Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Muscab II Ikatan Keluarga Alumni Unair Cabang Gresik Dibuka Bupati

      18 April 2026

      Harapan Wabup Saat Membuka Kegiatan Kolaborasi YJI Gresik-Sidoarjo di Aula Mandala Bhakti Praja

      18 April 2026

      Dijadwalkan Berlangsung 3 Hari, Bupati Gresik Buka MTQ XXXII Tingkat Kabupaten

      18 April 2026

      Ancaman Kemarau Datang Lebih Awal, Bupati Gresik Ingatkan Seluruh Jajaran Untuk Mulai Antisipasi

      17 April 2026

      SIG Jaga Tren Positif di Atas Rata-Rata Industri Usai Konsisten Jalankan Strategi Transformasi

      17 April 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Kesehatan»Wujudkan Gresik Bebas Stunting, Bupati dan Ketua TP PKK Berikan Makanan Tambahan
    Kesehatan

    Wujudkan Gresik Bebas Stunting, Bupati dan Ketua TP PKK Berikan Makanan Tambahan

    adminBy admin22 November 20233 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    Wujudkan Gresik Bebas Stunting, Bupati dan Ketua TP PKK Berikan Makanan Tambahan
    GRESIK – Mewujudkan Kabupaten Gresik bebas stunting, Bupati Fandi Akhmad Yani dan Ketua TP PKK Nurul Haromaini Ali Akhmad Yani memberikan makanan tambahan bergizi untuk anak-anak berisiko stunting dan Ibu hamil dengan status Kekurangan Energi Kronik (KEK).

    Kegiatan ini sekaligus menandai dimulainya Pemberian Makanan Tambahan (PMT), serta pelacakan stunting di Kabupaten Gresik. Diawali di Desa Peganden, Kecamatan Manyar, Rabu (22/11/2023). Adapun pelacakan stunting bertujuan, untuk melihat lebih dekat penyebab balita stunting dan melaksanakan pendekatan yang tepat dalam penanggulangan.

    Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, stunting di Indonesia secara global di urutan ketujuh dan urutan kelima di Asia. Sementara di Kabupaten Gresik sudah turun di angka 10,7 persen, sehingga perlu didorong terus sampai bebas stunting.

    “Untuk itu, pencegahan stunting pada anak berusia di bawah lima tahun (balita) akibat kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang terutama pada periode 1.000 hari pertama kehidupan (HPK), yaitu dari janin hingga anak berusia 23 bulan,” terang Gus Yani.

    Situasi penanggulangan stunting di Kabupaten Gresik, terang Gus Yani, sejauh ini cukup menggembirakan. Karena berdasarkan data SSGI tahun 2022, angka prevalensi stunting sebesar 10,7 persen, di mana sudah melampaui target nasional yaitu 14 persen.

    “Keberhasilan ini merupakan hasil kerja bersama terintegrasi antar OPD dan lintas sektor di Kabupaten Gresik, dalam kerangka 8 aksi konvergensi untuk penanggulangan stunting,” ungkapnya.

    Dalam hal ini pihaknya mengapresiasi PKK, sebagai salah satu lembaga sosial kemasyarakatan di Gresik yang turut mengambil peran besar dalam upaya percepatan penurunan stunting. Salah satunya, melalui kegiatan pelacakan stunting yang dilakukan.

    “Melalui pelacakan, pemerintah mampu melihat lebih dekat penyebab balita stunting di masyarakat dan melaksanakan pendekatan yang tepat dalam penanggulannya,” tuturnya.

    Gus Yani berharap, hasil dari pelacakan stunting dapat ditindaklanjuti oleh kepala desa, camat, tokoh dan seluruh lapisan masyarakat Desa Peganden maupun Kecamatan Manyar. Dengan cara, berbagi peran dan sumber daya disertai dukungan dari Pemerintah Kabupaten Gresik.

    “Masih banyak cara kita untuk menangani stunting. Mulai dari pencegahan pernikahan dini, menjaga kebersihan lingkungan hidup sehat di dalam dan luar rumah, pola asuh yang tepat serta perbaikan gizi,” katanya.

    Ketua TP PKK Nurul Haromaini Ali Akhmad Yani menyampaikan, Pemkab Gresik berkomitmen mencegah dan menurunkan angka stunting. Permasalahan stunting yang saat ini sedang gencar diperangi oleh pemerintah, harus mendapat perhatian oleh berbagai pihak guna mencetak generasi emas di masa mendatang.

    “Secara langsung stunting disebabkan asupan yang kurang dan penyakit infeksi yang keduanya saling mempengaruhi. Secara tidak langsung, ketahanan pangan hingga tingkat rumah tangga, pola asuh, serta akses terhadap kelayakan sanitasi utamanya air bersih harus ditingkatkan,” kata Ning Nurul.

    Pelaksanaan kegiatan pemberian makanan tambahan dan pelacakan, merupakan salah satu upaya dalam mencegah stunting di Kabupaten Gresik. Sebab hal tersebut menjadi tanggung jawab bersama, untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan pelayanan kesehatan dan pentingnya makanan bergizi.

    pkk gresik Stunting gresik
    Previous ArticleHanya Butuh 5 Menit Curi Motor Meski Pagar Dikunci, Berakhir Ditembak Polisi
    Next Article Kapolres Jenguk Korban Kericuhan Usai Laga Gresik United Lawan Deltras

    Berita Terkait

    Komitmen Cegah Stunting dari Desa, Cargill Dorong Kolaborasi dan Penguatan Komunitas di Gresik

    30 Maret 2026

    Pemaparan Wabup Gresik, Saat Menerima Kunker Wabup Tabalong dan Jajaran

    29 Januari 2026

    Harapan Bupati Gresik Saat Menghadiri Peringatan HKG PKK ke-53

    21 Oktober 2025

    Pembinaan Posyandu dan Pelacakan Stunting di Desa Samirplapan Gresik

    9 Oktober 2025

    Peduli Kesehatan, Pemdes Sekargadung Sosialisasi Cegah Stunting dan TBC

    8 November 2024

    Tekan Stunting, Pemdes Sidorejo Bersama Kader Posyandu Gencar Edukasi Gizi

    31 Oktober 2024
    Search
    Terkini

    Muscab II Ikatan Keluarga Alumni Unair Cabang Gresik Dibuka Bupati

    Harapan Wabup Saat Membuka Kegiatan Kolaborasi YJI Gresik-Sidoarjo di Aula Mandala Bhakti Praja

    Dijadwalkan Berlangsung 3 Hari, Bupati Gresik Buka MTQ XXXII Tingkat Kabupaten

    Ancaman Kemarau Datang Lebih Awal, Bupati Gresik Ingatkan Seluruh Jajaran Untuk Mulai Antisipasi

    SIG Jaga Tren Positif di Atas Rata-Rata Industri Usai Konsisten Jalankan Strategi Transformasi

    Load More
    Berita Lainnya
    Budaya

    Ziarah Makam Leluhur Jelang Puncak Hari Jadi Lamongan ke-456

    25 Mei 2025

    MINATBACA.com – Dalam rangka menyongsong Hari Jadi Lamongan (HJL) yang ke-456 tahun, Bupati Lamongan Yuhronur…

    Perkuat Sinergitas Desa, Bupati Gresik Ajak Solidaritas AKD Peduli Bawean

    Tenun Ikat Parengan Khas Lamongan Terpilih Jadi Objek Pelaksanaan Program PKW

    Hari Bakti Dokter Indonesia ke-117, Wabup Gresik Ajak Warga Aktif Donasi Darah

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.