Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Bakti Sosial Mewarnai Rangkaian HUT ke-81 TNI di Kabupaten Lamongan

      20 September 2026

      Dorong Penguatan Kinerja Pemerintahan, Bupati Lamongan Melantik 60 Pejabat

      18 September 2026

      Gubernur Jatim Beberkan Solusi Tangani Kekeringan Saat Salurkan Bantuan Air Bersih di Lamongan

      18 September 2026

      Jaringan Gas Bumi di Menganti Gresik Siap Beroperasi Melayani 7.363 Sambungan Rumah

      18 September 2026

      Bupati Lamongan; Menaikkan Target PAD Ini, Bukan Berarti Menaikkan Beban Masyarakat

      17 September 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Ekonomi»SIG Kembali Hadirkan Semen Kujang yang Sempat Jadi Ikon di Jawa Barat
    Ekonomi

    SIG Kembali Hadirkan Semen Kujang yang Sempat Jadi Ikon di Jawa Barat

    RedaksiBy Redaksi5 Agustus 20264 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Semen Kujang yang pernah menjadi ikon industri semen di Jawa Barat, kembali dihadirkan PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG).

    Kembalinya Semen Kujang menandai langkah strategis SIG memperkuat penetrasi di pasar Jawa Barat, melalui perpaduan kekuatan local heritage dan inovasi teknologi produk, yang lebih relevan dengan kebutuhan pembangunan saat ini.

    Semen Kujang tercatat sebagai produk semen pertama di Jawa Barat, pada tahun 1975. Kini hadir kembali mengusung kearifan lokal, sekaligus teknologi mutakhir untuk menciptakan produk semen yang lebih kokoh, lebih relevan, dan siap menjawab tantangan masa depan.

    Adapun sejarah Semen Kujang bermula dari pendirian PT Semen Cibinong pada 1971 oleh PT Semen Gresik (Persero), bersama Gypsum Carrier dan Bamerical International Financial Corporation, dengan pembangunan pabrik dimulai pada 1973 di Narogong, Jawa Barat. Pada 1975, pabrik semen berkapasitas 600.000 ton per tahun itu diresmikan oleh Presiden Soeharto, dan mulai beroperasi dengan merek Semen Kujang.

    Dua tahun berselang tepatnya pada Agustus 1977, PT Semen Cibinong melakukan Penawaran Umum Perdana (Initial Public Offering) yang menjadikan sebagai perusahaan pertama, yang melantai di bursa saham setelah pasar modal Indonesia diaktifkan kembali.

    Baca Juga :  SIG Kembali Dapat Pengakuan Dari Dunia Internasional

    Kini, SIG menghadirkan kembali Semen Kujang untuk lebih dekat memenuhi kebutuhan bahan bangunan berkualitas bagi masyarakat Jawa Barat dengan wajah baru, kualitas premium, dan teknologi yang dirancang menghasilkan bangunan lebih kokoh, serta tahan lama.

    “Semen Kujang merupakan local heritage yang telah menjadi bagian dari sejarah pembangunan Jawa Barat,” ujar Direktur Utama SIG Indrieffouny Indra, Rabu (5/8/2026).

    “Peluncuran kembali Semen Kujang juga sejalan dengan strategi transformasi SIG untuk terus menghadirkan solusi bahan bangunan yang inovatif, berkualitas, dan berkelanjutan. Sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan Jawa Barat serta memperkuat daya saing industri bahan bangunan nasional,” terangnya.

    Semen Kujang merupakan tipe semen Portland Composite Cement (PCC) sesuai SNI 7064:2022 yang diproduksi oleh anak usaha SIG, PT Solusi Bangun Indonesia Tbk di Pabrik Narogong, Jawa Barat. Produk ini dilengkapi teknologi Active Micro Particle, inovasi butiran mikro yang mampu mengisi rongga material secara lebih optimal sehingga menghasilkan struktur bangunan yang lebih padat, kuat, dan tahan lama.

    Baca Juga :  SIG Raih Penghargaan Internasional ASEAN Mineral Awards 2025

    Direktur Sales dan Marketing SIG Dicky Saelan menjelaskan, teknologi tersebut memberikan tiga keunggulan utama yakni, daya rekat yang lebih kuat, permukaan finishing yang lebih halus, serta hasil pengecoran yang lebih padat.

    “Kami ingin menghadirkan produk yang tidak hanya memiliki kualitas premium, tetapi juga membawa kembali kebanggaan masyarakat Jawa Barat terhadap merek yang telah menjadi bagian dari sejarah pembangunan daerah ini,” kata Dicky.

    SIG juga mengumumkan kemitraan strategis, antara Semen Kujang dan Persib Bandung. Di mana logo Semen Kujang akan terpampang pada jersey resmi Persib selama periode kerja sama, sebagai simbol sinergi dua institusi yang memiliki akar kuat, sejarah panjang, dan kedekatan emosional dengan masyarakat Jawa Barat.

    Tidak hanya itu, sebagai bagian dari upaya untuk memperkuat kedekatan dengan masyarakat Jawa Barat, SIG akan mengimplementasikan kemitraan bersama Persib melalui berbagai program aktivasi merek, kegiatan komunitas, serta inisiatif kolaboratif yang menghadirkan pengalaman lebih dekat bagi masyarakat di berbagai daerah di Jawa Barat.

    “Persib telah menjadi simbol kebanggaan masyarakat Jawa Barat melalui berbagai prestasi yang menginspirasi. Karena itu, kami merasa bangga dapat menjalin kemitraan strategis bersama Persib,” ungkap Dicky.

    Baca Juga :  Capaian Apik Rumah BUMN SIG di Rembang Dampingi UMKM

    “Kemitraan Semen Kujang dan Persib bukan sekadar bentuk dukungan terhadap klub, tetapi juga representasi komitmen kami untuk terus hadir, tumbuh, dan memberikan manfaat bagi masyarakat Jawa Barat. Kami berharap, Semen Kujang dapat kembali menjadi bagian dari setiap proses pembangunan masyarakat, sekaligus menghadirkan nilai tambah melalui kolaborasi ini,” tambahnya.

    Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat Adhitia Putra Herawan, menyambut baik kemitraan tersebut, dan menilai kolaborasi ini dibangun atas kesamaan nilai yang dimiliki kedua institusi.

    “Kami menyambut baik kepercayaan SIG, untuk menjalin kemitraan strategis bersama Persib selama tiga musim ke depan,” ucap Adhitia.

    “Persib dan Semen Kujang memiliki kesamaan semangat yaitu, sama-sama tumbuh bersama masyarakat Jawa Barat dan menjadi bagian dari perjalanan daerah ini. Kemitraan Semen Kujang dan Persib menjadi simbol kolaborasi yang kami harapkan tidak hanya memperkuat kedua merek, tetapi juga menginspirasi masyarakat untuk terus bangga terhadap karya anak bangsa, serta bersama-sama berkontribusi bagi kemajuan Jawa Barat,” tambah Adhitia.

    Bisnis berkelanjutan SIG Direktur Utama SIG Indrieffouny Indra semen indonesia Semen Kujang SIG
    Previous ArticleBupati Lamongan Sampaikan Rancangan Perubahan KUA-PPAS 2026
    Next Article Bupati Gresik Harapkan Media Dapat Menjadi Jembatan Komunikasi Publik

    Berita Terkait

    Green Building Festival 2026, SIG Mendorong Penggunaan Bahan Bangunan Rendah Emisi

    10 September 2026

    Begini Cara yang Dilakukan SIG Guna Maksimalkan Pertumbuhan Kinerja

    9 September 2026

    SIG Pertahankan Peringkat idAAA Tertinggi dari Pefindo Karena Memiliki Prospek Pasar yang Kuat

    8 September 2026

    Perkuat Ekosistem Pesisir, SIG Libatkan Sepuluh Orang Relawan Bakti BUMN 2026

    3 September 2026

    SIG Hidupkan Kembali Merek Legendaris untuk Jawa Barat, Semen Kujang Resmi Diluncurkan

    3 September 2026

    Semester I Tahun 2026, Kinerja SIG Tumbuh Solid

    2 September 2026
    Search
    Terkini

    Bakti Sosial Mewarnai Rangkaian HUT ke-81 TNI di Kabupaten Lamongan

    Dorong Penguatan Kinerja Pemerintahan, Bupati Lamongan Melantik 60 Pejabat

    Gubernur Jatim Beberkan Solusi Tangani Kekeringan Saat Salurkan Bantuan Air Bersih di Lamongan

    Jaringan Gas Bumi di Menganti Gresik Siap Beroperasi Melayani 7.363 Sambungan Rumah

    Bupati Lamongan; Menaikkan Target PAD Ini, Bukan Berarti Menaikkan Beban Masyarakat

    Load More
    Berita Lainnya
    sosial

    2.100 Lebih Warga Bawean Terdampak Gempa Ditangani Tim Medis Satgas

    9 April 2024

    GRESIK – Selama 15 hari mengabdi, tim medis dan relawan yang diberangkatkan Petrokimia Gresik bersama…

    Rumah di Gresik Terbakar Saat Ditinggal Pemilik ke Gereja, Kerugian Ditaksir Rp100 Juta

    PTFI Mendukung Festival Nasi Krawu Vol.3 2025 Komunitas Wartawan Gresik

    Bupati Lamongan Apresiasi Produk KKN Mahasiswa Universitas Negeri Jember

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.