Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Petrokimia Gresik Berpotensi Cetak Sejarah Sebagai Pionir Penerapan Carbon Capture and Utilization di Indonesia

      16 Oktober 2026

      Mensos Jelaskan Keuntungan Belanja di KDKMP, Saat Mengunjungi KDKMP di Kabupaten Lamongan

      15 Oktober 2026

      PMI Bersama Pemkab Gresik Beri Apresiasi kepada Pendonor Sebanyak 50 Kali

      15 Oktober 2026

      Program Klunting Sukses Turunkan Angka Stunting di Kabupaten Lamongan

      15 Oktober 2026

      Bupati Lamongan Dampingi Anggota DPR RI Tinjau Ruas PISEW yang Menguatkan Program Jamula

      15 Oktober 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Pemerintahan»Ancaman Kemarau Datang Lebih Awal, Bupati Gresik Ingatkan Seluruh Jajaran Untuk Mulai Antisipasi
    Pemerintahan

    Ancaman Kemarau Datang Lebih Awal, Bupati Gresik Ingatkan Seluruh Jajaran Untuk Mulai Antisipasi

    RedaksiBy Redaksi17 April 20262 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik menaikkan level kewaspadaan, menyusul prediksi musim kemarau yang datang lebih awal, bahkan diprediksi sejak akhir April 2026.

    Setidaknya ada enam kecamatan di Gresik yang berpotensi terdampak di fase awal, dan bisa meluas hingga 12 kecamatan saat puncak kemarau pada Bulan Juli hingga September. Situasi ini menuntut perubahan cara kerja pemerintah, dari sekadar respons menjadi antisipasi yang terukur.

    “Jangan tunggu masyarakat kesulitan air baru kita bergerak. Semua harus sudah siap dari sekarang,” ujar Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, pada saat Rapat One Week Program di Ruang Rapat Graita Eka Praja, Senin (13/4/2026).

    “Kecamatan harus tahu titik rawan, desa harus tahu kondisinya. Tidak boleh ada yang terlambat,” ucapnya.

    Baca Juga :  Didorong Sektor Pendidikan, Inflasi Kabupaten Gresik Capai 0,30 Persen

    Pemkab Gresik melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), telah menyiapkan skema intervensi berupa droping air. Sejumlah sarana disiagakan, mulai dari lima unit truk tangki, puluhan tandon air, hingga ratusan jeriken. Namun di balik persiapan yang dilakukan terdapat tantangan nyata yaitu, keterbatasan armada untuk menjangkau seluruh wilayah terdampak.

    “Dengan keterbatasan ini, kita tidak bisa kerja biasa. Harus berbasis data, harus tepat sasaran, dan harus cepat,” kata Gus Yani-sapaan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani.

    Gus Yani juga menegaskan, solusi tidak bisa hanya bergantung pada dropping air. Pemanfaatan sumber air alternatif dan kerja sama lintas sektor, juga bisa menjadi kunci.

    “Kita harus berani keluar dari pola lama. Sumber air yang ada harus dioptimalkan, termasuk kerja sama dengan pihak swasta. Ini soal strategi, bukan sekadar bantuan,” tambahnya.

    Baca Juga :  Wabup Gresik Dengarkan Langsung Keluhan Warga Saat Serahkan Bantuan di Benjeng

    Dia bahkan mendorong kesiapsiagaan hingga tingkat rumah tangga, dengan memastikan masyarakat memiliki cadangan air secara mandiri.

    “Minimal setiap rumah punya jeriken atau tandon. Kita harus membangun kesiapan dari bawah, bukan hanya mengandalkan pemerintah,” tutur Gus Yani.

    Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Gresik Sukardi menegaskan, pemetaan untuk wilayah rawan telah dilakukan sebagai dasar intervensi.

    “Kami sudah siapkan distribusi air bersih secara bertahap, sesuai kebutuhan di lapangan. Yang menjadi perhatian adalah dukungan operasional, khususnya BBM, karena distribusi akan berlangsung rutin selama musim kemarau,” ujar Sukardi.

    Tidak hanya itu, BPBD terus memperkuat koordinasi dengan pihak kecamatan dan desa, agar distribusi air tidak terlambat dan benar-benar menyasar wilayah yang paling membutuhkan. Sementara Pemkab Gresik juga mulai menggeser pendekatan, dari penanganan darurat menuju pengelolaan sumber daya air yang lebih berkelanjutan, termasuk untuk mendukung sektor pertanian.

    Baca Juga :  Hadiri Pelantikan Pengurus DPC Abpednas Gresik Masa Bakti 2026-2032, Ini Pesan Wabup Gresik
    Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani gresik Kabupaten Gresik kekeringan pemkab gresik
    Previous ArticleSIG Jaga Tren Positif di Atas Rata-Rata Industri Usai Konsisten Jalankan Strategi Transformasi
    Next Article Dijadwalkan Berlangsung 3 Hari, Bupati Gresik Buka MTQ XXXII Tingkat Kabupaten

    Berita Terkait

    Petrokimia Gresik Berpotensi Cetak Sejarah Sebagai Pionir Penerapan Carbon Capture and Utilization di Indonesia

    16 Oktober 2026

    PMI Bersama Pemkab Gresik Beri Apresiasi kepada Pendonor Sebanyak 50 Kali

    15 Oktober 2026

    Peringatan Hari Jadi ke-81 Jawa Timur di Gresik Dirangkai Penyerahan SK PPPK Paruh Waktu

    12 Oktober 2026

    RSPG Hadirkan Layanan Operasi Laparoskopi Minim Sayatan, Didukung Tiga Dokter Spesialis Bedah

    10 Oktober 2026

    Petrokimia Gresik Berhasil Raih Tujuh Penghargaan di Ajang Anugerah Humas Indonesia 2026

    9 Oktober 2026

    Bantuan Pendidikan dan Pemberdayaan Ratusan Juta Disalurkan Baznas Bersama Pemkab Gresik

    8 Oktober 2026
    Search
    Terkini

    Petrokimia Gresik Berpotensi Cetak Sejarah Sebagai Pionir Penerapan Carbon Capture and Utilization di Indonesia

    Mensos Jelaskan Keuntungan Belanja di KDKMP, Saat Mengunjungi KDKMP di Kabupaten Lamongan

    PMI Bersama Pemkab Gresik Beri Apresiasi kepada Pendonor Sebanyak 50 Kali

    Program Klunting Sukses Turunkan Angka Stunting di Kabupaten Lamongan

    Bupati Lamongan Dampingi Anggota DPR RI Tinjau Ruas PISEW yang Menguatkan Program Jamula

    Load More
    Berita Lainnya
    Pendidikan

    Tinjau Kesiapan Sekolah Rakyat, Bupati Gresik Pastikan Semua Fasilitas Siap

    29 Juli 2025

    MINATBACA.com – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyatakan, gedung Sekolah Rakyat (SR) Kabupaten Gresik telah…

    Meriahkan HUT RI, Pemdes Karangrejo Manyar Gelar Lomba Voli Pria Dasteran

    Petrokimia Gresik Dapat Penghargaan di Ajang Internasional GPEA 2024

    Gelar Program Mudik Gratis 2026, Pemkab Gresik Berangkatkan 750 Pemudik dengan 15 Bus

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.