Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Hadirkan Infrastruktur Jalan Berkualitas, Pemkab Lamongan Kembali Laksanakan Program Jamula

      14 Mei 2026

      Tidak Hanya Ibu, Cakupan SOTH di Lamongan Bakal Diperluas Untuk Siapapun yang Mengasuh Balita

      13 Mei 2026

      Semen Gresik Grissee Running Festival 2026, Ada Sebanyak 1.111 Peserta Ambil Bagian

      13 Mei 2026

      Petrokimia Gresik Tetap Siapkan 219.000 Ton Pupuk Bersubsidi, Meski Terjadi Dinamika Global

      13 Mei 2026

      Bupati Apresiasi Kejari dan Polres Gresik Tuntaskan 281 Perkara, yang Terjadi Sejak Awal Tahun 2026

      13 Mei 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Pendidikan»Tuntaskan Anak Putus Sekolah, Pemkab Lamongan Launching Program Aksi Biru
    Pendidikan

    Tuntaskan Anak Putus Sekolah, Pemkab Lamongan Launching Program Aksi Biru

    RedaksiBy Redaksi5 Agustus 20252 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan melaunching program Aksi Biru (anak tidak sekolah, kembali sekolah melalui bakti insan guru) sebagai komitmen menuntaskan anak putus sekolah. Acara berlangsung di Aula Gajah Mada, Lantai 7, gedung Pemkab Lamongan, Selasa (5/8/2025).

    Sekertaris Daerah Lamongan Moh Nalikan, saat launching mengatakan, tantangan mewujudkan generasi emas Lamongan adalah, menciptakan sumber daya manusia yang berpendidikan. Sehingga keberadaan anak tidak sekolah (ATS) yang ada di Lamongan, dinilai dapat mempengaruhi agenda pembangunan daerah.

    “Ini tantangan yang besar, karena anak-anak itu adalah generasi yang menggantikan kita. Ketika anak-anak banyak yang tidak sekolah, maka sekian tahun kemudian Lamongan akan menurun, baik tingkat pendidikan maupun tingkat ekonominya,” ujar Nalikan.

    Kategori ATS mencakup anak usia 7 hingga 18 tahun atau 13 tahun wajib belajar. Namun yang bersangkutan putus sekolah/drop out (do), lulus tidak melanjutkan (LTM) dan belum pernah bersekolah (BPB). Berdasarkan data PUSDATIN per Juli 2025, terdapat 7.553 ATS di Lamongan. Dengan rincian BPB 4.318 anak, DO 1.937 anak dan LTM sebanyak 1.298 anak.

    Angka tersebut menunjukan penurunan dibandingkan Bulan Juli 2022, yang tercatat sebanyak 9.002 ATS. Terdiri atas BPB 4.754 anak, DO 2.115 anak dan LTM 2.133 anak. Meski demikian, Nalikan menyoroti sepuluh kecamatan dengan jumlah ATS tertinggi, untuk dapat segera melakukan verifikasi data by name by address.

    “Yang perlu kita perhatikan adalah, bagaimana 7.553 ini terverifikasi dengan baik. Karena ini penting, banyak kegiatan itu tidak tepat sasaran karena datanya tidak terverifikasi dengan baik. Sasaran programnya ke SMA, ternyata ATS-nya ini banyak SMP atau sebaliknya,” tambah Nalikan.

    Sepuluh kecamatan dengan jumlah ATS tertinggi adalah Kecamatan Brondong (735 anak), Paciran (700 anak), Babat (682 anak), Laren (537 anak), Sekaran (424 anak), Maduran (382 anak), Solokuro (342 anak), Kedungpring (295 anak), Sugio (290 anak) dan Kecamatan Lamongan kota (254 anak).

    Penggagas Aksi Biru dari Dinas Pendidikan Kabupaten Lamongan Waji mengungkapkan, ATS di Lamongan nantinya bakal diberikan pilihan untuk memutuskan pendidikan, apakah melalui jalur formal atau non formal.

    Dinas Pendidikan Lamongan dalam agenda ini, melibatkan sebanyak 500 guru Himpaudi dan IGTKI dalam mendampingi anak-anak. Dengan satu guru, mendampingi 15 anak asuh.

    “Akan diberikan pendampingan khusus, satu bulan sekali dikunjungi sama guru pendamping,” tutur Nalikan.

    lamongan Pemkab Lamongan
    Previous ArticleBersama Baznas, Bupati Gresik Kawal Langkah Mustahik Menuju Kemandirian
    Next Article Bupati dan Wabup Dampingi Mensos Saat Kunjungi SRMA 37 Gresik

    Berita Terkait

    Hadirkan Infrastruktur Jalan Berkualitas, Pemkab Lamongan Kembali Laksanakan Program Jamula

    14 Mei 2026

    Tidak Hanya Ibu, Cakupan SOTH di Lamongan Bakal Diperluas Untuk Siapapun yang Mengasuh Balita

    13 Mei 2026

    Dengan Program Prima Desa, Perangkat Desa di Lamongan Diharap Maksimal Melayani Masyarakat

    12 Mei 2026

    Memperingati Hari Kartini, Iwapi Lamongan Gelar Lomba Berkebaya

    11 Mei 2026

    Jaga Ketahanan Pangan, Pemkab Lamongan Turut Salurkan Bantuan Pangan Untuk Masyarakat

    8 Mei 2026

    Modernisasi Pertanian, 3 Poktan di Kabupaten Lamongan Menerima Bantuan Kombi

    8 Mei 2026
    Search
    Terkini

    Hadirkan Infrastruktur Jalan Berkualitas, Pemkab Lamongan Kembali Laksanakan Program Jamula

    Tidak Hanya Ibu, Cakupan SOTH di Lamongan Bakal Diperluas Untuk Siapapun yang Mengasuh Balita

    Semen Gresik Grissee Running Festival 2026, Ada Sebanyak 1.111 Peserta Ambil Bagian

    Petrokimia Gresik Tetap Siapkan 219.000 Ton Pupuk Bersubsidi, Meski Terjadi Dinamika Global

    Bupati Apresiasi Kejari dan Polres Gresik Tuntaskan 281 Perkara, yang Terjadi Sejak Awal Tahun 2026

    Load More
    Berita Lainnya
    Pendidikan

    Penuturan Paskibraka Pada Upacara Peringatan HUT Kemerdekaan RI di Alun Alun Lamongan

    17 Agustus 2025

    MINATBACA.com – Pengibaran bendera Sang Merah Putih menjadi salah satu rangkaian utama, dalam upacara peringatan…

    Intervensi Pencegahan Stunting di Gresik Mulai Dari Posyandu PAUD Suci

    Bisnis Berkelanjutan, SIG Raih Penghargaan Dalam Asia Sustainability Reporting RatingĀ 2025

    Rekomendasi Kebijakan Rencana Proses Penyerahan Lahan Reklamasi PT LMI Diserahkan

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.