Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Gelar RUPST 2026, SIG Tetapkan Seluruh Laba Tahun 2025 Sebagai Dividen

      8 Mei 2026

      Jaga Ketahanan Pangan, Pemkab Lamongan Turut Salurkan Bantuan Pangan Untuk Masyarakat

      8 Mei 2026

      Buka Muswil IDI Jatim Tahun 2026, Bupati Jelaskan Komitmen Pemkab Gresik Pada Layanan Kesehatan

      8 Mei 2026

      SIG Coba Perkuat Mesin Pertumbuhan Baru, Strategi Ekspor dan Transformasi Jadi Penopang Kinerja

      8 Mei 2026

      Modernisasi Pertanian, 3 Poktan di Kabupaten Lamongan Menerima Bantuan Kombi

      8 Mei 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Pemerintahan»Musrenbang RKPD Gresik 2027, Bupati Ingatkan Pembangunan Tetap Fokus di Tengah Tekanan Global
    Pemerintahan

    Musrenbang RKPD Gresik 2027, Bupati Ingatkan Pembangunan Tetap Fokus di Tengah Tekanan Global

    RedaksiBy Redaksi16 Maret 20263 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Gresik Tahun 2027.

    Kegiatan dilaksanakan di Ruang Mandala Bhakti Praja Kantor Bupati Gresik, Senin (16/3/2026). Di mana Gus Yani-sapaan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengingatkan, pentingnya menyusun road map pembangunan secara terukur, realistis, dan tetap berpijak pada kebutuhan dasar masyarakat, di tengah ketidakpastian global.

    Musrenbang RKPD menjadi tahapan penting dalam merumuskan arah pembangunan daerah tahun 2027, sekaligus menyelaraskan aspirasi masyarakat dengan prioritas pembangunan pemerintah daerah. Forum tersebut juga menjadi ruang sinkronisasi antara pemerintah daerah, DPRD, perangkat daerah, dan para pemangku kepentingan.

    Dalam sambutan, Gus Yani mengingatkan, kondisi global yang belum stabil berpotensi berdampak pada ekonomi nasional, termasuk terhadap kemampuan fiskal daerah. Karena itu, perencanaan pembangunan tahun 2027 harus dilakukan dengan penuh kehati-hatian.

    “Kita perlu waspada, dalam hal belanja daerah di tahun 2027. Aspirasi dari masyarakat yang kita himpun mulai dari Musrenbang Perempuan, Musrenbang Anak, dan Musrenbang di kecamatan sangatlah bagus. Kita harus memprioritaskan pembangunan pada kebutuhan dasar masyarakat,” ujar Gus Yani.

    Adapun fokus pembangunan Kabupaten Gresik pada tahun 2027, telah ditetapkan dalam lima prioritas utama. Di antaranya, perbaikan infrastruktur jalan poros desa (JPD), penanganan drainase wilayah perkotaan, perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), peningkatan kualitas jalan lingkungan, serta rehabilitasi posyandu.

    Selain membahas prioritas pembangunan, forum juga diwarnai masukan dari peserta terkait isu lingkungan, terutama penanganan sampah dan alih fungsi lahan. Menanggapi isu tersebut, Gus Yani menegaskan, komitmen Pemkab Gresik terhadap pengelolaan lingkungan bukan hal baru.

    Indikator yang dicapai salah satunya adalah, capaian predikat Kabupaten/Kota menuju bersih dalam ajang Piala Adipura, yang menempatkan Gresik dalam jajaran 35 Kabupaten/Kota terbaik di Indonesia. Sementara terkait alih fungsi lahan, Gus Yani menegaskan, perlindungan tata ruang, khususnya lahan pertanian, telah diatur secara ketat dan tidak bisa ditawar.

    “Tidak ada ruang dalam negosiasi tata ruang di Dinas Perizinan. Pemerintah pusat telah menetapkan Lahan Sawah yang Dilindungi (LSD) dan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B),” ucap Gus Yani.

    Menurutnya, kebijakan tersebut sejalan dengan agenda nasional dalam Asta Cita Presiden Republik Indonesia, yang menempatkan swasembada pangan sebagai salah satu prioritas utama. Karena itu, perlindungan lahan pertanian menjadi langkah penting untuk menjaga produktivitas pangan, agar tidak menurun akibat berkurangnya lahan tanam.

    Wakil Bupati (Wabup) Gresik Asluchul Alif turut menambahkan, perencanaan pembangunan daerah yang dilakukan juga harus mempertimbangkan kondisi fiskal secara realistis.

    “Dari total APBD Kabupaten Gresik sekitar Rp3,4 triliun, sekitar Rp1,5 triliun berasal dari Transfer ke Daerah (TKD). Apabila kondisi global belum stabil, sangat mungkin terjadi perubahan yang signifikan terhadap dana TKD,” kata dokter Alif-sapaan Wabup Gresik Asluchul Alif.

    Hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman, Ketua DPRD Kabupaten Gresik Syahrul Munir, Kepala Bakorwil II Bojonegoro Tri Wahyu Liswati, jajaran Forkopimda, serta anggota DPRD Kabupaten Gresik.

    Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani gresik Kabupaten Gresik pemkab gresik Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif
    Previous ArticleKegiatan Ngaji Bareng Gus Iqdam di Masjid Agung Lamongan, Doa Bersama Untuk Kesejahteraan
    Next Article Normalisasi Kali Tengah, Diakui DPUTR Gresik Turut Terhambat Oleh Infrastruktur Perusahaan

    Berita Terkait

    Buka Muswil IDI Jatim Tahun 2026, Bupati Jelaskan Komitmen Pemkab Gresik Pada Layanan Kesehatan

    8 Mei 2026

    Hadiri Groundbreaking Nitrate Complex, Bupati Bangga Gresik Jadi Magnet Investasi Strategis

    8 Mei 2026

    Dinas KBPPPA Gresik Lakukan Penjangkauan dan Pendampingan Psikososial Anak Ponpes Al Amin

    8 Mei 2026

    Bupati Gresik Hadiri Pelantikan Rektor Unigres Periode 2026-2030

    6 Mei 2026

    Bupati Gresik Tegaskan Komitmen Penerimaan Murid Baru yang Bersih dan Transparan

    5 Mei 2026

    Pesan Bupati Gresik Kepada Kepala Puskesmas, Saat Buka Bimtek Pengadaan Barang Jasa BLUD

    5 Mei 2026
    Search
    Terkini

    Gelar RUPST 2026, SIG Tetapkan Seluruh Laba Tahun 2025 Sebagai Dividen

    Jaga Ketahanan Pangan, Pemkab Lamongan Turut Salurkan Bantuan Pangan Untuk Masyarakat

    Buka Muswil IDI Jatim Tahun 2026, Bupati Jelaskan Komitmen Pemkab Gresik Pada Layanan Kesehatan

    SIG Coba Perkuat Mesin Pertumbuhan Baru, Strategi Ekspor dan Transformasi Jadi Penopang Kinerja

    Modernisasi Pertanian, 3 Poktan di Kabupaten Lamongan Menerima Bantuan Kombi

    Load More
    Berita Lainnya
    Budaya

    Bupati Lamongan Serahkan Sapi Kurban Bantuan Presiden ke Masjid Al Muttaqin

    6 Juni 2025

    MINATBACA.com – Usai melaksanakan shalat Idul Adha, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi, menyerahkan satu ekor sapi…

    Dinkes Diskusi Bareng KWG Cari Solusi Terkait Stunting, AKI dan AKB di Gresik

    Dua Inovasi Pemkab Lamongan Meraih Top 45 Pelayanan Publik Jawa Timur 2025

    Kolaborasi Pemkab Gresik dan BUMN Wujudkan Gejos Sebagai Ruang Hijau

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.