Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Berkat Infrastruktur Sumber Daya Air, Pemkab Lamongan Berhasil Mitigasi Kekeringan Pada MT II

      1 September 2026

      Wabup Gresik Minta OPD Segera Menanggapi dan Tindaklanjuti Pengaduan Masyarakat

      1 September 2026

      Pastikan Bantuan Sosial Tepat Sasaran dan Merata, Ini Upaya yang Dilakukan Pemkab Lamongan

      1 September 2026

      Jadi Narasumber, Pak Yes Sampaikan Gambaran Mengenai Perekonomian Hingga Potensi Lamongan

      31 Agustus 2026

      Percepat Akses Hunian Layak dan Terjangkau, SIG Menghadirkan Solusi Bata Interlock Presisi

      31 Agustus 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Pendidikan»Bupati Tegaskan Sekolah Rakyat di Gresik Harus Jadi Percontohan Daerah Lain
    Pendidikan

    Bupati Tegaskan Sekolah Rakyat di Gresik Harus Jadi Percontohan Daerah Lain

    RedaksiBy Redaksi18 Juli 20253 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik menggelar rapat koordinasi, guna memantapkan komitmen menyediakan pendidikan berkualitas dan menyeluruh bagi keluarga prasejahtera melalui program Sekolah Rakyat jenjang SMA.

    Rapat koordinasi tersebut dilaksanakan di Ruang Graita Eka Praja, Kantor Bupati Gresik. Dengan dihadiri oleh Bupati Gresik, Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, kepala dinas dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, serta perwakilan Forkopimda, Jumat (18/7/2025).

    Sebanyak 75 siswa dijadwalkan mulai memasuki asrama pada 30 Juli 2025 dan akan menempati gedung eks UPT SMPN 30 Gresik, yang berada di Desa Mriyunan, Kecamatan Sidayu. Para siswa berasal dari keluarga prasejahtera dan akan dibina secara intensif di lingkungan pendidikan berasrama. Untuk menunjang proses belajar-mengajar, telah disiapkan 17 guru dan 10 tenaga kependidikan yang akan mendampingi siswa secara penuh.

    Baca Juga :  Bupati Gresik Komitmen Perluas Perbaikan RTLH dan Tuntaskan Infrastruktur Pendidikan

    Gedung yang digunakan telah dilengkapi dengan 3 ruang kelas, 2 ruang asrama putra, 3 ruang asrama putri, asrama guru, 1 ruang guru dan tenaga pendidik, serta laboratorium penunjang pembelajaran. Di mana setiap kelas nantinya, terdiri dari 25 siswa.

    “Sekolah Rakyat Kabupaten Gresik harus lebih baik dari kabupaten lain,” ucap Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani.

    Sementara Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif menekankan, program Sekolah Rakyat merupakan bagian dari strategi jangka panjang yang dilakukan oleh pemerintah, untuk dapat memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan.

    “Program Sekolah Rakyat tidak hanya berhenti sampai tanggal 30 Juli saja, tetapi kita harus terus mengawal program ini serta mendidik para siswa hingga sukses,” kata dokter Alif-sapaan Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif.

    Dalam pelaksanaan nantinya, Pemkab Gresik bakal memperhatikan empat aspek utama yang meliputi kebutuhan makan, pendidikan, kesehatan, serta pemberdayaan ekonomi keluarga siswa. Selain kebutuhan siswa selama tinggal di asrama yang sepenuhnya ditanggung, keluarga siswa juga akan mendapatkan bantuan modal usaha, guna mendukung kemandirian ekonomi mereka.

    Baca Juga :  Upaya Pemdes Sedagaran Mendorong Warganya Menjadi Lebih Produktif

    Program Sekolah Rakyat juga sejalan dengan Instruksi Presiden Republik Indonesia nomor 8 tahun 2025 tentang ‘Optimalisasi Pelaksanaan Pengentasan Kemiskinan dan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem,’ yang menekankan pentingnya sinergi lintas sektor. Termasuk pendidikan, dalam penyelesaian masalah kemiskinan.

    “Fokus kita tidak hanya dari sisi bantuan sosial, tetapi juga melalui pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi,” imbuhnya.

    Selain itu, program Sekolah Rakyat juga didukung penuh oleh Kementerian Sosial Republik Indonesia, dengan menyediakan seluruh kebutuhan siswa selama di asrama, termasuk laptop dan perlengkapan pribadi.

    “Siswa masuk asrama tanpa membawa barang apa pun, karena semua sudah disediakan oleh Kementerian Sosial,” terang Kepala Dinas Sosial Gresik, Ummi Khoiroh.

    Sebagai bagian dari pengembangan program, tahun depan Kementerian Sosial bersama Pemkab Gresik, merencanakan pembangunan unit Sekolah Rakyat jenjang SD dan SMP di Desa Raci Tengah, Kecamatan Sidayu.

    Baca Juga :  Inflasi Kabupaten Gresik Bulan Juni 2025 Mencapai 1,44 Persen

    Untuk memperkaya wawasan dan menyiapkan kurikulum serta sistem pengelolaan sekolah yang unggul, Bupati dan Wakil Bupati juga mengajak seluruh guru Sekolah Rakyat untuk mengikuti studi banding ke SMA Unggulan CT Arsa Foundation pada 22 Juli 2025. Kegiatan diharapkan, menjadi rujukan dalam membangun ekosistem pendidikan yang inspiratif dan berkualitas di Kabupaten Gresik.

    Melalui Sekolah Rakyat jenjang SMA dan pengembangan ke jenjang SD juga SMP nantinya, Pemkab Gresik meneguhkan komitmen untuk mewujudkan pendidikan inklusif, serta penanggulangan kemiskinan secara menyeluruh dan berkelanjutan.

    gresik sekolah rakyat
    Previous ArticlePimpinan Lingkup Pemkab Lamongan Jalani Retret di Madivif 2/Kostrad Tiga Hari
    Next Article Koperasi Desa Merah Putih Diluncurkan, Berikut Harapan Bupati Gresik

    Berita Terkait

    Wabup Gresik Minta OPD Segera Menanggapi dan Tindaklanjuti Pengaduan Masyarakat

    1 September 2026

    Pemkab Gresik Bersama Sejumlah Elemen Bantu Korban Gempa Bumi di NTT Senilai Rp250 Juta

    28 Agustus 2026

    Jambore Ranting Gerakan Pramuka Kecamatan Balongpanggang, Berikut Pesan Wabup Gresik

    28 Agustus 2026

    Bupati Gresik Ajak Masyarakat Tak Ragu Sampaikan Aspirasi Saat Salurkan BLT DBHCHT di Wringinanom

    27 Agustus 2026

    Cara BRI Semarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Desa Doudo Kecamatan Panceng

    27 Agustus 2026

    Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2026, Polres Gresik Ungkap 14 Kasus

    26 Agustus 2026
    Search
    Terkini

    Berkat Infrastruktur Sumber Daya Air, Pemkab Lamongan Berhasil Mitigasi Kekeringan Pada MT II

    Wabup Gresik Minta OPD Segera Menanggapi dan Tindaklanjuti Pengaduan Masyarakat

    Pastikan Bantuan Sosial Tepat Sasaran dan Merata, Ini Upaya yang Dilakukan Pemkab Lamongan

    Jadi Narasumber, Pak Yes Sampaikan Gambaran Mengenai Perekonomian Hingga Potensi Lamongan

    Percepat Akses Hunian Layak dan Terjangkau, SIG Menghadirkan Solusi Bata Interlock Presisi

    Load More
    Berita Lainnya
    Pemerintahan

    Plt Bupati Gresik Ajak ASN dan Masyarakat Teladani Nilai-Nilai Kepahlawanan

    11 November 2024

    MINATBACA.com – Peringatan Hari Pahlawan 2024 dilaksanakan oleh jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik, dengan dipimpin…

    Operasi Patuh Semeru 2025, Satlantas Polres Gresik Tindak Ribuan Pelanggar

    Penghargaan Pelayanan Prima Diraih Polres Gresik Dalam Musrenbang Polri

    BLT Bulan Enam di Desa Banyutengah Panceng Tuntas Disalurkan Kepada KPM

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.