Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Komitmen Pemkab dan DPRD Gresik Untuk Tuntaskan Pembangunan Serta Perbaikan JPD

      2 Juni 2026

      Jadi Prioritas, Bupati Gresik Ajak Masyarakat Lebih Peduli dan Turut Kawal Pembangunan JPD

      2 Juni 2026

      Tekan Kemiskinan dan Stunting, Program Bunda Puspa Pemkab Gresik Diperluas ke 80 Desa

      2 Juni 2026

      Peringatan Hari Lahir Pancasila, Bupati Lamongan Sebut Sejalan dengan Semangat HJL ke-457

      1 Juni 2026

      Ungkapan Pak Yes Saat Menghadiri Haul Akbar Rangkaian HJL ke-457

      1 Juni 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Pemerintahan»Ancaman Kemarau Datang Lebih Awal, Bupati Gresik Ingatkan Seluruh Jajaran Untuk Mulai Antisipasi
    Pemerintahan

    Ancaman Kemarau Datang Lebih Awal, Bupati Gresik Ingatkan Seluruh Jajaran Untuk Mulai Antisipasi

    RedaksiBy Redaksi17 April 20262 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik menaikkan level kewaspadaan, menyusul prediksi musim kemarau yang datang lebih awal, bahkan diprediksi sejak akhir April 2026.

    Setidaknya ada enam kecamatan di Gresik yang berpotensi terdampak di fase awal, dan bisa meluas hingga 12 kecamatan saat puncak kemarau pada Bulan Juli hingga September. Situasi ini menuntut perubahan cara kerja pemerintah, dari sekadar respons menjadi antisipasi yang terukur.

    “Jangan tunggu masyarakat kesulitan air baru kita bergerak. Semua harus sudah siap dari sekarang,” ujar Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, pada saat Rapat One Week Program di Ruang Rapat Graita Eka Praja, Senin (13/4/2026).

    “Kecamatan harus tahu titik rawan, desa harus tahu kondisinya. Tidak boleh ada yang terlambat,” ucapnya.

    Pemkab Gresik melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), telah menyiapkan skema intervensi berupa droping air. Sejumlah sarana disiagakan, mulai dari lima unit truk tangki, puluhan tandon air, hingga ratusan jeriken. Namun di balik persiapan yang dilakukan terdapat tantangan nyata yaitu, keterbatasan armada untuk menjangkau seluruh wilayah terdampak.

    “Dengan keterbatasan ini, kita tidak bisa kerja biasa. Harus berbasis data, harus tepat sasaran, dan harus cepat,” kata Gus Yani-sapaan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani.

    Gus Yani juga menegaskan, solusi tidak bisa hanya bergantung pada dropping air. Pemanfaatan sumber air alternatif dan kerja sama lintas sektor, juga bisa menjadi kunci.

    “Kita harus berani keluar dari pola lama. Sumber air yang ada harus dioptimalkan, termasuk kerja sama dengan pihak swasta. Ini soal strategi, bukan sekadar bantuan,” tambahnya.

    Dia bahkan mendorong kesiapsiagaan hingga tingkat rumah tangga, dengan memastikan masyarakat memiliki cadangan air secara mandiri.

    “Minimal setiap rumah punya jeriken atau tandon. Kita harus membangun kesiapan dari bawah, bukan hanya mengandalkan pemerintah,” tutur Gus Yani.

    Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Gresik Sukardi menegaskan, pemetaan untuk wilayah rawan telah dilakukan sebagai dasar intervensi.

    “Kami sudah siapkan distribusi air bersih secara bertahap, sesuai kebutuhan di lapangan. Yang menjadi perhatian adalah dukungan operasional, khususnya BBM, karena distribusi akan berlangsung rutin selama musim kemarau,” ujar Sukardi.

    Tidak hanya itu, BPBD terus memperkuat koordinasi dengan pihak kecamatan dan desa, agar distribusi air tidak terlambat dan benar-benar menyasar wilayah yang paling membutuhkan. Sementara Pemkab Gresik juga mulai menggeser pendekatan, dari penanganan darurat menuju pengelolaan sumber daya air yang lebih berkelanjutan, termasuk untuk mendukung sektor pertanian.

    Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani gresik Kabupaten Gresik kekeringan pemkab gresik
    Previous ArticleSIG Jaga Tren Positif di Atas Rata-Rata Industri Usai Konsisten Jalankan Strategi Transformasi
    Next Article Dijadwalkan Berlangsung 3 Hari, Bupati Gresik Buka MTQ XXXII Tingkat Kabupaten

    Berita Terkait

    Komitmen Pemkab dan DPRD Gresik Untuk Tuntaskan Pembangunan Serta Perbaikan JPD

    2 Juni 2026

    Jadi Prioritas, Bupati Gresik Ajak Masyarakat Lebih Peduli dan Turut Kawal Pembangunan JPD

    2 Juni 2026

    Tekan Kemiskinan dan Stunting, Program Bunda Puspa Pemkab Gresik Diperluas ke 80 Desa

    2 Juni 2026

    Momen Iduladha, KWGe Kembali Salurkan Daging Kurban Kepada Warga Sekitar

    30 Mei 2026

    Opini WTP Kembali Diraih Pemkab Gresik, Jadi yang ke-11 Kali Berturut-Turut

    29 Mei 2026

    Tangkap 2 Pengedar, Polres Gresik Sita 209,38 Gram Narkoba Jenis Sabu

    29 Mei 2026
    Search
    Terkini

    Komitmen Pemkab dan DPRD Gresik Untuk Tuntaskan Pembangunan Serta Perbaikan JPD

    Jadi Prioritas, Bupati Gresik Ajak Masyarakat Lebih Peduli dan Turut Kawal Pembangunan JPD

    Tekan Kemiskinan dan Stunting, Program Bunda Puspa Pemkab Gresik Diperluas ke 80 Desa

    Peringatan Hari Lahir Pancasila, Bupati Lamongan Sebut Sejalan dengan Semangat HJL ke-457

    Ungkapan Pak Yes Saat Menghadiri Haul Akbar Rangkaian HJL ke-457

    Load More
    Berita Lainnya
    Ekonomi

    Hari Buruh 2025, Pemkab Lamongan Komitmen Lindungi Hak Para Pekerja

    1 Mei 2025

    MINATBACA.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan turut memperingati Hari Buruh Internasional 2025 dengan menggelar senam…

    Dekranasda Lamongan Gelar Workshop, Persiapan Lomba Desain Motif Batik

    Terima Kasih Bupati Lamongan Kepada IDI Dalam Meningkatkan Derajat Kesehatan

    Relawan Kebomas Targetkan 90 Persen Suara di Wilayahnya Dukung Gus Yani

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.