Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Melalui Digitalisasi, Pemkab Lamongan Optimistis Bisa Meningkatkan PAD Menuju Rp1 Triliun

      3 September 2026

      SIG Hidupkan Kembali Merek Legendaris untuk Jawa Barat, Semen Kujang Resmi Diluncurkan

      3 September 2026

      Perubahan APBD 2026 Kabupaten Lamongan, Fokus Kebutuhan Prioritas

      2 September 2026

      Pemberantasan Barang Kena Cukai Ilegal Terus Digencarkan di Kabupaten Lamongan

      2 September 2026

      Semester I Tahun 2026, Kinerja SIG Tumbuh Solid

      2 September 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Pendidikan»Tuntaskan Anak Putus Sekolah, Pemkab Lamongan Launching Program Aksi Biru
    Pendidikan

    Tuntaskan Anak Putus Sekolah, Pemkab Lamongan Launching Program Aksi Biru

    RedaksiBy Redaksi5 Agustus 20252 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan melaunching program Aksi Biru (anak tidak sekolah, kembali sekolah melalui bakti insan guru) sebagai komitmen menuntaskan anak putus sekolah. Acara berlangsung di Aula Gajah Mada, Lantai 7, gedung Pemkab Lamongan, Selasa (5/8/2025).

    Sekertaris Daerah Lamongan Moh Nalikan, saat launching mengatakan, tantangan mewujudkan generasi emas Lamongan adalah, menciptakan sumber daya manusia yang berpendidikan. Sehingga keberadaan anak tidak sekolah (ATS) yang ada di Lamongan, dinilai dapat mempengaruhi agenda pembangunan daerah.

    “Ini tantangan yang besar, karena anak-anak itu adalah generasi yang menggantikan kita. Ketika anak-anak banyak yang tidak sekolah, maka sekian tahun kemudian Lamongan akan menurun, baik tingkat pendidikan maupun tingkat ekonominya,” ujar Nalikan.

    Baca Juga :  Pak Yes Sebut Muhammadiyah Mitra Strategis Pembangunan Bagi Pemkab Lamongan

    Kategori ATS mencakup anak usia 7 hingga 18 tahun atau 13 tahun wajib belajar. Namun yang bersangkutan putus sekolah/drop out (do), lulus tidak melanjutkan (LTM) dan belum pernah bersekolah (BPB). Berdasarkan data PUSDATIN per Juli 2025, terdapat 7.553 ATS di Lamongan. Dengan rincian BPB 4.318 anak, DO 1.937 anak dan LTM sebanyak 1.298 anak.

    Angka tersebut menunjukan penurunan dibandingkan Bulan Juli 2022, yang tercatat sebanyak 9.002 ATS. Terdiri atas BPB 4.754 anak, DO 2.115 anak dan LTM 2.133 anak. Meski demikian, Nalikan menyoroti sepuluh kecamatan dengan jumlah ATS tertinggi, untuk dapat segera melakukan verifikasi data by name by address.

    “Yang perlu kita perhatikan adalah, bagaimana 7.553 ini terverifikasi dengan baik. Karena ini penting, banyak kegiatan itu tidak tepat sasaran karena datanya tidak terverifikasi dengan baik. Sasaran programnya ke SMA, ternyata ATS-nya ini banyak SMP atau sebaliknya,” tambah Nalikan.

    Baca Juga :  Sebanyak 2.311 Lulusan SOTH, Berkontribusi Pada Penurunan Angka Stunting di Lamongan

    Sepuluh kecamatan dengan jumlah ATS tertinggi adalah Kecamatan Brondong (735 anak), Paciran (700 anak), Babat (682 anak), Laren (537 anak), Sekaran (424 anak), Maduran (382 anak), Solokuro (342 anak), Kedungpring (295 anak), Sugio (290 anak) dan Kecamatan Lamongan kota (254 anak).

    Penggagas Aksi Biru dari Dinas Pendidikan Kabupaten Lamongan Waji mengungkapkan, ATS di Lamongan nantinya bakal diberikan pilihan untuk memutuskan pendidikan, apakah melalui jalur formal atau non formal.

    Dinas Pendidikan Lamongan dalam agenda ini, melibatkan sebanyak 500 guru Himpaudi dan IGTKI dalam mendampingi anak-anak. Dengan satu guru, mendampingi 15 anak asuh.

    “Akan diberikan pendampingan khusus, satu bulan sekali dikunjungi sama guru pendamping,” tutur Nalikan.

    Baca Juga :  Kabupaten Lamongan Optimistis Dapat Penuhi Target Luas Tambah Tanam
    lamongan Pemkab Lamongan
    Previous ArticleBersama Baznas, Bupati Gresik Kawal Langkah Mustahik Menuju Kemandirian
    Next Article Bupati dan Wabup Dampingi Mensos Saat Kunjungi SRMA 37 Gresik

    Berita Terkait

    Melalui Digitalisasi, Pemkab Lamongan Optimistis Bisa Meningkatkan PAD Menuju Rp1 Triliun

    3 September 2026

    Perubahan APBD 2026 Kabupaten Lamongan, Fokus Kebutuhan Prioritas

    2 September 2026

    Pemberantasan Barang Kena Cukai Ilegal Terus Digencarkan di Kabupaten Lamongan

    2 September 2026

    Berkat Infrastruktur Sumber Daya Air, Pemkab Lamongan Berhasil Mitigasi Kekeringan Pada MT II

    1 September 2026

    Pastikan Bantuan Sosial Tepat Sasaran dan Merata, Ini Upaya yang Dilakukan Pemkab Lamongan

    1 September 2026

    Jadi Narasumber, Pak Yes Sampaikan Gambaran Mengenai Perekonomian Hingga Potensi Lamongan

    31 Agustus 2026
    Search
    Terkini

    Melalui Digitalisasi, Pemkab Lamongan Optimistis Bisa Meningkatkan PAD Menuju Rp1 Triliun

    SIG Hidupkan Kembali Merek Legendaris untuk Jawa Barat, Semen Kujang Resmi Diluncurkan

    Perubahan APBD 2026 Kabupaten Lamongan, Fokus Kebutuhan Prioritas

    Pemberantasan Barang Kena Cukai Ilegal Terus Digencarkan di Kabupaten Lamongan

    Semester I Tahun 2026, Kinerja SIG Tumbuh Solid

    Load More
    Berita Lainnya
    Kesehatan

    Sambut HUT, Pemkab dan DPD PPNI Cabang Lamongan Tanam Pohon Hingga Seminar

    4 Juli 2025

    MINATBACA.com – Jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan, bersama dengan Dewan Pengurus Daerah (DPD) Persatuan Perawat…

    Tak Hanya Lestarikan Olahraga Tradisional, Festival Dayung Tejoasri Jadi Pemantik Potensi Pariwisata

    Pemberangkatan Ekspor Perdana 2025 Tandai Opening Lamongan Exportiva II

    Petrokimia Gresik Raih Penghargaan Berkat Program Tameng

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.