Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Petrokimia Gresik Berpotensi Cetak Sejarah Sebagai Pionir Penerapan Carbon Capture and Utilization di Indonesia

      16 Oktober 2026

      Mensos Jelaskan Keuntungan Belanja di KDKMP, Saat Mengunjungi KDKMP di Kabupaten Lamongan

      15 Oktober 2026

      PMI Bersama Pemkab Gresik Beri Apresiasi kepada Pendonor Sebanyak 50 Kali

      15 Oktober 2026

      Program Klunting Sukses Turunkan Angka Stunting di Kabupaten Lamongan

      15 Oktober 2026

      Bupati Lamongan Dampingi Anggota DPR RI Tinjau Ruas PISEW yang Menguatkan Program Jamula

      15 Oktober 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Ekonomi»Budidaya Serai Wangi di Lahan Pasca Tambang, Cara SIG Bangun Ekosistem Keberlanjutan
    Ekonomi

    Budidaya Serai Wangi di Lahan Pasca Tambang, Cara SIG Bangun Ekosistem Keberlanjutan

    RedaksiBy Redaksi22 April 20254 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) bersama entitas bisnis, terus memperkuat komitmen keberlanjutan dalam pengelolaan lahan pasca tambang dengan melakukan reklamasi dan revegetasi.

    Di Pabrik Narogong, Jawa Barat misalnya, hingga tahun 2024 SIG melalui anak usaha PT Solusi Bangun Indonesia Tbk telah mereklamasi 109,02 hektare lahan pasca tambang batu gamping dan tanah liat, serta menanam lebih dari 120.000 pohon.

    Corporate Secretary SIG Vita Mahreyni mengatakan, program reklamasi dan revegetasi lahan pasca tambang merupakan bentuk tanggung jawab pihaknya untuk menjaga kelestarian bumi, dengan memulihkan fungsi lingkungan dan melindungi keanekaragaman hayati. Jenis pohon yang ditanam di antaranya, pohon jati, trembesi, kayu putih, sengon, mahoni, merbau dan jabon.

    ”Pabrik kami di Narogong juga membudidayakan serai wangi di lahan seluas kurang lebih sepuluh hektare, sebagai bagian dari program Sistem Reklamasi Tambang yang Berdampak Sosial dan Berkelanjutan,” kata Vita.

    “Program pemberdayaan masyarakat berbasis pertanian terpadu ini, memanfaatkan keunggulan serai wangi yang mudah tumbuh di banyak jenis tanah, serta bernilai ekonomis untuk pelestarian lingkungan dan peningkatan ekonomi masyarakat,” sambungnya.

    Baca Juga :  Bencana di Sumatra dan Aceh, SIG Salurkan Bantuan, Kirim Tim Reaksi Cepat, Hingga Dirikan Posko

    Penanaman serai wangi di lahan pasca tambang PT Solusi Bangun Indonesia Tbk Pabrik Narogong, telah dilakukan sejak tahun 2020 atas rekomendasi Peneliti Fakultas Kehutanan dan Lingkungan IPB, sekaligus Direktur SEAMEO Biotrop (lembaga riset Biologi Tropika Asia Tenggara) Irdika Mansur. Berdasarkan hasil riset dengan melakukan soil mapping pada tahun 2018, serai wangi dinilai efektif untuk ditanam di lahan pasca tambang karena dapat tumbuh di berbagai kondisi tanah dan perawatan yang mudah. Bahkan, serai wangi juga dapat membantu pencegahan erosi pada tanah.

    Tidak kalah penting, tanaman serai wangi juga memiliki nilai ekonomis. Di Pabrik Narogong, serai wangi yang dibudidayakan di lahan pasca tambang, kemudian dikelola menjadi berbagai produk olahan minyak atsiri oleh kelompok Perempuan Sadar Berkarya (PUSAKA) dengan merk SIJEBI sejak 2021. Produk tersebut meliputi minyak esensial, hand sanitizer, karbol, minyak untuk pijat, minyak angin, minyak telon, hingga sabun cuci tangan.

    Proses produksi dilakukan dengan menggunakan fasilitas penyulingan minyak atsiri tipe distilasi uap, dengan kapasitas mesin penyulingan 1,2 ton serai wangi. Saat ini, kapasitas panen serai wangi di lahan pasca tambang PT Solusi Bangun Indonesia Tbk Pabrik Narogong sendiri berkisar antara 3 – 5 kilogram per hektare. Sementara limbah serai wangi dimanfaatkan sebagai pakan sapi, untuk program penggemukan sapi di kandang komunal.

    Baca Juga :  SIG dan BTN Kolaborasi, Bangun Rumah Terjangkau dan Ramah Lingkungan

    Pengelolaan lahan pasca tambang, dengan penanaman serai wangi di lahan pasca tambang Pabrik Narogong sedikitnya melibatkan 34 petani dan masyarakat Ring 1 Perusahaan. Mereka terbagi ke dalam beberapa kelompok kerja, mulai dari penanaman, pembibitan, penyulingan, hingga bagian produksi.

    Tidak hanya menggarap pasar lokal di Kabupaten Bogor, produk olahan minyak atsiri SIJEBI telah menjangkau pasar nasional melalui marketplace. Konsumennya berasal dari berbagai daerah di Indonesia, meliputi wilayah Jakarta, Bogor, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek), Bandung, Jawa Timur, hingga Kalimantan. Bahkan, SIJEBI sering menerima kunjungan para peneliti dan akademisi, khususnya perwakilan peneliti asal Filipina dari lembaga riset Biologi Tropika Asia Tenggara yaitu SEAMEO Biotrop.

    Untuk memperluas pasar, SIJEBI kerap mengikuti berbagai pameran, baik tingkat nasional maupun internasional. Di antaranya Bazar UMKM Indonesia di Sarinah Jakarta pada 2024, ⁠Bazar Konferensi Nasional Minyak Atsiri di IPB International Convention Center pada 2024 dan International Federation of Sport Climbing (IFSC) di Senayan Jakarta pada 2023. Menambah eksposur internasional, SIG juga kerap memperkenalkan produk SIJEBI sebagai suvenir bagi tamu atau pemangku kepentingan dari luar negeri, untuk turut mempromosikan SIJEBI sebagai hasil budidaya dari program pasca tambang yang berkelanjutan.

    Baca Juga :  SIG Bantu Sekolah Perempuan Sukses Kembangkan Budidaya Jamur Tiram

    Vita menambahkan, pada 2024 kelompok PUSAKA berhasil meraup pendapatan dari penjualan produk SIJEBi mencapai Rp227 juta, atau naik 17 persen dari tahun 2023 sebesar Rp193 juta. Pencapaian tersebut bahkan naik 490 persen dari baseline tahun 2021 sebesar Rp38,41 juta, yang menunjukkan pertumbuhan yang membanggakan dan membuktikan keberhasilan pihaknya dalam pengelolaan lahan pasca tambang secara berkelanjutan.

    “Program ini adalah terobosan dalam pengelolaan lahan pasca tambang, dengan membangun rantai nilai dari kegiatan reklamasi yang memberikan dampak sosial dan ekonomi secara berkelanjutan,” ucap Vita.

    “SIG dan entitas bisnisnya berkomitmen untuk senantiasa menghadirkan program tanggung jawab sosial dan lingkungan yang inovatif, sehingga manfaatnya bisa langsung dirasakan oleh para pemangku kepentingan,” pungkas Vita.

    semen indonesia SIG
    Previous ArticleAkuntabel, Pemkab Lamongan Raih WTP 9 Kali Berturut-turut
    Next Article Program Cepak di Lamongan Dapat Apresiasi Dari Tim Verifikator

    Berita Terkait

    Green Building Festival 2026, SIG Mendorong Penggunaan Bahan Bangunan Rendah Emisi

    10 September 2026

    Begini Cara yang Dilakukan SIG Guna Maksimalkan Pertumbuhan Kinerja

    9 September 2026

    SIG Pertahankan Peringkat idAAA Tertinggi dari Pefindo Karena Memiliki Prospek Pasar yang Kuat

    8 September 2026

    Perkuat Ekosistem Pesisir, SIG Libatkan Sepuluh Orang Relawan Bakti BUMN 2026

    3 September 2026

    SIG Hidupkan Kembali Merek Legendaris untuk Jawa Barat, Semen Kujang Resmi Diluncurkan

    3 September 2026

    Semester I Tahun 2026, Kinerja SIG Tumbuh Solid

    2 September 2026
    Search
    Terkini

    Petrokimia Gresik Berpotensi Cetak Sejarah Sebagai Pionir Penerapan Carbon Capture and Utilization di Indonesia

    Mensos Jelaskan Keuntungan Belanja di KDKMP, Saat Mengunjungi KDKMP di Kabupaten Lamongan

    PMI Bersama Pemkab Gresik Beri Apresiasi kepada Pendonor Sebanyak 50 Kali

    Program Klunting Sukses Turunkan Angka Stunting di Kabupaten Lamongan

    Bupati Lamongan Dampingi Anggota DPR RI Tinjau Ruas PISEW yang Menguatkan Program Jamula

    Load More
    Berita Lainnya
    Ekonomi

    3 Penghargaan Prestisius Diraih SIG Dalam Ajang SPEx2 Award 2024

    7 Agustus 2024

    MINATBACA.com – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) meraih tiga penghargaan bergengsi dalam ajang Strategy…

    Berangkatkan Secara Simbolis, Pak Yes Menyebut Jemaah Haji Asal Lamongan Alami Peningkatan

    Mengenang Tokoh Pendiri Desa, Selama 3 Hari Desa Banyuwangi Manyar Gelar Sedekah Bumi

    Petrokimia Gresik Borong 8 Penghargaan di Ajang ICC-OSH 2024

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.