MINATBACA.com – Dorongan dan fasilitasi terus diberikan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan kepada seluruh petani, salah satunya kepada petani muda, agar bisa mendominasi agribisnis hingga mendukung ketahanan pangan.
Adapun dukungan tersebut diwujudkan melalui program Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya (P4S). Program merupakan kelembagaan pelatihan dengan metode permagangan pertanian dan perdesaan yang didirikan, dimiliki, dan dikelola oleh pelaku utama maupun pelaku usaha secara swadaya, baik perorangan maupun kelompok.
Sudah berlangsung sejak tahun 2022, program P4S yang berpusat di Kecamatan Solokuro telah menghasilkan inovasi greenhouse melon, pupuk kompos, pupuk cair, dan beberapa pelatihan tanam dan ternak lain.
“Pembinaan-pembinaan pertanian dan peternakan oleh P4S harus terus dilanjutkan, karena pertanian memiliki peran penting dalam ketahanan pangan dan peluang besar dalam bisnis,” tutur Bupati Lamongan Yuhronur Efendi, saat melakukan panen melon di Laboratorium Lapang Unit Smart Greenhouse Desa Solokuro, Jumat (28/11/2025).
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Lamongan melaporkan, komoditas melon mulai ramai berkembang. Tercatat ada 16 kecamatan yang sudah mengembangkan komoditas melon, Kecamatan Brondong menduduki wilayah tertinggi dengan 26 titik yang mengembangkan budidaya melon.

