Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Meriahkan HJL ke-457 dan Hari Bhayangkara ke-80, Ada Lamongan Vespa Day 2026

      18 Juli 2026

      Bentuk Rasa Syukur, Kepala Desa Tanjung Sebut Tradisi Sedekah Bumi Penting untuk Dilestarikan

      17 Juli 2026

      Pemkab Gresik Salurkan Bantuan dari Kementan untuk Kelompok Tani dan Gapoktan

      17 Juli 2026

      Usai Sidak Dugaan Praktik Pungli yang Terjadi di SDN, DPRD Gresik Berikan 3 Rekomendasi

      17 Juli 2026

      Pemkab Gresik Matangkan Rencana Pelebaran Jalan Raya Menganti-Lakarsantri

      16 Juli 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Kesehatan»Sinergi TP PKK dan Pemdes Karangandong Untuk Tekan Angka Stunting
    Kesehatan

    Sinergi TP PKK dan Pemdes Karangandong Untuk Tekan Angka Stunting

    RedaksiBy Redaksi29 Oktober 20243 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Sinergi dilakukan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kecamatan Driyorejo, dan Pemerintah Desa (Pemdes) Karangandong untuk menekan angka stunting di Kecamatan Driyorejo, Gresik.

    Salah satu yang dilakukan, Ketua TP PKK Kecamatan Driyorejo Zur’ah Amri, bersama dengan Camat Driyorejo M Amri, melaksanakan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) ke Desa Karangandong, Senin (28/10/2024).

    Zur’ah Amri menyampaikan, program PMT lokal menyasar tiga kelompok utama. Meliputi balita stunting, balita gizi kurang, serta ibu hamil dengan Kekurangan Energi Kronis (KEK). Dana yang dipergunakan dalam pelaksanaan program tersebut, berasal dari APBD dan Alokasi Dana Desa (ADD).

    “Dari APBD, ada tiga balita stunting yang menerima PMT selama 90 hari, mulai 4 Juli hingga 22 Oktober. Sementara dari ADD, kami menyasar 23 balita lainnya,” ungkap Zur’ah.

    Baca Juga :  Pemdes Krikilan Driyorejo Salurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa

    Selain itu, terang Zur’ah, balita gizi kurang mendapat bantuan melalui anggaran BOK puskesmas selama 56 hari. Sedangkan untuk ibu hamil dengan KEK, program berjalan 120 hari menggunakan sumber dana yang sama. Dengan program, dikatakan mulai menunjukkan hasil positif.

    “Tahun 2023, jumlah balita stunting di Kecamatan Driyorejo tercatat 23 anak. Per Oktober 2024, jumlah itu turun menjadi 13 anak. Ini capaian yang baik, meskipun masih ada beberapa balita yang membutuhkan penanganan khusus,” ujarnya.

    Zur’ah juga menegaskan, pentingnya kolaborasi antara kader PKK, Pemdes, pihak puskesmas dan masyarakat, dalam rangka menekan dan mencegah stunting. Sebab dengan kolaborasi, akan memudahkan proses penanganan yang dilakukan.

    “Edukasi kepada orang tua juga sangat penting, agar mereka paham akan pentingnya asupan gizi dan pola asuh sehat bagi anak-anak. Kami berharap, program PMT ini berlanjut hingga 2025,” tambah Zur’ah.

    Baca Juga :  Tekan Stunting, Pemdes Sidorejo Bersama Kader Posyandu Gencar Edukasi Gizi

    Kepala Desa Karangandong Eka Yulianingsih, bersama perangkat dan kader PKK desa setempat menyambut baik kedatangan tim monev. Terlebih, kegiatan tersebut bertujuan untuk mengevaluasi dan memastikan PMT tepat sasaran. Baik yang disalurkan untuk balita stunting, balita dengan gizi kurang, serta ibu hamil dengan KEK.

    “Kami menyambut baik kegiatan, karena sangat membantu desa memastikan program PMT terlaksana sesuai target. Kami juga bisa mendapat masukan penting, agar pelayanan ke masyarakat jadi lebih optimal,” kata Eka.

    Eka juga berharap, kegiatan monev dapat terus dilaksanakan secara rutin berkesinambungan setiap tahun. Sebab menurutnya, kegiatan seperti yang dilakukan tersebut sangat diperlukan banyak pihak dan masyarakat, sehingga stunting dapat ditekan dan dicegah.

    Baca Juga :  Normalisasi Kali Tengah, Diakui DPUTR Gresik Turut Terhambat Oleh Infrastruktur Perusahaan

    “Kegiatan ini penting, agar masyarakat lebih bersemangat mendukung posyandu dan program desa lainnya, terutama dalam menangani stunting dan masalah kesehatan ibu hamil. Dengan pembinaan yang berkelanjutan, kami optimistis bisa mengatasi kendala-kendala yang ada,” tegas Eka.

    Dalam sesi penutup, tim monev juga memberikan ruang bagi tanya jawab, memberikan kesempatan bagi seluruh pengurus PKK Desa Karangandong untuk berdialog langsung dengan tim monitoring. Dengan hal ini, diharapkan dapat meningkatkan pemahaman dan motivasi para kader melaksanakan program ke depan.

    Kegiatan tersebut juga mencerminkan sinergi kuat antara pemerintah desa dan TP PKK, dengan harapan dapat menciptakan perubahan signifikan dalam upaya penanganan stunting di Desa Karangandong, serta Kecamatan Driyorejo secara keseluruhan.

    Driyorejo Karangandong Stunting gresik
    Previous ArticleKetahanan Pangan, Desa Banjarsari Manyar Sukses Budidaya Ayam Petelur
    Next Article Semarakkan HUT ke-73 Humas Polri, Polres Gresik Gelar Aksi Donor Darah

    Berita Terkait

    Pemkab Gresik Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor Guna Kejar Target Penurunan Stunting 14,2 Persen

    17 Juni 2026

    Wujudkan Zero Stunting, Pemdes Bolo Perkuat Komitmen dan Kolaborasi Lintas Sektor

    12 Juni 2026

    Penanganan Stunting Menjadi Prioritas, 5 Desa di Kecamatan Bungah Siapkan Langkah Konkret

    19 Mei 2026

    Komitmen Cegah Stunting dari Desa, Cargill Dorong Kolaborasi dan Penguatan Komunitas di Gresik

    30 Maret 2026

    Normalisasi Kali Tengah, Diakui DPUTR Gresik Turut Terhambat Oleh Infrastruktur Perusahaan

    16 Maret 2026

    Safari Ramadhan di Desa Petiken, Bupati Gresik Ajak Warga Perkuat Syukur dan Kesiapan Kerja

    3 Maret 2026
    Search
    Terkini

    Meriahkan HJL ke-457 dan Hari Bhayangkara ke-80, Ada Lamongan Vespa Day 2026

    Bentuk Rasa Syukur, Kepala Desa Tanjung Sebut Tradisi Sedekah Bumi Penting untuk Dilestarikan

    Pemkab Gresik Salurkan Bantuan dari Kementan untuk Kelompok Tani dan Gapoktan

    Usai Sidak Dugaan Praktik Pungli yang Terjadi di SDN, DPRD Gresik Berikan 3 Rekomendasi

    Pemkab Gresik Matangkan Rencana Pelebaran Jalan Raya Menganti-Lakarsantri

    Load More
    Berita Lainnya
    Travel

    Dorong Pelestarian Budaya dan Penguatan UMKM, Bupati Gresik Kunjungi Pasar Panganan Giri Biyen

    3 Mei 2026

    MINATBACA.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik terus mendorong pelestarian budaya lokal, melalui kegiatan berbasis masyarakat.…

    Warga Antusias Saksikan Kirab Budaya dan Sound Horeg di Desa Menganti

    Saat di MPP, Wabup Gresik Tekankan Pentingnya Pelayanan Mudah Merata

    Petrokimia Gresik Siapkan 441.581 Ton Pupuk Bersubsidi, di Awal Musim Tanam Okmar

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.