Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Petrokimia Gresik Berpotensi Cetak Sejarah Sebagai Pionir Penerapan Carbon Capture and Utilization di Indonesia

      16 Oktober 2026

      Mensos Jelaskan Keuntungan Belanja di KDKMP, Saat Mengunjungi KDKMP di Kabupaten Lamongan

      15 Oktober 2026

      PMI Bersama Pemkab Gresik Beri Apresiasi kepada Pendonor Sebanyak 50 Kali

      15 Oktober 2026

      Program Klunting Sukses Turunkan Angka Stunting di Kabupaten Lamongan

      15 Oktober 2026

      Bupati Lamongan Dampingi Anggota DPR RI Tinjau Ruas PISEW yang Menguatkan Program Jamula

      15 Oktober 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Pendidikan»Bupati Tegaskan Sekolah Rakyat di Gresik Harus Jadi Percontohan Daerah Lain
    Pendidikan

    Bupati Tegaskan Sekolah Rakyat di Gresik Harus Jadi Percontohan Daerah Lain

    RedaksiBy Redaksi18 Juli 20253 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik menggelar rapat koordinasi, guna memantapkan komitmen menyediakan pendidikan berkualitas dan menyeluruh bagi keluarga prasejahtera melalui program Sekolah Rakyat jenjang SMA.

    Rapat koordinasi tersebut dilaksanakan di Ruang Graita Eka Praja, Kantor Bupati Gresik. Dengan dihadiri oleh Bupati Gresik, Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, kepala dinas dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, serta perwakilan Forkopimda, Jumat (18/7/2025).

    Sebanyak 75 siswa dijadwalkan mulai memasuki asrama pada 30 Juli 2025 dan akan menempati gedung eks UPT SMPN 30 Gresik, yang berada di Desa Mriyunan, Kecamatan Sidayu. Para siswa berasal dari keluarga prasejahtera dan akan dibina secara intensif di lingkungan pendidikan berasrama. Untuk menunjang proses belajar-mengajar, telah disiapkan 17 guru dan 10 tenaga kependidikan yang akan mendampingi siswa secara penuh.

    Baca Juga :  Petrokimia Gresik Salurkan Bantuan Untuk 146 Tempat Ibadah dan Lembaga Sosial

    Gedung yang digunakan telah dilengkapi dengan 3 ruang kelas, 2 ruang asrama putra, 3 ruang asrama putri, asrama guru, 1 ruang guru dan tenaga pendidik, serta laboratorium penunjang pembelajaran. Di mana setiap kelas nantinya, terdiri dari 25 siswa.

    “Sekolah Rakyat Kabupaten Gresik harus lebih baik dari kabupaten lain,” ucap Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani.

    Sementara Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif menekankan, program Sekolah Rakyat merupakan bagian dari strategi jangka panjang yang dilakukan oleh pemerintah, untuk dapat memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan.

    “Program Sekolah Rakyat tidak hanya berhenti sampai tanggal 30 Juli saja, tetapi kita harus terus mengawal program ini serta mendidik para siswa hingga sukses,” kata dokter Alif-sapaan Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif.

    Dalam pelaksanaan nantinya, Pemkab Gresik bakal memperhatikan empat aspek utama yang meliputi kebutuhan makan, pendidikan, kesehatan, serta pemberdayaan ekonomi keluarga siswa. Selain kebutuhan siswa selama tinggal di asrama yang sepenuhnya ditanggung, keluarga siswa juga akan mendapatkan bantuan modal usaha, guna mendukung kemandirian ekonomi mereka.

    Baca Juga :  100 Hari Kepemimpinan, Wabup Gresik Bicara Soal Capaian dan Harapan

    Program Sekolah Rakyat juga sejalan dengan Instruksi Presiden Republik Indonesia nomor 8 tahun 2025 tentang ‘Optimalisasi Pelaksanaan Pengentasan Kemiskinan dan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem,’ yang menekankan pentingnya sinergi lintas sektor. Termasuk pendidikan, dalam penyelesaian masalah kemiskinan.

    “Fokus kita tidak hanya dari sisi bantuan sosial, tetapi juga melalui pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi,” imbuhnya.

    Selain itu, program Sekolah Rakyat juga didukung penuh oleh Kementerian Sosial Republik Indonesia, dengan menyediakan seluruh kebutuhan siswa selama di asrama, termasuk laptop dan perlengkapan pribadi.

    “Siswa masuk asrama tanpa membawa barang apa pun, karena semua sudah disediakan oleh Kementerian Sosial,” terang Kepala Dinas Sosial Gresik, Ummi Khoiroh.

    Sebagai bagian dari pengembangan program, tahun depan Kementerian Sosial bersama Pemkab Gresik, merencanakan pembangunan unit Sekolah Rakyat jenjang SD dan SMP di Desa Raci Tengah, Kecamatan Sidayu.

    Baca Juga :  Pemkab Gresik Terus Berkomitmen Mewujudkan Pemenuhan Hak Anak

    Untuk memperkaya wawasan dan menyiapkan kurikulum serta sistem pengelolaan sekolah yang unggul, Bupati dan Wakil Bupati juga mengajak seluruh guru Sekolah Rakyat untuk mengikuti studi banding ke SMA Unggulan CT Arsa Foundation pada 22 Juli 2025. Kegiatan diharapkan, menjadi rujukan dalam membangun ekosistem pendidikan yang inspiratif dan berkualitas di Kabupaten Gresik.

    Melalui Sekolah Rakyat jenjang SMA dan pengembangan ke jenjang SD juga SMP nantinya, Pemkab Gresik meneguhkan komitmen untuk mewujudkan pendidikan inklusif, serta penanggulangan kemiskinan secara menyeluruh dan berkelanjutan.

    gresik sekolah rakyat
    Previous ArticlePimpinan Lingkup Pemkab Lamongan Jalani Retret di Madivif 2/Kostrad Tiga Hari
    Next Article Koperasi Desa Merah Putih Diluncurkan, Berikut Harapan Bupati Gresik

    Berita Terkait

    Petrokimia Gresik Berpotensi Cetak Sejarah Sebagai Pionir Penerapan Carbon Capture and Utilization di Indonesia

    16 Oktober 2026

    PMI Bersama Pemkab Gresik Beri Apresiasi kepada Pendonor Sebanyak 50 Kali

    15 Oktober 2026

    Peringatan Hari Jadi ke-81 Jawa Timur di Gresik Dirangkai Penyerahan SK PPPK Paruh Waktu

    12 Oktober 2026

    RSPG Hadirkan Layanan Operasi Laparoskopi Minim Sayatan, Didukung Tiga Dokter Spesialis Bedah

    10 Oktober 2026

    Bantuan Pendidikan dan Pemberdayaan Ratusan Juta Disalurkan Baznas Bersama Pemkab Gresik

    8 Oktober 2026

    Melalui Nasi Layur, Petrokimia Gresik Bantu Nelayan Rp100 Juta untuk Revitalisasi Fasilitas

    8 Oktober 2026
    Search
    Terkini

    Petrokimia Gresik Berpotensi Cetak Sejarah Sebagai Pionir Penerapan Carbon Capture and Utilization di Indonesia

    Mensos Jelaskan Keuntungan Belanja di KDKMP, Saat Mengunjungi KDKMP di Kabupaten Lamongan

    PMI Bersama Pemkab Gresik Beri Apresiasi kepada Pendonor Sebanyak 50 Kali

    Program Klunting Sukses Turunkan Angka Stunting di Kabupaten Lamongan

    Bupati Lamongan Dampingi Anggota DPR RI Tinjau Ruas PISEW yang Menguatkan Program Jamula

    Load More
    Berita Lainnya
    Hukum

    Kajari Gresik Beri Penyuluhan Hukum Para Kades di Kecamatan Cerme

    8 Oktober 2024

    MINATBACA.com – Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik terus berupaya memberi penyuluhan hukum, mengenai prioritas penggunaan dan…

    Bantuan Irigasi SIG Turut Meningkatkan Produktivitas Pertanian di Tuban

    Pemdes Boteng Menganti Salurkan BLT Kepada Keluarga Penerima Manfaat

    Bupati Lamongan Lantik 96 Pejabat Tinggi Pratama, Administrasi dan Pengawas

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.