Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Pemkab Lamongan Berkomitmen Dukung Cabor Voli Mencetak Atlet Potensial

      7 September 2026

      Parade Kebangsaan Menutup Rangkaian Kegiatan Peringatan HUT ke-81 RI di Kabupaten Lamongan

      6 September 2026

      Perubahan Perda Nomor 10 Tahun 2023, Fraksi DPRD Lamongan Sampaikan Pandangan Umum

      5 September 2026

      Jaring Atlet Renang Potensial, Swimming Competition Bupati Cup V Lamongan 2026 Digelar

      5 September 2026

      Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW, Pak Yes Ajak Masyarakat Teladani Akhlak Rasulullah

      5 September 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Ekonomi»Bupati Gresik; CSR Itu Bukan Charity, Bukan Belas Kasih
    Ekonomi

    Bupati Gresik; CSR Itu Bukan Charity, Bukan Belas Kasih

    RedaksiBy Redaksi22 April 20263 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Respon tegas disampaikan oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, terkait seputar Corporate Social Responsibility (CSR).

    Gus Yani-sapaan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, jika CSR bukanlah sekadar kegiatan amal. Melainkan tanggung jawab sosial yang wajib dilaksanakan oleh dunia usaha, sesuai ketentuan perundang-undangan.

    “CSR itu bukan charity, bukan belas kasih. CSR adalah tanggung jawab sosial yang diatur oleh undang-undang. Perspektif ini harus disamakan,” tegas Gus Yani saat membuka kegiatan Advokasi dan Sosialisasi CSR SIGAP (Sosial Industri Gerakan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak) yang berlangsung di Ruang Rapat Argolengis, Kantor Bupati Gresik, Rabu (22/4/2026).

    Dia menekankan, pembangunan daerah tidak bisa berjalan hanya mengandalkan pemerintah. Gresik yang memiliki kekuatan industri juga membutuhkan kolaborasi aktif dengan dunia usaha, agar program pembangunan dapat berjalan optimal.

    Baca Juga :  Warga Munggugianti Benjeng Kembali Menerima BLT, Ringankan Beban di Akhir Tahun

    “Pemerintah tidak mungkin berjalan sendiri, harus ada supporting dari industri. Program CSR harus selaras dengan program pemerintah, baik pusat maupun daerah,” ucapnya.

    Gus Yani juga mendorong agar pelaksanaan CSR diarahkan pada isu-isu strategis, yang berdampak langsung bagi masyarakat. Seperti penanganan sampah, khususnya limbah plastik, serta perlindungan perempuan dan anak.

    Dia turut mengungkap, sejumlah persoalan sosial yang masih ditemui di lapangan. Mulai dari kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), anak putus sekolah, hingga tantangan yang dihadapi keluarga pekerja migran.

    “Masalah sosial ini nyata. Ada korban KDRT, anak yang tidak sekolah, hingga anak-anak pekerja migran yang berisiko tidak memiliki identitas yang jelas. Ini perlu perhatian bersama,” kata Gus Yani.

    Baca Juga :  Melihat Tradisi Culture and Tradition Eid Adha 2025, Arak-arakan Hewan Kurban

    Terkait mekanisme pelaksanaan CSR, Gus Yani menjelaskan, pemerintah daerah tidak menerima bantuan dalam bentuk uang tunai atau transfer ke kas daerah. Melainkan kontribusi dunia usaha, diarahkan dalam bentuk program nyata yang dapat langsung dirasakan oleh masyarakat.

    “Kita butuhkan adalah programnya. Bisa kolaborasi, berbagi peran, dan pengawasannya dilakukan bersama,” imbuhnya.

    Gus Yani juga menegaskan, pentingnya kolaborasi dalam menciptakan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.

    “Tidak ada industri yang bisa tumbuh di daerah yang gagal. Gresik ini kondusif dan masyarakatnya mendukung. Maka industri juga harus hadir memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” tutur Gus Yani.

    Sementara Kepala Dinas Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KBPPPA) Gresik Titik Ernawati menyampaikan, kegiatan bertujuan memperkuat pemahaman dunia usaha terhadap isu perlindungan perempuan dan anak, sekaligus mendorong pelaksanaan CSR yang responsif gender dan ramah anak.

    Baca Juga :  Ringankan Beban Ekonomi Masyarakat, Pemkab Gresik Kembali Salurkan BLT

    “Kegiatan ini juga menjadi ruang membangun komitmen dan sinergi lintas sektor, agar upaya perlindungan dapat berjalan berkelanjutan,” ujar Titik.

    Kegiatan diikuti 35 peserta dengan melibatkan unsur dunia usaha, perangkat daerah, lembaga masyarakat, forum anak, serta mitra terkait lainnya. Melalui forum tersebut diharapkan, dunia usaha tidak hanya terlibat secara simbolik, tetapi mampu mengambil peran aktif dan terukur dalam pelaksanaan CSR SIGAP.

    Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani Dinas KBPPPA Gresik gresik Kabupaten Gresik pemkab gresik
    Previous ArticleINTERCEM Asia 2026, SIG Buka Peluang Kolaborasi Global Untuk Inovasi Bahan Bangunan
    Next Article Bupati Gresik Pimpin Upacara Pembukaan Program TMMD ke-128

    Berita Terkait

    Benjeng dan Balongpanggang Disebut Bupati Gresik Jadi Salah Satu Prioritas untuk Pembangunan JPD

    4 September 2026

    Wabup Gresik Minta OPD Segera Menanggapi dan Tindaklanjuti Pengaduan Masyarakat

    1 September 2026

    Pemkab Gresik Bersama Sejumlah Elemen Bantu Korban Gempa Bumi di NTT Senilai Rp250 Juta

    28 Agustus 2026

    Jambore Ranting Gerakan Pramuka Kecamatan Balongpanggang, Berikut Pesan Wabup Gresik

    28 Agustus 2026

    Bupati Gresik Ajak Masyarakat Tak Ragu Sampaikan Aspirasi Saat Salurkan BLT DBHCHT di Wringinanom

    27 Agustus 2026

    Cara BRI Semarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Desa Doudo Kecamatan Panceng

    27 Agustus 2026
    Search
    Terkini

    Pemkab Lamongan Berkomitmen Dukung Cabor Voli Mencetak Atlet Potensial

    Parade Kebangsaan Menutup Rangkaian Kegiatan Peringatan HUT ke-81 RI di Kabupaten Lamongan

    Perubahan Perda Nomor 10 Tahun 2023, Fraksi DPRD Lamongan Sampaikan Pandangan Umum

    Jaring Atlet Renang Potensial, Swimming Competition Bupati Cup V Lamongan 2026 Digelar

    Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW, Pak Yes Ajak Masyarakat Teladani Akhlak Rasulullah

    Load More
    Berita Lainnya
    Ekonomi

    Pemdes Racitengah Bangun Jalan Usaha Tani Sepanjang 135 Meter

    3 Juni 2025

    MINATBACA.com – Pemerintah Desa (Pemdes) Racitengah, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik, terus melakukan pembangunan infrastruktur untuk…

    Tinjau Kesiapan, Menteri ESDM Arifin Tasrif Kunjungi Smelter Freeport di Gresik

    Rumah di Gresik Terbakar Saat Ditinggal Pemilik ke Gereja, Kerugian Ditaksir Rp100 Juta

    Pemanfaatan Untuk Jalan Lingkar Utara Diresmikan Oleh Bupati Lamongan

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.