Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Berkat Infrastruktur Sumber Daya Air, Pemkab Lamongan Berhasil Mitigasi Kekeringan Pada MT II

      1 September 2026

      Wabup Gresik Minta OPD Segera Menanggapi dan Tindaklanjuti Pengaduan Masyarakat

      1 September 2026

      Pastikan Bantuan Sosial Tepat Sasaran dan Merata, Ini Upaya yang Dilakukan Pemkab Lamongan

      1 September 2026

      Jadi Narasumber, Pak Yes Sampaikan Gambaran Mengenai Perekonomian Hingga Potensi Lamongan

      31 Agustus 2026

      Percepat Akses Hunian Layak dan Terjangkau, SIG Menghadirkan Solusi Bata Interlock Presisi

      31 Agustus 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Ekonomi»Budidaya Serai Wangi di Lahan Pasca Tambang, Cara SIG Bangun Ekosistem Keberlanjutan
    Ekonomi

    Budidaya Serai Wangi di Lahan Pasca Tambang, Cara SIG Bangun Ekosistem Keberlanjutan

    RedaksiBy Redaksi22 April 20254 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) bersama entitas bisnis, terus memperkuat komitmen keberlanjutan dalam pengelolaan lahan pasca tambang dengan melakukan reklamasi dan revegetasi.

    Di Pabrik Narogong, Jawa Barat misalnya, hingga tahun 2024 SIG melalui anak usaha PT Solusi Bangun Indonesia Tbk telah mereklamasi 109,02 hektare lahan pasca tambang batu gamping dan tanah liat, serta menanam lebih dari 120.000 pohon.

    Corporate Secretary SIG Vita Mahreyni mengatakan, program reklamasi dan revegetasi lahan pasca tambang merupakan bentuk tanggung jawab pihaknya untuk menjaga kelestarian bumi, dengan memulihkan fungsi lingkungan dan melindungi keanekaragaman hayati. Jenis pohon yang ditanam di antaranya, pohon jati, trembesi, kayu putih, sengon, mahoni, merbau dan jabon.

    ”Pabrik kami di Narogong juga membudidayakan serai wangi di lahan seluas kurang lebih sepuluh hektare, sebagai bagian dari program Sistem Reklamasi Tambang yang Berdampak Sosial dan Berkelanjutan,” kata Vita.

    “Program pemberdayaan masyarakat berbasis pertanian terpadu ini, memanfaatkan keunggulan serai wangi yang mudah tumbuh di banyak jenis tanah, serta bernilai ekonomis untuk pelestarian lingkungan dan peningkatan ekonomi masyarakat,” sambungnya.

    Baca Juga :  SIG Dukung Pengembangan Fondasi Mobilitas dan Pertumbuhan Ekonomi Batam

    Penanaman serai wangi di lahan pasca tambang PT Solusi Bangun Indonesia Tbk Pabrik Narogong, telah dilakukan sejak tahun 2020 atas rekomendasi Peneliti Fakultas Kehutanan dan Lingkungan IPB, sekaligus Direktur SEAMEO Biotrop (lembaga riset Biologi Tropika Asia Tenggara) Irdika Mansur. Berdasarkan hasil riset dengan melakukan soil mapping pada tahun 2018, serai wangi dinilai efektif untuk ditanam di lahan pasca tambang karena dapat tumbuh di berbagai kondisi tanah dan perawatan yang mudah. Bahkan, serai wangi juga dapat membantu pencegahan erosi pada tanah.

    Tidak kalah penting, tanaman serai wangi juga memiliki nilai ekonomis. Di Pabrik Narogong, serai wangi yang dibudidayakan di lahan pasca tambang, kemudian dikelola menjadi berbagai produk olahan minyak atsiri oleh kelompok Perempuan Sadar Berkarya (PUSAKA) dengan merk SIJEBI sejak 2021. Produk tersebut meliputi minyak esensial, hand sanitizer, karbol, minyak untuk pijat, minyak angin, minyak telon, hingga sabun cuci tangan.

    Proses produksi dilakukan dengan menggunakan fasilitas penyulingan minyak atsiri tipe distilasi uap, dengan kapasitas mesin penyulingan 1,2 ton serai wangi. Saat ini, kapasitas panen serai wangi di lahan pasca tambang PT Solusi Bangun Indonesia Tbk Pabrik Narogong sendiri berkisar antara 3 – 5 kilogram per hektare. Sementara limbah serai wangi dimanfaatkan sebagai pakan sapi, untuk program penggemukan sapi di kandang komunal.

    Baca Juga :  Melalui Program TJSL, SIG Berhasil Tumbuhkan 36 Pelaku UMKM di Desa Glondonggede

    Pengelolaan lahan pasca tambang, dengan penanaman serai wangi di lahan pasca tambang Pabrik Narogong sedikitnya melibatkan 34 petani dan masyarakat Ring 1 Perusahaan. Mereka terbagi ke dalam beberapa kelompok kerja, mulai dari penanaman, pembibitan, penyulingan, hingga bagian produksi.

    Tidak hanya menggarap pasar lokal di Kabupaten Bogor, produk olahan minyak atsiri SIJEBI telah menjangkau pasar nasional melalui marketplace. Konsumennya berasal dari berbagai daerah di Indonesia, meliputi wilayah Jakarta, Bogor, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek), Bandung, Jawa Timur, hingga Kalimantan. Bahkan, SIJEBI sering menerima kunjungan para peneliti dan akademisi, khususnya perwakilan peneliti asal Filipina dari lembaga riset Biologi Tropika Asia Tenggara yaitu SEAMEO Biotrop.

    Untuk memperluas pasar, SIJEBI kerap mengikuti berbagai pameran, baik tingkat nasional maupun internasional. Di antaranya Bazar UMKM Indonesia di Sarinah Jakarta pada 2024, ⁠Bazar Konferensi Nasional Minyak Atsiri di IPB International Convention Center pada 2024 dan International Federation of Sport Climbing (IFSC) di Senayan Jakarta pada 2023. Menambah eksposur internasional, SIG juga kerap memperkenalkan produk SIJEBI sebagai suvenir bagi tamu atau pemangku kepentingan dari luar negeri, untuk turut mempromosikan SIJEBI sebagai hasil budidaya dari program pasca tambang yang berkelanjutan.

    Baca Juga :  Tidak Sekedar Untuk Solusi Perbaikan Jalan, Berikut Manfaat Beton Cepat Kering yang Dihadirkan SIG

    Vita menambahkan, pada 2024 kelompok PUSAKA berhasil meraup pendapatan dari penjualan produk SIJEBi mencapai Rp227 juta, atau naik 17 persen dari tahun 2023 sebesar Rp193 juta. Pencapaian tersebut bahkan naik 490 persen dari baseline tahun 2021 sebesar Rp38,41 juta, yang menunjukkan pertumbuhan yang membanggakan dan membuktikan keberhasilan pihaknya dalam pengelolaan lahan pasca tambang secara berkelanjutan.

    “Program ini adalah terobosan dalam pengelolaan lahan pasca tambang, dengan membangun rantai nilai dari kegiatan reklamasi yang memberikan dampak sosial dan ekonomi secara berkelanjutan,” ucap Vita.

    “SIG dan entitas bisnisnya berkomitmen untuk senantiasa menghadirkan program tanggung jawab sosial dan lingkungan yang inovatif, sehingga manfaatnya bisa langsung dirasakan oleh para pemangku kepentingan,” pungkas Vita.

    semen indonesia SIG
    Previous ArticleAkuntabel, Pemkab Lamongan Raih WTP 9 Kali Berturut-turut
    Next Article Program Cepak di Lamongan Dapat Apresiasi Dari Tim Verifikator

    Berita Terkait

    Percepat Akses Hunian Layak dan Terjangkau, SIG Menghadirkan Solusi Bata Interlock Presisi

    31 Agustus 2026

    SIG Pastikan Ketersediaan Pasokan Semen di Aceh, Saat Permintaan Semen Alami Peningkatan

    26 Agustus 2026

    Danantara Housing Expo 2026, SIG Pamer Inovasi Bata Interlock Presisi untuk Solusi Hunian Modern

    24 Agustus 2026

    SIG Meraih ESG Award 2026 dari KEHATI Berkat Inovasi Rendah Karbon dan Konsisten Kurangi Emisi

    13 Agustus 2026

    Direktur Operasi SIG Tinjau Langsung Optimalisasi Produksi dan Distribusi Semen

    10 Agustus 2026

    SIG Kembali Hadirkan Semen Kujang yang Sempat Jadi Ikon di Jawa Barat

    5 Agustus 2026
    Search
    Terkini

    Berkat Infrastruktur Sumber Daya Air, Pemkab Lamongan Berhasil Mitigasi Kekeringan Pada MT II

    Wabup Gresik Minta OPD Segera Menanggapi dan Tindaklanjuti Pengaduan Masyarakat

    Pastikan Bantuan Sosial Tepat Sasaran dan Merata, Ini Upaya yang Dilakukan Pemkab Lamongan

    Jadi Narasumber, Pak Yes Sampaikan Gambaran Mengenai Perekonomian Hingga Potensi Lamongan

    Percepat Akses Hunian Layak dan Terjangkau, SIG Menghadirkan Solusi Bata Interlock Presisi

    Load More
    Berita Lainnya
    Lifestyle

    Komitmen Petrokimia Gresik Dalam Mendukung Pengembangan Olahraga

    17 Mei 2024

    GRESIK – Sebagai penyelenggara Proliga 2024 pekan keempat di GOR Tri Dharma, Petrokimia Gresik perusahaan…

    Warga Antusias Ikuti Petik Buah dan Sayuran di PAE Gelaran Petrokimia Gresik

    Bupati Gresik Sebut Pemilihan Duta Cak Yuk Bagian Penting Dari Proses Kaderisasi Generasi Muda

    Tiga Desa di Kecamatan Manyar, Dicanangkan Menjadi Desa Cinta Statistik

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.