Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Sesi Offline Megpreneur 2026 di Lamongan Ditutup, Inkubasikan Inovasi Bisnis Hingga Agripreneur

      29 Agustus 2026

      Pemkab Gresik Bersama Sejumlah Elemen Bantu Korban Gempa Bumi di NTT Senilai Rp250 Juta

      28 Agustus 2026

      Jambore Ranting Gerakan Pramuka Kecamatan Balongpanggang, Berikut Pesan Wabup Gresik

      28 Agustus 2026

      Bupati Gresik Ajak Masyarakat Tak Ragu Sampaikan Aspirasi Saat Salurkan BLT DBHCHT di Wringinanom

      27 Agustus 2026

      Cara BRI Semarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Desa Doudo Kecamatan Panceng

      27 Agustus 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Ekonomi»Untuk Kendalikan Inflasi Jelang Nataru, Pemkab Lamongan Gelar HLM
    Ekonomi

    Untuk Kendalikan Inflasi Jelang Nataru, Pemkab Lamongan Gelar HLM

    RedaksiBy Redaksi11 November 20253 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan menggelar high level meeting (HLM) untuk mengendalikan inflasi jelang perayaan Hari Raya Natal dan Tahun Baru (Nataru), di Pendopo Lokatantra, Selasa (11/11/2025).

    Bupati Lamongan Yuhronur Efendi, saat membuka agenda tersebut menuturkan, HLM digelar dengan tujuan untuk menstabilkan inflasi di Kabupaten Lamongan. Dalam stabilisasi inflasi, memerlukan pemahaman mendalam tentang berbagai faktor penyebab. Mencakup data produksi, pasokan, distribusi barang, biaya transportasi, hingga harga di pasaran lokal. Sehingga HLM sangat penting untuk mengintegrasikan data dan informasi dari berbagai kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah, agar dapat merumuskan kebijakan yang terkoordinasi dengan baik dan efektif.

    “Pengendalian inflasi adalah tanggung jawab bersama. Upaya pengendalian tersebut dapat diawali melalui HLM, karena arah dan integrasi data bisa dilakukan,” tutur Pak Yes-sapaan Bupati Lamongan Yuhronur Efendi.

    Baca Juga :  Polres Lamongan Ungkap Curanmor dan Pencurian Mesin Diesel

    Pada Bulan Oktober 2025, terjadi inflasi year on year (YoY) Provinsi Jawa Timur sebesar 2,69 persen, dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 109,23. Sedangkan di Kabupaten Lamongan melalui sister city, tercatat inflasi sebesar 0,43 (bulan ke bulan) dan 2,83 (tahun ke tahun). Kelompok penyumbang inflasi terbesar adalah cabe rawit, cabe merah, minyak goreng, dan beberapa lainnya.

    “Angka inflasi masih terkendali, namun kita harus terus menekan agar tidak terjadi lonjakan. Terlebih saat Nataru berpotensi terjadi inflasi yang tinggi,” kata Pak Yes.

    Pak Yes lantas menjelaskan, Pemkab Lamongan akan menggencarkan strategi menekan inflasi dengan Close Loop Economy kolaborasi Koperasi Merah Putih & WASILA Efisiensi rantai pasok, stabilisasi harga, daya tahan global, gerakan ‘Lamongan Menanam Pangan’ Tanam serentak cabai, bawang, hortikultura perkuat ketahanan pangan rumah tangga, optimalisasi cadangan pangan daerah sinergi Bulog-DKPP-Disperindag menggunakan Early Warning System (BPS & BI), kerja sama antar daerah (Gerbangkertosusila) dengan memperluas pasokan lintas daerah guna mengurangi disparitas harga dan distribusi lancar.

    Baca Juga :  Tenun Ikat Parengan Khas Lamongan Terpilih Jadi Objek Pelaksanaan Program PKW

    Kemudian integrasi data dan dashboard Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), menyinkronkan SIGAP dengan Dashboard TPID buat pengambilan keputusan cepat, presisi, berbasis data. Forum komunikasi publik TPID, publikasi harga dan stok secara terbuka mencegah spekulasi dan panic buying dengan membangun kepercayaan masyarakat, revitalisasi pasar tradisional fokus kenyamanan dan ketertiban pasar dorong transaksi digital dan pengawasan harga, kolaborasi BPS & TPID membangun indikator mikro daerah dasar kebijakan berbasis bukti (evidence-based)

    “Seluruh OPD dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah bersinergi untuk melaksanakan strategi pengendalian inflasi di Kabupaten Lamongan. Selain itu, kami juga bersinergi dengan Pemerintah Provinsi maupun pusat,” ucap Pak Yes.

    Selain itu, Pemkab Lamongan juga menerapkan 4K (ketersediaan pasokan, keterjangkauan harga, kelancaran distribusi, dan komunikasi yang efektif bagi tim pengendali inflasi daerah) untuk mengendalikan inflasi.

    Baca Juga :  Program Cepak di Lamongan Dapat Apresiasi Dari Tim Verifikator

    Adapun Pimpinan Cabang Bulog Bojonegoro Ferdian Darma Atmaja menegaskan, stok beras di gudang beras Lamongan sangat aman, karena produksi padi yang melimpah. Hasil panen berupa beras sebanyak 522.524 ton, sedang kebutuhan beras masyarakat Lamongan sekitar 130.000 ton.

    lamongan Pemkab Lamongan
    Previous ArticleMelalui Agrosolution, Petrokimia Gresik dan 61.000 Lebih Petani Mewujudkan Swasembada Pangan
    Next Article Komitmen Tingkatkan Kualitas Sektor Pendidikan, Pemkab Gresik Gandeng Sprix Inc Asal Jepang

    Berita Terkait

    Sesi Offline Megpreneur 2026 di Lamongan Ditutup, Inkubasikan Inovasi Bisnis Hingga Agripreneur

    29 Agustus 2026

    Bupati Lamongan Wisuda Sebanyak 208 Lansia Peserta Selantang

    26 Agustus 2026

    Megpreneur 2026, Cara Pemkab Lamongan Buka Peluang Usaha Wirausaha Muda

    26 Agustus 2026

    Sepakati Kerja Sama, Berikut yang Akan Dilakukan Pemkab Lamongan Bersama Unusa

    25 Agustus 2026

    Semarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Pelajar Bersemangat Mengikuti Karnaval di Lamongan

    22 Agustus 2026

    Sebanyak 41 Pasangan di Kabupaten Lamongan Ikuti Isbat Nikah Terpadu

    20 Agustus 2026
    Search
    Terkini

    Sesi Offline Megpreneur 2026 di Lamongan Ditutup, Inkubasikan Inovasi Bisnis Hingga Agripreneur

    Pemkab Gresik Bersama Sejumlah Elemen Bantu Korban Gempa Bumi di NTT Senilai Rp250 Juta

    Jambore Ranting Gerakan Pramuka Kecamatan Balongpanggang, Berikut Pesan Wabup Gresik

    Bupati Gresik Ajak Masyarakat Tak Ragu Sampaikan Aspirasi Saat Salurkan BLT DBHCHT di Wringinanom

    Cara BRI Semarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Desa Doudo Kecamatan Panceng

    Load More
    Berita Lainnya
    Pemerintahan

    Dukung Ketahanan Pangan, Ada 16 Titik Daerah Irigasi di Lamongan yang Dilakukan Rehabilitasi

    23 September 2025

    MINATBACA.com – Sebanyak 16 titik daerah irigasi di Kabupaten Lamongan, akan dilakukan rehabilitasi berdasarkan Instruksi…

    Dugaan Stan di CFD Dijual Lebih Mahal Oleh Oknum, Wakil DPRD Gresik Minta Diusut Tuntas

    Peletakan Batu Pertama Pembangunan Mapolsek Tambak di Pulau Bawean

    97 Persen Karyawan Petrokimia Gresik Aktif Berinovasi, Ciptakan Nilai Tambah Rp357 Miliar

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.