Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Meriahkan HJL ke-457 dan Hari Bhayangkara ke-80, Ada Lamongan Vespa Day 2026

      18 Juli 2026

      Bentuk Rasa Syukur, Kepala Desa Tanjung Sebut Tradisi Sedekah Bumi Penting untuk Dilestarikan

      17 Juli 2026

      Pemkab Gresik Salurkan Bantuan dari Kementan untuk Kelompok Tani dan Gapoktan

      17 Juli 2026

      Usai Sidak Dugaan Praktik Pungli yang Terjadi di SDN, DPRD Gresik Berikan 3 Rekomendasi

      17 Juli 2026

      Pemkab Gresik Matangkan Rencana Pelebaran Jalan Raya Menganti-Lakarsantri

      16 Juli 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Pendidikan»Tuntaskan Anak Putus Sekolah, Pemkab Lamongan Launching Program Aksi Biru
    Pendidikan

    Tuntaskan Anak Putus Sekolah, Pemkab Lamongan Launching Program Aksi Biru

    RedaksiBy Redaksi5 Agustus 20252 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan melaunching program Aksi Biru (anak tidak sekolah, kembali sekolah melalui bakti insan guru) sebagai komitmen menuntaskan anak putus sekolah. Acara berlangsung di Aula Gajah Mada, Lantai 7, gedung Pemkab Lamongan, Selasa (5/8/2025).

    Sekertaris Daerah Lamongan Moh Nalikan, saat launching mengatakan, tantangan mewujudkan generasi emas Lamongan adalah, menciptakan sumber daya manusia yang berpendidikan. Sehingga keberadaan anak tidak sekolah (ATS) yang ada di Lamongan, dinilai dapat mempengaruhi agenda pembangunan daerah.

    “Ini tantangan yang besar, karena anak-anak itu adalah generasi yang menggantikan kita. Ketika anak-anak banyak yang tidak sekolah, maka sekian tahun kemudian Lamongan akan menurun, baik tingkat pendidikan maupun tingkat ekonominya,” ujar Nalikan.

    Baca Juga :  Progres KDMP di Kabupaten Lamongan Diapresiasi Wakil Gubernur Jawa Timur

    Kategori ATS mencakup anak usia 7 hingga 18 tahun atau 13 tahun wajib belajar. Namun yang bersangkutan putus sekolah/drop out (do), lulus tidak melanjutkan (LTM) dan belum pernah bersekolah (BPB). Berdasarkan data PUSDATIN per Juli 2025, terdapat 7.553 ATS di Lamongan. Dengan rincian BPB 4.318 anak, DO 1.937 anak dan LTM sebanyak 1.298 anak.

    Angka tersebut menunjukan penurunan dibandingkan Bulan Juli 2022, yang tercatat sebanyak 9.002 ATS. Terdiri atas BPB 4.754 anak, DO 2.115 anak dan LTM 2.133 anak. Meski demikian, Nalikan menyoroti sepuluh kecamatan dengan jumlah ATS tertinggi, untuk dapat segera melakukan verifikasi data by name by address.

    “Yang perlu kita perhatikan adalah, bagaimana 7.553 ini terverifikasi dengan baik. Karena ini penting, banyak kegiatan itu tidak tepat sasaran karena datanya tidak terverifikasi dengan baik. Sasaran programnya ke SMA, ternyata ATS-nya ini banyak SMP atau sebaliknya,” tambah Nalikan.

    Baca Juga :  Pemkab Lamongan Apresiasi Revitalisasi Satuan Pendidikan Untuk Dukung Penyiapan Generasi Emas

    Sepuluh kecamatan dengan jumlah ATS tertinggi adalah Kecamatan Brondong (735 anak), Paciran (700 anak), Babat (682 anak), Laren (537 anak), Sekaran (424 anak), Maduran (382 anak), Solokuro (342 anak), Kedungpring (295 anak), Sugio (290 anak) dan Kecamatan Lamongan kota (254 anak).

    Penggagas Aksi Biru dari Dinas Pendidikan Kabupaten Lamongan Waji mengungkapkan, ATS di Lamongan nantinya bakal diberikan pilihan untuk memutuskan pendidikan, apakah melalui jalur formal atau non formal.

    Dinas Pendidikan Lamongan dalam agenda ini, melibatkan sebanyak 500 guru Himpaudi dan IGTKI dalam mendampingi anak-anak. Dengan satu guru, mendampingi 15 anak asuh.

    “Akan diberikan pendampingan khusus, satu bulan sekali dikunjungi sama guru pendamping,” tutur Nalikan.

    Baca Juga :  Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2024 Lamongan Akhirnya Disetujui
    lamongan Pemkab Lamongan
    Previous ArticleBersama Baznas, Bupati Gresik Kawal Langkah Mustahik Menuju Kemandirian
    Next Article Bupati dan Wabup Dampingi Mensos Saat Kunjungi SRMA 37 Gresik

    Berita Terkait

    Meriahkan HJL ke-457 dan Hari Bhayangkara ke-80, Ada Lamongan Vespa Day 2026

    18 Juli 2026

    Bupati Lamongan Buka TMMD ke-129, Fokus Pada Percepatan dan Pemerataan Pembangunan Desa

    15 Juli 2026

    Lagi, Sebanyak 3.040 Batang Rokok Ilegal Ditemukan di Lamongan

    15 Juli 2026

    Bupati Pastikan MPLS di Lamongan Berlangsung Aman dan Bebas Bullying

    13 Juli 2026

    Gerakkan Ekonomi Kerakyatan, Pemkab Lamongan Terus Upayakan Peningkatan Kualitas Koperasi

    12 Juli 2026

    Rancangan KUA PPAS 2027, Pemkab Lamongan Tegaskan Infrastruktur Masih Jadi Prioritas

    9 Juli 2026
    Search
    Terkini

    Meriahkan HJL ke-457 dan Hari Bhayangkara ke-80, Ada Lamongan Vespa Day 2026

    Bentuk Rasa Syukur, Kepala Desa Tanjung Sebut Tradisi Sedekah Bumi Penting untuk Dilestarikan

    Pemkab Gresik Salurkan Bantuan dari Kementan untuk Kelompok Tani dan Gapoktan

    Usai Sidak Dugaan Praktik Pungli yang Terjadi di SDN, DPRD Gresik Berikan 3 Rekomendasi

    Pemkab Gresik Matangkan Rencana Pelebaran Jalan Raya Menganti-Lakarsantri

    Load More
    Berita Lainnya
    Pemerintahan

    Hari Pertama Kerja Periode 2025-2030, Ini yang Dilakukan Bupati Lamongan

    4 Maret 2025

    MINATBACA.com – Bupati Lamongan periode 2025-2030 Yuhronur Efendi, mengawali tugas usai terpilih dan resmi dilantik…

    Pemkab Lamongan Terima Aspirasi Mahasiswa Terkait Isu Pembangunan

    Maksimalkan Serapan Tenaga Kerja Melalui Pelatihan K3

    Upaya Pemkab Gresik Pastikan LPG 3 Kilogram dan Pertalite Tepat Sasaran

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.