Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Berkat Infrastruktur Sumber Daya Air, Pemkab Lamongan Berhasil Mitigasi Kekeringan Pada MT II

      1 September 2026

      Wabup Gresik Minta OPD Segera Menanggapi dan Tindaklanjuti Pengaduan Masyarakat

      1 September 2026

      Pastikan Bantuan Sosial Tepat Sasaran dan Merata, Ini Upaya yang Dilakukan Pemkab Lamongan

      1 September 2026

      Jadi Narasumber, Pak Yes Sampaikan Gambaran Mengenai Perekonomian Hingga Potensi Lamongan

      31 Agustus 2026

      Percepat Akses Hunian Layak dan Terjangkau, SIG Menghadirkan Solusi Bata Interlock Presisi

      31 Agustus 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Kesehatan»Cara Pemkab Lamongan Turunkan Angka dan Tangani Kasus Stunting
    Kesehatan

    Cara Pemkab Lamongan Turunkan Angka dan Tangani Kasus Stunting

    RedaksiBy Redaksi19 Februari 20252 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Bertujuan untuk menurunkan angka dan penanganan stunting tepat sasaran, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan terus melakukan peningkatan kegiatan intervensi spesifik dan sensitif pada kasus stunting.

    “Stunting adalah permasalahan yang dapat menimbulkan dampak jangka panjang bagi anak di Indonesia,” ujar Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Dinas Kesehatan Kabupaten Lamongan Nur Indra Tsani Husaini, dalam rapat koordinasi evaluasi intervensi spesifik dan sensitif stunting di Ruang Maharani Dinas Kesehatan Kabupaten Lamongan, Rabu (19/2/2025).

    “Maka dari itu, terus dilakukan rapat koordinasi evaluasi intervensi spesifik dan sensitif stunting, guna merealisasikan program penurunan stunting di Kabupaten Lamongan dan penanganan yang tepat sasaran,” lanjutnya.

    Sementara untuk menyikapi masih tingginya angka stunting, pemerintah memutuskan bahwa pencegahan dilakukan dengan pendekatan multi sektor. Melalui sinkronisasi program-program nasional, lokal dan masyarakat di tingkat pusat maupun daerah. Selain itu, juga akan ditetapkan lima pilar pencegahan stunting yang tercantum dalam strategi nasional percepatan penurunan stunting.

    Baca Juga :  Penguatan Tanggul Kali Plalangan, Kiat Pemkab Lamongan Guna Percepat Pengendalian Banjir

    Yakni, pertama komitmen dan visi kepemimpinan, kedua kampanye nasional dan komunikasi perubahan perilaku. Adapun ketiga adalah konvergensi, koordinasi dan konsolidasi program pusat, daerah dan desa. Keempat gizi dan ketahanan pangan, sementara kelima atau terakhir berupa pemantauan dan evaluasi.

    Pada intervensi spesifik, akan konsisten memberikan tablet tambah darah untuk remaja putri, ibu hamil dan balita kurang gizi. Mereka akan mendapat makanan tambahan dan lain-lain. Intervensi stunting pada balita harus dilaksanakan pada sasaran di hulu yaitu, sejak mengalami weight faltering dan berat badannya rendah (underweight), agar tidak menjadi akut maupun kronis sehingga menjadi stunting. Karena komitmen Pemkab Lamongan dalam menurunkan angka stunting tidak hanya fokus kepada penanganan penderita, tapi juga memberikan edukasi kepada orang tua hingga remaja.

    Baca Juga :  HJL ke-456, Titik Tolak Perencanaan Pembangunan Lamongan 5 Tahun Ke depan

    Intervensi spesifik yang sudah dilakukan oleh Pemkab Lamongan di antaranya adalah program 1-10-100, Mobil Pelayanan Keliling Desa Bersama Bidan Desa (Monalisa Berdansa), Gerakan Bersama Cegah Ibu Hamil Anemia, Tinggal Klik Informasi Seputar Kesehatan Ibu Hamil (Tilik Insert Bumil), Forum Gemar Makan Ikan (Forikan), Audit Kasus Stunting tingkat Kecamatan, Pemberian Sertifikat untuk Ibu Menyusui, Pendataan Keluarga Berisiko Stunting dan beberapa lainnya.

    Sedangkan pada intervensi sensitif, juga telah dilaksanakan Sekolah Orang Tua Hebat (SOTH), Remaja Sehat Bersama Dapur Sehat Atasi Stunting (Resa Bersama Dashat) dan lain sebagainya. Tercatat pada 2023, angka stunting di Kabupaten Lamongan turun menjadi 9,4 dari angka 27,5 di tahun 2022.

    Baca Juga :  Pemkab Lamongan Menyatakan Siap Bertransformasi Digital

    Berdasarkan laporan Elektronik Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (EPPGBM) Bulan Desember 2024, diperoleh data bahwa di Kota Soto ada 2.886(4,76 persen) balita stunting, 4.124(6,78 persen) balita underweight dan 2.857 (4,71 persen) balita wasting.

    lamongan Pemkab Lamongan
    Previous ArticleDokter Alif – Gus Yani Bersiap Dilantik Sebagai Wakil dan Bupati Gresik
    Next Article Pemkab Lamongan Terima Aspirasi Mahasiswa Terkait Isu Pembangunan

    Berita Terkait

    Berkat Infrastruktur Sumber Daya Air, Pemkab Lamongan Berhasil Mitigasi Kekeringan Pada MT II

    1 September 2026

    Pastikan Bantuan Sosial Tepat Sasaran dan Merata, Ini Upaya yang Dilakukan Pemkab Lamongan

    1 September 2026

    Jadi Narasumber, Pak Yes Sampaikan Gambaran Mengenai Perekonomian Hingga Potensi Lamongan

    31 Agustus 2026

    Sesi Offline Megpreneur 2026 di Lamongan Ditutup, Inkubasikan Inovasi Bisnis Hingga Agripreneur

    29 Agustus 2026

    Bupati Lamongan Wisuda Sebanyak 208 Lansia Peserta Selantang

    26 Agustus 2026

    Megpreneur 2026, Cara Pemkab Lamongan Buka Peluang Usaha Wirausaha Muda

    26 Agustus 2026
    Search
    Terkini

    Berkat Infrastruktur Sumber Daya Air, Pemkab Lamongan Berhasil Mitigasi Kekeringan Pada MT II

    Wabup Gresik Minta OPD Segera Menanggapi dan Tindaklanjuti Pengaduan Masyarakat

    Pastikan Bantuan Sosial Tepat Sasaran dan Merata, Ini Upaya yang Dilakukan Pemkab Lamongan

    Jadi Narasumber, Pak Yes Sampaikan Gambaran Mengenai Perekonomian Hingga Potensi Lamongan

    Percepat Akses Hunian Layak dan Terjangkau, SIG Menghadirkan Solusi Bata Interlock Presisi

    Load More
    Berita Lainnya
    sosial

    Dapat Bantuan Beras Tidak Layak, Warga Geruduk Balai Desa Roomo

    17 September 2024

    MINATBACA.com – Dikarenakan beras bantuan yang diterima tidak layak untuk dikonsumsi, warga Desa Roomo, Kecamatan…

    Saat di MPP, Wabup Gresik Tekankan Pentingnya Pelayanan Mudah Merata

    Pekan Depan, Dispendik Gresik Salurkan Kekurangan BOSDA Tahun 2023

    Pemkab Gresik dan BAMAG, Cegah Rokok Ilegal Melalui Edukasi Cukai

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.