Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Mensos Jelaskan Keuntungan Belanja di KDKMP, Saat Mengunjungi KDKMP di Kabupaten Lamongan

      15 Oktober 2026

      PMI Bersama Pemkab Gresik Beri Apresiasi kepada Pendonor Sebanyak 50 Kali

      15 Oktober 2026

      Program Klunting Sukses Turunkan Angka Stunting di Kabupaten Lamongan

      15 Oktober 2026

      Bupati Lamongan Dampingi Anggota DPR RI Tinjau Ruas PISEW yang Menguatkan Program Jamula

      15 Oktober 2026

      Bupati Lamongan Jelaskan Pentingnya Keberadaan TPST

      14 Oktober 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Pemerintahan»Dibutuhkan Sinergitas Pemerintah Pusat dan Daerah Guna Tangani Banjir Luapan Kali Lamong
    Pemerintahan

    Dibutuhkan Sinergitas Pemerintah Pusat dan Daerah Guna Tangani Banjir Luapan Kali Lamong

    RedaksiBy Redaksi5 Maret 20253 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Usai meninjau banjir akibat luapan Kali Lamong, Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, bersama dengan Komisi D DPRD Provinsi Jawa Timur menggelar pertemuan yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan.

    Dalam kesempatan tersebut kemudian disepakati, pembentukan forum sinergitas sebagai langkah strategis dalam penanganan banjir secara menyeluruh. Selain Emil, pertemuan dihadiri Ketua Komisi D DPRD Jatim Abdul Halim, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Wakil Bupati (Wabup) Gresik Asluchul Alif, perwakilan dari BPBD Provinsi Jawa Timur, Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air (PU SDA) Provinsi Jawa Timur dan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo.

    Gus Yani-sapaan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, sempat menekankan bahwa Pemkab Gresik telah melakukan berbagai upaya dalam menangani banjir. Salah satu di antaranya adalah, normalisasi Kali Lamong sepanjang 48 kilometer menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) murni, serta pembangunan kolam retensi di Kecamatan Cerme. Namun, untuk menyelesaikan masalah banjir secara tuntas, diperlukan sinergi antara pemerintah daerah, provinsi dan pusat.

    Baca Juga :  Bupati Gresik Serahkan Bansos kepada 1.177 Petani yang Gagal Panen

    “Kami berharap, pemerintah provinsi dan pusat dapat turut serta dalam pembangunan kolam retensi di wilayah rentan banjir sepanjang Kali Lamong. Saat ini, anggaran APBN sebesar Rp100 miliar hanya mencakup sebagian kecil kebutuhan,” ungkap Gus Yani.

    Sementara Emil menegaskan, forum sinergitas tersebut akan menjadi wadah koordinasi antara empat daerah terdampak yakni Kabupaten Gresik, Lamongan, Mojokerto dan Kota Surabaya, dengan nantinya melibatkan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

    “Ini adalah momentum penting. Kali Lamong di Gresik memang tidak baik-baik saja dan kami perlu duduk bersama dalam satu forum, untuk memastikan ada langkah konkret ke depan,” ujar Emil.

    Ketua Komisi D DPRD Jatim Abdul Halim menyatakan, forum menjadi titik temu untuk mempercepat realisasi anggaran dan kebijakan strategis terkait penanganan banjir luapan Kali Lamong. Selain itu, forum juga akan memperluas cakupan pembahasannya untuk menangani permasalahan banjir di seluruh Jawa Timur.

    Baca Juga :  Pemaparan Wabup Gresik, Saat Menerima Kunker Wabup Tabalong dan Jajaran

    “Komisi D membangun satu forum sinergitas yang melibatkan semua pemangku kepentingan untuk menyelesaikan persoalan banjir, bukan hanya di Kali Lamong, tetapi juga di seluruh Jawa Timur,” jelasnya.

    Abdul Halim menambahkan, forum akan mengundang beberapa pihak. Termasuk pengelola Sungai Bengawan Solo, Sungai Brantas, BPBD, Dinas PU SDA, Dinas Bina Marga, Dinas Kehutanan, dan Dinas Lingkungan Hidup, agar penanganan banjir bisa dilakukan secara komprehensif.

    Sebagai langkah awal, BPBD Provinsi Jatim telah memberikan dukungan berupa logistik dan peralatan darurat, termasuk dapur umum serta sembako bagi masyarakat terdampak. Namun solusi jangka panjang tetap menjadi prioritas utama, seperti pembangunan embung, kolam retensi, serta pembebasan lahan di sepanjang bantaran sungai.

    Baca Juga :  Aksi Nyata PLN UP3 Gresik Dalam Memperingati Hari Pelanggan Nasional 2025

    Wabup Gresik yang akrab disapa dokter Alif menambahkan, pentingnya peran serta pemerintah daerah dalam mendukung forum ini dengan data dan perencanaan yang matang. Melalui forum sinergitas, diharapkan koordinasi antara pemerintah daerah, provinsi dan pusat dapat semakin erat, sehingga penanganan banjir di Jawa Timur bisa dilakukan secara menyeluruh dan berkelanjutan.

    gresik pemkab gresik
    Previous ArticleSIG Tegaskan Komitmen Perkuat Budaya K3
    Next Article Tinjau Dinas Kominfo, Berikut Pesan dan Harapan Wabup Gresik

    Berita Terkait

    PMI Bersama Pemkab Gresik Beri Apresiasi kepada Pendonor Sebanyak 50 Kali

    15 Oktober 2026

    Peringatan Hari Jadi ke-81 Jawa Timur di Gresik Dirangkai Penyerahan SK PPPK Paruh Waktu

    12 Oktober 2026

    RSPG Hadirkan Layanan Operasi Laparoskopi Minim Sayatan, Didukung Tiga Dokter Spesialis Bedah

    10 Oktober 2026

    Bantuan Pendidikan dan Pemberdayaan Ratusan Juta Disalurkan Baznas Bersama Pemkab Gresik

    8 Oktober 2026

    Melalui Nasi Layur, Petrokimia Gresik Bantu Nelayan Rp100 Juta untuk Revitalisasi Fasilitas

    8 Oktober 2026

    Pemkab Gresik Upayakan Kader Bunda Puspa Agar Dapat Menunjang Perekonomian Masyarakat

    7 Oktober 2026
    Search
    Terkini

    Mensos Jelaskan Keuntungan Belanja di KDKMP, Saat Mengunjungi KDKMP di Kabupaten Lamongan

    PMI Bersama Pemkab Gresik Beri Apresiasi kepada Pendonor Sebanyak 50 Kali

    Program Klunting Sukses Turunkan Angka Stunting di Kabupaten Lamongan

    Bupati Lamongan Dampingi Anggota DPR RI Tinjau Ruas PISEW yang Menguatkan Program Jamula

    Bupati Lamongan Jelaskan Pentingnya Keberadaan TPST

    Load More
    Berita Lainnya
    Ekonomi

    Keterlibatan di Proyek IKN Nusantara Dorong Penjualan SIG Turut Meningkat

    20 Maret 2024

    GRESIK – Selama rentang 2023, PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) mencatatkan penjualan sebanyak 40,62…

    Petrokimia Gresik Siapkan 441.581 Ton Pupuk Bersubsidi, di Awal Musim Tanam Okmar

    Tren Mata Minus pada Anak Indonesia Meningkat, Ini yang Coba Diupayakan Eyelink Group

    Komitmen Petrokimia Gresik Untuk Menyalurkan Pupuk Organik Bersubsidi

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.