Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Berkat Infrastruktur Sumber Daya Air, Pemkab Lamongan Berhasil Mitigasi Kekeringan Pada MT II

      1 September 2026

      Wabup Gresik Minta OPD Segera Menanggapi dan Tindaklanjuti Pengaduan Masyarakat

      1 September 2026

      Pastikan Bantuan Sosial Tepat Sasaran dan Merata, Ini Upaya yang Dilakukan Pemkab Lamongan

      1 September 2026

      Jadi Narasumber, Pak Yes Sampaikan Gambaran Mengenai Perekonomian Hingga Potensi Lamongan

      31 Agustus 2026

      Percepat Akses Hunian Layak dan Terjangkau, SIG Menghadirkan Solusi Bata Interlock Presisi

      31 Agustus 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Ekonomi»SIG Tingkatkan Kesejahteraan Petani di Rembang Melalui Program SGSP
    Ekonomi

    SIG Tingkatkan Kesejahteraan Petani di Rembang Melalui Program SGSP

    RedaksiBy Redaksi16 November 20244 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – PT Semen Gresik anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG), melalui program Semen Gresik Sahabat Petani (SGSP) berhasil memberi dampak positif dalam meningkatkan kesejahteraan warga di sekitar Pabrik Rembang, Jawa Tengah.

    SGSP merupakan program Corporate Social Responsibility (CSR) yang telah dijalankan oleh PT Semen Gresik sejak November 2021, sebagai wadah pemberdayaan masyarakat yang memberikan pendampingan kepada 361 petani pesanggem (penggarap lahan hutan) sekitar perusahaan.

    Yakni, di empat desa sekitar operasional Pabrik Rembang, yang meliputi Desa Tegaldowo, Timbrangan, Pasucen dan Kajar. Pendampingan yang diberikan meliputi edukasi tentang pertanian dan pengembangan usaha, bantuan bibit, hingga memfasilitasi para petani untuk menggelola lahan milik perusahaan seluas 119,25 hektare.

    Salah seorang petani pesanggem Desa Kajar Sukardi (40) mengaku, berhasil bangkit dari himpitan ekonomi dan meraup pendapatan tambahan dari hasil bertani setelah bergabung dalam program SGSP. Program SGSP diakui oleh Sukardi, membantu peningkatan ekonomi petani lokal yang selama ini terkendala keterbatasan lahan.

    ”Lahan saya sendiri itu luasnya tidak sampai satu hektare. Mayoritas saya tanami jagung, sisanya ditanami padi di bagian yang banyak airnya. Dalam setahun saya bisa dua kali panen,” ungkap Sukardi.

    Baca Juga :  Langkah Strategis SIG Siasati Persaingan Ketat Industri Semen Nasional

    “Hasil panen padi untuk dikonsumsi sendiri, karena jumlahnya juga tidak banyak. Nah yang jagung, dijual untuk pakan ternak. Tapi hasilnya belum mencukupi, makanya saya jadi sopir untuk tambahan pemasukan,” jelasnya.

    Namun dikarenakan permintaan jasa sopir semakin sepi, pendapatan Sukardi pun tertekan. Berawal dari informasi rekan sesama petani, Sukardi kemudian bergabung menjadi mitra PT Semen Gresik, melalui program SGSP pada akhir 2022.

    Sehingga Sukardi mendapat pinjaman lahan untuk menanam jagung, juga diberikan edukasi tentang pertanian dan bantuan bibit. Serta, berkesempatan untuk studi banding ke lahan pertanian di Ecopark Kambangsemi milik SIG Pabrik Tuban.

    ”Alhamdulillah kalau ditotal dengan hasil tani di lahan sendiri, pendapatan saya sudah terbilang naik. Awalnya untuk sekali panen di lahan sendiri rata-rata dapat tujuh kuintal, tapi sekarang ditambah lahan pabrik yang saya kelola, hasil panen bisa mencapai 1,5 ton sekali panen,” beber Sukardi.

    Baca Juga :  SIG Pasok 19.000 Ton Semen Untuk Pembangunan LRT Velodrome-Manggarai

    “Tambahan pendapatan, saya gunakan untuk kebutuhan keluarga dan pendidikan anak. Anak saya dua, yang besar usia 16 tahun sudah SMK dan yang kecil empat tahun sekolah TK. Terima kasih Semen Gresik dan SIG yang sudah peduli terhadap kami, semoga sukses selalu supaya bisa terus memberikan manfaat kepada masyarakat,” sambungnya.

    Corporate Secretary SIG Vita Mahreyni mengatakan, program SGSP menjadi salah satu upaya dari pihaknya untuk meningkatkan kesejahteraan warga di sekitar wilayah operasional perusahaan. SIG juga dikatakan berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program CSR yang efektif dan berkualitas, untuk mengoptimalkan manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

    “Selain lahan garapan bagi petani, PT Semen Gresik juga menyediakan fasilitas Edupark seluas 1,6 hektare yang bisa dimanfaatkan oleh para petani sebagai sarana edukasi. Edupark ini berkonsep pertanian dan peternakan terpadu,” kata Vita.

    “Karena itu, terdapat aneka hewan ternak, ikan hingga ragam sayuran. Seperti bayam, kangkung, sawi, selada, kacang panjang, terong, hingga sereh, yang telah dimanfaatkan. Baik dikonsumsi sendiri maupun dijual,” beber Vita.

    Baca Juga :  Cara Pemkab Lamongan Ajak Petani Muda Supaya Berdaya Hingga Dukung Ketahanan Pangan

    Tidak hanya itu, PT Semen Gresik juga turut berkontribusi dalam peningkatan kelancaran aktivitas ekonomi warga melalui bantuan pembangunan infrastruktur desa. Sejak 2021, PT Semen Gresik telah memberikan bantuan sebesar Rp5,37 miliar untuk pembangunan jalan sepanjang 4,1 kilometer di enam desa di Kabupaten Rembang dan Blora.

    Di antaranya, di Desa Tegaldowo, Kajar, Timbrangan, Pasucen, dan Kadiwono di Kabupaten Rembang. Serta, di Desa Ngampel yang berada di Kabupaten Blora. Selain jalan desa, PT Semen Gresik juga memberikan bantuan pembangunan infrastruktur desa lainnya seperti jembatan, drainase, balai desa, hingga dinding penahan sungai.

    Menurut Vita, bantuan pembangunan infrastruktur desa tersebut diharapkan dapat mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi desa, seiring dengan meningkatnya aksesibilitas untuk mobilitas orang dan barang.

    “Bantuan infrastruktur desa merupakan wujud bakti SIG sebagai Badan Usaha Milik Negara, untuk mengambil peranan dalam upaya pemeratan ekonomi dan mewujudkan tujuan pembangunan berkelanjutan di Indonesia,” ucap Vita.

    pertanian semen gresik SIG
    Previous ArticleBanggar DPRD dan Pemkab Gresik Sepakati KUA dan PPAS APBD 2025
    Next Article Petrokimia Gresik Raih 4 Penghargaan di BUMN Brand & Marketing Award 2024

    Berita Terkait

    Percepat Akses Hunian Layak dan Terjangkau, SIG Menghadirkan Solusi Bata Interlock Presisi

    31 Agustus 2026

    SIG Pastikan Ketersediaan Pasokan Semen di Aceh, Saat Permintaan Semen Alami Peningkatan

    26 Agustus 2026

    Danantara Housing Expo 2026, SIG Pamer Inovasi Bata Interlock Presisi untuk Solusi Hunian Modern

    24 Agustus 2026

    SIG Meraih ESG Award 2026 dari KEHATI Berkat Inovasi Rendah Karbon dan Konsisten Kurangi Emisi

    13 Agustus 2026

    Direktur Operasi SIG Tinjau Langsung Optimalisasi Produksi dan Distribusi Semen

    10 Agustus 2026

    SIG Kembali Hadirkan Semen Kujang yang Sempat Jadi Ikon di Jawa Barat

    5 Agustus 2026
    Search
    Terkini

    Berkat Infrastruktur Sumber Daya Air, Pemkab Lamongan Berhasil Mitigasi Kekeringan Pada MT II

    Wabup Gresik Minta OPD Segera Menanggapi dan Tindaklanjuti Pengaduan Masyarakat

    Pastikan Bantuan Sosial Tepat Sasaran dan Merata, Ini Upaya yang Dilakukan Pemkab Lamongan

    Jadi Narasumber, Pak Yes Sampaikan Gambaran Mengenai Perekonomian Hingga Potensi Lamongan

    Percepat Akses Hunian Layak dan Terjangkau, SIG Menghadirkan Solusi Bata Interlock Presisi

    Load More
    Berita Lainnya
    Hukum

    Densus 88 Beri Wawasan Para Kepala, Pengawas dan Guru SMA di Gresik

    21 Juni 2024

    GRESIK – Untuk memberikan wawasan dalam rangka kegiatan sosialisasi kebangsaan, perwakilan Detasemen Khusus (Densus) 88…

    Tidak Hanya Ibu, Cakupan SOTH di Lamongan Bakal Diperluas Untuk Siapapun yang Mengasuh Balita

    Awal Oktober 2025, Harga dan Pasokan Bahan Pokok di Lamongan Stabil

    Cara Desa Petiyintunggal Pertahankan Warisan Leluhur di Tengah Era Modern

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.