Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Pilkades 2026, Pemkab Gresik Persiapkan E-Voting Untuk Tingkatkan Transparansi

      15 Juni 2026

      Ekonomi Kabupaten Lamongan Terus Menunjukkan Tren Positif

      15 Juni 2026

      Dilepas Sekda Gresik, Sebanyak 1.095 Petugas Siap Melaksanakan Sensus Ekonomi 2026

      14 Juni 2026

      Melalui Carnival Fashion Fest Competition, Pemkab Lamongan Pacu Kemajuan Ekonomi Kreatif

      13 Juni 2026

      Perjalanan 40 Tahun KIPG, Wadah Pengembangan Budaya Inovasi Karyawan Petrokimia Gresik

      13 Juni 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Hukum»Polres Lamongan Ungkap Curanmor dan Pencurian Mesin Diesel
    Hukum

    Polres Lamongan Ungkap Curanmor dan Pencurian Mesin Diesel

    RedaksiBy Redaksi19 Mei 20264 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Tindak pidana pencurian dengan pemberatan, berupa pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) dan juga mesin diesel, berhasil diungkap Kepolisian Resor (Polres) Lamongan.

    Ada dua kasus berbeda yang berhasil diungkap oleh Tim Jaka Tingkir Satreskrim Polres Lamongan, yang disampaikan dalam rilis ungkap kasus di Mapolres Lamongan, Selasa (19/5/2026). Salah satu kasus di antaranya, sempat terjadi dan meresahkan warga di Kecamatan Paciran.

    Pencurian dilakukan oleh pelaku berinisial KH, warga Kecamatan Solokuro, Lamongan. Terjadi di Jalan Dermaga, Dusun Banjaranyar Desa Banjarwati, Kecamatan Paciran, Kamis (3/4/2026) sekitar pukul 12.30 WIB. Kemudian pada hari yang sama sekitar pukul 17.10 WIB, di area parkir Makam Sunan Drajat di Kecamatan Paciran. Serta lokasi lain, di sebuah warung kopi di Lingkungan Sidokumpul, Kelurahan Blimbing, Kecamatan Paciran, Jumat (1/5/2026) sekitar pukul 14.30 WIB.

    “Dari hasil pengungkapan, petugas berhasil menyita barang bukti berupa tiga unit sepeda motor hasil curian dari masing-masing tempat kejadian perkara. Satu buah kunci T, beserta dua anak kunci yang digunakan pelaku sebagai alat kejahatan,” ungkap Kapolres Lamongan AKBP Arif Fazlurrahman.

    Berdasarkan hasil pemeriksaan polisi, modus yang dilakukan oleh pelaku dengan cara hunting. Yakni, berjalan kaki di sekitar lokasi yang menjadi sasaran. Kemudian saat melihat kendaraan yang menjadi target, pelaku mendekati sepeda motor dan lantas merusak rumah kunci kontak menggunakan kunci T yang telah dipersiapkan.

    Baca Juga :  Pemkab Gresik Raih Penghargaan Pengelola JDIH Terbaik II se-Jawa Timur

    “Setelah berhasil membawa kabur kendaraan hasil curian, sepeda motor tersebut kemudian dijual secara COD di wilayah Kabupaten Lamongan melalui media sosial Facebook,” terangnya.

    Arif menjelaskan, pengungkapan kasus dilakukan berdasarkan serangkaian tindakan penyelidikan dan penyidikan oleh Satreskrim Polres Lamongan. Dari hasil penyelidikan, diketahui jika keberadaan pelaku beserta sepeda motor curian berada di Warung Giras 71 Desa Sumberwudi, Kecamatan Karanggeneng.

    “Tim Jaka Tingkir Satreskrim Polres Lamongan kemudian bergerak cepat melakukan penangkapan terhadap tersangka beserta barang bukti. Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 477 ayat (1) KUHP tentang pencurian dengan pemberatan, dengan ancaman hukuman penjara paling lama tujuh tahun,” beber Arif.

    Selain kasus tersebut, Satreskrim Polres Lamongan juga berhasil melakukan pengungkapan kasus pencurian mesin diesel yang terjadi di beberapa lokasi di wilayah Kabupaten Lamongan. Dengan pelaku, juga sempat mencuri sepeda motor.

    “Di saat saya melaksanakan kunjungan di berbagai Polsek, saya banyak mendapat keluhan dari kepala desa, terkait pencurian diesel yang sangat meresahkan para petani,” ujar Arif.

    Atas dasar tersebut, Satreskrim Polres Lamongan kemudian melakukan penyelidikan hingga akhirnya berhasil menangkap pria berinisial RM (38) warga Gresik yang berdomisili di Kecamatan Kebomas. Pelaku merupakan residivis kasus Curanmor di Gresik tahun 2023, dengan vonis 1 tahun 4 bulan penjara dan menjalani cuti bersyarat pada tahun 2024 di Rumah Tahanan (Rutan) Gresik.

    Baca Juga :  Sebanyak 5 Kapolsek di Gresik Berganti Sosok

    Sejumlah lokasi pencurian yang berhasil diungkap di antaranya, di persawahan Desa Mungli, Kecamatan Kalitengah (8/1/2026). Kemudian di persawahan Desa Deket wetan, Kecamatan Deket (17/1/2026). Sawah Desa Plosowahyu, Kecamatan Lamongan (23/3/2026). Tepi sungai persawahan Dusun Leboham, Desa/Kecamatan Sekaran (10/5/2026), juga kasus Curanmor di Jalan Desa Kawistolegi, Kecamatan Karanggeneng.

    “Dari hasil pengungkapan tersebut, petugas berhasil menyita barang bukti berupa satu unit mesin diesel Dongfeng Type R100, dua unit mesin diesel etek, satu unit sepeda motor, satu unit handphone, satu unit mobil yang digunakan sebagai sarana kejahatan, delapan unit mesin diesel dari TKP (Tempat Kejadian Perkara) lain yang masih didalami, serta dua buah keongan diesel,” tutur Arif.

    Pelaku diketahui telah melakukan pencurian mesin diesel di sebanyak 53 TKP, di wilayah hukum Polres Lamongan. Dengan rincian, di Kecamatan Deket sebanyak 21 TKP, Glagah 8 TKP, Turi 2 TKP, Karangbinangun 10 TKP, Kalitengah 10 TKP, Sarirejo 1 TKP dan Tikung 1 TKP.

    “Mesin diesel hasil curian tersebut dijual secara online dan COD di wilayah Gresik hingga Romokalisari Surabaya, dengan cara dijual secara kiloan. Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 477 ayat (1) KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman penjara paling lama tujuh tahun,” kata Arif.

    Berkaca dari dua pengungkapan kasus tersebut, Arif mengimbau kepada masyarakat, khususnya warga Lamongan, supaya lebih waspada dan berhati-hati terhadap tindak kejahatan.

    Baca Juga :  Ipda Purnomo Kunjungi Remaja yang Selamatkan 1 Anak di Waduk Menongo, Bantu Biaya Pendidikan

    “Kami mengimbau masyarakat agar lebih hati-hati saat memarkir kendaraan, gunakan kunci ganda dan jangan meninggalkan anak kunci di kendaraan. Kepada para pemilik mesin diesel, agar dijaga dengan baik atau diangkat dan disimpan, agar tidak mengundang niat pelaku kejahatan,” imbaunya.

    Pada akhir kegiatan, Arif mewakili Polres Lamongan, secara simbolis mengembalikan sejumlah mesin diesel dan juga kendaraan bermotor kepada warga, yang telah menjadi korban pencurian.

    Kabupaten Lamongan kapolres lamongan lamongan pencurian polres lamongan
    Previous ArticleSebanyak 126 KDKMP di Gresik Siap Beroperasi, Ikut Diresmikan Presiden Prabowo Secara Serentak
    Next Article Penanganan Stunting Menjadi Prioritas, 5 Desa di Kecamatan Bungah Siapkan Langkah Konkret

    Berita Terkait

    Ekonomi Kabupaten Lamongan Terus Menunjukkan Tren Positif

    15 Juni 2026

    Melalui Carnival Fashion Fest Competition, Pemkab Lamongan Pacu Kemajuan Ekonomi Kreatif

    13 Juni 2026

    Bupati Lamongan Sampaikan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2025

    12 Juni 2026

    Bupati Lamongan Menyerahkan Bantuan Alsintan Untuk Poktan

    11 Juni 2026

    Kepala Kantor Kemenhaj dan Perwakilan Pemkab Lamongan Sambut Kedatangan Para Jemaah Haji

    11 Juni 2026

    Pak Yes Memberangkatkan 5 Truk Kontainer Berisi Produk Asal Lamongan Untuk Komoditas Ekspor

    10 Juni 2026
    Search
    Terkini

    Pilkades 2026, Pemkab Gresik Persiapkan E-Voting Untuk Tingkatkan Transparansi

    Ekonomi Kabupaten Lamongan Terus Menunjukkan Tren Positif

    Dilepas Sekda Gresik, Sebanyak 1.095 Petugas Siap Melaksanakan Sensus Ekonomi 2026

    Melalui Carnival Fashion Fest Competition, Pemkab Lamongan Pacu Kemajuan Ekonomi Kreatif

    Perjalanan 40 Tahun KIPG, Wadah Pengembangan Budaya Inovasi Karyawan Petrokimia Gresik

    Load More
    Berita Lainnya
    Pemerintahan

    Sidoraharjo Terpilih Masuk Program Desa Berdaya Pemprov Jawa Timur

    21 Oktober 2024

    MINATBACA.com – Desa Sidoraharjo di Kecamatan Kedamean, Gresik, menjadi salah satu yang terpilih dalam program…

    Aston Gresik Hotel & Conference Center Hadirkan Fasilitas Hiburan Billiard

    Kegiatan Kontra Radikal Digelar di Polres Gresik, Eks Napiter Berbagi Kisah Kelam

    Desa Betiting Cerme Jadi Tempat Penelitian Deteksi Penyakit Tanaman

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.