Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Pesan Wabup Gresik Saat Menutup Pelatihan Teknis Penyusunan SPM dan Renstra BLUD

      24 April 2026

      Desainer Jersey LFC Rifqee Hulk Menyebut, Desain Jersey LFC 3.0 Paling Kompleks

      24 April 2026

      Melalui Penguatan SPM dan BLUD, Pemkab Gresik Komitmen Tingkatkan Kualitas Layanan Kesehatan

      23 April 2026

      Kolaborasi KORPRI Bersama Bank BSI, Sosialisasi Layanan Program Pemda Gresik Berhaji

      23 April 2026

      Komitmen Pemkab Lamongan Turunkan Stunting Melalui Program Genting

      23 April 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»sosial»Bupati Gresik; CSR Itu Bukan Charity, Bukan Belas Kasih
    sosial

    Bupati Gresik; CSR Itu Bukan Charity, Bukan Belas Kasih

    RedaksiBy Redaksi22 April 20263 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Respon tegas disampaikan oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, terkait seputar Corporate Social Responsibility (CSR).

    Gus Yani-sapaan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, jika CSR bukanlah sekadar kegiatan amal. Melainkan tanggung jawab sosial yang wajib dilaksanakan oleh dunia usaha, sesuai ketentuan perundang-undangan.

    “CSR itu bukan charity, bukan belas kasih. CSR adalah tanggung jawab sosial yang diatur oleh undang-undang. Perspektif ini harus disamakan,” tegas Gus Yani saat membuka kegiatan Advokasi dan Sosialisasi CSR SIGAP (Sosial Industri Gerakan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak) yang berlangsung di Ruang Rapat Argolengis, Kantor Bupati Gresik, Rabu (22/4/2026).

    Dia menekankan, pembangunan daerah tidak bisa berjalan hanya mengandalkan pemerintah. Gresik yang memiliki kekuatan industri juga membutuhkan kolaborasi aktif dengan dunia usaha, agar program pembangunan dapat berjalan optimal.

    “Pemerintah tidak mungkin berjalan sendiri, harus ada supporting dari industri. Program CSR harus selaras dengan program pemerintah, baik pusat maupun daerah,” ucapnya.

    Gus Yani juga mendorong agar pelaksanaan CSR diarahkan pada isu-isu strategis, yang berdampak langsung bagi masyarakat. Seperti penanganan sampah, khususnya limbah plastik, serta perlindungan perempuan dan anak.

    Dia turut mengungkap, sejumlah persoalan sosial yang masih ditemui di lapangan. Mulai dari kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), anak putus sekolah, hingga tantangan yang dihadapi keluarga pekerja migran.

    “Masalah sosial ini nyata. Ada korban KDRT, anak yang tidak sekolah, hingga anak-anak pekerja migran yang berisiko tidak memiliki identitas yang jelas. Ini perlu perhatian bersama,” kata Gus Yani.

    Terkait mekanisme pelaksanaan CSR, Gus Yani menjelaskan, pemerintah daerah tidak menerima bantuan dalam bentuk uang tunai atau transfer ke kas daerah. Melainkan kontribusi dunia usaha, diarahkan dalam bentuk program nyata yang dapat langsung dirasakan oleh masyarakat.

    “Kita butuhkan adalah programnya. Bisa kolaborasi, berbagi peran, dan pengawasannya dilakukan bersama,” imbuhnya.

    Gus Yani juga menegaskan, pentingnya kolaborasi dalam menciptakan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.

    “Tidak ada industri yang bisa tumbuh di daerah yang gagal. Gresik ini kondusif dan masyarakatnya mendukung. Maka industri juga harus hadir memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” tutur Gus Yani.

    Sementara Kepala Dinas Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KBPPPA) Gresik Titik Ernawati menyampaikan, kegiatan bertujuan memperkuat pemahaman dunia usaha terhadap isu perlindungan perempuan dan anak, sekaligus mendorong pelaksanaan CSR yang responsif gender dan ramah anak.

    “Kegiatan ini juga menjadi ruang membangun komitmen dan sinergi lintas sektor, agar upaya perlindungan dapat berjalan berkelanjutan,” ujar Titik.

    Kegiatan diikuti 35 peserta dengan melibatkan unsur dunia usaha, perangkat daerah, lembaga masyarakat, forum anak, serta mitra terkait lainnya. Melalui forum tersebut diharapkan, dunia usaha tidak hanya terlibat secara simbolik, tetapi mampu mengambil peran aktif dan terukur dalam pelaksanaan CSR SIGAP.

    Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani Dinas KBPPPA Gresik gresik Kabupaten Gresik pemkab gresik
    Previous ArticleINTERCEM Asia 2026, SIG Buka Peluang Kolaborasi Global Untuk Inovasi Bahan Bangunan
    Next Article Bupati Gresik Pimpin Upacara Pembukaan Program TMMD ke-128

    Berita Terkait

    Pesan Wabup Gresik Saat Menutup Pelatihan Teknis Penyusunan SPM dan Renstra BLUD

    24 April 2026

    Melalui Penguatan SPM dan BLUD, Pemkab Gresik Komitmen Tingkatkan Kualitas Layanan Kesehatan

    23 April 2026

    Kolaborasi KORPRI Bersama Bank BSI, Sosialisasi Layanan Program Pemda Gresik Berhaji

    23 April 2026

    Perkuat Layanan Bagi Jemaah Haji, Pemkab Gresik Menyediakan Obat dan Kursi Roda Untuk Lansia

    22 April 2026

    Bupati Gresik Pimpin Upacara Pembukaan Program TMMD ke-128

    22 April 2026

    Wakil Bupati Gresik Dipercaya Pimpin Ikatan Alumni Universitas Hang Tuah Surabaya

    21 April 2026
    Search
    Terkini

    Pesan Wabup Gresik Saat Menutup Pelatihan Teknis Penyusunan SPM dan Renstra BLUD

    Desainer Jersey LFC Rifqee Hulk Menyebut, Desain Jersey LFC 3.0 Paling Kompleks

    Melalui Penguatan SPM dan BLUD, Pemkab Gresik Komitmen Tingkatkan Kualitas Layanan Kesehatan

    Kolaborasi KORPRI Bersama Bank BSI, Sosialisasi Layanan Program Pemda Gresik Berhaji

    Komitmen Pemkab Lamongan Turunkan Stunting Melalui Program Genting

    Load More
    Berita Lainnya
    Pemerintahan

    Sekda Gresik Tegaskan Inovasi Tidak Boleh Terhenti, Meski Anggaran Dipangkas

    6 Desember 2025

    MINATBACA.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman menegaskan, inovasi tidak boleh…

    Kuliner Sego Boran Lamongan Resmi Ditetapkan Sebagai Warisan Budaya Tak Benda Indonesia

    Grand Final Duta Genre Lamongan 2025 Digelar

    Musdes Wotansari Terkait RKPDes dan DU-RKPDes 2025 Digelar Tepat Waktu

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.