Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Pelayanan Masyarakat di Kabupaten Lamongan Diakui Baik Ombudsman RI

      24 Oktober 2026

      Pendiri Sanggar Mbah Guru di Lamongan, Masuk Tiga Besar Finalis DPD RI Awards 2026

      24 Oktober 2026

      Rizal Kembali Terpilih Pimpin Kadin Gresik, Berikut Empat Program Prioritas yang Disiapkan

      23 Oktober 2026

      Ada Puskesmas Baru di Kabupaten Lamongan, Manfaatkan Bangunan Bekas Rumah Sakit Covid-19

      23 Oktober 2026

      Rakor Percepatan Operasionalisasi 356 KDKMP di Kabupaten Gresik

      22 Oktober 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Kesehatan»Melalui Penguatan SPM dan BLUD, Pemkab Gresik Komitmen Tingkatkan Kualitas Layanan Kesehatan
    Kesehatan

    Melalui Penguatan SPM dan BLUD, Pemkab Gresik Komitmen Tingkatkan Kualitas Layanan Kesehatan

    RedaksiBy Redaksi23 April 20263 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik menegaskan komitmen, dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan.

    Yakni, melalui penguatan Standar Pelayanan Minimal (SPM) dan Rencana Strategis (Renstra) Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). Komitmen ditegaskan oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, pada saat membuka Pelatihan Teknis Penyusunan Standar Pelayanan Minimal dan Rencana Strategis BLUD di Hotel Aston Gresik, Rabu (22/4/2026).

    Dalam arahan yang diberikan, Gus Yani-sapaan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menekankan, layanan kesehatan merupakan garda terdepan yang secara langsung membentuk citra pemerintah di mata masyarakat.

    “Baik buruknya wajah pemerintah hari ini, sangat ditentukan oleh pelayanan di lini terdepan, terutama puskesmas dan Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit,” ungkap Gus Yani.

    Menurut Gus Yani, perubahan perilaku masyarakat yang semakin kritis dan terbuka, menuntut adanya transformasi dalam cara kerja birokrasi, khususnya dalam memberikan pelayanan publik. Di era digital saat ini, kualitas layanan dapat dengan cepat dinilai dan disebarluaskan oleh masyarakat.

    Baca Juga :  Syukuri Hasil Panen Melimpah, Warga Sekargeneng Kandangan Gelar Sedekah Bumi

    “Pelayanan tidak bisa lagi menggunakan pola lama. Standar mutu dan kualitas harus benar-benar kita susun dengan baik, karena itu menjadi wajah pemerintah,” ujarnya.

    Di samping itu, Gus Yani juga menyoroti tingginya ekspektasi masyarakat terhadap layanan kesehatan, terutama dari kalangan pekerja yang merasa telah memenuhi kewajiban sebagai peserta BPJS Kesehatan. Karena itu, dia menegaskan, pelayanan harus tetap menjadi prioritas, termasuk dalam kondisi-kondisi tertentu yang dihadapi masyarakat.

    “Yang utama adalah menyelamatkan masyarakat terlebih dahulu. Soal administrasi dan pembiayaan bisa kita carikan solusi,” imbuhnya.

    Lebih jauh, Gus Yani menilai bahwa tantangan utama layanan kesehatan saat ini bukan hanya pada aspek fasilitas atau sumber daya manusia, melainkan pada kualitas pelayanan (service). Sebab hal ini menjadi salah satu faktor, yang mendorong masyarakat untuk memilih berobat ke luar negeri.

    Baca Juga :  Peringati HPN 2026, KWG Ziarah ke Makam Pendiri dan Beri Tali Asih Kepada Pihak Keluarga

    “Banyak yang sekolahnya sama, alatnya juga tidak jauh berbeda. Tapi yang membedakan adalah pelayanan,” kata Gus Yani.

    Dalam kesempatan tersebut, Gus Yani juga tidak lupa mengingatkan pentingnya penyusunan rencana strategis yang terukur, akuntabel, dan selaras dengan prinsip good governance. Karena di tengah tuntutan efisiensi dan transparansi, tentunya setiap tahapan perencanaan hingga pelaksanaan harus dapat dipertanggungjawabkan.

    Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Gresik Mukhibatul Khusnah, dalam laporan menyampaikan, kegiatan dilaksanakan selama tiga hari dengan melibatkan seluruh BLUD di Kabupaten Gresik, yang terdiri dari tiga rumah sakit daerah, 32 puskesmas, serta satu laboratorium kesehatan daerah.

    Di mana peserta mengikuti proses penyusunan dokumen secara intensif, termasuk melalui metode karantina hingga malam hari, guna memastikan dokumen yang dihasilkan benar-benar komprehensif dan implementatif.

    Baca Juga :  Dinas CKPKP Gresik Paparkan Realisasi Sejumlah Proyek Strategis 2025

    “Dokumen yang disusun, diharapkan selaras dengan Renstra Dinas Kesehatan dan RPJMD Kabupaten Gresik, serta mampu meningkatkan kualitas layanan kesehatan di seluruh fasilitas,” tuturnya.

    Adapun proses penyusunan di dampingi oleh tim dari LPPSP Universitas Indonesia, dengan target penyelesaian dalam waktu satu bulan. Selain itu, peserta juga mendapatkan penguatan materi dari Kementerian Dalam Negeri, khususnya terkait pengelolaan BLUD.

    Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani Dinas Kesehatan Gresik gresik Kabupaten Gresik pemkab gresik
    Previous ArticleKolaborasi KORPRI Bersama Bank BSI, Sosialisasi Layanan Program Pemda Gresik Berhaji
    Next Article Desainer Jersey LFC Rifqee Hulk Menyebut, Desain Jersey LFC 3.0 Paling Kompleks

    Berita Terkait

    Rizal Kembali Terpilih Pimpin Kadin Gresik, Berikut Empat Program Prioritas yang Disiapkan

    23 Oktober 2026

    Rakor Percepatan Operasionalisasi 356 KDKMP di Kabupaten Gresik

    22 Oktober 2026

    Pelindungan Anak di Ruang Digital, Berikut Upaya yang Dilakukan Pemkab Gresik

    22 Oktober 2026

    Jaga Stabilitas Harga dan Ketersediaan Pasokan, Dinas Pertanian Gresik Gelar Gerakan Pangan Murah

    21 Oktober 2026

    Petrokimia Gresik Berpotensi Cetak Sejarah Sebagai Pionir Penerapan Carbon Capture and Utilization di Indonesia

    16 Oktober 2026

    PMI Bersama Pemkab Gresik Beri Apresiasi kepada Pendonor Sebanyak 50 Kali

    15 Oktober 2026
    Search
    Terkini

    Pelayanan Masyarakat di Kabupaten Lamongan Diakui Baik Ombudsman RI

    Pendiri Sanggar Mbah Guru di Lamongan, Masuk Tiga Besar Finalis DPD RI Awards 2026

    Rizal Kembali Terpilih Pimpin Kadin Gresik, Berikut Empat Program Prioritas yang Disiapkan

    Ada Puskesmas Baru di Kabupaten Lamongan, Manfaatkan Bangunan Bekas Rumah Sakit Covid-19

    Rakor Percepatan Operasionalisasi 356 KDKMP di Kabupaten Gresik

    Load More
    Berita Lainnya
    Ekonomi

    Tingkatkan Kesejahteraan Warga, Pemdes Bringkang Salurkan BLT

    12 Juni 2025

    MINATBACA.com – Upaya membantu warga kurang mampu guna menekan angka kemiskinan, Pemerintah Desa (Pemdes) Bringkang,…

    Bantuan 200 Becak Listrik Dari Presiden Prabowo Diserahterimakan di Lamongan

    Pelindungan Anak di Ruang Digital, Berikut Upaya yang Dilakukan Pemkab Gresik

    Pemkab Gresik Bantu Pemulangan Santri dari Sejumlah Ponpes di Jatim

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.