Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Gelar RUPST 2026, SIG Tetapkan Seluruh Laba Tahun 2025 Sebagai Dividen

      8 Mei 2026

      Jaga Ketahanan Pangan, Pemkab Lamongan Turut Salurkan Bantuan Pangan Untuk Masyarakat

      8 Mei 2026

      Buka Muswil IDI Jatim Tahun 2026, Bupati Jelaskan Komitmen Pemkab Gresik Pada Layanan Kesehatan

      8 Mei 2026

      SIG Coba Perkuat Mesin Pertumbuhan Baru, Strategi Ekspor dan Transformasi Jadi Penopang Kinerja

      8 Mei 2026

      Modernisasi Pertanian, 3 Poktan di Kabupaten Lamongan Menerima Bantuan Kombi

      8 Mei 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Kesehatan»Sebanyak 16 Penerima Manfaat ODHIV Menerima Bantuan Usaha, Berikut Pesan Wabup Gresik
    Kesehatan

    Sebanyak 16 Penerima Manfaat ODHIV Menerima Bantuan Usaha, Berikut Pesan Wabup Gresik

    RedaksiBy Redaksi13 Maret 20262 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Wakil Bupati (Wabup) Gresik Asluchul Alif menegaskan, bantuan usaha bagi orang dengan HIV (ODHIV) harus dimanfaatkan secara optimal, untuk mendukung kemandirian ekonomi penerima manfaat.

    Hal tersebut disampaikan oleh dokter Alif-sapaan Wabup Gresik Asluchul Alif, pada saat menghadiri kegiatan penerimaan program ‘Bantuan Sosial bagi orang dengan HIV tahun 2026 di Kabupaten Gresik,’ yang dilaksanakan, Kamis (12/3/2026). Dalam kegiatan ini, sebanyak 16 ODHIV menerima bantuan vokasional usaha dari Kementerian Sosial Republik Indonesia melalui Sentra Margo Laras.

    Wabup Alif mengingatkan, supaya bantuan yang diberikan tidak dijual, melainkan digunakan untuk bekerja dan mengembangkan usaha. Menurutnya, bantuan tersebut harus menjadi penguat agar penerima manfaat lebih mandiri, lebih sejahtera, dan mampu menopang kebutuhan keluarga.

    “Bantuan ini untuk usaha, untuk bekerja. Bukan untuk dijual,” tegas dokter Alif.

    Dia juga menekankan, pentingnya pendampingan berkelanjutan setelah bantuan disalurkan. Karena menurut dokter Alif, penerima manfaat tidak cukup hanya sekedar dibantu dengan peralatan usaha. Namun juga perlu pendampingan, dilatih, hingga mereka dapat mengembangkan usaha.

    “Jangan habis dibantu lalu dilepas. Harus tetap didampingi, dilatih, dan dibantu berkembang,” ungkap dokter Alif.

    Sementara perwakilan Kementerian Sosial melalui Sentra Margo Laras Pati Sudarono mengatakan, program tersebut merupakan dukungan pemerintah pusat yang bersumber dari APBN, bagi penerima manfaat yang berada di Kabupaten Gresik.

    “Kegiatan ini terselenggara melalui dukungan APBN yang disalurkan melalui Sentra Margo Laras, untuk 16 penerima manfaat di Kabupaten Gresik. Kami berharap, sinergi dengan pemerintah daerah terus terjaga, agar program-program pemerintah benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Sudarono.

    Bantuan yang disalurkan menyasar berbagai jenis usaha produktif. Terdiri lima paket diperuntukkan bagi usaha warung kelontong, tiga paket untuk jualan gorengan dan aneka minuman, serta masing-masing satu paket untuk usaha bakso keliling, tahu tek, dimsum, perjahitan, tata rias, sosis bakar, seblak, dan jualan es beserta olahan pangan.

    Diharapkan, sebanyak 16 ODHIV di Kabupaten Gresik dapat memanfaatkan bantuan tersebut sebaik mungkin, sehingga program serupa ke depan dapat diperluas.

    Dengan dokter Alif juga memberi apresiasi, atas sinergi Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, dan Komisi Penanggulangan AIDS (KPA), dalam mendukung pendampingan bagi para penerima manfaat. Serta mengingatkan kepada para penerima manfaat, agar tetap disiplin menjaga kesehatan dan rutin menjalani pengobatan, sebagai modal utama untuk tetap produktif dan menjalankan usaha.

    Dinas Kesehatan Gresik Dinas Sosial Gresik gresik Kabupaten Gresik Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif
    Previous ArticleGelar Apel Pasukan Operasi Ketupat Semeru 2026, Pastikan Kondusivitas Wilayah Lamongan
    Next Article Menyaksikan Prosesi Masak Kolak Ayam, Bupati Sebut Identitas Sosial dan Religi Masyarakat Gresik

    Berita Terkait

    Buka Muswil IDI Jatim Tahun 2026, Bupati Jelaskan Komitmen Pemkab Gresik Pada Layanan Kesehatan

    8 Mei 2026

    Hadiri Groundbreaking Nitrate Complex, Bupati Bangga Gresik Jadi Magnet Investasi Strategis

    8 Mei 2026

    Dinas KBPPPA Gresik Lakukan Penjangkauan dan Pendampingan Psikososial Anak Ponpes Al Amin

    8 Mei 2026

    Bupati Gresik Hadiri Pelantikan Rektor Unigres Periode 2026-2030

    6 Mei 2026

    Bupati Gresik Tegaskan Komitmen Penerimaan Murid Baru yang Bersih dan Transparan

    5 Mei 2026

    Pesan Bupati Gresik Kepada Kepala Puskesmas, Saat Buka Bimtek Pengadaan Barang Jasa BLUD

    5 Mei 2026
    Search
    Terkini

    Gelar RUPST 2026, SIG Tetapkan Seluruh Laba Tahun 2025 Sebagai Dividen

    Jaga Ketahanan Pangan, Pemkab Lamongan Turut Salurkan Bantuan Pangan Untuk Masyarakat

    Buka Muswil IDI Jatim Tahun 2026, Bupati Jelaskan Komitmen Pemkab Gresik Pada Layanan Kesehatan

    SIG Coba Perkuat Mesin Pertumbuhan Baru, Strategi Ekspor dan Transformasi Jadi Penopang Kinerja

    Modernisasi Pertanian, 3 Poktan di Kabupaten Lamongan Menerima Bantuan Kombi

    Load More
    Berita Lainnya
    Sport

    Jalan Sehat Semarakkan Peringatan HUT RI ke-80 di Desa Indrodelik Bungah

    8 Agustus 2025

    MINATBACA.com – Suasana penuh kegembiraan menyelimuti Desa Indrodelik, Kecamatan Bungah, Gresik, Jumat (8/8/2025) pagi WIB.…

    Warga Gresik Antusias Ikuti Gelaran Bhayangkara Petro Grissee Run 2024

    Tenun Ikat Parengan Khas Lamongan Terpilih Jadi Objek Pelaksanaan Program PKW

    Warga Desa Bungah Buat Tanggul Darurat Akibat Bengawan Solo Meluap

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.