Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Atasi Persoalan Sampah, Pemkab Lamongan Usung Strategi Komprehensif dan Terintegrasi

      16 April 2026

      MTQ ke-XXVIII Tingkat Kabupaten Lamongan Resmi Ditutup Pak Yes

      16 April 2026

      Tiga Desa di Kecamatan Manyar, Dicanangkan Menjadi Desa Cinta Statistik

      16 April 2026

      Pak Yes Buka MTQ ke-28 Tingkat Kabupaten Lamongan

      15 April 2026

      Pembukaan Rangkaian Peringatan HJL ke-457 dan Sukseskan MTQ ke-XXVIII Melalui Khotmil Quran

      15 April 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»sosial»Harapan Wabup Gresik; Ingin Warga Campurejo Miliki Rumah Layak
    sosial

    Harapan Wabup Gresik; Ingin Warga Campurejo Miliki Rumah Layak

    RedaksiBy Redaksi31 Juli 20252 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik resmi menjalin kerja sama dengan Habitat For Humanity Indonesia, ditandai dengan peluncuran program Home Equal 2025-2026 yang dibuka oleh Wakil Bupati (Wabup) Gresik Asluchul Alif.

    Kegiatan tersebut dihadiri oleh National Director Habitat for Humanity Indonesia Handoko Ngadiman, Kepala Bappeda Gresik Edy Hadisiswoyo, beberapa pejabat eselon II, serta Camat Panceng Mohammad Sampurno dan Kepala Desa Campurejo. Berlangsung di Kantor Bupati Gresik, Kamis (31/7/2025).

    Program Home Equal akan berjalan di Desa Campurejo, Kecamatan Panceng dan berlangsung selama dua tahun. Nantinya, program tidak hanya akan mencakup pembangunan dan renovasi rumah tidak layak huni, tetapi juga edukasi kebiasaan hidup sehat, pelatihan kebencanaan, hingga penguatan peran komunitas lokal.

    “Saya mewakili Pemkab Gresik, mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Habitat. Selama bertahun-tahun hadir di Gresik, mereka telah membangun ribuan rumah bagi warga yang tinggal di hunian tidak layak,” ungkap dokter Alif-sapaan Wabup Gresik Asluchul Alif.

    “Ini bukan sekadar soal pembangunan fisik, tetapi soal menghadirkan harapan,” ucapnya.

    Lebih lanjut, dokter Alif menekankan, layak atau tidaknya sebuah rumah, tidak hanya ditentukan oleh material bangunan. Tetapi juga oleh kebiasaan dan pola pikir masyarakat.

    “Program seperti ini harus dilihat secara utuh. Tidak hanya membangun tembok dan atap, tapi juga mengubah cara pandang warga tentang arti sebuah rumah. Ini menjadi penting karena kehidupan yang layak, selalu dimulai dari rumah yang layak,” tambahnya.

    Sebagai mitra utama dalam program, National Director Habitat for Humanity Indonesia Handoko Ngadiman, menyampaikan, kerja sama dengan Gresik adalah salah satu bentuk kolaborasi terbaik yang pernah dilakukan pihaknya di Indonesia.

    “Sejak 2012 kami hadir di Gresik, dan sudah ada lebih dari 16.290 penerima manfaat. Ini bukan angka semata, tapi cerita-cerita hidup yang berubah,” kata Handoko.

    Secara nasional, Habitat telah menjangkau 17 provinsi selama 28 tahun, membangun lebih dari 200.000 rumah. Namun menurut Handoko, yang mereka bangun bukan hanya rumah, melainkan juga keluarga dan masa depan.

    “Fokus kami adalah masyarakat desil 1 dan 2. Mereka yang bahkan tidak terpikir untuk bisa punya rumah sendiri. Kami juga memberi perhatian khusus, kepada perempuan kepala keluarga dan penyandang disabilitas. Rumah yang kami bangun adalah, rumah yang sebelumnya hanya bisa mereka mimpikan,” tutur Handoko.

    Sebagai informasi, Habitat for Humanity Indonesia telah bergerak di Kabupaten Gresik sejak 2012. Dengan hingga saat ini, tercatat sebanyak 16.290 keluarga telah menjadi penerima manfaat. Secara nasional, Habitat telah bergerak selama 28 tahun pada 17 provinsi. Tercatat lebih dari 200.000 keluarga, telah menjadi penerima manfaat.

    gresik pemkab gresik
    Previous ArticlePetrokimia Gresik Siapkan Stok 508.000 Ton Pupuk, Guna Dukung Kebijakan Baru Penyaluran Pupuk Bersubsidi
    Next Article Wabup Lamongan Buka Festival Sego Muduk dan Sendangagung Batik Carnival 2025

    Berita Terkait

    Tiga Desa di Kecamatan Manyar, Dicanangkan Menjadi Desa Cinta Statistik

    16 April 2026

    Warga Diminta Waspada Penipuan, Pemkab Gresik Tegaskan Tidak Ada Rekrutmen CPNS 2026

    14 April 2026

    Pemkab Gresik Perketat Verifikasi Hibah Guna Menghindari Salah Sasaran Penyaluran Bantuan

    14 April 2026

    Melalui Grand Final Duta Genre 2026, Pemkab Gresik Dorong Terwujudnya Generasi Muda Berkualitas

    14 April 2026

    Bupati dan Wabup Gresik Dampingi Mendag Budi Santoso Resmikan Pasar Tematik Industri Sidayu

    10 April 2026

    Pemkab Gresik Bakal Dampingi Korban Penipuan Rekrutmen ASN

    9 April 2026
    Search
    Terkini

    Atasi Persoalan Sampah, Pemkab Lamongan Usung Strategi Komprehensif dan Terintegrasi

    MTQ ke-XXVIII Tingkat Kabupaten Lamongan Resmi Ditutup Pak Yes

    Tiga Desa di Kecamatan Manyar, Dicanangkan Menjadi Desa Cinta Statistik

    Pak Yes Buka MTQ ke-28 Tingkat Kabupaten Lamongan

    Pembukaan Rangkaian Peringatan HJL ke-457 dan Sukseskan MTQ ke-XXVIII Melalui Khotmil Quran

    Load More
    Berita Lainnya
    Hukum

    Pemdes Tambak Beras-Polsek Cerme Gelar Sosialisasi Bahaya Narkoba

    20 Juni 2025

    MINATBACA.com – Polsek Cerme, kecamatan dan Pemerintah Desa (Pemdes) Tambak Beras, Kecamatan Cerme, Gresik, menggelar…

    JDIH Gresik Gunakan Teknologi AI, Klaim Jadi yang Pertama di Indonesia

    Wisuda UMG ke-48, Wabup Gresik Ajak Lulusan Jadi Wirausahawan di Tengah Tantangan Global

    Kata Kades Surowiti Panceng Usai Turut Semarakkan Ajang Giri Kedaton Bonsai

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.