Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Parade Kebangsaan Menutup Rangkaian Kegiatan Peringatan HUT ke-81 RI di Kabupaten Lamongan

      6 September 2026

      Perubahan Perda Nomor 10 Tahun 2023, Fraksi DPRD Lamongan Sampaikan Pandangan Umum

      5 September 2026

      Jaring Atlet Renang Potensial, Swimming Competition Bupati Cup V Lamongan 2026 Digelar

      5 September 2026

      Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW, Pak Yes Ajak Masyarakat Teladani Akhlak Rasulullah

      5 September 2026

      Benjeng dan Balongpanggang Disebut Bupati Gresik Jadi Salah Satu Prioritas untuk Pembangunan JPD

      4 September 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Pemerintahan»Dibutuhkan Sinergitas Pemerintah Pusat dan Daerah Guna Tangani Banjir Luapan Kali Lamong
    Pemerintahan

    Dibutuhkan Sinergitas Pemerintah Pusat dan Daerah Guna Tangani Banjir Luapan Kali Lamong

    RedaksiBy Redaksi5 Maret 20253 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Usai meninjau banjir akibat luapan Kali Lamong, Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, bersama dengan Komisi D DPRD Provinsi Jawa Timur menggelar pertemuan yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan.

    Dalam kesempatan tersebut kemudian disepakati, pembentukan forum sinergitas sebagai langkah strategis dalam penanganan banjir secara menyeluruh. Selain Emil, pertemuan dihadiri Ketua Komisi D DPRD Jatim Abdul Halim, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Wakil Bupati (Wabup) Gresik Asluchul Alif, perwakilan dari BPBD Provinsi Jawa Timur, Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air (PU SDA) Provinsi Jawa Timur dan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo.

    Gus Yani-sapaan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, sempat menekankan bahwa Pemkab Gresik telah melakukan berbagai upaya dalam menangani banjir. Salah satu di antaranya adalah, normalisasi Kali Lamong sepanjang 48 kilometer menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) murni, serta pembangunan kolam retensi di Kecamatan Cerme. Namun, untuk menyelesaikan masalah banjir secara tuntas, diperlukan sinergi antara pemerintah daerah, provinsi dan pusat.

    Baca Juga :  Disnaker Gresik Gelar Walk In Interview, Fokus Serap Tenaga Kerja Lokal

    “Kami berharap, pemerintah provinsi dan pusat dapat turut serta dalam pembangunan kolam retensi di wilayah rentan banjir sepanjang Kali Lamong. Saat ini, anggaran APBN sebesar Rp100 miliar hanya mencakup sebagian kecil kebutuhan,” ungkap Gus Yani.

    Sementara Emil menegaskan, forum sinergitas tersebut akan menjadi wadah koordinasi antara empat daerah terdampak yakni Kabupaten Gresik, Lamongan, Mojokerto dan Kota Surabaya, dengan nantinya melibatkan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

    “Ini adalah momentum penting. Kali Lamong di Gresik memang tidak baik-baik saja dan kami perlu duduk bersama dalam satu forum, untuk memastikan ada langkah konkret ke depan,” ujar Emil.

    Ketua Komisi D DPRD Jatim Abdul Halim menyatakan, forum menjadi titik temu untuk mempercepat realisasi anggaran dan kebijakan strategis terkait penanganan banjir luapan Kali Lamong. Selain itu, forum juga akan memperluas cakupan pembahasannya untuk menangani permasalahan banjir di seluruh Jawa Timur.

    Baca Juga :  Pemkab Gresik Kembali Bantu Kepulangan Anak Pekerja Migran Indonesia dari Malaysia

    “Komisi D membangun satu forum sinergitas yang melibatkan semua pemangku kepentingan untuk menyelesaikan persoalan banjir, bukan hanya di Kali Lamong, tetapi juga di seluruh Jawa Timur,” jelasnya.

    Abdul Halim menambahkan, forum akan mengundang beberapa pihak. Termasuk pengelola Sungai Bengawan Solo, Sungai Brantas, BPBD, Dinas PU SDA, Dinas Bina Marga, Dinas Kehutanan, dan Dinas Lingkungan Hidup, agar penanganan banjir bisa dilakukan secara komprehensif.

    Sebagai langkah awal, BPBD Provinsi Jatim telah memberikan dukungan berupa logistik dan peralatan darurat, termasuk dapur umum serta sembako bagi masyarakat terdampak. Namun solusi jangka panjang tetap menjadi prioritas utama, seperti pembangunan embung, kolam retensi, serta pembebasan lahan di sepanjang bantaran sungai.

    Baca Juga :  Berbagi Kebahagiaan, Petrokimia Gresik Bagikan Paket Sembako Gratis Untuk Abang Becak

    Wabup Gresik yang akrab disapa dokter Alif menambahkan, pentingnya peran serta pemerintah daerah dalam mendukung forum ini dengan data dan perencanaan yang matang. Melalui forum sinergitas, diharapkan koordinasi antara pemerintah daerah, provinsi dan pusat dapat semakin erat, sehingga penanganan banjir di Jawa Timur bisa dilakukan secara menyeluruh dan berkelanjutan.

    gresik pemkab gresik
    Previous ArticleSIG Tegaskan Komitmen Perkuat Budaya K3
    Next Article Tinjau Dinas Kominfo, Berikut Pesan dan Harapan Wabup Gresik

    Berita Terkait

    Benjeng dan Balongpanggang Disebut Bupati Gresik Jadi Salah Satu Prioritas untuk Pembangunan JPD

    4 September 2026

    Wabup Gresik Minta OPD Segera Menanggapi dan Tindaklanjuti Pengaduan Masyarakat

    1 September 2026

    Pemkab Gresik Bersama Sejumlah Elemen Bantu Korban Gempa Bumi di NTT Senilai Rp250 Juta

    28 Agustus 2026

    Jambore Ranting Gerakan Pramuka Kecamatan Balongpanggang, Berikut Pesan Wabup Gresik

    28 Agustus 2026

    Bupati Gresik Ajak Masyarakat Tak Ragu Sampaikan Aspirasi Saat Salurkan BLT DBHCHT di Wringinanom

    27 Agustus 2026

    Cara BRI Semarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Desa Doudo Kecamatan Panceng

    27 Agustus 2026
    Search
    Terkini

    Parade Kebangsaan Menutup Rangkaian Kegiatan Peringatan HUT ke-81 RI di Kabupaten Lamongan

    Perubahan Perda Nomor 10 Tahun 2023, Fraksi DPRD Lamongan Sampaikan Pandangan Umum

    Jaring Atlet Renang Potensial, Swimming Competition Bupati Cup V Lamongan 2026 Digelar

    Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW, Pak Yes Ajak Masyarakat Teladani Akhlak Rasulullah

    Benjeng dan Balongpanggang Disebut Bupati Gresik Jadi Salah Satu Prioritas untuk Pembangunan JPD

    Load More
    Berita Lainnya
    Pendidikan

    Menggelar Gebyar PAUD Lamongan 2026, Dinas Pendidikan Menapaki 3 Ikhtiar Besar Penguatan

    22 Juni 2026

    MINATBACA.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan melalui Dinas Pendidikan (Dispendik), melaksanakan kegiatan Gebyar PAUD Lamongan…

    Mengenang Mbah H Noloyudho, Tokoh Pendiri Desa Sumberrejo Gresik

    Gandeng Batik Lintang, Ponpes An Nur 2 Berikan Santriwati Pembekalan Enterpreneur

    Sedekah Bumi Desa Tambakrejo, Ada Tumpeng Raksasa Hingga Sholawatan

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.