Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Pendaftaran HARVESTION Bagi Dunia Pendidikan Kembali Dibuka Petrokimia Gresik

      21 Oktober 2026

      Bupati Lamongan Sarankan UMKM Melek Digital untuk Hasil Lebih Maksimal

      21 Oktober 2026

      Jaga Stabilitas Harga dan Ketersediaan Pasokan, Dinas Pertanian Gresik Gelar Gerakan Pangan Murah

      21 Oktober 2026

      Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Pak Yes Ajak Masyarakat Lamongan Dukung Asta Cita

      21 Oktober 2026

      Pak Yes Sampaikan Jawaban Atas Pandangan Umum Fraksi Terhadap RAPBD Lamongan 2027

      19 Oktober 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Pendidikan»Bupati dan Wabup Dampingi Mensos Saat Kunjungi SRMA 37 Gresik
    Pendidikan

    Bupati dan Wabup Dampingi Mensos Saat Kunjungi SRMA 37 Gresik

    RedaksiBy Redaksi5 Agustus 20253 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan Wakil Bupati (Wabup) Gresik Asluchul Alif, mendampingi Menteri Sosial Republik Indonesia (Mensos RI) Saifullah Yusuf meninjau Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 37 Gresik yang terletak di Desa Mriyunan, Kecamatan Sidayu, Selasa (5/8/2025).

    Bersama Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono, Gus Ipul-sapaan Mensos RI Saifullah Yusuf, meninjau seluruh fasilitas di SRMA 37 Gresik. Mulai dari ruang kelas, kamar asrama, ruang guru hingga ruang makan siswa. Adapun sekolah rakyat merupakan bagian penting dari upaya pemerintah, untuk memastikan pendidikan dapat dijangkau oleh masyarakat yang selama kurang mampu dan terbatas biaya.

    “Meski persiapannya hanya dilakukan dalam waktu enam bulan, namun kami yakin program ini akan sukses. Pemkab Gresik telah melakukan pendekatan banding antara guru, kepala sekolah, dan seluruh pihak terkait, mengingat banyak tenaga pendidik yang baru pertama kali bergabung SRMA,” ujar Gus Yani-sapaan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani.

    Baca Juga :  Bupati Gresik Mendorong Dapur SPPG Jadi Pelopor Pemilahan Sampah dan Pengolahan Air Limbah

    Gus Yani menjelaskan, pemilihan Sidayu sebagai lokasi SRMA adalah didasari pertimbangan efektivitas. Sebelumnya, fasilitas di wilayah tersebut dinilai kurang optimal, karena berdekatan dengan SMPN lain. Kemudian dilakukan pengelompokan, siswa SMPN 30 Gresik diarahkan ke SMPN 6, sehingga fasilitas di SMPN 30 bisa dimanfaatkan untuk sekolah rakyat.

    “Informasi ini, kami sampaikan ke Kementerian Sosial dan Alhamdulillah mendapat respon positif. Mudah-mudahan SRMA 37 menjadi model pendidikan inklusif yang mampu memberi kesempatan lebih luas bagi generasi muda dari keluarga tidak mampu, untuk meraih masa depan yang lebih baik,” tutur Gus Yani.

    Sementara Gus Ipul menyampaikan, SRMA 37 Gresik merupakan salah satu dari banyak sekolah rakyat, yang telah digagas oleh Presiden Prabowo Subianto. Selain itu, diperlukan persiapan matang agar pelaksanaan sekolah rakyat berjalan optimal. Salah satu aspek krusial tersebut adalah, survei lahan. Kementerian menargetkan lahan minimal 5 hektare untuk setiap sekolah, dengan untuk rekomendasi ideal 6 hektare agar dapat menampung hingga 1.000 siswa, serta fasilitas asrama dan perumahan guru.

    Baca Juga :  Pemkab Gresik Bersama Sejumlah Elemen Bantu Korban Gempa Bumi di NTT Senilai Rp250 Juta

    “Lahan yang luas sangat penting, untuk mendukung pembangunan sarana dan prasarana yang memadai,” ucap Gus Ipul.

    Gus Ipul menegaskan, pembangunan sekolah rakyat memiliki tiga tujuan yaitu, percepatan pengentasan kemiskinan, memuliakan wong cilik, serta memberikan harapan kepada warga miskin dan miskin ekstrem. Dengan tujuan anak-anak dari keluarga kurang mampu, bisa mendapat pendidikan setara dengan anak lain.

    Program sekolah rakyat, lanjut Gus Ipul, diharapkan dapat mencetak generasi emas berkualitas dengan memiliki pendidikan yang baik, sehingga dapat memutus mata rantai kemiskinan. Karena itu, sekolah rakyat harus memuliakan kaum dhuafa, serta menjangkau yang belum terjangkau. Karena diperkirakan, ada sekitar 3 juta lebih anak tidak sekolah, putus sekolah dan berpotensi putus sekolah.

    Baca Juga :  Pemkab Gresik Memperkuat Ekosistem Peternakan, Dorong Menjadi Produk Bernilai Tambah

    “Karena itu, sekolah rakyat dapat menjangkau yang belum terjangkau bagi anak-anak yang belum sekolah, putus sekolah dan berpotensi putus sekolah,” ungkap Gus Ipul.

    Dalam kesempatan yang sama, Gus Ipul juga menyempatkan berdialog dengan guru, siswa, serta wali asrama SRMA 37 Gresik. Sembari menerangkan, bila akan ada cek kesehatan gratis yang bakal rutin dilakukan guna mengetahui fisik dan mental siswa. Selain itu, ada pula pemberdayaan untuk orang tua siswa, seperti modal usaha atau kursus usaha hingga tempat tinggal melalui program bedah rumah.

    “Program seperti sekolah rakyat dan pemberdayaan masyarakat, juga menjadi fokus dalam upaya pengentasan kemiskinan,” beber Gus Ipul.

    gresik sekolah rakyat
    Previous ArticleTuntaskan Anak Putus Sekolah, Pemkab Lamongan Launching Program Aksi Biru
    Next Article SIG dan Asatu Realty Property Group Kembali Kerja Sama, Bangun Perumahan di Cianjur

    Berita Terkait

    Jaga Stabilitas Harga dan Ketersediaan Pasokan, Dinas Pertanian Gresik Gelar Gerakan Pangan Murah

    21 Oktober 2026

    Petrokimia Gresik Berpotensi Cetak Sejarah Sebagai Pionir Penerapan Carbon Capture and Utilization di Indonesia

    16 Oktober 2026

    PMI Bersama Pemkab Gresik Beri Apresiasi kepada Pendonor Sebanyak 50 Kali

    15 Oktober 2026

    Peringatan Hari Jadi ke-81 Jawa Timur di Gresik Dirangkai Penyerahan SK PPPK Paruh Waktu

    12 Oktober 2026

    RSPG Hadirkan Layanan Operasi Laparoskopi Minim Sayatan, Didukung Tiga Dokter Spesialis Bedah

    10 Oktober 2026

    Bantuan Pendidikan dan Pemberdayaan Ratusan Juta Disalurkan Baznas Bersama Pemkab Gresik

    8 Oktober 2026
    Search
    Terkini

    Pendaftaran HARVESTION Bagi Dunia Pendidikan Kembali Dibuka Petrokimia Gresik

    Bupati Lamongan Sarankan UMKM Melek Digital untuk Hasil Lebih Maksimal

    Jaga Stabilitas Harga dan Ketersediaan Pasokan, Dinas Pertanian Gresik Gelar Gerakan Pangan Murah

    Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Pak Yes Ajak Masyarakat Lamongan Dukung Asta Cita

    Pak Yes Sampaikan Jawaban Atas Pandangan Umum Fraksi Terhadap RAPBD Lamongan 2027

    Load More
    Berita Lainnya
    Ekonomi

    Sukseskan Swasembada Pangan, Ada Kampung Pandu Sakti di Lamongan

    22 Oktober 2025

    MINATBACA.com – Potret kampung pertanian dan juga peternakan saling terintegrasi, juga terdapat di Kabupaten Lamongan.…

    Gebyar PAUD di Lamongan, Dukung Suksesnya Wajib Belajar 13 Tahun

    Pandangan Bupati Gresik Soal Pertanian Sekarang, Pada Saat Pembukaan Petro Agrifood Expo 2026

    Konsisten dan Optimal Mengelola Komunikasi, Petrokimia Gresik Raih Penghargaan PRIA 2026

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.