MINATBACA.com – Pemerintah Desa (Pemdes) Wadeng, Kecamatan Sidayu, Gresik, menggelar Musyawarah Desa (Musdes) sebagai bentuk evaluasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDesa) semester I tahun 2024, serta membahas Rancangan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDesa) dan APBDesa tahun 2025.
Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Wadeng Ahmad Nur Kholid, yang juga menjabat pimpinan rapat Musdes mengungkapkan, kehadiran semua pihak dalam agenda yang dilaksanakan pada Kamis (31/07/2024) tersebut, menunjukkan komitmen bersama dari semua pihak untuk membangun Desa Wadeng menjadi lebih baik.
“Musyawarah ini merupakan wadah penting untuk menyatukan visi dan misi, serta untuk menyusun langkah-langkah strategis demi kemajuan Desa,“ ungkap Nur Kholid.
Nur Kholid menyampaikan, pentingnya mendongkrak Pendapatan Asli Desa (PADesa) melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa). Hal ini dikarenakan, masih banyak kebutuhan anggaran untuk pembiayaan program-program kegiatan desa. Mulai dari pembangunan infrastruktur, pendidikan, pemberdayan dan kesejahteraan warga, hingga pengentasan kemiskinan.
“Semua usulan dari peserta rapat sudah kami tampung, selanjutnya nanti akan kami serahkan ke pemerintah desa. Ada beberapa yang nanti kami tekankan untuk bisa diprioritaskan, selain pembangunan fisik dan pelayanan yakni, untuk program pendidikan serta kesejahteraan perangkat RT/RW,” ucap Nur Kholid.
Supaya hasil dari Musdes tersebut dapat diimplementasikan dengan baik, Nur Kholid berharap, masyarakat dapat berperan aktif dalam pembangunan desa.
“Musyawarah desa tahun 2024 ini diharapkan menjadi langkah awal yang baik dalam perencanaan dan evaluasi, serta meningkatkan kerja sama antara pemerintahan desa dan masyarakat untuk mencapai tujuan bersama,” ujarnya.
Kepala Desa Wadeng Imam Khoiri mengatakan, Pemdes yang dipimpin olehnya saat ini sudah memikirkan dan telah menyiapkan program terkait peningkatan PADesa. Salah satunya, pembangunan pasar desa seluas 30 meter persegi dan peninjauan kembali pengelolahan tanah kas desa, yang nanti akan dibahas kembali bersama seluruh stakeholder.
“Untuk pembangunan pasar desa sudah kami mulai sejak tahun 2020. Karena adanya Pandemi Covid-19 akhirnya pembangunan jadi terhenti dan saat ini masih dalam progres pembangunan. Dari hasil pengelolaan pasar ini nanti, salah satunya yang kami harapkan bisa menjadi sumber PADesa,” beber Imam.
Imam juga menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh perangkat dan warga, yang telah berpartisipasi aktif dalam pembangunan. Serta meminta kerja sama dan dukungan dari semua pihak, bagi kemajuan Desa Wadeng.
“Hal ini penting untuk memastikan bahwa penggunaan Dana Desa (DD) berjalan dengan baik dan transparan, serta memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat,” cetus Imam.
Selain evaluasi, pihaknya juga akan membahas perencanaan untuk tahun depan. RKPDesa dan APBDesa tahun 2025, harus dirumuskan dengan mempertimbangkan kebutuhan prioritas dan aspirasi masyarakat. Oleh karena itu, Imam mengajak seluruh peserta musyawarah untuk aktif memberikan masukan dan saran.
“Mari kita bersama-sama menyusun program-program yang lebih baik, yang dapat menjawab kebutuhan masyarakat dan meningkatkan kualitas hidup di desa kita,” tutup Imam.
Selain jajaran Pemdes dan BPD, Musdes juga dihadiri Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Desa (LPMD), Camat Sidayu, Forkopimcam, pendamping lokal desa, Ketua RT/RW, TP-PKK, kader posyandu serta tokoh-tokoh penting Desa Wadeng.

