Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Dukung UMKM Lamongan, Pak Yes Perkenalkan dan Ajak Mahasiswa Mancanegara Membeli

      25 Juli 2026

      Fun Walk di Lamongan Memperingati Hari Koperasi ke-79, Diikuti Mahasiswa dari Luar Negeri

      24 Juli 2026

      Pandangan Bupati Gresik Soal Pertanian Sekarang, Pada Saat Pembukaan Petro Agrifood Expo 2026

      24 Juli 2026

      Barang Bukti 38 Gram Sabu Siap Edar, Polres Gresik Tangkap Dua Kurir

      23 Juli 2026

      Kampung Kerapu Lamongan Sudah Mulai Terapkan Modernisasi Budidaya Perikanan

      22 Juli 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Ekonomi»Komitmen Petrokimia Gresik Dalam Penuhi Alokasi Pupuk Organik Bersubsidi Bagi Petani di Indonesia
    Ekonomi

    Komitmen Petrokimia Gresik Dalam Penuhi Alokasi Pupuk Organik Bersubsidi Bagi Petani di Indonesia

    RedaksiBy Redaksi21 Januari 20263 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Petrokimia Gresik perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia, menggandeng sebanyak 78 mitra produksi Petroganik, untuk mendukung kelancaran penyaluran pupuk organik bersubsidi tahun 2026.

    Kegiatan penandatangan kerja sama produksi Pupuk Petroganik tersebut, dilaksanakan oleh Direktur Keuangan dan Umum Petrokimia Gresik Adityo Wibowo bersama Mitra Petroganik, beberapa waktu lalu di Gresik.

    Adit-sapaan Adityo Wibowo menyampaikan, tahun 2026, Pemerintah mengalokasikan pupuk organik bersubsidi untuk sektor pertanian dan perikanan. Dengan pemenuhan kebutuhan pupuk organik bersubsidi kedua sektor tersebut, sebagian besar menjadi tanggung jawab Petrokimia Gresik.

    “Untuk memenuhi target tersebut, di tahun 2026 ini, Petrokimia Gresik bekerja sama dengan 78 mitra produksi pupuk organik Petroganik yang tersebar di Jawa Timur, Jawa Tengah, dan luar Jawa. Kami berkomitmen, penyaluran pupuk organik bersubsidi berjalan sesuai dengan amanah Pemerintah,” ungkap Adit.

    Baca Juga :  Wabup Gresik Resmikan Dapur BGN dan SPPG Kecamatan Kebomas

    Dia menambahkan, untuk tahun ini Pemerintah telah mengalokasikan sekitar 9,8 juta ton pupuk bersubsidi nasional, untuk sektor pertanian dan perikanan. Sebanyak 642.107 ton di antaranya adalah, alokasi untuk pupuk organik bersubsidi. Dengan alokasi pupuk organik bersubsidi yang menjadi tanggung jawab Petrokimia Gresik sebesar 627.497 ton, terbagi atas 548.201 ton untuk sektor pertanian, dan 79.296 ton perikanan.

    “Kebutuhan pupuk organik subsidi diperkirakan akan semakin besar, seiring semakin tingginya kesadaran para petani dalam mewujudkan pertanian berkelanjutan melalui pemulihan kesuburan tanah,” kata Adit.

    “Dengan demikian, swasembada beras yang berhasil diraih Indonesia di tahun 2025 kemarin, bisa terus dijaga dan ditingkatkan di tahun-tahun berikutnya,” sambungnya.

    Adit menjelaskan, pertanian berkelanjutan memang membutuhkan penggunaan pupuk yang seimbang, antara pupuk kimia dan organik. Di mana pupuk organik berperan penting dalam meningkatkan kemampuan tanah menyediakan nutrisi dari pupuk anorganik, sehingga penyerapan hara oleh tanaman menjadi lebih optimal dan berdampak pada peningkatan produktivitas panen.

    Baca Juga :  Petrokimia Gresik Kembali Berikan Program Beasiswa Bagi Petani Muda

    Selain itu, penggunaan pupuk organik juga membantu memperbaiki struktur dan kesuburan tanah, sejalan dengan komitmen Petrokimia Gresik dalam membangun ekosistem pertanian yang ramah lingkungan.

    Atas dasar tersebut, Petrokimia Gresik bersama 78 mitra produksi senantiasa berkomitmen menjaga mutu dan kualitas pupuk organik Petroganik yang disubsidi Pemerintah. Dengan Adit memastikan, produk yang dihasilkan oleh mitra telah memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI).

    “Kami pun secara intensif melakukan pendampingan dan pembinaan kepada mitra, mulai dari pengelolaan bahan baku hingga produk akhir. Perubahan SNI pada tahun 2024 menjadi langkah strategis, untuk melindungi petani dari produk yang tidak sesuai dengan kebutuhan kesuburan tanah,” ujar Adit.

    Adit juga menerangkan, kerja sama produksi dengan mitra yang tersebar di beberapa wilayah tersebut memberi dampak tidak hanya kepada para petani, tapi juga pada lingkungan dan sosial-ekonomi masyarakat yang ada di sekitar mitra. Dari sisi lingkungan, pemanfaatan limbah pertanian, peternakan, dan limbah organik menjadi produk bernilai tambah, serta mengurangi pencemaran.

    Baca Juga :  Menjaga Ketahanan Pangan, Wabup Gresik Ajak Petani Kolaborasi

    Sementara dari sisi sosial-ekonomi, kerja sama tersebut menciptakan lapangan kerja baru, baik di lini produksi, penjualan, maupun logistik. Sehingga mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal, meningkatkan perputaran ekonomi di daerah, serta penguatan usaha kecil dan menengah.

    “Petrokimia Gresik pun akan terus memperkuat tata kelola, transparansi, dan pengendalian internal, agar skema kerja sama kemitraan berjalan sesuai prinsip good corporate governance, dan regulasi yang berlaku,” tutur Adit.

    gresik Petroganik Petrokimia Gresik Pupuk Indonesia pupuk subsidi
    Previous ArticleBerkunjung dan Silaturrahmi ke Balai KWG, Kapolres Gresik Ajak Insan Jurnalis Cerdaskan Masyarakat
    Next Article Peringati Bulan K3 Nasional, PLN NP Gresik Serius Wujudkan Zero Accident

    Berita Terkait

    Pandangan Bupati Gresik Soal Pertanian Sekarang, Pada Saat Pembukaan Petro Agrifood Expo 2026

    24 Juli 2026

    Barang Bukti 38 Gram Sabu Siap Edar, Polres Gresik Tangkap Dua Kurir

    23 Juli 2026

    Wabup Gresik Serahkan Bantuan Stimulan RTLH Kepada Tiga Penerima Manfaat

    22 Juli 2026

    Sentra IKM Logam Gresik Diresmikan, Jadi Fasilitas Produksi Sekaligus Tempat Magang Siswa SMK

    22 Juli 2026

    Bupati Gresik Cup 2026 Resmi Dibuka, Panggung Atlet Muda Gresik Menuju Prestasi

    21 Juli 2026

    Masukan DPRD Gresik Terkait Pelebaran Jalan Raya Menganti-Lakarsantri

    20 Juli 2026
    Search
    Terkini

    Dukung UMKM Lamongan, Pak Yes Perkenalkan dan Ajak Mahasiswa Mancanegara Membeli

    Fun Walk di Lamongan Memperingati Hari Koperasi ke-79, Diikuti Mahasiswa dari Luar Negeri

    Pandangan Bupati Gresik Soal Pertanian Sekarang, Pada Saat Pembukaan Petro Agrifood Expo 2026

    Barang Bukti 38 Gram Sabu Siap Edar, Polres Gresik Tangkap Dua Kurir

    Kampung Kerapu Lamongan Sudah Mulai Terapkan Modernisasi Budidaya Perikanan

    Load More
    Berita Lainnya
    sosial

    Melalui Donor Darah, KWG Peringati HPN Sekaligus Peduli Kepada Sesama

    26 Februari 2024

    GRESIK – Salah satu rangkaian untuk memperingati Hari Pers Nasional (HPN) 2024, Komunitas Wartawan Gresik…

    Resmi Dibuka, Bupati Dukung Kontingen Gresik Masuk 5 Besar Porprov Jatim IX

    Komitmen Cegah Stunting dari Desa, Cargill Dorong Kolaborasi dan Penguatan Komunitas di Gresik

    Ini yang Disampaikan Bupati Lamongan Saat Anggota DPR RI Berkunjung

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.