Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Gelar RUPST 2026, SIG Tetapkan Seluruh Laba Tahun 2025 Sebagai Dividen

      8 Mei 2026

      Jaga Ketahanan Pangan, Pemkab Lamongan Turut Salurkan Bantuan Pangan Untuk Masyarakat

      8 Mei 2026

      Buka Muswil IDI Jatim Tahun 2026, Bupati Jelaskan Komitmen Pemkab Gresik Pada Layanan Kesehatan

      8 Mei 2026

      SIG Coba Perkuat Mesin Pertumbuhan Baru, Strategi Ekspor dan Transformasi Jadi Penopang Kinerja

      8 Mei 2026

      Modernisasi Pertanian, 3 Poktan di Kabupaten Lamongan Menerima Bantuan Kombi

      8 Mei 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Budaya»Menyaksikan Prosesi Masak Kolak Ayam, Bupati Sebut Identitas Sosial dan Religi Masyarakat Gresik
    Budaya

    Menyaksikan Prosesi Masak Kolak Ayam, Bupati Sebut Identitas Sosial dan Religi Masyarakat Gresik

    RedaksiBy Redaksi13 Maret 20262 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani meninjau langsung proses pengolahan kolak ayam (Sanggring) di area Masjid Jami’ Sunan Dalem, Desa Gumeno, Kecamatan Manyar, Kamis (12/3/2026).

    Dalam kesempatan tersebut, Gus Yani-sapaan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengapresiasi, tradisi kolak ayam alias Sanggring di Desa Gumeno, yang merupakan warisan budaya Islam dan telah berusia sekitar 501 tahun. Menurut Gus Yani, tradisi kolak ayam atau Sanggring bukan sekadar acara makan bersama, melainkan simbol kepatuhan spiritual dan penghormatan terhadap perjuangan dakwah Sunan Dalem, putra dari Sunan Giri.

    Sembari menegaskan kolak ayam atau Sanggring, merupakan tradisi berusia ratusan tahun yang harus terus dilestarikan. Sebab selain sebagai kuliner warisan leluhur, hidangan yang disajikan juga diyakini memiliki khasiat sebagai obat.

    “Sejarah kolak ayam, berawal dari kebiasaan Sunan Dalem yang membuat masakan ini sebagai obat, untuk mengobati sakitnya saat membuat masjid di Desa Gumeno dalam menyebarkan Islam. Resep tersebut ternyata mujarab, karena bisa menyembuhkan sakitnya Sunan Dalem, termasuk warga sekitar,” tutur Gus Yani.

    “Tradisi kolak ayam sebagai wujud apresiasi, serta melestarikan budaya peninggalan Sunan Dalem. Salah satu tokoh penyebar agama Islam di pesisir utara Gresik, sekitar 1541 masehi,” terangnya.

    Dalam kesempatan tersebut, Gus Yani mengajak generasi muda yang berada di Desa Gumeno, diberi wawasan seputar tradisi kolak ayam. Sehingga menjadi suatu tradisi yang diharapkan bakal terus bertahan, di tengah gerusan kemajuan Gresik sebagai kota industri.

    “Tahun 2019 tradisi ini telah ditetapkan sebagai salah satu Warisan Budaya Tak benda Indonesia (WBTbI) oleh pemerintah, yang memperkuat identitas sosial dan religi masyarakat Gresik,” kata Gus Yani.

    Adapun tradisi pembuatan kolak ayam atau Sanggring dilakukan setiap malam ke-23 Bulan Ramadhan. Untuk tahun ini, menghabiskan 240 ekor ayam, 225 kilogram bawang daun, 525 butir kelapa, 650 kilogram gula merah, 50 kilogram jinten bubuk, yang menghasilkan sebanyak 3.000 porsi sajian.

    Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani gresik Kabupaten Gresik Kecamatan Manyar Kolak ayam (Sanggring)
    Previous ArticleSebanyak 16 Penerima Manfaat ODHIV Menerima Bantuan Usaha, Berikut Pesan Wabup Gresik
    Next Article Polres Gresik Ungkap 78 Kasus dan Amankan 85 Tersangka Dalam Operasi Pekat Semeru 2026

    Berita Terkait

    Buka Muswil IDI Jatim Tahun 2026, Bupati Jelaskan Komitmen Pemkab Gresik Pada Layanan Kesehatan

    8 Mei 2026

    Hadiri Groundbreaking Nitrate Complex, Bupati Bangga Gresik Jadi Magnet Investasi Strategis

    8 Mei 2026

    Dinas KBPPPA Gresik Lakukan Penjangkauan dan Pendampingan Psikososial Anak Ponpes Al Amin

    8 Mei 2026

    Bupati Gresik Hadiri Pelantikan Rektor Unigres Periode 2026-2030

    6 Mei 2026

    Bupati Gresik Tegaskan Komitmen Penerimaan Murid Baru yang Bersih dan Transparan

    5 Mei 2026

    Pesan Bupati Gresik Kepada Kepala Puskesmas, Saat Buka Bimtek Pengadaan Barang Jasa BLUD

    5 Mei 2026
    Search
    Terkini

    Gelar RUPST 2026, SIG Tetapkan Seluruh Laba Tahun 2025 Sebagai Dividen

    Jaga Ketahanan Pangan, Pemkab Lamongan Turut Salurkan Bantuan Pangan Untuk Masyarakat

    Buka Muswil IDI Jatim Tahun 2026, Bupati Jelaskan Komitmen Pemkab Gresik Pada Layanan Kesehatan

    SIG Coba Perkuat Mesin Pertumbuhan Baru, Strategi Ekspor dan Transformasi Jadi Penopang Kinerja

    Modernisasi Pertanian, 3 Poktan di Kabupaten Lamongan Menerima Bantuan Kombi

    Load More
    Berita Lainnya
    Kesehatan

    Melalui Penguatan SPM dan BLUD, Pemkab Gresik Komitmen Tingkatkan Kualitas Layanan Kesehatan

    23 April 2026

    MINATBACA.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik menegaskan komitmen, dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan. Yakni, melalui…

    Forum Kolaborasi Kesehatan, Dinkes Gresik dan KWG Sinergi Kuatkan Visi Preventif

    Bupati dan Wabup Kompak Hadiri Soft Launching Gresik Universal Science, Wisata Edukasi Digital

    Wabup Gresik Serahkan Penghargaan Kepada 30 Insan Pariwisata dan Budaya

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.