Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Mensos Jelaskan Keuntungan Belanja di KDKMP, Saat Mengunjungi KDKMP di Kabupaten Lamongan

      15 Oktober 2026

      PMI Bersama Pemkab Gresik Beri Apresiasi kepada Pendonor Sebanyak 50 Kali

      15 Oktober 2026

      Program Klunting Sukses Turunkan Angka Stunting di Kabupaten Lamongan

      15 Oktober 2026

      Bupati Lamongan Dampingi Anggota DPR RI Tinjau Ruas PISEW yang Menguatkan Program Jamula

      15 Oktober 2026

      Bupati Lamongan Jelaskan Pentingnya Keberadaan TPST

      14 Oktober 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Ekonomi»Inflasi Kabupaten Gresik Bulan Juni 2025 Mencapai 1,44 Persen
    Ekonomi

    Inflasi Kabupaten Gresik Bulan Juni 2025 Mencapai 1,44 Persen

    RedaksiBy Redaksi1 Juli 20252 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Gresik, mencatat laju inflasi tahunan (year-on-year/YoY) pada Bulan Juni 2025 sebesar 1,44 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 106,74.

    Kepala BPS Kabupaten Gresik Indriya Purwaningsih menjelaskan, angka inflasi tersebut masih tergolong dalam batas aman dan terkendali. Bahkan, angka tersebut menjadikan Gresik sebagai daerah dengan tingkat inflasi tahunan terendah di Jawa Timur.

    “Meskipun terdapat gejolak harga pada beberapa komoditas pangan, secara keseluruhan laju inflasi Gresik masih berada di bawah target inflasi nasional sebesar 2,5 persen ±1 persen,” ujar Indriya, dalam keterangan resmi, Selasa (1/7/2025).

    Inflasi tahunan tersebut disebabkan oleh kenaikan harga di sebagian besar kelompok pengeluaran, terutama pada kelompok makanan, minuman dan tembakau, yang mencatat inflasi 1,41 persen dan memberikan andil tertinggi sebesar 0,48 persen terhadap inflasi umum. Komoditas yang paling mendorong inflasi antara lain beras, cabai rawit, bawang merah, minyak goreng dan santan jadi.

    Baca Juga :  Bupati Gresik Kembali Tegaskan Komitmen Pemerataan Pembangunan

    Sementara kelompok kesehatan mengalami inflasi tahunan tertinggi yakni 7,97 persen, disumbang oleh kenaikan tarif layanan kesehatan seperti rumah sakit, dokter umum dan dokter spesialis.

    Secara bulanan (month-to-month/MtM), Gresik mencatat inflasi sebesar 0,48 persen. Komoditas utama penyumbang inflasi bulanan adalah bawang merah (13,61 persen), cabai rawit (38,64 persen) dan beras (2,08 persen), yang mengalami lonjakan harga akibat terganggunya distribusi dan belum meratanya musim panen di seluruh kecamatan.

    Situasi turut dipengaruhi oleh aksi demonstrasi sopir truk Over Dimension Over Load (ODOL) yang berdampak pada distribusi pangan antardaerah, serta fluktuasi harga BBM nonsubsidi yang mengalami penurunan, namun belum cukup menahan laju inflasi.

    “Gresik saat ini berada di fase awal musim tanam padi, sementara panen raya belum merata. Hal ini turut memicu kenaikan harga beras di pasaran,” tambah Indriya.

    Baca Juga :  Pemkab Gresik Siapkan Yosowilangun Menjadi Desa Percontohan Antikorupsi

    Inflasi tahun kalender (year-to-date/YtD) hingga Juni 2025 tercatat sebesar 0,95 persen, masih lebih rendah dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. BPS juga mencatat bahwa komoditas seperti ikan mujair, daging ayam ras, udang basah dan bensin, menjadi penahan inflasi dengan tren harga yang cenderung menurun.

    Atas fenomena tersebut, Indriya menegaskan, pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk menjaga stabilitas harga dan memperkuat ketahanan pangan.

    “Kami mengimbau pemerintah daerah dan seluruh stakeholder, untuk terus memantau dinamika harga, khususnya menjelang semester dua, agar inflasi tetap terkendali,” pesan Indriya.

    gresik pemkab gresik
    Previous ArticlePolri Untuk Masyarakat, Bupati Gresik Dorong Sinergi Demi Keamanan dan Kesejahteraan Publik
    Next Article Lamongan Pemenang Pertama Indolivestock Innovation Awards 2025

    Berita Terkait

    PMI Bersama Pemkab Gresik Beri Apresiasi kepada Pendonor Sebanyak 50 Kali

    15 Oktober 2026

    Peringatan Hari Jadi ke-81 Jawa Timur di Gresik Dirangkai Penyerahan SK PPPK Paruh Waktu

    12 Oktober 2026

    RSPG Hadirkan Layanan Operasi Laparoskopi Minim Sayatan, Didukung Tiga Dokter Spesialis Bedah

    10 Oktober 2026

    Bantuan Pendidikan dan Pemberdayaan Ratusan Juta Disalurkan Baznas Bersama Pemkab Gresik

    8 Oktober 2026

    Melalui Nasi Layur, Petrokimia Gresik Bantu Nelayan Rp100 Juta untuk Revitalisasi Fasilitas

    8 Oktober 2026

    Pemkab Gresik Upayakan Kader Bunda Puspa Agar Dapat Menunjang Perekonomian Masyarakat

    7 Oktober 2026
    Search
    Terkini

    Mensos Jelaskan Keuntungan Belanja di KDKMP, Saat Mengunjungi KDKMP di Kabupaten Lamongan

    PMI Bersama Pemkab Gresik Beri Apresiasi kepada Pendonor Sebanyak 50 Kali

    Program Klunting Sukses Turunkan Angka Stunting di Kabupaten Lamongan

    Bupati Lamongan Dampingi Anggota DPR RI Tinjau Ruas PISEW yang Menguatkan Program Jamula

    Bupati Lamongan Jelaskan Pentingnya Keberadaan TPST

    Load More
    Berita Lainnya
    Ekonomi

    Sesi Offline Megpreneur 2026 di Lamongan Ditutup, Inkubasikan Inovasi Bisnis Hingga Agripreneur

    29 Agustus 2026

    MINATBACA.com – Sesi offline Megilan Preneur (Megpreneur) 2026 yang berlangsung tiga hari (26-28/8/2926) di Kabupaten…

    Petrokimia Gresik Dukung Program Agripreneur Tebu

    SIG Dukung Pengembangan Fondasi Mobilitas dan Pertumbuhan Ekonomi Batam

    Petrokimia Gresik Borong Penghargaan di Ajang AHI Award 2024

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.