Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Dukung UMKM Lamongan, Pak Yes Perkenalkan dan Ajak Mahasiswa Mancanegara Membeli

      25 Juli 2026

      Fun Walk di Lamongan Memperingati Hari Koperasi ke-79, Diikuti Mahasiswa dari Luar Negeri

      24 Juli 2026

      Pandangan Bupati Gresik Soal Pertanian Sekarang, Pada Saat Pembukaan Petro Agrifood Expo 2026

      24 Juli 2026

      Barang Bukti 38 Gram Sabu Siap Edar, Polres Gresik Tangkap Dua Kurir

      23 Juli 2026

      Kampung Kerapu Lamongan Sudah Mulai Terapkan Modernisasi Budidaya Perikanan

      22 Juli 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Pemerintahan»Strategi Pemkab Lamongan Antisipasi Kekeringan, Sekaligus Jaga Predikat Lumbung Pangan Nasional
    Pemerintahan

    Strategi Pemkab Lamongan Antisipasi Kekeringan, Sekaligus Jaga Predikat Lumbung Pangan Nasional

    RedaksiBy Redaksi21 April 20262 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi kekeringan tahun 2026 melalui langkah strategis dan terintegrasi, serta komitmen menjaga peran sebagai lumbung pangan nasional.

    Komitmen tersebut ditunjukkan Bupati Lamongan Yuhronur Efendi, saat menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Antisipasi dan Mitigasi Kemarau Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pertanian (Kementan) Republik Indonesia (RI), di Kantor Pusat Kementan RI Jakarta Selatan, Senin (20/4/2026).

    Adapun kehadiran Pak Yes-sapaan Bupati Lamongan Yuhronur Efendi, dalam kesempatan tersebut adalah bagian dari upaya Pemkab Lamongan menyiapkan langkah strategis guna menjaga keberlangsungan produksi pertanian, memastikan ketersediaan pangan, serta melindungi kesejahteraan masyarakat di tengah potensi kekeringan ekstrem.

    Baca Juga :  Pak Yes Sebut 65 Persen Ruas Jalan di Kabupaten Lamongan Dalam Kondisi Baik

    Dalam Rakornas yang dipimpin Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman tersebut, dipaparkan musim kemarau tahun 2026 diprediksi berlangsung lebih panjang dari biasanya, dengan potensi kekeringan yang meningkat dan berdampak pada sektor pertanian serta ketersediaan air.

    Data BMKG menunjukkan peluang terjadinya fenomena El Nino pada semester II tahun 2026 mencapai 70 hingga 90 persen, dengan dampak signifikan berupa penurunan curah hujan. Dengan sebanyak 64,5 persen wilayah Indonesia diprediksi mengalami curah hujan di bawah normal, serta 57,2 persen wilayah mengalami musim kemarau lebih panjang dari kondisi normal.

    Kondisi tersebut berpotensi menyebabkan defisit air, dan meningkatkan risiko penurunan luas tambah tanam (LTT) hingga ancaman gagal panen, khususnya pada lahan tadah hujan. Meski demikian, Pak Yes menuturkan, Pemkab Lamongan telah menyiapkan berbagai langkah antisipatif.

    Baca Juga :  Peningkatan Kualitas SDM dan Penanganan Isu Sosial, Pemkab Lamongan Gandeng UB

    “Pemerintah Kabupaten Lamongan berkomitmen mengantisipasi dampak musim kemarau melalui optimalisasi jaringan irigasi, penyediaan sarana pendukung pengairan seperti pompa air dan waduk, normalisasi sungai, serta penguatan koordinasi lintas sektor,” tutur Pak Yes.

    Upaya tersebut selaras dengan kebijakan nasional, di mana pemerintah pusat menyiapkan program distribusi pompa air untuk mendukung pengairan hingga 1 juta hektare lahan pertanian sebagai bagian dari strategi menghadapi musim kemarau.

    Di tingkat nasional, produksi beras tahun 2025 tercatat mencapai 34,69 juta ton, meningkat 13,29 persen jika dibanding tahun sebelumnya. Sementara untuk tahun ini, pemerintah menarget peningkatan produksi menjadi minimal 35,69 juta ton guna memperkuat ketahanan pangan, yang juga sekaligus membuka peluang ekspor.

    Baca Juga :  Jamaah Haji 2026 Kabupaten Lamongan, Jadi yang Terbanyak Kedua se-Jawa Timur

    Pak Yes menegaskan, kesiapsiagaan sejak dini menjadi kunci dalam menjaga stabilitas produksi pangan, dan memastikan kebutuhan air masyarakat tetap terpenuhi.

    “Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah pusat, daerah, dan seluruh pemangku kepentingan, Lamongan optimistis mampu menghadapi tantangan kekeringan. Sekaligus terus berkontribusi signifikan, sebagai lumbung pangan nasional,” kata Pak Yes.

    Bupati Lamongan Yuhronur Efendi Kabupaten Lamongan kekeringan lamongan Pemkab Lamongan
    Previous ArticleDirektur Operasi SIG Reni Wulandari Ajak Perempuan Tunjukkan Kinerja dan Profesionalisme
    Next Article Wakil Bupati Gresik Dipercaya Pimpin Ikatan Alumni Universitas Hang Tuah Surabaya

    Berita Terkait

    Dukung UMKM Lamongan, Pak Yes Perkenalkan dan Ajak Mahasiswa Mancanegara Membeli

    25 Juli 2026

    Fun Walk di Lamongan Memperingati Hari Koperasi ke-79, Diikuti Mahasiswa dari Luar Negeri

    24 Juli 2026

    Kampung Kerapu Lamongan Sudah Mulai Terapkan Modernisasi Budidaya Perikanan

    22 Juli 2026

    Beri Dukungan Moril, Bupati Lamongan Sambangi Keluarga dari ABK KMN Entok yang Belum Ditemukan

    22 Juli 2026

    Penghargaan Pembina Koperasi Andalan Jawa Timur 2026 Berhasil Diraih Bupati Lamongan

    22 Juli 2026

    Pemkab Lamongan Bersama BBWS Bersiap Keruk Waduk Gondang dengan Metode Baru

    20 Juli 2026
    Search
    Terkini

    Dukung UMKM Lamongan, Pak Yes Perkenalkan dan Ajak Mahasiswa Mancanegara Membeli

    Fun Walk di Lamongan Memperingati Hari Koperasi ke-79, Diikuti Mahasiswa dari Luar Negeri

    Pandangan Bupati Gresik Soal Pertanian Sekarang, Pada Saat Pembukaan Petro Agrifood Expo 2026

    Barang Bukti 38 Gram Sabu Siap Edar, Polres Gresik Tangkap Dua Kurir

    Kampung Kerapu Lamongan Sudah Mulai Terapkan Modernisasi Budidaya Perikanan

    Load More
    Berita Lainnya
    Hukum

    Kunjungi Polsek Sangkapura dan Tambak, Kapolres Gresik Beri Apresiasi

    29 Juli 2024

    MINATBACA.com – Kapolres Gresik AKBP Arief Kurniawan melakukan kunjungan kerja ke Polsek Sangkapura dan Tambak…

    Selain Terapkan ETLE Selama Operasi Zebra 2025, Satlantas Polres Gresik Juga Edukasi Masyarakat

    Bupati Resmikan Poli Bedah Mulut dan Gedung Farmasi RSUD dr Soegiri Lamongan

    SIG Bantu Sekolah Perempuan Sukses Kembangkan Budidaya Jamur Tiram

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.