Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Bupati Lamongan Dampingi Anggota DPR RI Tinjau Ruas PISEW yang Menguatkan Program Jamula

      15 Oktober 2026

      Bupati Lamongan Jelaskan Pentingnya Keberadaan TPST

      14 Oktober 2026

      Tambahan Cabor Baru Bakal Perkuat Kabupaten Lamongan di Porprov 2027

      14 Oktober 2026

      Sebanyak 45 Ruas Jalan di Kabupaten Lamongan Sudah Tuntas Diperbaiki

      14 Oktober 2026

      Tujuh Fraksi DPRD Sampaikan Pandangan Umum Menanggapi RAPBD Lamongan 2027

      14 Oktober 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»sosial»Melalui DAK PPKT 2025, Pemkab Gresik Terus Tangani Pengentasan Pemukiman Kumuh
    sosial

    Melalui DAK PPKT 2025, Pemkab Gresik Terus Tangani Pengentasan Pemukiman Kumuh

    RedaksiBy Redaksi3 September 20253 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik dalam menata kawasan permukiman kumuh berlanjut. Setelah Desa Randuboto di Kecamatan Sidayu, agenda serupa bakal dilakukan di Desa Campurejo, Kecamatan Panceng.

    Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, salah satu tantangan pembangunan di Kabupaten Gresik adalah bagaimana menghadirkan lingkungan permukiman layak huni, sehat, inklusif dan berkelanjutan. Melalui Dana Alokasi Khusus Pengentasan Permukiman Kumuh Terpadu (DAK PPKT) tahun 2025, diharapkan Kabupaten Gresik bebas dari permukiman kumuh.

    “Permukiman kumuh bukan hanya sekadar rumah reyot, atau jalan becek. Kumuh adalah tanda bagaimana saudara-saudara kita yang hidup tanpa kepastian hukum atas tanahnya, tanpa sanitasi yang sehat, tanpa air bersih yang layak. Bahkan yang rawan akan bencana banjir, kumuh adalah cermin bahwa pembangunan belum merata,” ungkap Gus Yani-sapaan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Rabu (3/9/2025).

    Baca Juga :  Wabup Gresik Meresmikan SPPG Sinar Giri Kedaton di Desa Kisik Guna Mendukung Program MBG

    Dia lantas menjelaskan, Desa Campurejo adalah contoh nyata bagaimana kawasan tersebut menghadapi persoalan jalan lingkungan, drainase, air bersih, sanitasi dan juga persampahan. Tidak sedikit warga yang tinggal di rumah tidak layak, di tengah keterbatasan ekonomi. Inilah alarm yang mengingatkan, bahwa pembangunan tidak boleh meninggalkan siapa pun.

    “Karena itu, Pemkab Gresik berkolaborasi bersama Bank Gresik, Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT) dan Kantor ATR/BPN hadir. Melalui program DAK PPKT Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman serta Kementerian PU, dana DAK dialokasikan di Desa Campurejo sebesar Rp24,7 miliar,” ujar Gus Yani.

    Menurut Gus Yani, dana tersebut bukan sekadar angka, tetapi harapan masyarakat memiliki rumah layak huni. Serta harapan dari masyarakat setempat agar tanah mereka memiliki kepastian hukum, harapan agar anak-anak tumbuh sehat, serta harapan masyarakat agar tidak lagi hidup dalam kerentanan bencana.

    Baca Juga :  Wabup Gresik Membuka Kegiatan Sosialisasi Pemdi

    Selain itu, Gus Yani juga mengapresiasi Bank Gresik selaku BUMD, yang senantiasa mendukung akses pembiayaan masyarakat rentan, serta kepada IPPAT yang berperan dalam memastikan proses legalisasi dan sertifikasi tanah berjalan sesuai aturan. Dengan Gus Yani berharap, masyarakat Desa Campurejo dapat dibantu untuk segera memperoleh kepastian hukum pertanahan, sekaligus kesempatan ekonomi yang lebih luas.

    “Target ini sejalan dengan strategi Pemerintah Kabupaten Gresik, untuk meningkatkan kualitas permukiman kumuh. Bukan hanya melalui pembangunan fisik, tetapi juga peningkatan kesejahteraan masyarakat,” terangnya.

    Kepala ATR/BPN Kantor Wilayah (Kanwil) Provinsi Jawa Timur Asep Heri menambahkan, agenda yang dilakukan sebagai wujud nyata komitmen negara hadir untuk masyarakat. Di mana hal ini dikenal oleh BPN sebagai reforma agraria yakni, tanahnya disertifikatkan, dengan akses perekonomian disambungkan ke perbankan (Bank Gresik).

    Baca Juga :  Pemkab Gresik Raih Peringkat Terbaik III Anugerah Media Humas 2025 Untuk Kategori Website

    “Perjuangan dan kolaborasi yang luar biasa dari Pemkab Gresik. Ini merupakan desa kedua, di mana pertama saat saya menjabat Kepala BPN Gresik bersama Gus Bupati (Yani) saat itu, mengkolaborasi yang namanya konsolidasi komprehensif,” ucap Asep Heri.

    Asep Heri juga menerangkan, selain itu masih ada program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU) yang berada di Kecamatan Gresik, tepatnya di Kelurahan Sukorame. Sementara di Desa Randuboto, lahan 2,3 hektare selesai, begitu pula normalisasi Kali Lamong.

    “Saya mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Gresik, BPN Kantah Gresik berkolaborasi dengan IPPAT dalam memberikan layanan yang sangat mudah dan cepat, dalam rangka legalisasi aset-aset yang dimiliki masyarakat. Mudah-mudahan ini bisa diadopsi dan ditiru oleh daerah lain di Jawa Timur,” tutur Asep Heri.

    gresik pemkab gresik
    Previous ArticleUpaya Petrokimia Gresik, Dalam Mendorong Terciptanya Ekosistem Budidaya Ikan Lele di Gresik
    Next Article Bupati, Jajaran Forkopimda dan Warga, Gelar Doa Bersama di Masjid Jami Gresik

    Berita Terkait

    Peringatan Hari Jadi ke-81 Jawa Timur di Gresik Dirangkai Penyerahan SK PPPK Paruh Waktu

    12 Oktober 2026

    RSPG Hadirkan Layanan Operasi Laparoskopi Minim Sayatan, Didukung Tiga Dokter Spesialis Bedah

    10 Oktober 2026

    Bantuan Pendidikan dan Pemberdayaan Ratusan Juta Disalurkan Baznas Bersama Pemkab Gresik

    8 Oktober 2026

    Melalui Nasi Layur, Petrokimia Gresik Bantu Nelayan Rp100 Juta untuk Revitalisasi Fasilitas

    8 Oktober 2026

    Pemkab Gresik Upayakan Kader Bunda Puspa Agar Dapat Menunjang Perekonomian Masyarakat

    7 Oktober 2026

    Sosialisasi Penanggulangan HIV/AIDS, Wabup Gresik Ingin Kolaborasi Diperkuat Tanpa Diskriminasi

    6 Oktober 2026
    Search
    Terkini

    Bupati Lamongan Dampingi Anggota DPR RI Tinjau Ruas PISEW yang Menguatkan Program Jamula

    Bupati Lamongan Jelaskan Pentingnya Keberadaan TPST

    Tambahan Cabor Baru Bakal Perkuat Kabupaten Lamongan di Porprov 2027

    Sebanyak 45 Ruas Jalan di Kabupaten Lamongan Sudah Tuntas Diperbaiki

    Tujuh Fraksi DPRD Sampaikan Pandangan Umum Menanggapi RAPBD Lamongan 2027

    Load More
    Berita Lainnya
    Ekonomi

    Budidaya Serai Wangi di Lahan Pasca Tambang, Cara SIG Bangun Ekosistem Keberlanjutan

    22 April 2025

    MINATBACA.com – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) bersama entitas bisnis, terus memperkuat komitmen keberlanjutan…

    Pemdes Slempit Kedamean Gelar Musdes P-APBDes 2024

    Grand Opening Store Custom Jersey, CEO Allegiant Berbagi Visi dan Harapan

    Safari Ramadhan, Bupati Tegaskan Pembangunan di Lamongan Menjangkau Fisik dan Non Fisik

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.