Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Berkat Infrastruktur Sumber Daya Air, Pemkab Lamongan Berhasil Mitigasi Kekeringan Pada MT II

      1 September 2026

      Wabup Gresik Minta OPD Segera Menanggapi dan Tindaklanjuti Pengaduan Masyarakat

      1 September 2026

      Pastikan Bantuan Sosial Tepat Sasaran dan Merata, Ini Upaya yang Dilakukan Pemkab Lamongan

      1 September 2026

      Jadi Narasumber, Pak Yes Sampaikan Gambaran Mengenai Perekonomian Hingga Potensi Lamongan

      31 Agustus 2026

      Percepat Akses Hunian Layak dan Terjangkau, SIG Menghadirkan Solusi Bata Interlock Presisi

      31 Agustus 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Pemerintahan»Wagos Gresik Jadi Kandidat Peraih Gold di Ajang CSR dan PDB Awards 2025
    Pemerintahan

    Wagos Gresik Jadi Kandidat Peraih Gold di Ajang CSR dan PDB Awards 2025

    RedaksiBy Redaksi19 Juni 20253 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Wisata Alam Gosari (Wagos) yang terletak di Desa Gosari, Kecamatan Ujungpangkah, Gresik, terpilih sebagai salah satu kandidat penerima penghargaan tertinggi (Gold) di ajang Corporate Social Responsibility (CSR) dan Pembangunan Desa Berkelanjutan (PDB) Awards 2025.

    Ajang penghargaan ini merupakan kolaborasi antara Indonesian Social Sustainability Forum (ISSF) beserta Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) RI. Tim juri CSR dan PDB Awards 2025 secara langsung mengumumkan pencalonan tersebut, usai melakukan verifikasi lapangan di kawasan Wagos, Rabu (18/6/2025).

    Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman menjelaskan, sebelum menjadi objek wisata, Wagos dulunya merupakan lokasi pabrik tembikar pada era Kerajaan Majapahit. Ini diketahui dari penemuan situs pengolahan gerabah dan tungku pembakaran, yang diperkirakan menjadi pusat produksi tembikar pada saat itu.

    “Seiring waktu, kawasan Wagos dikembangkan menjadi tempat wisata alam yang menggabungkan unsur sejarah dan keindahan alam. Kini, Wagos menjadi daya tarik bagi wisatawan lokal maupun nasional, terlebih dengan adanya sejumlah program CSR yang mendukung pengembangannya,” ungkap Washil, pada saat mendampingi tim penjurian.

    Baca Juga :  Libur Lebaran, Bupati Gresik Larang Kendaraan Dinas Dibuat Kegiatan Pribadi

    Pemkab Gresik, lanjut Washil, terus mendorong perusahaan agar menyalurkan program CSR sesuai dengan prioritas pembangunan daerah.

    “Tujuannya agar CSR tidak hanya memberikan manfaat jangka pendek, tetapi menciptakan dampak yang berkelanjutan bagi desa-desa di Gresik,” tambahnya.

    Washil juga berharap, pada tahun 2027 nanti, Desa Gosari bisa menjadi desa mandiri yang memiliki kapasitas pengelolaan secara otonom, serta memiliki program tematik yang dapat menjadi percontohan bagi daerah lain.

    “Penghargaan ini menjadi motivasi bagi perusahaan dan desa untuk terus berkontribusi dalam pembangunan berkelanjutan, terutama dalam pengembangan potensi wisata desa,” tutur Washil.

    Salah seorang juri dari Kemendes PDTT Grace Meyanti Putri menyampaikan, kunjungan mereka merupakan bagian dari proses penilaian dan verifikasi lapangan bagi kandidat penerima penghargaan Gold dalam ajang CSR dan PDB Awards 2025. Menurutnya, ajang ini bertujuan meningkatkan perekonomian masyarakat, melalui pengembangan potensi wisata desa yang berkelanjutan.

    Baca Juga :  Wabup Gresik Serahkan Bantuan Tahap Pertama Untuk ODHIV, Komitmen Eliminasi HIV Pada 2030

    “Program ini melibatkan kolaborasi multisektor. Harapan kami, meskipun program ini selesai, Desa Gosari tetap mampu mempertahankan prestasi dan menjadi sumber Pendapatan Asli Desa (PADes),” kata Grace.

    Sementara Manager Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan Gresik PT PLN (Persero) Andi Seno Hendriatmoko menjelaskan, Desa Gosari memiliki potensi wisata alam dan cagar budaya yang belum tergarap maksimal. Melalui pemetaan sosial dan diskusi dengan masyarakat serta perangkat desa, ditemukan kebutuhan untuk mengembangkan infrastruktur wisata, meningkatkan kapasitas masyarakat, serta mengoptimalkan potensi ekonomi lokal yang ada.

    “Program ini bertujuan menjadikan Desa Gosari, sebagai desa wisata mandiri dan berkelanjutan, mendorong pertumbuhan ekonomi melalui penguatan UMKM, serta menyediakan sarana edukatif, rekreatif dan produktif berbasis potensi lokal,” jelas Andi.

    Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT PLN (Persero) UID Jawa Timur melalui kegiatan Wisata Alam Gosari, membawa kontribusi nyata dalam mewujudkan desa berdaya dan mendukung pertumbuhan ekonomi lokal. Yakni, meningkatkan citra positif perusahaan di mata masyarakat, mendorong pemanfaatan energi listrik di sektor pariwisata (electrifying lifestyle), serta mendukung agenda pembangunan daerah dan target SDGs.

    Baca Juga :  Ada 7 Administrasi Kependudukan yang Dapat Diurus Saat Festival Tumpeng Nasi Krawu KWGe

    “Dampak sosial dan ekonomi juga nyata dirasakan masyarakat, di antaranya penyerapan tenaga kerja lokal sebanyak 35 orang, jumlah kunjungan wisata pada tahun 2024 mencapai 485.767 pengunjung dan pendapatan wisata sebesar Rp694,3 juta. UMKM desa mengalami peningkatan omzet signifikan hingga Rp15 juta per bulan. Selain itu, kelembagaan BUMDes telah resmi berdiri dan aktif, dengan Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) mencapai 88,33 (kategori sangat baik),” ucapnya.

    Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Senior Advisor ISSF Forum Sony Sunjaya Sukada, Asisten II Setda Gresik Misbahul Munir, Camat Ujungpangkah Shofwan Hadi, Kepala Desa Gosari Fatkhul Ulum, Ketua Pokdarwis Desa Gosari Misbakhud Dawam, Ketua Pelaksana BUMDes Wirausaha Desa Gosari Mujib Ridwan, serta Dana Puspita dari Tim Komunikasi dan TJSL PLN UID Jatim beserta jajaran.

    gresik wisata gresik
    Previous ArticleRangkaian Hari Jadi Lamongan, Ada Lamongan Tempo Doeloe
    Next Article Pemdes Sumberrejo Lestarikan Tradisi Menggelar Haul Mbah Noloyudho

    Berita Terkait

    Wabup Gresik Minta OPD Segera Menanggapi dan Tindaklanjuti Pengaduan Masyarakat

    1 September 2026

    Pemkab Gresik Bersama Sejumlah Elemen Bantu Korban Gempa Bumi di NTT Senilai Rp250 Juta

    28 Agustus 2026

    Jambore Ranting Gerakan Pramuka Kecamatan Balongpanggang, Berikut Pesan Wabup Gresik

    28 Agustus 2026

    Bupati Gresik Ajak Masyarakat Tak Ragu Sampaikan Aspirasi Saat Salurkan BLT DBHCHT di Wringinanom

    27 Agustus 2026

    Cara BRI Semarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Desa Doudo Kecamatan Panceng

    27 Agustus 2026

    Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2026, Polres Gresik Ungkap 14 Kasus

    26 Agustus 2026
    Search
    Terkini

    Berkat Infrastruktur Sumber Daya Air, Pemkab Lamongan Berhasil Mitigasi Kekeringan Pada MT II

    Wabup Gresik Minta OPD Segera Menanggapi dan Tindaklanjuti Pengaduan Masyarakat

    Pastikan Bantuan Sosial Tepat Sasaran dan Merata, Ini Upaya yang Dilakukan Pemkab Lamongan

    Jadi Narasumber, Pak Yes Sampaikan Gambaran Mengenai Perekonomian Hingga Potensi Lamongan

    Percepat Akses Hunian Layak dan Terjangkau, SIG Menghadirkan Solusi Bata Interlock Presisi

    Load More
    Berita Lainnya
    Ekonomi

    Program Konversi Motor BBM ke Listrik, Berikut Kontribusi Petrokimia Gresik

    29 Juni 2024

    GRESIK – Petrokimia Gresik perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia, bersama dengan Kementerian Energi…

    Kabupaten Lamongan Akan Segera Terima Bantuan Irigasi Perpompaan dan Perpipaan

    Kabupaten Gresik Dapat Penghargaan Usai Kembangkan Inovasi Ekraf dan Pariwisata

    Cerita Muhamad Harryanto Bersama Football Traveller Saat Mendukung Timnas Indonesia di Jepang

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.