Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Harapan Pak Yes Akan Institut Sabilillah yang Baru Hadir Mewarnai Dunia Pendidikan di Lamongan

      9 September 2026

      Begini Cara yang Dilakukan SIG Guna Maksimalkan Pertumbuhan Kinerja

      9 September 2026

      Sinergi Pendidikan dan Dunia Industri Dinilai Bupati Gresik Penting untuk Menekan Angka Pengangguran

      8 September 2026

      Sebanyak 31.648 Batang Rokok Ilegal di Kabupaten Lamongan Berhasil Diberantas

      8 September 2026

      Program Petrokimia Gresik Berhasil Tingkatkan Produktivitas Bawang Merah Hingga 12 Persen

      8 September 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Pemerintahan»Strategi Pemkab Lamongan Antisipasi Kekeringan, Sekaligus Jaga Predikat Lumbung Pangan Nasional
    Pemerintahan

    Strategi Pemkab Lamongan Antisipasi Kekeringan, Sekaligus Jaga Predikat Lumbung Pangan Nasional

    RedaksiBy Redaksi21 April 20262 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi kekeringan tahun 2026 melalui langkah strategis dan terintegrasi, serta komitmen menjaga peran sebagai lumbung pangan nasional.

    Komitmen tersebut ditunjukkan Bupati Lamongan Yuhronur Efendi, saat menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Antisipasi dan Mitigasi Kemarau Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pertanian (Kementan) Republik Indonesia (RI), di Kantor Pusat Kementan RI Jakarta Selatan, Senin (20/4/2026).

    Adapun kehadiran Pak Yes-sapaan Bupati Lamongan Yuhronur Efendi, dalam kesempatan tersebut adalah bagian dari upaya Pemkab Lamongan menyiapkan langkah strategis guna menjaga keberlangsungan produksi pertanian, memastikan ketersediaan pangan, serta melindungi kesejahteraan masyarakat di tengah potensi kekeringan ekstrem.

    Baca Juga :  Cara Pemkab Lamongan Turunkan Angka dan Tangani Kasus Stunting

    Dalam Rakornas yang dipimpin Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman tersebut, dipaparkan musim kemarau tahun 2026 diprediksi berlangsung lebih panjang dari biasanya, dengan potensi kekeringan yang meningkat dan berdampak pada sektor pertanian serta ketersediaan air.

    Data BMKG menunjukkan peluang terjadinya fenomena El Nino pada semester II tahun 2026 mencapai 70 hingga 90 persen, dengan dampak signifikan berupa penurunan curah hujan. Dengan sebanyak 64,5 persen wilayah Indonesia diprediksi mengalami curah hujan di bawah normal, serta 57,2 persen wilayah mengalami musim kemarau lebih panjang dari kondisi normal.

    Kondisi tersebut berpotensi menyebabkan defisit air, dan meningkatkan risiko penurunan luas tambah tanam (LTT) hingga ancaman gagal panen, khususnya pada lahan tadah hujan. Meski demikian, Pak Yes menuturkan, Pemkab Lamongan telah menyiapkan berbagai langkah antisipatif.

    Baca Juga :  Sebanyak 3.591 Anak di Lamongan Dikukuhkan Jadi Hafidz dan Hafidzah

    “Pemerintah Kabupaten Lamongan berkomitmen mengantisipasi dampak musim kemarau melalui optimalisasi jaringan irigasi, penyediaan sarana pendukung pengairan seperti pompa air dan waduk, normalisasi sungai, serta penguatan koordinasi lintas sektor,” tutur Pak Yes.

    Upaya tersebut selaras dengan kebijakan nasional, di mana pemerintah pusat menyiapkan program distribusi pompa air untuk mendukung pengairan hingga 1 juta hektare lahan pertanian sebagai bagian dari strategi menghadapi musim kemarau.

    Di tingkat nasional, produksi beras tahun 2025 tercatat mencapai 34,69 juta ton, meningkat 13,29 persen jika dibanding tahun sebelumnya. Sementara untuk tahun ini, pemerintah menarget peningkatan produksi menjadi minimal 35,69 juta ton guna memperkuat ketahanan pangan, yang juga sekaligus membuka peluang ekspor.

    Baca Juga :  Semarakkan HUT RI, Diadakan Lomba Antar OPD dan Bumdes di Lamongan

    Pak Yes menegaskan, kesiapsiagaan sejak dini menjadi kunci dalam menjaga stabilitas produksi pangan, dan memastikan kebutuhan air masyarakat tetap terpenuhi.

    “Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah pusat, daerah, dan seluruh pemangku kepentingan, Lamongan optimistis mampu menghadapi tantangan kekeringan. Sekaligus terus berkontribusi signifikan, sebagai lumbung pangan nasional,” kata Pak Yes.

    Bupati Lamongan Yuhronur Efendi Kabupaten Lamongan kekeringan lamongan Pemkab Lamongan
    Previous ArticleDirektur Operasi SIG Reni Wulandari Ajak Perempuan Tunjukkan Kinerja dan Profesionalisme
    Next Article Wakil Bupati Gresik Dipercaya Pimpin Ikatan Alumni Universitas Hang Tuah Surabaya

    Berita Terkait

    Harapan Pak Yes Akan Institut Sabilillah yang Baru Hadir Mewarnai Dunia Pendidikan di Lamongan

    9 September 2026

    Sebanyak 31.648 Batang Rokok Ilegal di Kabupaten Lamongan Berhasil Diberantas

    8 September 2026

    Pemkab Lamongan Berkomitmen Dukung Cabor Voli Mencetak Atlet Potensial

    7 September 2026

    Parade Kebangsaan Menutup Rangkaian Kegiatan Peringatan HUT ke-81 RI di Kabupaten Lamongan

    6 September 2026

    Perubahan Perda Nomor 10 Tahun 2023, Fraksi DPRD Lamongan Sampaikan Pandangan Umum

    5 September 2026

    Jaring Atlet Renang Potensial, Swimming Competition Bupati Cup V Lamongan 2026 Digelar

    5 September 2026
    Search
    Terkini

    Harapan Pak Yes Akan Institut Sabilillah yang Baru Hadir Mewarnai Dunia Pendidikan di Lamongan

    Begini Cara yang Dilakukan SIG Guna Maksimalkan Pertumbuhan Kinerja

    Sinergi Pendidikan dan Dunia Industri Dinilai Bupati Gresik Penting untuk Menekan Angka Pengangguran

    Sebanyak 31.648 Batang Rokok Ilegal di Kabupaten Lamongan Berhasil Diberantas

    Program Petrokimia Gresik Berhasil Tingkatkan Produktivitas Bawang Merah Hingga 12 Persen

    Load More
    Berita Lainnya
    sosial

    Bantuan Untuk Masyarakat Terdampak Banjir di Lamongan Kembali Disalurkan

    12 Maret 2026

    MINATBACA.com – Tidak hanya mengupayakan untuk percepatan surutnya air, namun Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan juga…

    Berbagi Kebahagiaan, Petrokimia Gresik Bagikan Paket Sembako Gratis Untuk Abang Becak

    Pemkab Lamongan Salurkan 25.000 Liter Air Bersih untuk Masyarakat

    Pemkab Gresik Peringkat Kedua Kinerja Pelaksanaan Anggaran Terbaik se-Jatim

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.