Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Berkat Infrastruktur Sumber Daya Air, Pemkab Lamongan Berhasil Mitigasi Kekeringan Pada MT II

      1 September 2026

      Wabup Gresik Minta OPD Segera Menanggapi dan Tindaklanjuti Pengaduan Masyarakat

      1 September 2026

      Pastikan Bantuan Sosial Tepat Sasaran dan Merata, Ini Upaya yang Dilakukan Pemkab Lamongan

      1 September 2026

      Jadi Narasumber, Pak Yes Sampaikan Gambaran Mengenai Perekonomian Hingga Potensi Lamongan

      31 Agustus 2026

      Percepat Akses Hunian Layak dan Terjangkau, SIG Menghadirkan Solusi Bata Interlock Presisi

      31 Agustus 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Ekonomi»Catat Rekor Nasional, Kabupaten Gresik Bentuk 239 Koperasi Merah Putih
    Ekonomi

    Catat Rekor Nasional, Kabupaten Gresik Bentuk 239 Koperasi Merah Putih

    RedaksiBy Redaksi27 April 20253 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Kabupaten Gresik mencatat sejarah dalam perkoperasian di Indonesia, dengan membentuk 239 Koperasi Merah Putih yang tersebar di berbagai desa dan kelurahan

    Jumlah tersebut mencakup 67 persen dari target sebanyak 356 titik. Di mana capaian tersebut tidak hanya membanggakan, tetapi juga mencatatkan rekor nasional sebagai pembentukan koperasi serentak terbanyak, jauh melampaui daerah lain yang rata-rata baru menginisiasi sekitar 30 koperasi.

    Saat menggelar Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Koperasi Merah Putih yang berlangsung di Wahana Ekspresi Pusponegoro (WEP) Gresik, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, sempat menyampaikan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik bergerak cepat dan responsif dalam menindaklanjuti Instruksi Presiden Prabowo Subianto terkait penguatan koperasi.

    “Kami tancap gas merealisasikan pembentukan Koperasi Merah Putih secara serentak, di seluruh pelosok desa dan kelurahan. Ini bukan sekadar formalitas administratif, melainkan sebuah gerakan ekonomi akar rumput yang bertujuan menggali potensi lokal dan meningkatkan kesejahteraan seluruh masyarakat Gresik,” ungkap Gus Yani-sapaan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, penuh semangat.

    Baca Juga :  Bupati Gresik Tegaskan Komitmen Penerimaan Murid Baru yang Bersih dan Transparan

    “Saya menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada para camat, kepala desa, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta semua pihak yang telah bahu-membahu mendampingi proses pembentukan koperasi. Semangat kolaborasi dan gotong royong yang kita saksikan hari ini adalah cerminan optimisme Gresik dalam membangun fondasi ekonomi desa yang kuat melalui koperasi,” ujar Gus Yani.

    Keberhasilan monumental ini bukanlah hasil dari upaya sesaat. Sebab Pemkab Gresik telah menerbitkan panduan teknis komprehensif melalui Surat Bupati nomor 197 tahun 2025, yang dilengkapi dengan templat administrasi standar untuk mempermudah tahapan pendirian koperasi. Sebagai wujud komitmen penuh, seluruh biaya pengajuan badan hukum koperasi untuk 330 desa dan 26 kelurahan ditanggung sepenuhnya oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Gresik.

    Di lapangan, Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian, dan Perdagangan (Koperindag) berkolaborasi erat dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) serta para camat, untuk mengawal secara intensif setiap musyawarah desa (musdes) dan rapat pendirian koperasi. Pendampingan dilakukan melalui berbagai metode, baik pertemuan tatap muka langsung maupun melalui platform telekonferensi. Untuk mempercepat proses legalisasi, Pemkab Gresik juga menggandeng 37 Notaris Pencatat Akta Koperasi (NPAK) yang secara strategis ditugaskan untuk melakukan pendampingan setiap kecamatan.

    Baca Juga :  Petrokimia Gresik Meraih Penghargaan Tertinggi di Ajang PRIA 2025

    Wakil Bupati (Wabup) Gresik Asluchul Alif menambahkan, kehadiran Koperasi Merah Putih bukanlah untuk berkompetisi dengan koperasi yang telah eksis, melainkan untuk memperkuat keseluruhan ekosistem perkoperasian di Gresik.

    “Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) ini diharapkan dapat menjadi pilar penyangga dan memberikan dukungan bagi koperasi-koperasi yang sudah ada. Anggota koperasi wanita, KUD, maupun koperasi petani tetap memiliki peluang untuk bergabung. Bahkan, KDMP berpotensi berperan sebagai local lender dan menjalin kemitraan strategis melalui joint venture untuk membentuk unit usaha bersama, seperti unit penggilingan gabah,” jelas dokter Alif-sapaan Wabup Gresik Asluchul Alif.

    Rakorda yang bersejarah ini dihadiri oleh jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Gresik, perwakilan dari Kementerian Koperasi dan UKM RI, perwakilan Dinas Koperindag dan DPMD Provinsi Jawa Timur, seluruh kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gresik, para camat, perwakilan dunia usaha seperti Petrokimia Gresik, Wilmar, Bulog, Pertamina, berbagai lembaga perbankan, serta seluruh kepala desa, lurah dan para notaris pencatat koperasi yang telah berkontribusi signifikan.

    Baca Juga :  Pemdes Gedangan Sidayu Latih Warga Tentang Cara Pemulasaran Jenazah

    Keberhasilan membentuk 239 koperasi dalam waktu yang singkat, membuat Kabupaten Gresik mengukuhkan posisi sebagai pionir nasional dalam gerakan pemberdayaan ekonomi desa berbasis koperasi. Pemkab Gresik menargetkan seluruh proses pembentukan koperasi dapat diselesaikan 100 persen pada pekan pertama Mei 2025, sebelum pengesahan badan hukum secara final dilakukan pada bulan Juni mendatang.

    gresik pemkab gresik
    Previous ArticlePuncak Pekan Kebudayaan Daerah 2025 Gresik Digelar Selama 3 Hari
    Next Article Pemdes Palebon Duduksampeyan Revitalisasi Jalan Poros Desa

    Berita Terkait

    Wabup Gresik Minta OPD Segera Menanggapi dan Tindaklanjuti Pengaduan Masyarakat

    1 September 2026

    Pemkab Gresik Bersama Sejumlah Elemen Bantu Korban Gempa Bumi di NTT Senilai Rp250 Juta

    28 Agustus 2026

    Jambore Ranting Gerakan Pramuka Kecamatan Balongpanggang, Berikut Pesan Wabup Gresik

    28 Agustus 2026

    Bupati Gresik Ajak Masyarakat Tak Ragu Sampaikan Aspirasi Saat Salurkan BLT DBHCHT di Wringinanom

    27 Agustus 2026

    Cara BRI Semarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Desa Doudo Kecamatan Panceng

    27 Agustus 2026

    Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2026, Polres Gresik Ungkap 14 Kasus

    26 Agustus 2026
    Search
    Terkini

    Berkat Infrastruktur Sumber Daya Air, Pemkab Lamongan Berhasil Mitigasi Kekeringan Pada MT II

    Wabup Gresik Minta OPD Segera Menanggapi dan Tindaklanjuti Pengaduan Masyarakat

    Pastikan Bantuan Sosial Tepat Sasaran dan Merata, Ini Upaya yang Dilakukan Pemkab Lamongan

    Jadi Narasumber, Pak Yes Sampaikan Gambaran Mengenai Perekonomian Hingga Potensi Lamongan

    Percepat Akses Hunian Layak dan Terjangkau, SIG Menghadirkan Solusi Bata Interlock Presisi

    Load More
    Berita Lainnya
    Pemerintahan

    Pemkab Lamongan Upayakan Percepatan Banjir Bengawan Njero Sembari Bagikan Bantuan

    13 Januari 2026

    MINATBACA.com – Upaya percepatan menangani banjir yang melanda wilayah di sepanjang aliran sungai Bengawan Njero,…

    Kepala Dispendik Gresik; Seluruh Tahapan SPMB Telah Dilaksanakan Sesuai Ketentuan yang Berlaku

    Pemkab Gresik Tegaskan Perlindungan Anak Adalah Investasi Masa Depan

    Pemkab Gresik Lantik dan Ambil Sumpah/Janji 17 Jurusita Pajak Daerah

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.