Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Konsisten Bina dan Kembangkan Atlet, Petrokimia Gresik Mendapat Penghargaan Dari Wagub Jatim

      21 September 2026

      Raperda Perubahan APBD 2026 Kabupaten Lamongan Disetujui, Ini yang Menjadi Prioritas

      21 September 2026

      Petrokimia Gresik Meraih Paten Inovasi Silika Berkat Ubah Produk Samping Jadi Solusi Agroindustri

      21 September 2026

      PMI Tegaskan Stok Darah di Kabupaten Lamongan Masih Mencukupi

      21 September 2026

      Bakti Sosial Mewarnai Rangkaian HUT ke-81 TNI di Kabupaten Lamongan

      20 September 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Pemerintahan»Bersama Eksekutif, DPRD Gresik Siapkan Langkah Antisipatif Terkait Pemangkasan Dana Transfer Pusat
    Pemerintahan

    Bersama Eksekutif, DPRD Gresik Siapkan Langkah Antisipatif Terkait Pemangkasan Dana Transfer Pusat

    RedaksiBy Redaksi17 Oktober 20253 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Langkah antisipatif dipersiapkan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gresik bersama pihak eksekutif, terkait rencana pemangkasan dana transfer dari pemerintah pusat ke daerah untuk tahun anggaran 2026.

    Ketua DPRD Gresik M Syahrul Munir mengatakan, pemangkasan dana transfer akan berpengaruh besar terhadap kemampuan fiskal daerah. Oleh karena itu, pihaknya bersama dengan pihak eksekutif sedang menyiapkan berbagai skema, agar program prioritas tetap berjalan. Sebab pemangkasan dinilai bakal berdampak signifikan terhadap sejumlah program, yang telah dirancang dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026.

    “Pemangkasan dana transfer, jelas akan berimbas terhadap sejumlah program di APBD 2026. Makanya, kami tengah mencari skema untuk membantu pemerintah (Pemkab Gresik), dalam mencari sumber pendanaan agar program tetap jalan,” tutur Syahrul, Jumat (17/10/2025).

    Baca Juga :  Pemkab Gresik Raih Tiga Penghargaan dari Badan Kepegawaian Nasional

    Syahrul menjelaskan, salah satu skema yang sedang digodok adalah, intensifikasi dan ekstensifikasi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

    “Kami minta agar objek-objek PAD yang sudah tergarap saat ini lebih diintensifkan perolehannya, dan mencari objek PAD baru atau ekstensifikasi,” ungkapnya.

    “Sementara aset-aset daerah bisa dikerja samakan dengan pihak ketiga, sehingga bisa memberikan dampak terhadap PAD,” timpal Syahrul.

    Tidak hanya itu, Syahrul juga meminta kepada Pemkab Gresik untuk segera melakukan pemetaan, terhadap aset-aset daerah yang berpotensi untuk dikerja samakan.

    “Banyak sekali aset pemerintah yang belum dimanfaatkan. Jadi saya minta agar aset-aset itu dipetakan, yang bisa dikerja samakan dengan pihak ketiga,” ujar Syahrul.

    Adapun wacana pemangkasan dana transfer tersebut, dikatakan oleh Syahrul, masih bersifat dinamis. Karena jika sebelumnya diperkirakan bakal mencapai Rp571 miliar, kini angka tersebut turun menjadi Rp539 miliar.

    Baca Juga :  Jawab Kebutuhan Industri dan Buka Peluang Kerja, Pemkab Gresik Dorong Pengembangan Vokasi

    “Sepertinya pemangkasan di angka Rp539 miliar. Kalau pun bertambah atau berkurang, saya rasa tak jauh dari itu,” katanya.

    DPRD Gresik kini menunggu penyampaian postur RAPBD 2026, melalui Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) yang dijadwalkan dibahas pekan depan.

    “Kita lihat berapa postur KUA PPAS untuk RAPBD 2026. Berapa proyeksi kekuatan fiskal dana transfer yang diterima Gresik, PAD-nya berapa, dan lain-lain pendapatan sahnya berapa. Nanti baru bisa terukur kebutuhan pembiayaan yang harus dicukupi, dan dari mana sumbernya,” beber Syahrul.

    Mengacu pada APBD Perubahan 2025, pendapatan daerah Gresik diproyeksikan sebesar Rp3,86 triliun. Terdiri atas PAD Rp1,56 triliun, dana transfer Rp2,29 triliun, dan lain-lain pendapatan sah Rp81 miliar.

    Baca Juga :  Satlantas Polres Gresik Sosialisasi Safety Driving Kepada Sopir Ambulan

    “Kalau melihat proyeksi PAD pada APBD-P 2025 Rp1,56 triliun, idealnya kalau pemangkasan dana transfer tahun 2026 terbukti hingga Rp539 miliar, maka target PAD tahun 2026 harus di angka Rp2 triliun. Sehingga program yang direncanakan, bisa tercover pembiayaannya,” papar Syahrul.

    Namun, jika target PAD dan Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (Silpa) 2025 tidak mampu menutup kekurangan, maka efisiensi anggaran di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menjadi opsi terakhir.

    “Bisa semua OPD anggarannya kena kepras. Itu jalan terakhir untuk mensiasati pembiayaan APBD 2026, dengan adanya pemangkasan dana transfer,” kata Syahrul.

    Syahrul menegaskan, DPRD Gresik bersama pihak eksekutif akan melakukan penyelarasan dalam pembahasan KUA-PPAS 2026, setelah disampaikan dalam rapat paripurna.

    “Kami akan berupaya semaksimal mungkin. Insya Allah ada jalan,” pungkasnya.

    DPRD Gresik gresik pemkab gresik
    Previous ArticleMaksimalkan Kualitas Air, Pemkab Lamongan Fokus Bersihkan Sungai
    Next Article Bupati Lamongan Simbolis Letakkan Batu Pertama Pembangunan KDMP Sidorejo

    Berita Terkait

    Jaringan Gas Bumi di Menganti Gresik Siap Beroperasi Melayani 7.363 Sambungan Rumah

    18 September 2026

    Antisipasi Dampak Musim Kemarau, Pemkab Gresik Perkuat Kolaborasi dengan PMI dan Berbagai Unsur

    17 September 2026

    Ketua PKK Gresik Resmikan Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal di Balai Desa Kedungsumber

    16 September 2026

    Pemkab Gresik Matangkan Pengadaan Tanah Jalan Menganti-Lakarsantri Sepanjang 5 Kilometer

    14 September 2026

    Penyaluran Bansos di Desa Tanjung Kedamean Dipastikan Tepat Sasaran

    12 September 2026

    Wabup Gresik Apresiasi Tim Robot Bawah Air UMG yang Bakal Berlaga di Final Kontes Kapal Indonesia

    11 September 2026
    Search
    Terkini

    Konsisten Bina dan Kembangkan Atlet, Petrokimia Gresik Mendapat Penghargaan Dari Wagub Jatim

    Raperda Perubahan APBD 2026 Kabupaten Lamongan Disetujui, Ini yang Menjadi Prioritas

    Petrokimia Gresik Meraih Paten Inovasi Silika Berkat Ubah Produk Samping Jadi Solusi Agroindustri

    PMI Tegaskan Stok Darah di Kabupaten Lamongan Masih Mencukupi

    Bakti Sosial Mewarnai Rangkaian HUT ke-81 TNI di Kabupaten Lamongan

    Load More
    Berita Lainnya
    Hukum

    Kunjungi Polsek Sangkapura dan Tambak, Kapolres Gresik Beri Apresiasi

    29 Juli 2024

    MINATBACA.com – Kapolres Gresik AKBP Arief Kurniawan melakukan kunjungan kerja ke Polsek Sangkapura dan Tambak…

    Dua Pengedar Dibekuk Satresnarkoba Polres Gresik, Barang Bukti Sabu 84 Gram Disita

    Beton Berpori SIG Cocok Jadi Solusi Optimalisasi Ruang Terbuka Hijau

    Spesial, Acara Wisuda Mahasiswa UMG Dihadiri Ketum PP Muhammadiyah

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.