Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Pelayanan Masyarakat di Kabupaten Lamongan Diakui Baik Ombudsman RI

      24 Oktober 2026

      Pendiri Sanggar Mbah Guru di Lamongan, Masuk Tiga Besar Finalis DPD RI Awards 2026

      24 Oktober 2026

      Rizal Kembali Terpilih Pimpin Kadin Gresik, Berikut Empat Program Prioritas yang Disiapkan

      23 Oktober 2026

      Ada Puskesmas Baru di Kabupaten Lamongan, Manfaatkan Bangunan Bekas Rumah Sakit Covid-19

      23 Oktober 2026

      Rakor Percepatan Operasionalisasi 356 KDKMP di Kabupaten Gresik

      22 Oktober 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Ekonomi»Bupati Gresik; CSR Itu Bukan Charity, Bukan Belas Kasih
    Ekonomi

    Bupati Gresik; CSR Itu Bukan Charity, Bukan Belas Kasih

    RedaksiBy Redaksi22 April 20263 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Respon tegas disampaikan oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, terkait seputar Corporate Social Responsibility (CSR).

    Gus Yani-sapaan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, jika CSR bukanlah sekadar kegiatan amal. Melainkan tanggung jawab sosial yang wajib dilaksanakan oleh dunia usaha, sesuai ketentuan perundang-undangan.

    “CSR itu bukan charity, bukan belas kasih. CSR adalah tanggung jawab sosial yang diatur oleh undang-undang. Perspektif ini harus disamakan,” tegas Gus Yani saat membuka kegiatan Advokasi dan Sosialisasi CSR SIGAP (Sosial Industri Gerakan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak) yang berlangsung di Ruang Rapat Argolengis, Kantor Bupati Gresik, Rabu (22/4/2026).

    Dia menekankan, pembangunan daerah tidak bisa berjalan hanya mengandalkan pemerintah. Gresik yang memiliki kekuatan industri juga membutuhkan kolaborasi aktif dengan dunia usaha, agar program pembangunan dapat berjalan optimal.

    Baca Juga :  Pendaftaran Sudah Dibuka, Pemkab Gresik Kembali Gelar Mudik Gratis Dengan Kuota 750 Peserta

    “Pemerintah tidak mungkin berjalan sendiri, harus ada supporting dari industri. Program CSR harus selaras dengan program pemerintah, baik pusat maupun daerah,” ucapnya.

    Gus Yani juga mendorong agar pelaksanaan CSR diarahkan pada isu-isu strategis, yang berdampak langsung bagi masyarakat. Seperti penanganan sampah, khususnya limbah plastik, serta perlindungan perempuan dan anak.

    Dia turut mengungkap, sejumlah persoalan sosial yang masih ditemui di lapangan. Mulai dari kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), anak putus sekolah, hingga tantangan yang dihadapi keluarga pekerja migran.

    “Masalah sosial ini nyata. Ada korban KDRT, anak yang tidak sekolah, hingga anak-anak pekerja migran yang berisiko tidak memiliki identitas yang jelas. Ini perlu perhatian bersama,” kata Gus Yani.

    Baca Juga :  UISI Bersama Pemdes Golokan Ajak Warga Olah Bandeng Jadi Bernilai Ekonomi Tinggi

    Terkait mekanisme pelaksanaan CSR, Gus Yani menjelaskan, pemerintah daerah tidak menerima bantuan dalam bentuk uang tunai atau transfer ke kas daerah. Melainkan kontribusi dunia usaha, diarahkan dalam bentuk program nyata yang dapat langsung dirasakan oleh masyarakat.

    “Kita butuhkan adalah programnya. Bisa kolaborasi, berbagi peran, dan pengawasannya dilakukan bersama,” imbuhnya.

    Gus Yani juga menegaskan, pentingnya kolaborasi dalam menciptakan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.

    “Tidak ada industri yang bisa tumbuh di daerah yang gagal. Gresik ini kondusif dan masyarakatnya mendukung. Maka industri juga harus hadir memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” tutur Gus Yani.

    Sementara Kepala Dinas Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KBPPPA) Gresik Titik Ernawati menyampaikan, kegiatan bertujuan memperkuat pemahaman dunia usaha terhadap isu perlindungan perempuan dan anak, sekaligus mendorong pelaksanaan CSR yang responsif gender dan ramah anak.

    Baca Juga :  Polres Gresik Gerebek Penjual Miras Dekat Stasiun Indro

    “Kegiatan ini juga menjadi ruang membangun komitmen dan sinergi lintas sektor, agar upaya perlindungan dapat berjalan berkelanjutan,” ujar Titik.

    Kegiatan diikuti 35 peserta dengan melibatkan unsur dunia usaha, perangkat daerah, lembaga masyarakat, forum anak, serta mitra terkait lainnya. Melalui forum tersebut diharapkan, dunia usaha tidak hanya terlibat secara simbolik, tetapi mampu mengambil peran aktif dan terukur dalam pelaksanaan CSR SIGAP.

    Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani Dinas KBPPPA Gresik gresik Kabupaten Gresik pemkab gresik
    Previous ArticleINTERCEM Asia 2026, SIG Buka Peluang Kolaborasi Global Untuk Inovasi Bahan Bangunan
    Next Article Bupati Gresik Pimpin Upacara Pembukaan Program TMMD ke-128

    Berita Terkait

    Rizal Kembali Terpilih Pimpin Kadin Gresik, Berikut Empat Program Prioritas yang Disiapkan

    23 Oktober 2026

    Rakor Percepatan Operasionalisasi 356 KDKMP di Kabupaten Gresik

    22 Oktober 2026

    Pelindungan Anak di Ruang Digital, Berikut Upaya yang Dilakukan Pemkab Gresik

    22 Oktober 2026

    Jaga Stabilitas Harga dan Ketersediaan Pasokan, Dinas Pertanian Gresik Gelar Gerakan Pangan Murah

    21 Oktober 2026

    Petrokimia Gresik Berpotensi Cetak Sejarah Sebagai Pionir Penerapan Carbon Capture and Utilization di Indonesia

    16 Oktober 2026

    PMI Bersama Pemkab Gresik Beri Apresiasi kepada Pendonor Sebanyak 50 Kali

    15 Oktober 2026
    Search
    Terkini

    Pelayanan Masyarakat di Kabupaten Lamongan Diakui Baik Ombudsman RI

    Pendiri Sanggar Mbah Guru di Lamongan, Masuk Tiga Besar Finalis DPD RI Awards 2026

    Rizal Kembali Terpilih Pimpin Kadin Gresik, Berikut Empat Program Prioritas yang Disiapkan

    Ada Puskesmas Baru di Kabupaten Lamongan, Manfaatkan Bangunan Bekas Rumah Sakit Covid-19

    Rakor Percepatan Operasionalisasi 356 KDKMP di Kabupaten Gresik

    Load More
    Berita Lainnya
    Ekonomi

    Petrokimia Gresik Meraih Tiga Penghargaan Dalam Ajang yang Diselenggarakan PR Indonesia

    13 Juli 2026

    MINATBACA.com – Komitmen Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia (Persero), dalam membangun…

    Wabup Memimpin Gerakan Indonesia ASRI yang Dilaksanakan di Kabupaten Gresik

    HUT ke-52 dan Hari Jadi ke-539, Pemkab Gresik Beri Diskon PBB dan Pemutihan Denda Pajak

    Soft Opening Beasiswa Perintis 2025 Oleh Bupati Lamongan Yuhronur Efendi

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.