Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Petrokimia Gresik Berpotensi Cetak Sejarah Sebagai Pionir Penerapan Carbon Capture and Utilization di Indonesia

      16 Oktober 2026

      Mensos Jelaskan Keuntungan Belanja di KDKMP, Saat Mengunjungi KDKMP di Kabupaten Lamongan

      15 Oktober 2026

      PMI Bersama Pemkab Gresik Beri Apresiasi kepada Pendonor Sebanyak 50 Kali

      15 Oktober 2026

      Program Klunting Sukses Turunkan Angka Stunting di Kabupaten Lamongan

      15 Oktober 2026

      Bupati Lamongan Dampingi Anggota DPR RI Tinjau Ruas PISEW yang Menguatkan Program Jamula

      15 Oktober 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Pemerintahan»Akuntabel, Pemkab Lamongan Raih WTP 9 Kali Berturut-turut
    Pemerintahan

    Akuntabel, Pemkab Lamongan Raih WTP 9 Kali Berturut-turut

    RedaksiBy Redaksi22 April 20252 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan, meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI perwakilan Jawa Timur atas pemeriksaan tahun 2024.

    Penghargaan tersebut merupakan wujud dari praktik keuangan sehat yang dilaksanakan oleh jajaran Pemkab Lamongan, yang disajikan dalam bentuk Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun anggaran 2024. Bahkan, raihan diterima oleh Bupati Lamongan Yuhronur Efendi dan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lamongan Freddy Wahyudi secara simbolis di kantor BPK RI perwakilan Jawa Timur, Senin (21/4/2025) tersebut merupakan penghargaan serupa ke sembilan kali secara berturut-turut bagi Lamongan.

    Menurut Bupati yang akrab disapa Pak Yes tersebut, capaian kesembilan kalinya merupakan wujud nyata dari profesionalitas pengelola keuangan di Kabupaten Lamongan. Terlebih pada hal ini, Kota Soto menekankan aspek akuntabel.

    Baca Juga :  Pemkab Lamongan Terus Dorong Kampung Kerapu di Desa Labuhan Semakin Produktif dan Modern

    “Pemerintah Kabupaten Lamongan berkomitmen akuntabel, dalam mengelola harta negara untuk keperluan bersama masyarakat Kabupaten Lamongan. Komitmen ini kami laksanakan dan tuangkan dalam LKPD tahun anggaran 2024 yang sudah kami serahkan ke BPK pada pertengahan Maret lalu,” tutur Pak Yes.

    Selanjutnya orang nomor satu di Kota Soto menjelaskan, penghargaan WTP tersebut akan berdampak pada meningkatnya kepercayaan publik atasĀ  kredibilitas dan keandalan informasi yang disajikan, serta meningkatkan rating dan citra positif pada stakeholder. Maka harus dipertahankan, bahkan ditingkatkan lebih maksimal.

    Sementara Kepala BPK RI perwakilan Jawa Timur Yuan Candra Djaisin mengatakan, WTP adalah kewajiban, bukan hanya sekedar penghargaan. Adapun penghargaan tersebut diberikan kepada seluruh jajaran Pemkab yang berhasil menjalankan sistem keuangan daerah dengan baik.

    Baca Juga :  Ucapan Karangan Bunga Untuk Bupati Lamongan dan Wakilnya Berganti Bibit Pohon

    Pemeriksaan bersifat mandatory, yang dilaksanakan BPK RI perwakilan Jawa Timur selama 60 hari. Dengan memiliki tujuan utama yakni, memberikan keyakinan yang memadai atas kewajaran dalam pengelolaan keuangan daerah. Ada empat kriteria yang menjadi penilaian LKPD tahun ini, di antaranya adalah kesesuaian laporan keuangan dengan Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP), kecukupan pengungkapan, kepatuhan atas Perundangan-undangan dan efektivitas pengendalian sistem intern.

    Yuan juga menyampaikan, adanya catatan yang harus diperbaiki oleh seluruh Pemerintah Daerah di Jawa Timur dalam mengelola keuangan daerah. Di antaranya adalah kekurangan penerimaan daerah atas pendapatan pajak dan retribusi daerah, kekurangan volume dan/atau spesifikasi teknis yang mengakibatkan kelebihan bayar dan terdapat kekurangan penerimaan atas denda keterlambatan, pengendalian penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) belum memadai, penganggaran pendapatan bagi hasil tidak mengacu pada ketentuan serta pengendalian anggaran belanja belum memadai, dan pengelolaan aset tetap belum tertib.

    Baca Juga :  Reformasi Birokrasi, Pak Yes Harap ASN Lamongan Profesional di Bidang Masing-masing
    lamongan Pemkab Lamongan
    Previous ArticleGresik Jadi yang Pertama di Jatim Serahkan SK CPNS Formasi 2024
    Next Article Budidaya Serai Wangi di Lahan Pasca Tambang, Cara SIG Bangun Ekosistem Keberlanjutan

    Berita Terkait

    Mensos Jelaskan Keuntungan Belanja di KDKMP, Saat Mengunjungi KDKMP di Kabupaten Lamongan

    15 Oktober 2026

    Program Klunting Sukses Turunkan Angka Stunting di Kabupaten Lamongan

    15 Oktober 2026

    Bupati Lamongan Dampingi Anggota DPR RI Tinjau Ruas PISEW yang Menguatkan Program Jamula

    15 Oktober 2026

    Bupati Lamongan Jelaskan Pentingnya Keberadaan TPST

    14 Oktober 2026

    Tambahan Cabor Baru Bakal Perkuat Kabupaten Lamongan di Porprov 2027

    14 Oktober 2026

    Sebanyak 45 Ruas Jalan di Kabupaten Lamongan Sudah Tuntas Diperbaiki

    14 Oktober 2026
    Search
    Terkini

    Petrokimia Gresik Berpotensi Cetak Sejarah Sebagai Pionir Penerapan Carbon Capture and Utilization di Indonesia

    Mensos Jelaskan Keuntungan Belanja di KDKMP, Saat Mengunjungi KDKMP di Kabupaten Lamongan

    PMI Bersama Pemkab Gresik Beri Apresiasi kepada Pendonor Sebanyak 50 Kali

    Program Klunting Sukses Turunkan Angka Stunting di Kabupaten Lamongan

    Bupati Lamongan Dampingi Anggota DPR RI Tinjau Ruas PISEW yang Menguatkan Program Jamula

    Load More
    Berita Lainnya
    Pemerintahan

    Sinergi Pemkab Gresik Bersama Awak Media Demi Kemajuan Daerah

    13 November 2024

    MINATBACA.com – Plt Bupati Gresik Aminatun Habibah menekankan, pentingnya sinergi antara pemerintah dan media dalam…

    Senam Lin Tien Kung dan Cek Kesehatan Gratis Meriahkan Peringatan HLUN ke-30 di Lamongan

    Rangkaian Hari Jadi Lamongan, Ada Lamongan Tempo Doeloe

    Beton Berpori SIG Cocok Jadi Solusi Optimalisasi Ruang Terbuka Hijau

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.