Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Bawa Misi Budaya, Dalang Cilik MINU Trate Putra Tembus 10 Besar Cak & Yuk Cilik Gresik 2026

      18 Oktober 2026

      Petrokimia Gresik Berpotensi Cetak Sejarah Sebagai Pionir Penerapan Carbon Capture and Utilization di Indonesia

      16 Oktober 2026

      Mensos Jelaskan Keuntungan Belanja di KDKMP, Saat Mengunjungi KDKMP di Kabupaten Lamongan

      15 Oktober 2026

      PMI Bersama Pemkab Gresik Beri Apresiasi kepada Pendonor Sebanyak 50 Kali

      15 Oktober 2026

      Program Klunting Sukses Turunkan Angka Stunting di Kabupaten Lamongan

      15 Oktober 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Pendidikan»Tuntaskan Anak Putus Sekolah, Pemkab Lamongan Launching Program Aksi Biru
    Pendidikan

    Tuntaskan Anak Putus Sekolah, Pemkab Lamongan Launching Program Aksi Biru

    RedaksiBy Redaksi5 Agustus 20252 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan melaunching program Aksi Biru (anak tidak sekolah, kembali sekolah melalui bakti insan guru) sebagai komitmen menuntaskan anak putus sekolah. Acara berlangsung di Aula Gajah Mada, Lantai 7, gedung Pemkab Lamongan, Selasa (5/8/2025).

    Sekertaris Daerah Lamongan Moh Nalikan, saat launching mengatakan, tantangan mewujudkan generasi emas Lamongan adalah, menciptakan sumber daya manusia yang berpendidikan. Sehingga keberadaan anak tidak sekolah (ATS) yang ada di Lamongan, dinilai dapat mempengaruhi agenda pembangunan daerah.

    “Ini tantangan yang besar, karena anak-anak itu adalah generasi yang menggantikan kita. Ketika anak-anak banyak yang tidak sekolah, maka sekian tahun kemudian Lamongan akan menurun, baik tingkat pendidikan maupun tingkat ekonominya,” ujar Nalikan.

    Baca Juga :  Hadiri Peringatan Isra Mi'raj, Bupati Lamongan Ajak Tingkatkan Iman dan Jaga Kondusifitas Daerah

    Kategori ATS mencakup anak usia 7 hingga 18 tahun atau 13 tahun wajib belajar. Namun yang bersangkutan putus sekolah/drop out (do), lulus tidak melanjutkan (LTM) dan belum pernah bersekolah (BPB). Berdasarkan data PUSDATIN per Juli 2025, terdapat 7.553 ATS di Lamongan. Dengan rincian BPB 4.318 anak, DO 1.937 anak dan LTM sebanyak 1.298 anak.

    Angka tersebut menunjukan penurunan dibandingkan Bulan Juli 2022, yang tercatat sebanyak 9.002 ATS. Terdiri atas BPB 4.754 anak, DO 2.115 anak dan LTM 2.133 anak. Meski demikian, Nalikan menyoroti sepuluh kecamatan dengan jumlah ATS tertinggi, untuk dapat segera melakukan verifikasi data by name by address.

    “Yang perlu kita perhatikan adalah, bagaimana 7.553 ini terverifikasi dengan baik. Karena ini penting, banyak kegiatan itu tidak tepat sasaran karena datanya tidak terverifikasi dengan baik. Sasaran programnya ke SMA, ternyata ATS-nya ini banyak SMP atau sebaliknya,” tambah Nalikan.

    Baca Juga :  Rekomendasi Kebijakan Rencana Proses Penyerahan Lahan Reklamasi PT LMI Diserahkan

    Sepuluh kecamatan dengan jumlah ATS tertinggi adalah Kecamatan Brondong (735 anak), Paciran (700 anak), Babat (682 anak), Laren (537 anak), Sekaran (424 anak), Maduran (382 anak), Solokuro (342 anak), Kedungpring (295 anak), Sugio (290 anak) dan Kecamatan Lamongan kota (254 anak).

    Penggagas Aksi Biru dari Dinas Pendidikan Kabupaten Lamongan Waji mengungkapkan, ATS di Lamongan nantinya bakal diberikan pilihan untuk memutuskan pendidikan, apakah melalui jalur formal atau non formal.

    Dinas Pendidikan Lamongan dalam agenda ini, melibatkan sebanyak 500 guru Himpaudi dan IGTKI dalam mendampingi anak-anak. Dengan satu guru, mendampingi 15 anak asuh.

    “Akan diberikan pendampingan khusus, satu bulan sekali dikunjungi sama guru pendamping,” tutur Nalikan.

    Baca Juga :  Stok LPG 3 Kilogram dan BBM Bersubsidi di Lamongan Selama Ramadhan Dipastikan Aman
    lamongan Pemkab Lamongan
    Previous ArticleBersama Baznas, Bupati Gresik Kawal Langkah Mustahik Menuju Kemandirian
    Next Article Bupati dan Wabup Dampingi Mensos Saat Kunjungi SRMA 37 Gresik

    Berita Terkait

    Mensos Jelaskan Keuntungan Belanja di KDKMP, Saat Mengunjungi KDKMP di Kabupaten Lamongan

    15 Oktober 2026

    Program Klunting Sukses Turunkan Angka Stunting di Kabupaten Lamongan

    15 Oktober 2026

    Bupati Lamongan Dampingi Anggota DPR RI Tinjau Ruas PISEW yang Menguatkan Program Jamula

    15 Oktober 2026

    Bupati Lamongan Jelaskan Pentingnya Keberadaan TPST

    14 Oktober 2026

    Tambahan Cabor Baru Bakal Perkuat Kabupaten Lamongan di Porprov 2027

    14 Oktober 2026

    Sebanyak 45 Ruas Jalan di Kabupaten Lamongan Sudah Tuntas Diperbaiki

    14 Oktober 2026
    Search
    Terkini

    Bawa Misi Budaya, Dalang Cilik MINU Trate Putra Tembus 10 Besar Cak & Yuk Cilik Gresik 2026

    Petrokimia Gresik Berpotensi Cetak Sejarah Sebagai Pionir Penerapan Carbon Capture and Utilization di Indonesia

    Mensos Jelaskan Keuntungan Belanja di KDKMP, Saat Mengunjungi KDKMP di Kabupaten Lamongan

    PMI Bersama Pemkab Gresik Beri Apresiasi kepada Pendonor Sebanyak 50 Kali

    Program Klunting Sukses Turunkan Angka Stunting di Kabupaten Lamongan

    Load More
    Berita Lainnya
    Ekonomi

    Bupati Gresik Lepas Ekspor Perdana Sekam Bakar ke Nagoya Jepang

    5 Juni 2024

    GRESIK – Secara simbolis, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani melepas ekspor perdana 11 ton sekam…

    Sinergitas Petrokimia Gresik-Bank Jatim Dalam Proyek Pabrik NPK Phonska V

    Menjaga Ketahanan Pangan, Wabup Gresik Ajak Petani Kolaborasi

    Bantuan Beras Tidak Layak, Giliran Sekdes dan Ketua BPD Roomo Diperiksa Kejari

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.