Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Harapan Wabup Saat Membuka Kegiatan Kolaborasi YJI Gresik-Sidoarjo di Aula Mandala Bhakti Praja

      18 April 2026

      Dijadwalkan Berlangsung 3 Hari, Bupati Gresik Buka MTQ XXXII Tingkat Kabupaten

      18 April 2026

      Ancaman Kemarau Datang Lebih Awal, Bupati Gresik Ingatkan Seluruh Jajaran Untuk Mulai Antisipasi

      17 April 2026

      SIG Jaga Tren Positif di Atas Rata-Rata Industri Usai Konsisten Jalankan Strategi Transformasi

      17 April 2026

      Hadapi Perubahan Iklim, Bupati Minta PMI Gresik Tingkatkan Kesiapsiagaan

      17 April 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Pemerintahan»Perwakilan BNPB Tinjau Wilayah Terdampak Banjir di Lamongan, Pak Yes Beberkan Solusi Penanganan
    Pemerintahan

    Perwakilan BNPB Tinjau Wilayah Terdampak Banjir di Lamongan, Pak Yes Beberkan Solusi Penanganan

    RedaksiBy Redaksi20 Februari 20263 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Upaya penanganan banjir di lima wilayah terdampak (Kecamatan Kalitengah, Deket, Turi, Karangbinangun, dan Glagah), terus dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan.

    Bahkan, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi sempat membeberkan mengenai solusi penanganan terkait banjir yang melanda, pada saat mendampingi Deputi Bidang Penanganan Darurat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Budi Irawan, meninjau salah satu wilayah terdampak banjir di Dusun Meluke, Desa Sidomulyo, Kecamatan Deket, Jumat (20/2/2026).

    “Langkah yang bisa kita lakukan saat ini adalah pompanisasi, karena untuk mengurangi dengan cara lain dampaknya kurang efektif,” ujar Pak Yes-sapaan Bupati Lamongan Yuhronur Efendi.

    Tercatat hingga hari ini, ketinggian air masih berselisih sekitar 66 sentimeter, sehingga belum dapat mengalir keluar secara optimal. Pemkab Lamongan berharap, intensitas hujan tidak meningkat di sekitar Lamongan, agar pengendalian debit air dapat berjalan maksimal.

    Karena banjir yang terjadi di kawasan Bengawan Jero, merupakan fenomena tahunan yang sangat dipengaruhi intensitas hujan. Di mana seluruh aliran air dari 15 kecamatan, bermuara ke Bengawan Jero sebagai satu-satunya saluran pembuangan utama, dengan pintu air Kuro sebagai titik kunci. Namun saat ini pintu air Kuro belum dapat dibuka, karena tingginya debit air di Bengawan Solo.

    Tidak hanya itu, luapan dari Waduk Gondang juga ikut memperbesar debit air menuju Bengawan Jero, dengan pendangkalan waduk turut menyebabkan kapasitas tampung menurun hingga sekitar 65 persen. Upaya pendalaman waduk dan normalisasi sungai terus dilakukan, dengan bekerja sama dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS).

    Saat ini, sebanyak 15 pompa telah beroperasi di lapangan, ditambah dua pompa aktif lain. Rata-rata pompa mampu mengeluarkan air selama 14 jam per hari, dengan kapasitas sekitar 549 liter/detik. Guna mendukung percepatan penanganan banjir, Deputi Bidang Penanganan Darurat BNPB Budi Irawan akan menambahkan satu unit pompa mobile dengan kapasitas 500 liter/detik, lima unit perahu, dan tenda untuk memperkuat penanganan.

    “Kami ingin persoalan banjir di Lamongan bisa terselesaikan. Yang paling penting adalah, bagaimana menambah pompa dan melihat kemungkinan penggunaan pompa berkapasitas besar, agar air di daerah terdampak bisa segera teratasi,” kata Budi.

    Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) Kabupaten Lamongan Erwin Sulistya Pambudi menambahkan, percepatan pembangunan Waduk Karangnongko di Bojonegoro dan Blora, menjadi bagian dari solusi jangka panjang untuk menahan air kiriman dari arah hulu. Selanjutnya, normalisasi sungai di wilayah Bengawan Jero, juga dijadwalkan berlangsung tahun ini dan tahun depan.

    Pada kesempatan tersebut, Pak Yes dan rombongan juga menyalurkan bantuan logistik berupa beras sebanyak 250 kilogram. Bantuan didistribusikan secara merata kepada masyarakat, dengan alokasi 125 kilogram untuk Desa Sidomulyo di Kecamatan Deket, serta 125 kilogram lainnya untuk Desa Kuro di Kecamatan Karangbinangun.

    Sementara kegiatan peninjauan diakhiri di UPTD PSDA Kuro. Di lokasi seluruh pompa air diaktifkan, guna mempercepat proses pengeluaran air dan mengurangi genangan di wilayah terdampak.

    Banjir Lamongan Bupati Lamongan Yuhronur Efendi Kabupaten Lamongan lamongan Pemkab Lamongan
    Previous ArticlePetrokimia Gresik Salurkan Bantuan Untuk 146 Tempat Ibadah dan Lembaga Sosial
    Next Article Dukung Peningkatan Fasilitas Pendidikan, BRI Salurkan Bantuan Rp150 Juta ke MI Tarbiyatul Atfal

    Berita Terkait

    Atasi Persoalan Sampah, Pemkab Lamongan Usung Strategi Komprehensif dan Terintegrasi

    16 April 2026

    MTQ ke-XXVIII Tingkat Kabupaten Lamongan Resmi Ditutup Pak Yes

    16 April 2026

    Pak Yes Buka MTQ ke-28 Tingkat Kabupaten Lamongan

    15 April 2026

    Pembukaan Rangkaian Peringatan HJL ke-457 dan Sukseskan MTQ ke-XXVIII Melalui Khotmil Quran

    15 April 2026

    Bupati Lamongan Raih Penghargaan Top Pembina BUMD 2026

    13 April 2026

    Kabupaten Lamongan Akan Segera Terima Bantuan Irigasi Perpompaan dan Perpipaan

    10 April 2026
    Search
    Terkini

    Harapan Wabup Saat Membuka Kegiatan Kolaborasi YJI Gresik-Sidoarjo di Aula Mandala Bhakti Praja

    Dijadwalkan Berlangsung 3 Hari, Bupati Gresik Buka MTQ XXXII Tingkat Kabupaten

    Ancaman Kemarau Datang Lebih Awal, Bupati Gresik Ingatkan Seluruh Jajaran Untuk Mulai Antisipasi

    SIG Jaga Tren Positif di Atas Rata-Rata Industri Usai Konsisten Jalankan Strategi Transformasi

    Hadapi Perubahan Iklim, Bupati Minta PMI Gresik Tingkatkan Kesiapsiagaan

    Load More
    Berita Lainnya
    Pemerintahan

    Pemkab Gresik Salurkan Dana Hibah Rp10,8 Miliar untuk Rumah Ibadah

    12 Agustus 2024

    MINATBACA.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah menyelenggarakan rapat koordinasi…

    Perempatan Metatu Benjeng Macet Parah, Warga Pertanyakan Kinerja Polisi

    97 Persen Karyawan Petrokimia Gresik Aktif Berinovasi, Ciptakan Nilai Tambah Rp357 Miliar

    Petrokimia Gresik Luncurkan Smart Bagging Ecosystem, Ini Tujuannya

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.