Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Pengurus KORPRI Lamongan Masa Bakti 2026-2031 Dikukuhkan, Fokus untuk Pelayanan Publik Terbaik

      3 November 2026

      Mempererat Hubungan Kelembagaan, Kabinda Jawa Timur Kunjungi Petrokimia Gresik

      3 November 2026

      Apresiasi serta Harapan Menkomdigi, Saat Petani dan Petambak di Lamongan Mulai Beralih ke AIoT

      3 November 2026

      Beri Makanan untuk Lansia Tunggal Kurang Mampu, Pemkab Gresik Uji Coba Program PIRINGKU

      3 November 2026

      Pemdes Menganti Bantah Memaksa Warga Harus Bayar Iuran untuk Acara Sound Horeg

      2 November 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Pemerintahan»Lewat Pelatihan dan Sertifikasi BNSP, Pemkab Gresik Perkuat Kualitas SDM Pengelola Wisata
    Pemerintahan

    Lewat Pelatihan dan Sertifikasi BNSP, Pemkab Gresik Perkuat Kualitas SDM Pengelola Wisata

    RedaksiBy Redaksi8 April 20263 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik terus memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) sektor pariwisata.

    Upaya terbaru yang dilakukan dalam menunjang hal tersebut adalah, melalui pelatihan dan sertifikasi kompetensi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) bagi pengelola produk destinasi wisata, yang diadakan di Hotel Horison Gresik, pada Rabu dan Kamis (8-9/4/2026).

    Kegiatan tersebut diinisiasi oleh Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga (Disparekrafbudpora), dengan dibuka oleh Wakil Bupati (Wabup) Gresik Asluchul Alif.

    Pelaksanaan kegiatan tersebut juga berlandaskan sejumlah regulasi di antaranya, Undang Undang tentang Kepariwisataan, Peraturan Pemerintah terkait pengelolaan keuangan daerah, serta Peraturan Daerah Kabupaten Gresik tentang APBD tahun anggaran 2026.

    Dengan pelatihan dan sertifikasi yang dilaksanakan, bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pengelola wisata sesuai Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) sektor pariwisata. Sekaligus bentuk pembinaan Pemkab Gresik bagi pengelola wisata yang dikelola oleh pemerintah daerah, desa, maupun masyarakat, dan juga sebagai bagian dari penguatan program pemasaran pariwisata.

    Baca Juga :  Bupati Gresik Sosialisasi Sekolah Rakyat Kepada Orang Tua dan Calon Siswa

    Sebanyak 20 peserta mengikuti kegiatan tersebut, yang berasal dari berbagai pengelola destinasi wisata di Kabupaten Gresik. Mulai dari pengelola wisata GUS di Balongpanggang, Museum Sunan Giri, Museum Kanjeng Sepuh Sidayu, kelompok sadar wisata (Pokdarwis), hingga desa wisata.

    Wabup Gresik Asluchul Alif saat memberi arahan menekankan, pentingnya keseriusan peserta dalam mengikuti seluruh rangkaian agenda pelatihan yang dilaksanakan. Sembari mengingatkan, sertifikasi kompetensi bukan sekadar formalitas, melainkan investasi jangka panjang bagi pengembangan karir di sektor pariwisata.

    “Serap ilmu selama dua hari ini sebaik-baiknya. Sertifikat ini bukan hanya berguna untuk hari ini, tetapi bisa membuka peluang lebih besar di masa depan,” ujar dokter Alif-sapaan Wabup Gresik Asluchul Alif.

    Baca Juga :  Tangani Titik Rawan Kecelakaan, Polisi Gresik Sinergi Dengan Pihak Terkait

    Pada kesempatan yang sama, dokter Alif menyoroti bahwa kunci utama keberhasilan dalam pengelolaan destinasi wisata tidak hanya terletak pada kemampuan teknis, tetapi juga pada kemampuan manajemen diri. Sebab menurutnya, pengelola wisata harus mampu menjaga integritas yang baik, profesionalitas, serta memahami bahwa destinasi yang dikelola merupakan aset bersama. Baik milik pemerintah daerah, desa, maupun masyarakat.

    “Kalau manajemen diri tidak kuat, maka potensi wisata yang sudah baik bisa runtuh. Tantangan terbesar bukan hanya mengelola destinasi, tetapi mengelola diri sendiri,” tegasnya.

    Dia juga menambahkan, sertifikasi kompetensi menjadi nilai tambah penting dalam dunia kerja. Di tengah persaingan yang semakin ketat, tenaga kerja yang memiliki sertifikat akan memiliki peluang lebih besar untuk berkembang, termasuk menduduki posisi strategis dalam pengelolaan destinasi wisata.

    Baca Juga :  Prihatin Nasib Ratusan Buruh Outsoursching yang Dirumahkan, DPRD Gresik Kawal Janji PT KAS

    Selain itu, dokter Alif juga mendorong peserta untuk terus belajar dan melakukan peningkatan kapasitas secara berkelanjutan. Termasuk, tidak segan dalam membandingkan praktik pengelolaan dengan yang ada di berbagai destinasi lain.

    “Setelah memahami teori dan praktik di tempat sendiri, ke depan harus berani belajar dari tempat lain. Dari situ kita bisa menemukan solusi atas berbagai persoalan di lapangan,” tutur dokter Alif.

    gresik Kabupaten Gresik pemkab gresik Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif wisata gresik
    Previous ArticleMelalui Pestani Melon Pantura, Petrokimia Gresik Tingkatkan Produktivitas Petani Melon Hingga 10 Persen
    Next Article Bupati Lamongan Pimpin Leaders Brief, Samakan Persepsi Hadapi Perubahan Pola Kerja

    Berita Terkait

    Mempererat Hubungan Kelembagaan, Kabinda Jawa Timur Kunjungi Petrokimia Gresik

    3 November 2026

    Beri Makanan untuk Lansia Tunggal Kurang Mampu, Pemkab Gresik Uji Coba Program PIRINGKU

    3 November 2026

    Pemdes Menganti Bantah Memaksa Warga Harus Bayar Iuran untuk Acara Sound Horeg

    2 November 2026

    Pabrik Soda Ash dan Amonium Klorida Berkapasitas Total 600.000 Ton Per Tahun Bakal Hadir di Gresik

    31 Oktober 2026

    Sebanyak 11 Pelaku Curanmor Ditangkap Polres Gresik dalam Rentang September-Oktober 2026

    30 Oktober 2026

    PKB Gresik Isyaratkan Bakal Dampingi dan Bantu Pesantren Mengurus Izin Operasional

    28 Oktober 2026
    Search
    Terkini

    Pengurus KORPRI Lamongan Masa Bakti 2026-2031 Dikukuhkan, Fokus untuk Pelayanan Publik Terbaik

    Mempererat Hubungan Kelembagaan, Kabinda Jawa Timur Kunjungi Petrokimia Gresik

    Apresiasi serta Harapan Menkomdigi, Saat Petani dan Petambak di Lamongan Mulai Beralih ke AIoT

    Beri Makanan untuk Lansia Tunggal Kurang Mampu, Pemkab Gresik Uji Coba Program PIRINGKU

    Pemdes Menganti Bantah Memaksa Warga Harus Bayar Iuran untuk Acara Sound Horeg

    Load More
    Berita Lainnya
    Sport

    Pemkab Lamongan Berkomitmen Dukung Cabor Voli Mencetak Atlet Potensial

    7 September 2026

    MINATBACA.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan terus berkomitmen dalam mendukung sektor olahraga, guna melahirkan bibit…

    Pesan Pelukis Cilik Gresik Dalam Karya Bertema ‘The Colour of Journey’

    Pengiriman Miras di Pulau Bawean Digagalkan Petugas Satpol PP Gresik

    Bupati Lamongan Resmikan Air Mancur Menari, Melengkapi Ruang Publik Kedua di Lamongan

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.