Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Sinergi Pendidikan dan Dunia Industri Dinilai Bupati Gresik Penting untuk Menekan Angka Pengangguran

      8 September 2026

      Sebanyak 31.648 Batang Rokok Ilegal di Kabupaten Lamongan Berhasil Diberantas

      8 September 2026

      Program Petrokimia Gresik Berhasil Tingkatkan Produktivitas Bawang Merah Hingga 12 Persen

      8 September 2026

      SIG Pertahankan Peringkat idAAA Tertinggi dari Pefindo Karena Memiliki Prospek Pasar yang Kuat

      8 September 2026

      Pemkab Lamongan Berkomitmen Dukung Cabor Voli Mencetak Atlet Potensial

      7 September 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Kesehatan»Melalui Penguatan SPM dan BLUD, Pemkab Gresik Komitmen Tingkatkan Kualitas Layanan Kesehatan
    Kesehatan

    Melalui Penguatan SPM dan BLUD, Pemkab Gresik Komitmen Tingkatkan Kualitas Layanan Kesehatan

    RedaksiBy Redaksi23 April 20263 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik menegaskan komitmen, dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan.

    Yakni, melalui penguatan Standar Pelayanan Minimal (SPM) dan Rencana Strategis (Renstra) Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). Komitmen ditegaskan oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, pada saat membuka Pelatihan Teknis Penyusunan Standar Pelayanan Minimal dan Rencana Strategis BLUD di Hotel Aston Gresik, Rabu (22/4/2026).

    Dalam arahan yang diberikan, Gus Yani-sapaan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menekankan, layanan kesehatan merupakan garda terdepan yang secara langsung membentuk citra pemerintah di mata masyarakat.

    “Baik buruknya wajah pemerintah hari ini, sangat ditentukan oleh pelayanan di lini terdepan, terutama puskesmas dan Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit,” ungkap Gus Yani.

    Menurut Gus Yani, perubahan perilaku masyarakat yang semakin kritis dan terbuka, menuntut adanya transformasi dalam cara kerja birokrasi, khususnya dalam memberikan pelayanan publik. Di era digital saat ini, kualitas layanan dapat dengan cepat dinilai dan disebarluaskan oleh masyarakat.

    Baca Juga :  Wabup Gresik Ajak Siswa Belajar Efektif, Menyenangkan dan Bangun Kebersamaan

    “Pelayanan tidak bisa lagi menggunakan pola lama. Standar mutu dan kualitas harus benar-benar kita susun dengan baik, karena itu menjadi wajah pemerintah,” ujarnya.

    Di samping itu, Gus Yani juga menyoroti tingginya ekspektasi masyarakat terhadap layanan kesehatan, terutama dari kalangan pekerja yang merasa telah memenuhi kewajiban sebagai peserta BPJS Kesehatan. Karena itu, dia menegaskan, pelayanan harus tetap menjadi prioritas, termasuk dalam kondisi-kondisi tertentu yang dihadapi masyarakat.

    “Yang utama adalah menyelamatkan masyarakat terlebih dahulu. Soal administrasi dan pembiayaan bisa kita carikan solusi,” imbuhnya.

    Lebih jauh, Gus Yani menilai bahwa tantangan utama layanan kesehatan saat ini bukan hanya pada aspek fasilitas atau sumber daya manusia, melainkan pada kualitas pelayanan (service). Sebab hal ini menjadi salah satu faktor, yang mendorong masyarakat untuk memilih berobat ke luar negeri.

    Baca Juga :  Petrokimia Gresik Dinobatkan Sebagai 'The Best IGA 2026' Berkat Inovasi Berwawasan Lingkungan

    “Banyak yang sekolahnya sama, alatnya juga tidak jauh berbeda. Tapi yang membedakan adalah pelayanan,” kata Gus Yani.

    Dalam kesempatan tersebut, Gus Yani juga tidak lupa mengingatkan pentingnya penyusunan rencana strategis yang terukur, akuntabel, dan selaras dengan prinsip good governance. Karena di tengah tuntutan efisiensi dan transparansi, tentunya setiap tahapan perencanaan hingga pelaksanaan harus dapat dipertanggungjawabkan.

    Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Gresik Mukhibatul Khusnah, dalam laporan menyampaikan, kegiatan dilaksanakan selama tiga hari dengan melibatkan seluruh BLUD di Kabupaten Gresik, yang terdiri dari tiga rumah sakit daerah, 32 puskesmas, serta satu laboratorium kesehatan daerah.

    Di mana peserta mengikuti proses penyusunan dokumen secara intensif, termasuk melalui metode karantina hingga malam hari, guna memastikan dokumen yang dihasilkan benar-benar komprehensif dan implementatif.

    Baca Juga :  Polres Gresik Jalani Risk Assessment dari Jajaran Polda Jatim

    “Dokumen yang disusun, diharapkan selaras dengan Renstra Dinas Kesehatan dan RPJMD Kabupaten Gresik, serta mampu meningkatkan kualitas layanan kesehatan di seluruh fasilitas,” tuturnya.

    Adapun proses penyusunan di dampingi oleh tim dari LPPSP Universitas Indonesia, dengan target penyelesaian dalam waktu satu bulan. Selain itu, peserta juga mendapatkan penguatan materi dari Kementerian Dalam Negeri, khususnya terkait pengelolaan BLUD.

    Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani Dinas Kesehatan Gresik gresik Kabupaten Gresik pemkab gresik
    Previous ArticleKolaborasi KORPRI Bersama Bank BSI, Sosialisasi Layanan Program Pemda Gresik Berhaji
    Next Article Desainer Jersey LFC Rifqee Hulk Menyebut, Desain Jersey LFC 3.0 Paling Kompleks

    Berita Terkait

    Sinergi Pendidikan dan Dunia Industri Dinilai Bupati Gresik Penting untuk Menekan Angka Pengangguran

    8 September 2026

    Benjeng dan Balongpanggang Disebut Bupati Gresik Jadi Salah Satu Prioritas untuk Pembangunan JPD

    4 September 2026

    Wabup Gresik Minta OPD Segera Menanggapi dan Tindaklanjuti Pengaduan Masyarakat

    1 September 2026

    Pemkab Gresik Bersama Sejumlah Elemen Bantu Korban Gempa Bumi di NTT Senilai Rp250 Juta

    28 Agustus 2026

    Jambore Ranting Gerakan Pramuka Kecamatan Balongpanggang, Berikut Pesan Wabup Gresik

    28 Agustus 2026

    Bupati Gresik Ajak Masyarakat Tak Ragu Sampaikan Aspirasi Saat Salurkan BLT DBHCHT di Wringinanom

    27 Agustus 2026
    Search
    Terkini

    Sinergi Pendidikan dan Dunia Industri Dinilai Bupati Gresik Penting untuk Menekan Angka Pengangguran

    Sebanyak 31.648 Batang Rokok Ilegal di Kabupaten Lamongan Berhasil Diberantas

    Program Petrokimia Gresik Berhasil Tingkatkan Produktivitas Bawang Merah Hingga 12 Persen

    SIG Pertahankan Peringkat idAAA Tertinggi dari Pefindo Karena Memiliki Prospek Pasar yang Kuat

    Pemkab Lamongan Berkomitmen Dukung Cabor Voli Mencetak Atlet Potensial

    Load More
    Berita Lainnya
    Pendidikan

    Bupati dan Wabup Dampingi Mensos Saat Kunjungi SRMA 37 Gresik

    5 Agustus 2025

    MINATBACA.com – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan Wakil Bupati (Wabup) Gresik Asluchul Alif, mendampingi…

    Harapan Pak Yes Saat Pelantikan dan Pengukuhan TP PKK Lamongan

    Dalam Sepekan Operasi Zebra Semeru 2025, Polres Lamongan Catat 811 Pelanggaran ETLE

    Melihat Tradisi Culture and Tradition Eid Adha 2025, Arak-arakan Hewan Kurban

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.