Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Pemkab Gresik Kembali Bantu Kepulangan Anak Pekerja Migran Indonesia dari Malaysia

      11 Juli 2026

      Ini yang Disampaikan Direktur Utama Saat Memimpin Upacara HUT ke-54 Petrokimia Gresik

      11 Juli 2026

      Tingkatkan Kualitas APBD, Pemkab Gresik Perkuat Ketepatan Perencanaan dan Penganggaran

      10 Juli 2026

      Petronite Fest 2026 Gelaran Petrokimia Gresik Catat Perputaran Uang Mencapai Rp14,4 Miliar

      9 Juli 2026

      Rancangan KUA PPAS 2027, Pemkab Lamongan Tegaskan Infrastruktur Masih Jadi Prioritas

      9 Juli 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Ekonomi»Pemkab Gresik Memperkuat Ekosistem Peternakan, Dorong Menjadi Produk Bernilai Tambah
    Ekonomi

    Pemkab Gresik Memperkuat Ekosistem Peternakan, Dorong Menjadi Produk Bernilai Tambah

    RedaksiBy Redaksi23 Juni 20263 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Upaya pengembangan sektor peternakan melalui hilirisasi produk kambing dan domba, terus diperkuat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik.

    Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman mengatakan, upaya tersebut diarahkan dengan mendorong para peternak tidak hanya fokus pada usaha budidaya, tapi juga yang mampu menghasilkan produk olahan dengan nilai ekonomi lebih tinggi.

    Hal tersebut disampaikan Washil, saat membuka kegiatan ‘Gresik Kerja Berbasis Wirausaha Peternakan (Krawu Enak)’ bertema hilirisasi produk peternakan kambing domba, yang dilaksanakan di ruang rapat Oryza Sativa, Kantor Dinas Pertanian Kabupaten Gresik, Selasa (23/6/2026).

    Menurut Washil, hilirisasi menjadi langkah penting untuk memperkuat daya saing sektor peternakan. Melalui proses pengolahan, pengemasan, hingga pemasaran yang baik, hasil peternakan dapat memiliki nilai tambah dan juga memberi dampak ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat.

    “Hilirisasi ini penting agar peternak kita naik kelas. Kambing dan domba tidak hanya berhenti dijual dalam bentuk ternak hidup, tetapi dapat dikembangkan menjadi berbagai produk yang memiliki nilai tambah dan peluang pasar lebih luas,” ujar Washil.

    Baca Juga :  Tunjang Layanan Darurat, 35 Ambulan Gresik Dipasang GPS Tracker

    Washil menjelaskan, Gresik memiliki potensi besar dalam mengembangkan sektor tersebut. Lantaran ditopang populasi kambing dan domba yang ada di Gresik saat ini, yang mencapai sekitar 192.000 ekor. Potensi tersebut menjadi modal penting dalam membangun ekosistem peternakan, yang lebih produktif dan berkelanjutan.

    Kendati demikian, Washil mengingatkan, penguatan ekosistem peternakan tidak hanya berbicara tentang peningkatan produksi ternak saja, namun mencakup rantai usaha dari hulu hingga hilir. Mulai pembibitan, manajemen pemeliharaan, penyediaan pakan, pemotongan melalui Rumah Potong Hewan (RPH), pengolahan hasil ternak, hingga pemasaran produk.

    “Potensinya sangat besar. Daging bisa diolah menjadi berbagai produk makanan, susu dapat dikembangkan menjadi produk olahan, kulit bisa menjadi bahan kerajinan, sementara limbah ternak juga dapat dimanfaatkan menjadi pupuk organik yang bernilai ekonomi,” ungkap Washil.

    Berbagai produk turunan yang dapat dikembangkan antara lain, susu kambing pasteurisasi, yogurt, keju, abon, bakso, sosis, nugget, hingga rendang siap saji. Adapula produk non pangan, berupa kerajinan kulit serta pemanfaatan tanduk dan tulang ternak. Washil juga mendorong pelaku usaha peternakan untuk memperhatikan aspek pengemasan, branding, sertifikasi halal, serta pemanfaatan teknologi digital dalam pemasaran.

    Baca Juga :  Bantu Lansia, Pengoperasian Eskalator di Masjid Agung Maulana Malik Ibrahim Diresmikan

    “Produk yang baik, harus didukung dengan cara pemasaran yang baik. Pemanfaatan marketplace dan platform digital menjadi peluang, agar produk peternakan Gresik dapat menjangkau pasar yang lebih luas,” jelasnya.

    Dia menambahkan, terdapat tiga fondasi penting yang harus diperkuat dalam pengembangan hilirisasi peternakan. Yakni, Rumah Potong Hewan (RPH), Nomor Kontrol Veteriner (NKV), dan Sertifikasi Halal. Tiga poin inilah yang menjadi bagian penting untuk memastikan keamanan, kualitas, sekaligus meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap produk peternakan.

    “Dengan standar yang baik, produk peternakan kita tidak hanya mampu bersaing di pasar lokal, tetapi juga memiliki peluang masuk ke pasar yang lebih besar,” imbuhnya.

    Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Gresik Eko Anindito Putro menambahkan, kegiatan Gresik Krawu Enak, menjadi bagian dari komitmen Pemkab Gresik dalam memperkuat sektor peternakan, sebagai salah satu penggerak ekonomi masyarakat. Dengan selama ini pemerintah telah melakukan berbagai upaya untuk penguatan sektor hulu, seperti pembinaan pembibitan, peningkatan tata kelola pemeliharaan, hingga pengembangan manajemen pakan ternak.

    Baca Juga :  Wabup Ajak Kolaborasi dan Kerukunan Saat Lantik Pengurus BAMAG Gresik

    “Pengembangan sektor peternakan tidak cukup hanya dari sisi produksi. Kita perlu mendorong peternak, agar mampu mengolah hasil ternaknya menjadi produk yang memiliki nilai ekonomi lebih tinggi,” kata Eko.

    Eko berharap, kegiatan tersebut dapat menjadi ruang berbagi pengetahuan dan membuka wawasan para peternak, supaya melakukan inovasi usaha.

    “Harapannya peternak tidak hanya menjadi penyedia bahan baku, tetapi juga mampu menjadi pelaku usaha yang menghasilkan produk unggulan,” ucapnya.

    Kegiatan tersebut turut dihadiri Founder Kandang Kali Farm Mohammad Syaiful Muluk, dan mendapat dukungan dari PT Aplus Pasific, PT Lembumas Inti Perkasa, juga PT Sonto Property. Dengan kegiatan, diikuti para peternak dan pelaku usaha peternakan kambing dan domba yang ada di Kabupaten Gresik.

    gresik Kabupaten Gresik OPD Pemkab Gresik pemkab gresik Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman
    Previous ArticleBuka Bimtek LPJ Pengkab KONI Gresik, Wabup Ingatkan Pentingnya Akuntabilitas Keuangan
    Next Article Bakti Sosial Memperingati Hari Jadi Lamongan, Sebanyak 104 Anak Mengikuti Khitan Massal Gratis

    Berita Terkait

    Pemkab Gresik Kembali Bantu Kepulangan Anak Pekerja Migran Indonesia dari Malaysia

    11 Juli 2026

    Ini yang Disampaikan Direktur Utama Saat Memimpin Upacara HUT ke-54 Petrokimia Gresik

    11 Juli 2026

    Tingkatkan Kualitas APBD, Pemkab Gresik Perkuat Ketepatan Perencanaan dan Penganggaran

    10 Juli 2026

    Rangkaian Sedekah Bumi di Desa Tumapel, Ribuan Jamaah Padati Pengajian Akbar dan Sholawatan

    9 Juli 2026

    Bupati Gresik Serahkan Bansos kepada 1.177 Petani yang Gagal Panen

    9 Juli 2026

    Kades Pelemwatu Menganti Sukayin Melantik Robi Darwanto Sebagai Kepala Dusun Pelemdodol

    8 Juli 2026
    Search
    Terkini

    Pemkab Gresik Kembali Bantu Kepulangan Anak Pekerja Migran Indonesia dari Malaysia

    Ini yang Disampaikan Direktur Utama Saat Memimpin Upacara HUT ke-54 Petrokimia Gresik

    Tingkatkan Kualitas APBD, Pemkab Gresik Perkuat Ketepatan Perencanaan dan Penganggaran

    Petronite Fest 2026 Gelaran Petrokimia Gresik Catat Perputaran Uang Mencapai Rp14,4 Miliar

    Rancangan KUA PPAS 2027, Pemkab Lamongan Tegaskan Infrastruktur Masih Jadi Prioritas

    Load More
    Berita Lainnya
    Ekonomi

    Dekranasda Fest 2025, Ajang Kreasi Budaya dan UMKM Lokal Dibuka Bupati Gresik

    30 Agustus 2025

    MINATBACA.com – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani secara resmi membuka Dekranasda Fest 2025, ajang kreasi…

    Ragam Kegiatan Dalam Kampanye Anti Korupsi di Kabupaten Lamongan

    Upaya Pemdes Sedagaran Mendorong Warganya Menjadi Lebih Produktif

    Bupati Gresik Salurkan Beasiswa Baznas Untuk Mahasiswa Kurang Mampu

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.