Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Bupati Lamongan Silaturrahmi ke Keluarga Korban Kecelakaan Blesscon

      22 September 2026

      Pemkab Lamongan Siap Mendukung Penguatan Pengelolaan Pantura

      22 September 2026

      Era Digital, Forum PAUD Lamongan Gelar Seminar Parenting untuk Tingkatkan Kapasitas Orang Tua

      22 September 2026

      Konsisten Bina dan Kembangkan Atlet, Petrokimia Gresik Mendapat Penghargaan Dari Wagub Jatim

      21 September 2026

      Raperda Perubahan APBD 2026 Kabupaten Lamongan Disetujui, Ini yang Menjadi Prioritas

      21 September 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Budaya»Menyaksikan Prosesi Masak Kolak Ayam, Bupati Sebut Identitas Sosial dan Religi Masyarakat Gresik
    Budaya

    Menyaksikan Prosesi Masak Kolak Ayam, Bupati Sebut Identitas Sosial dan Religi Masyarakat Gresik

    RedaksiBy Redaksi13 Maret 20262 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani meninjau langsung proses pengolahan kolak ayam (Sanggring) di area Masjid Jami’ Sunan Dalem, Desa Gumeno, Kecamatan Manyar, Kamis (12/3/2026).

    Dalam kesempatan tersebut, Gus Yani-sapaan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengapresiasi, tradisi kolak ayam alias Sanggring di Desa Gumeno, yang merupakan warisan budaya Islam dan telah berusia sekitar 501 tahun. Menurut Gus Yani, tradisi kolak ayam atau Sanggring bukan sekadar acara makan bersama, melainkan simbol kepatuhan spiritual dan penghormatan terhadap perjuangan dakwah Sunan Dalem, putra dari Sunan Giri.

    Sembari menegaskan kolak ayam atau Sanggring, merupakan tradisi berusia ratusan tahun yang harus terus dilestarikan. Sebab selain sebagai kuliner warisan leluhur, hidangan yang disajikan juga diyakini memiliki khasiat sebagai obat.

    Baca Juga :  Gresik Jadi yang Pertama di Jatim Serahkan SK CPNS Formasi 2024

    “Sejarah kolak ayam, berawal dari kebiasaan Sunan Dalem yang membuat masakan ini sebagai obat, untuk mengobati sakitnya saat membuat masjid di Desa Gumeno dalam menyebarkan Islam. Resep tersebut ternyata mujarab, karena bisa menyembuhkan sakitnya Sunan Dalem, termasuk warga sekitar,” tutur Gus Yani.

    “Tradisi kolak ayam sebagai wujud apresiasi, serta melestarikan budaya peninggalan Sunan Dalem. Salah satu tokoh penyebar agama Islam di pesisir utara Gresik, sekitar 1541 masehi,” terangnya.

    Dalam kesempatan tersebut, Gus Yani mengajak generasi muda yang berada di Desa Gumeno, diberi wawasan seputar tradisi kolak ayam. Sehingga menjadi suatu tradisi yang diharapkan bakal terus bertahan, di tengah gerusan kemajuan Gresik sebagai kota industri.

    Baca Juga :  Bupati dan Wabup Gresik Dampingi Mendag Budi Santoso Resmikan Pasar Tematik Industri Sidayu

    “Tahun 2019 tradisi ini telah ditetapkan sebagai salah satu Warisan Budaya Tak benda Indonesia (WBTbI) oleh pemerintah, yang memperkuat identitas sosial dan religi masyarakat Gresik,” kata Gus Yani.

    Adapun tradisi pembuatan kolak ayam atau Sanggring dilakukan setiap malam ke-23 Bulan Ramadhan. Untuk tahun ini, menghabiskan 240 ekor ayam, 225 kilogram bawang daun, 525 butir kelapa, 650 kilogram gula merah, 50 kilogram jinten bubuk, yang menghasilkan sebanyak 3.000 porsi sajian.

    Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani gresik Kabupaten Gresik Kecamatan Manyar Kolak ayam (Sanggring)
    Previous ArticleSebanyak 16 Penerima Manfaat ODHIV Menerima Bantuan Usaha, Berikut Pesan Wabup Gresik
    Next Article Polres Gresik Ungkap 78 Kasus dan Amankan 85 Tersangka Dalam Operasi Pekat Semeru 2026

    Berita Terkait

    Jaringan Gas Bumi di Menganti Gresik Siap Beroperasi Melayani 7.363 Sambungan Rumah

    18 September 2026

    Antisipasi Dampak Musim Kemarau, Pemkab Gresik Perkuat Kolaborasi dengan PMI dan Berbagai Unsur

    17 September 2026

    Ketua PKK Gresik Resmikan Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal di Balai Desa Kedungsumber

    16 September 2026

    Pemkab Gresik Matangkan Pengadaan Tanah Jalan Menganti-Lakarsantri Sepanjang 5 Kilometer

    14 September 2026

    Penyaluran Bansos di Desa Tanjung Kedamean Dipastikan Tepat Sasaran

    12 September 2026

    Wabup Gresik Apresiasi Tim Robot Bawah Air UMG yang Bakal Berlaga di Final Kontes Kapal Indonesia

    11 September 2026
    Search
    Terkini

    Bupati Lamongan Silaturrahmi ke Keluarga Korban Kecelakaan Blesscon

    Pemkab Lamongan Siap Mendukung Penguatan Pengelolaan Pantura

    Era Digital, Forum PAUD Lamongan Gelar Seminar Parenting untuk Tingkatkan Kapasitas Orang Tua

    Konsisten Bina dan Kembangkan Atlet, Petrokimia Gresik Mendapat Penghargaan Dari Wagub Jatim

    Raperda Perubahan APBD 2026 Kabupaten Lamongan Disetujui, Ini yang Menjadi Prioritas

    Load More
    Berita Lainnya
    Pemerintahan

    Perkuat Sinergitas, Bupati Lamongan Menerima Kunjungan Kerja Kaskogartap III/Surabaya

    27 April 2026

    MINATBACA.com – Bupati Lamongan Yuhronur Efendi, menerima kunjungan kerja Kepala Staf Komando Garnisun Tetap (Kaskogartap)…

    Sebanyak 77 Pasangan di Gresik Ikuti Sidang Isbat Nikah Terpadu 2024

    Buka Musrenbang, Bupati Lamongan Paparkan 29 Indikator Sasaran RPJMD

    Petrokimia Gresik Kirim Bantuan Untuk Warga Terdampak Gempa di Bawean

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.