Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      TMMD ke-128 Resmi Ditutup, Tinggalkan Warisan Pembangunan di Desa Slempit Kedamean

      21 Mei 2026

      Ada 3 Unit Layanan Baru yang Hadir Melengkapi Fasilitas RSUD Ngimbang Lamongan

      21 Mei 2026

      Memperingati Hari Posyandu Nasional, Desa Pranti Perkuat Layanan Kesehatan Masyarakat

      20 Mei 2026

      Pengelolaan JDIH Buat Kabupaten Gresik Kembali Mendapat Penghargaan Dari Gubernur Jawa Timur

      20 Mei 2026

      Pendidikan Anak Usia Dini, Bupati Gresik Berharap Orangtua Bisa Memberi Contoh Baik

      20 Mei 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Pemerintahan»Akuntabel, Pemkab Lamongan Raih WTP 9 Kali Berturut-turut
    Pemerintahan

    Akuntabel, Pemkab Lamongan Raih WTP 9 Kali Berturut-turut

    RedaksiBy Redaksi22 April 20252 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan, meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI perwakilan Jawa Timur atas pemeriksaan tahun 2024.

    Penghargaan tersebut merupakan wujud dari praktik keuangan sehat yang dilaksanakan oleh jajaran Pemkab Lamongan, yang disajikan dalam bentuk Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun anggaran 2024. Bahkan, raihan diterima oleh Bupati Lamongan Yuhronur Efendi dan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lamongan Freddy Wahyudi secara simbolis di kantor BPK RI perwakilan Jawa Timur, Senin (21/4/2025) tersebut merupakan penghargaan serupa ke sembilan kali secara berturut-turut bagi Lamongan.

    Menurut Bupati yang akrab disapa Pak Yes tersebut, capaian kesembilan kalinya merupakan wujud nyata dari profesionalitas pengelola keuangan di Kabupaten Lamongan. Terlebih pada hal ini, Kota Soto menekankan aspek akuntabel.

    “Pemerintah Kabupaten Lamongan berkomitmen akuntabel, dalam mengelola harta negara untuk keperluan bersama masyarakat Kabupaten Lamongan. Komitmen ini kami laksanakan dan tuangkan dalam LKPD tahun anggaran 2024 yang sudah kami serahkan ke BPK pada pertengahan Maret lalu,” tutur Pak Yes.

    Selanjutnya orang nomor satu di Kota Soto menjelaskan, penghargaan WTP tersebut akan berdampak pada meningkatnya kepercayaan publik atasĀ  kredibilitas dan keandalan informasi yang disajikan, serta meningkatkan rating dan citra positif pada stakeholder. Maka harus dipertahankan, bahkan ditingkatkan lebih maksimal.

    Sementara Kepala BPK RI perwakilan Jawa Timur Yuan Candra Djaisin mengatakan, WTP adalah kewajiban, bukan hanya sekedar penghargaan. Adapun penghargaan tersebut diberikan kepada seluruh jajaran Pemkab yang berhasil menjalankan sistem keuangan daerah dengan baik.

    Pemeriksaan bersifat mandatory, yang dilaksanakan BPK RI perwakilan Jawa Timur selama 60 hari. Dengan memiliki tujuan utama yakni, memberikan keyakinan yang memadai atas kewajaran dalam pengelolaan keuangan daerah. Ada empat kriteria yang menjadi penilaian LKPD tahun ini, di antaranya adalah kesesuaian laporan keuangan dengan Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP), kecukupan pengungkapan, kepatuhan atas Perundangan-undangan dan efektivitas pengendalian sistem intern.

    Yuan juga menyampaikan, adanya catatan yang harus diperbaiki oleh seluruh Pemerintah Daerah di Jawa Timur dalam mengelola keuangan daerah. Di antaranya adalah kekurangan penerimaan daerah atas pendapatan pajak dan retribusi daerah, kekurangan volume dan/atau spesifikasi teknis yang mengakibatkan kelebihan bayar dan terdapat kekurangan penerimaan atas denda keterlambatan, pengendalian penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) belum memadai, penganggaran pendapatan bagi hasil tidak mengacu pada ketentuan serta pengendalian anggaran belanja belum memadai, dan pengelolaan aset tetap belum tertib.

    lamongan Pemkab Lamongan
    Previous ArticleGresik Jadi yang Pertama di Jatim Serahkan SK CPNS Formasi 2024
    Next Article Budidaya Serai Wangi di Lahan Pasca Tambang, Cara SIG Bangun Ekosistem Keberlanjutan

    Berita Terkait

    Ada 3 Unit Layanan Baru yang Hadir Melengkapi Fasilitas RSUD Ngimbang Lamongan

    21 Mei 2026

    Bupati Lamongan; Kemajuan Daerah Dapat Dilihat Dari Perkembangan Indeks Pembangunan Manusia

    20 Mei 2026

    Bupati Lamongan Mengajak Masyarakat Jadikan Semangat Harkitnas Sebagai Motivasi

    20 Mei 2026

    Pesan Pak Yes Pada Saat Pelantikan Pengurus PMI Kecamatan se-Kabupaten Lamongan 2026-2030

    20 Mei 2026

    Polres Lamongan Ungkap Curanmor dan Pencurian Mesin Diesel

    19 Mei 2026

    Operasional 90 KDKMP di Kabupaten Lamongan Turut Diresmikan Presiden Prabowo Secara Serentak

    16 Mei 2026
    Search
    Terkini

    TMMD ke-128 Resmi Ditutup, Tinggalkan Warisan Pembangunan di Desa Slempit Kedamean

    Ada 3 Unit Layanan Baru yang Hadir Melengkapi Fasilitas RSUD Ngimbang Lamongan

    Memperingati Hari Posyandu Nasional, Desa Pranti Perkuat Layanan Kesehatan Masyarakat

    Pengelolaan JDIH Buat Kabupaten Gresik Kembali Mendapat Penghargaan Dari Gubernur Jawa Timur

    Pendidikan Anak Usia Dini, Bupati Gresik Berharap Orangtua Bisa Memberi Contoh Baik

    Load More
    Berita Lainnya
    Pendidikan

    Kegiatan Pesta Siaga Kwarcab Pramuka Gresik Diikuti Sebanyak 400 Anak

    23 Oktober 2024

    MINATBACA.com – Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Gresik, menggelar kegiatan Pesta Siaga yang bertemakan ‘Mandiri,…

    Pemkab Gresik Beri Apresiasi Para Wajib Pajak Kendaraan Bermotor dan Restoran

    Upaya Polres Gresik Beri Layanan Pada Masyarakat Melalui Bhabinkamtibmas

    Petrokimia Gresik Berangkatkan 200 Pemudik Gratis Menuju 5 Rute di Jawa Timur

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.