintah,” ungkap Adit.

    Baca Juga :  Satlantas Polres Gresik Sosialisasi Safety Driving Kepada Sopir Ambulan

    Dia menambahkan, untuk tahun ini Pemerintah telah mengalokasikan sekitar 9,8 juta ton pupuk bersubsidi nasional, untuk sektor pertanian dan perikanan. Sebanyak 642.107 ton di antaranya adalah, alokasi untuk pupuk organik bersubsidi. Dengan alokasi pupuk organik bersubsidi yang menjadi tanggung jawab Petrokimia Gresik sebesar 627.497 ton, terbagi atas 548.201 ton untuk sektor pertanian, dan 79.296 ton perikanan.

    “Kebutuhan pupuk organik subsidi diperkirakan akan semakin besar, seiring semakin tingginya kesadaran para petani dalam mewujudkan pertanian berkelanjutan melalui pemulihan kesuburan tanah,” kata Adit.

    “Dengan demikian, swasembada beras yang berhasil diraih Indonesia di tahun 2025 kemarin, bisa terus dijaga dan ditingkatkan di tahun-tahun berikutnya,” sambungnya.

    Adit menjelaskan, pertanian berkelanjutan memang membutuhkan penggunaan pupuk yang seimbang, antara pupuk kimia dan organik. Di mana pupuk organik berperan penting dalam meningkatkan kemampuan tanah menyediakan nutrisi dari pupuk anorganik, sehingga penyerapan hara oleh tanaman menjadi lebih optimal dan berdampak pada peningkatan produktivitas panen.

    Baca Juga :  Bupati Apresiasi Kejari dan Polres Gresik Tuntaskan 281 Perkara, yang Terjadi Sejak Awal Tahun 2026

    Selain itu, penggunaan pupuk organik juga membantu memperbaiki struktur dan kesuburan tanah, sejalan dengan komitmen Petrokimia Gresik dalam membangun ekosistem pertanian yang ramah lingkungan.

    Atas dasar tersebut, Petrokimia Gresik bersama 78 mitra produksi senantiasa berkomitmen menjaga mutu dan kualitas pupuk organik Petroganik yang disubsidi Pemerintah. Dengan Adit memastikan, produk yang dihasilkan oleh mitra telah memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI).

    “Kami pun secara intensif melakukan pendampingan dan pembinaan kepada mitra, mulai dari pengelolaan bahan baku hingga produk akhir. Perubahan SNI pada tahun 2024 menjadi langkah strategis, untuk melindungi petani dari produk yang tidak sesuai dengan kebutuhan kesuburan tanah,” ujar Adit.

    Adit juga menerangkan, kerja sama produksi dengan mitra yang tersebar di beberapa wilayah tersebut memberi dampak tidak hanya kepada para petani, tapi juga pada lingkungan dan sosial-ekonomi masyarakat yang ada di sekitar mitra. Dari sisi lingkungan, pemanfaatan limbah pertanian, peternakan, dan limbah organik menjadi produk bernilai tambah, serta mengurangi pencemaran.

    Baca Juga :  Meski Ada Undang Undang ASN, DPRD Gresik Jamin Pegawai Honorer

    Sementara dari sisi sosial-ekonomi, kerja sama tersebut menciptakan lapangan kerja baru, baik di lini produksi, penjualan, maupun logistik. Sehingga mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal, meningkatkan perputaran ekonomi di daerah, serta penguatan usaha kecil dan menengah.

    “Petrokimia Gresik pun akan terus memperkuat tata kelola, transparansi, dan pengendalian internal, agar skema kerja sama kemitraan berjalan sesuai prinsip good corporate governance, dan regulasi yang berlaku,” tutur Adit.

    gresik Petroganik Petrokimia Gresik Pupuk Indonesia pupuk subsidi
    Previous ArticleBerkunjung dan Silaturrahmi ke Balai KWG, Kapolres Gresik Ajak Insan Jurnalis Cerdaskan Masyarakat
    Next Article Peringati Bulan K3 Nasional, PLN NP Gresik Serius Wujudkan Zero Accident

    Berita Terkait

    Petrokimia Gresik Siapkan 443.436 Ton Pupuk Bersubsidi Hadapi Musim Tanam Oktober-Maret

    13 Oktober 2026

    Peringatan Hari Jadi ke-81 Jawa Timur di Gresik Dirangkai Penyerahan SK PPPK Paruh Waktu

    12 Oktober 2026

    RSPG Hadirkan Layanan Operasi Laparoskopi Minim Sayatan, Didukung Tiga Dokter Spesialis Bedah

    10 Oktober 2026

    Petrokimia Gresik Berhasil Raih Tujuh Penghargaan di Ajang Anugerah Humas Indonesia 2026

    9 Oktober 2026

    Bantuan Pendidikan dan Pemberdayaan Ratusan Juta Disalurkan Baznas Bersama Pemkab Gresik

    8 Oktober 2026

    Melalui Nasi Layur, Petrokimia Gresik Bantu Nelayan Rp100 Juta untuk Revitalisasi Fasilitas

    8 Oktober 2026
    Search
    Terkini

    Bupati Lamongan Dampingi Anggota DPR RI Tinjau Ruas PISEW yang Menguatkan Program Jamula

    Bupati Lamongan Jelaskan Pentingnya Keberadaan TPST

    Tambahan Cabor Baru Bakal Perkuat Kabupaten Lamongan di Porprov 2027

    Sebanyak 45 Ruas Jalan di Kabupaten Lamongan Sudah Tuntas Diperbaiki

    Tujuh Fraksi DPRD Sampaikan Pandangan Umum Menanggapi RAPBD Lamongan 2027

    Load More
    Berita Lainnya
    Pemerintahan

    Gandeng Pemdes Dalegan, YLBH Fajar Trilaksana Edukasi Hukum ke Warga

    4 November 2025

    MINATBACA.com – Warga Desa Dalegan yang berada di Kecamatan Panceng, Gresik, mendapat edukasi mengenai literasi…

    KPUG dan KWG Berkolaborasi, Ajak 200 Anak Yatim Belanja Baju Lebaran di Pasar Gresik

    Hanya Butuh 5 Menit Curi Motor Meski Pagar Dikunci, Berakhir Ditembak Polisi

    Gelar Workshop, Petrokimia Gresik Dorong 15 UMK Menembus Pasar Internasional

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.