Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Penyaluran Bansos di Desa Tanjung Kedamean Dipastikan Tepat Sasaran

      12 September 2026

      Selama 3 Hari ke Depan, Ada Kegiatan Extranas ke-8 Tahun 2026 Dilaksanakan di Kabupaten Lamongan

      11 September 2026

      Petrokimia Gresik Bersama MIND ID dan PTFI Bahas Rencana Peningkatan Pasokan Bahan Baku Pupuk

      11 September 2026

      Wabup Gresik Apresiasi Tim Robot Bawah Air UMG yang Bakal Berlaga di Final Kontes Kapal Indonesia

      11 September 2026

      Bupati Lamongan Sampaikan Rancangan Perubahan APBD 2026

      10 September 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Kesehatan»Forum Kolaborasi Kesehatan, Dinkes Gresik dan KWG Sinergi Kuatkan Visi Preventif
    Kesehatan

    Forum Kolaborasi Kesehatan, Dinkes Gresik dan KWG Sinergi Kuatkan Visi Preventif

    RedaksiBy Redaksi5 Desember 20253 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani kembali menegaskan, komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik dalam memajukan sektor kesehatan.

    Hal tersebut terungkap dalam Forum Kolaborasi dan Dialog Publik yang digelar Dinas Kesehatan (Dinkes) Gresik bersama Komunitas Wartawan Gresik (KWG), yang dilaksanakan di Gedung Nasional Indonesia (GNI) Gresik, Jumat (5/12/2025).

    Gus Yani-sapaan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, paradigma kesehatan saat ini harus diubah. Dari pengobatan saat sakit, menjadi pencegahan melalui akses yang terjangkau. Terlebih, dirinya juga baru saja menerima penghargaan dari Kementrian Kesehatan (Kemenkes) terkait peningkatan akses kesehatan.

    Namun demikian, Gus Yani mendedikasikan capaian dan penghargaan tersebut untuk seluruh Puskesmas yang ada di Gresik. Menurutnya, hadiah terbesar bagi masyarakat Gresik adalah, diterapkannya konsep kesehatan preventif yang didorong oleh Pemkab.

    “Kami terus mendorong masyarakat di Kelurahan dan Desa, untuk rutin melakukan cek up kesehatan gratis di Puskesmas,” tegas Gus Yani, di dampingi Kepala Dinkes Gresik Mukhibatul Khusnah.

    Baca Juga :  Harapan Kades Sekargadung Kepada Para KPM Saat Penyaluran BLT

    Gus Yani menandaskan, layanan tersebut cukup vital dan sangat krusial untuk mencegah penyakit kronis. Karena masyarakat bisa melakukan pengecekan kadar gula, asam urat, dan kolesterol tanpa dipungut biaya alias gratis.

    “Ini yang terus kita dorong. Konsepnya adalah pencegahan. Seringkali masyarakat bingung, apalagi kurang informasi, takut mengecek kesehatan karena khawatir bayar, padahal ini gratis. Harus ada edukasi dari Puskesmas,” terangnya.

    Dalam upaya meningkatkan layanan tersebut, Gus Yani menargetkan, peningkatan infrastruktur kesehatan secara menyeluruh. Dengan langkah nyata sudah dilakukan melalui tambahan delapan Puskesmas rawat inap, sehingga kini ada sebanyak 29 dari 32 Puskesmas di Kabupaten Gresik yang memiliki fasilitas rawat inap.

    “Problemnya karena tidak adanya lahan. Sehingga saya mendorong tiga Puskesmas yang belum ada rawat inap, bisa segera pindah lokasi yang lebih luas,” kata Gus Yani.

    Selain itu, Gus Yani juga mendorong optimalisasi Puskesmas Pembantu (Pustu), supaya digunakan secara maksimal untuk menggenjot program cek kesehatan gratis, didukung dengan upgrade dan pelatihan staf.

    Baca Juga :  Dugaan Stan di CFD Dijual Lebih Mahal Oleh Oknum, Wakil DPRD Gresik Minta Diusut Tuntas

    Juga Fokus UHC
    Di satu sisi, Pemkab Gresik sudah memiliki Universal Health Coverage (UHC) sebagai jaminan bagi warga yang sakit. Karena Gresik sebagai kota industri, tentu memiliki tantangan, terutama berkaitan dengan hak kesehatan karyawan. Sehingga Gus Yani memberi instruksi tegas, agar pelayanan kesehatan di Puskesmas dilakukan secara prima.

    “Kalau ada karyawan yang sakit tiba-tiba di pabrik, terus dibawa ke Puskesmas, maka tetap harus dilayani,” ucap Gus Yani.

    Walaupun kemudian ditemukan bahwa pabrik tidak membayar iuran BPJS Ketenagakerjaan karyawan, pelayanan kesehatan tetap menjadi prioritas utama. Sementara untuk memastikan hak pekerja terpenuhi dan mencegah pelanggaran, Pemkab Gresik mengambil langkah proaktif.

    “Untuk itu kita bentuk URC Dinas Ketenagakerjaan Gresik. Tujuannya untuk memantau, bila ditemukan pelanggaran iuran BPJS Ketenagakerjaan oleh pabrik,” jelasnya.

    Program kesehatan tersebut mendapat apresiasi dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik. Kepala Seksi Intelijen Kejari Gresik Raden Achmad Nur Rizky menegaskan, dukungan terhadap program preventif yang dilakukan Pemkab Gresik, dan menambahkan pentingnya kepatuhan perusahaan terhadap BPJS.

    Baca Juga :  Pengabdian Terbaik, 2 Anggota Polres Gresik Diganjar Kenaikan Pangkat

    “Perusahaan wajib membayar BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan karyawan, meski sudah dipecat. Tetap harus dibayar iurannya hingga enam bulan. Jika itu tidak terjadi, maka kami akan menindaklanjuti,” tegasnya.

    Sementara Kanit Kamsel Satlantas Polres Gresik Ipda Andreas Dwi Anggoro, yang juga menjadi salah satu narasumber dalam kegiatan dialog mewakili Polres Gresik, memuji peran Dinkes dan layanan 112 dalam penanganan cepat korban kecelakaan.

    “Kami sangat mengapresiasi kolaborasi yang sudah terbangun. Mudah-mudahan pelayanan baik ini bisa terus terjalin,” ucap Andreas.

    Keseluruhan dialog, sekaligus menguatkan visi Gus Yani mengenai kesehatan di Kabupaten Gresik yang harus terjamin, terjangkau, dan bersifat preventif. Didukung oleh infrastruktur yang memadai, dan pengawasan ketat terhadap hak-hak para pekerja.

    BPJS Kesehatan Gresik BPJS Ketenagakerjaan Gresik Dialog publik Dinkes Gresik dan KWG Dinkes Gresik gresik Kabupaten Gresik Kolaborasi Dinkes Gresik dan KWG Komunitas Wartawan Gresik (KWG) pemkab gresik Puskesmas Gresik Puskesmas Rawat Inap Gresik
    Previous ArticleMelalui Program Gagah, Petrokimia Gresik Dukung Pemerintah Cetak SDM Lokal Andal Sektor Industri
    Next Article Ragam Kegiatan Dalam Kampanye Anti Korupsi di Kabupaten Lamongan

    Berita Terkait

    Penyaluran Bansos di Desa Tanjung Kedamean Dipastikan Tepat Sasaran

    12 September 2026

    Wabup Gresik Apresiasi Tim Robot Bawah Air UMG yang Bakal Berlaga di Final Kontes Kapal Indonesia

    11 September 2026

    Sinergi Pendidikan dan Dunia Industri Dinilai Bupati Gresik Penting untuk Menekan Angka Pengangguran

    8 September 2026

    Benjeng dan Balongpanggang Disebut Bupati Gresik Jadi Salah Satu Prioritas untuk Pembangunan JPD

    4 September 2026

    Wabup Gresik Minta OPD Segera Menanggapi dan Tindaklanjuti Pengaduan Masyarakat

    1 September 2026

    Pemkab Gresik Bersama Sejumlah Elemen Bantu Korban Gempa Bumi di NTT Senilai Rp250 Juta

    28 Agustus 2026
    Search
    Terkini

    Penyaluran Bansos di Desa Tanjung Kedamean Dipastikan Tepat Sasaran

    Selama 3 Hari ke Depan, Ada Kegiatan Extranas ke-8 Tahun 2026 Dilaksanakan di Kabupaten Lamongan

    Petrokimia Gresik Bersama MIND ID dan PTFI Bahas Rencana Peningkatan Pasokan Bahan Baku Pupuk

    Wabup Gresik Apresiasi Tim Robot Bawah Air UMG yang Bakal Berlaga di Final Kontes Kapal Indonesia

    Bupati Lamongan Sampaikan Rancangan Perubahan APBD 2026

    Load More
    Berita Lainnya
    Pemerintahan

    Wabup Gresik Tinjau Irigasi Perpipaan di Kepuhteluk Pulau Bawean

    24 April 2025

    MINATBACA.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik terus menunjukkan komitmen meningkatkan kesejahteraan petani dan memperkuat ketahanan…

    Tidak Hanya Menjadi Tuan Rumah, Petrokimia Gresik Juga Meraih 3 Penghargaan K3

    Warga Desa Bulangan Kecamatan Dukun Bahagia, Tak Hanya Dapat Ikan Gratis Tapi Juga Uang Tunai

    Upaya Tingkatkan Kinerja dan Segarkan Jabatan, Kades Turirejo Lakukan Mutasi

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.